
Kuliner Sabah sering kalah pamor dibanding Semenanjung Malaysia, padahal justru di sinilah perpaduan budaya Kadazan-Dusun, Bajau, dan Melayu-Brunei melahirkan rasa yang sulit ditemukan di tempat lain. Dari bahan-bahan hutan yang jarang dipakai daerah lain sampai teknik memasak yang diwariskan turun-temurun, kuliner Sabah punya karakter yang sangat kuat.
Makanan khas Sabah yang wajib dicoba meliputi hinava, tuaran mee, ambuyat, tuhau, latok, sinalau bakas, bosou, dan kuih cincin, masing-masing mewakili tradisi kuliner suku-suku di Sabah. Sebagian besar makanan ini paling mudah ditemukan di restoran lokal Kota Kinabalu. Sebelum berburu kuliner, amankan dulu Tiket Pesawat ke Kota Kinabalu supaya jadwal wisata kuliner Anda lebih terencana.
Dari yang segar hingga yang butuh keberanian untuk mencoba, berikut kuliner khas Sabah yang layak masuk daftar wisata rasa Anda.
Hinava adalah salad ikan mentah khas Kadazan-Dusun, biasanya menggunakan ikan tenggiri yang dicampur jahe, jeruk nipis, bawang merah, cabai, dan daun kesum. Rasa asam segar dari jeruk nipis membuat ikan terasa "matang" meski sebenarnya masih mentah, mirip prinsip ceviche. Hidangan ini biasa disajikan sebagai pembuka atau pendamping nasi.
Baca Juga: Daftar Negara Bagian Malaysia dan Wisatanya!
Tuaran mee adalah mi goreng khas dari daerah Tuaran, disajikan dengan telur dadar yang digoreng terpisah sebagai pelengkap di atasnya. Teksturnya kenyal dengan bumbu gurih yang meresap sempurna ke dalam mi. Hidangan ini jadi salah satu menu wajib coba bagi wisatawan yang baru pertama kali ke Sabah.
Mon, 19 Oct 2026

AirAsia Indonesia
Jakarta (CGK) ke Kota Kinabalu (BKI)
Mulai dari Rp 1.295.000
Mon, 19 Oct 2026

AirAsia Berhad (Malaysia)
Kuala Lumpur (KUL) ke Kota Kinabalu (BKI)
Mulai dari Rp 1.159.815
Sat, 3 Oct 2026

Royal Brunei Airlines
Surabaya (SUB) ke Kota Kinabalu (BKI)
Mulai dari Rp 1.766.681
Ambuyat adalah bubur kental dari pati sagu dengan tekstur lengket, populer di Sabah maupun Brunei. Cara memakannya cukup unik, yaitu melilitkan ambuyat pada sumpit khusus lalu mencelupkannya ke saus atau kuah pendamping sebelum disantap. Rasanya sendiri cenderung tawar sehingga sangat bergantung pada kuah pendampingnya.
Tuhau adalah acar dari jahe hutan yang dicincang halus, dicampur cabai dan jeruk nipis hingga menghasilkan rasa asam pedas yang tajam. Aromanya cukup kuat dan khas, jadi tidak semua orang langsung menyukainya di percobaan pertama. Meski begitu, tuhau jadi salah satu hidangan paling ikonik dari suku Kadazan-Dusun.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Spot Diving di Malaysia
Latok adalah rumput laut jenis anggur laut yang biasa dinikmati suku Bajau Laut dan Sulu, terutama di daerah Semporna. Teksturnya renyah dengan butiran kecil yang pecah di mulut, biasa dimakan sebagai lalapan bersama nasi dan lauk lain. Rasanya segar dan sedikit asin, mirip rumput laut yang biasa ditemukan di masakan Jepang.
Sinalau bakas adalah daging salai khas Kadazan-Dusun, umumnya menggunakan daging babi hutan yang diasap hingga kering dan disajikan dengan saus cocolan. Karena menggunakan daging babi hutan, hidangan ini termasuk tidak halal. Rasanya gurih dengan aroma asap yang kuat, biasa dinikmati bersama nasi hangat.
Bosou, atau juga disebut nonsom, adalah hidangan fermentasi khas Kadazan-Dusun yang biasanya dibuat dari ikan, daging babi, atau ayam yang dicampur nasi, garam, dan biji bambangan. Proses fermentasinya menghasilkan rasa asam yang khas dan cukup tajam. Hidangan ini lebih sering ditemukan di acara adat atau rumah warga lokal dibanding restoran biasa.
Kuih cincin adalah camilan tradisional Melayu-Brunei dan Bajau di Sabah, terbuat dari campuran tepung beras, tepung gandum, dan gula melaka yang dibentuk menyerupai bunga bercincin. Kue ini digoreng dua kali hingga menghasilkan warna cokelat gelap dan tekstur yang sangat renyah. Kuih cincin biasa dijual di pasar-pasar tradisional Kota Kinabalu sebagai camilan maupun oleh-oleh.
Tidak semua makanan khas Sabah halal, karena sebagian resep tradisional seperti sinalau bakas dan beberapa varian bosou menggunakan daging babi hutan. Sementara itu, hinava, tuaran mee, tuhau, ambuyat, latok, dan kuih cincin umumnya halal dan mudah ditemukan di restoran biasa. Untuk memastikan, sebaiknya tanyakan langsung bahan kepada penjual sebelum memesan, terutama di warung-warung tradisional yang menyajikan menu campuran.
Kuliner Sabah menunjukkan betapa kayanya warisan rasa di ujung utara Borneo ini, mulai dari kesegaran hinava, kelezatan tuaran mee, hingga keunikan ambuyat yang caranya makan saja sudah jadi pengalaman tersendiri. Setiap hidangan membawa cerita dari suku yang mewariskannya, dari Kadazan-Dusun hingga Bajau.
Mencicipi kuliner khas ini adalah cara paling mudah untuk mengenal budaya Sabah lebih dekat, tanpa perlu ikut tur budaya khusus. Cukup singgah ke restoran lokal atau pasar tradisional di Kota Kinabalu, dan Anda sudah bisa merasakan langsung keragaman rasa yang jadi identitas kuliner Sabah.
Traveloka adalah platform travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna di kawasan ini. Pesan Tiket Pesawat ke Kota Kinabalu dan Hotel di Kota Kinabalu, lalu lengkapi dengan Aktivitas di Kota Kinabalu untuk tur kuliner maupun wisata alam lainnya, semua bisa diatur dalam satu aplikasi bersama eSIM dan asuransi perjalanan untuk kebutuhan lainnya.
Untuk pembayaran, Anda bisa memanfaatkan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, OVO, hingga dompet digital lain yang didukung, sehingga proses checkout tetap praktis. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan wisata kuliner Anda ke Sabah!






