
Pada awal abad ke-20, seorang imigran Tiongkok bernama Ong Kino membuat tahu di Sumedang hanya untuk mengobati rindu istrinya pada makanan kampung halaman. Usahanya nyaris tak dikenal, sampai sang anak, Ong Bung Keng, menambahkan cengek alias cabai rawit ke racikan ayahnya pada 1917, dan lahirlah Tahu Bungkeng yang jadi cikal bakal Tahu Sumedang yang mendunia hari ini.
Di balik ketenaran tahunya, Sumedang menyimpan ragam makanan khas lain yang tak kalah menarik, dari ubi semanis madu hingga soto berkuah kari. Jika Anda memesan Tiket Kereta ke Bandung atau Tiket Pesawat ke Bandung sebagai gerbang menuju Sumedang, sempatkan mampir mencicipi keenam kuliner ini langsung dari sumbernya.
Berikut enam makanan khas Sumedang yang wajib dicoba, lengkap dengan cerita di balik masing-masing hidangan.
Tahu Sumedang punya kulit luar yang renyah namun bagian dalamnya tetap lembut dan gurih, hasil dari resep turun-temurun keluarga Ong yang sudah dijaga lebih dari satu abad. Tahu ini paling nikmat disantap panas-panas bersama cabai rawit hijau dan kecap.
Toko Tahu Bungkeng yang berlokasi di pusat kota masih menjadi rujukan utama bagi pencinta kuliner yang ingin mencicipi versi paling otentik dari tahu legendaris ini.
Ubi Cilembu adalah varietas ubi jalar yang hanya tumbuh optimal di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, berkat kondisi tanah dan unsur hara yang khas di daerah tersebut. Saat dipanggang atau dioven, getahnya meleleh menyerupai madu akibat proses karamelisasi gula alami dalam ubi.
Rasa manis alami inilah yang membuat Ubi Cilembu dijuluki "ubi madu" dan menjadikannya oleh-oleh favorit wisatawan yang datang ke Sumedang maupun Bandung.
Oncom khas Sumedang, terutama yang berasal dari Desa Pasireungit, dibuat dari ampas ketela yang dicampur bungkil kacang tanah, menghasilkan aroma dan rasa yang khas. Oncom ini kemudian ditumbuk bersama nasi hangat dan bumbu, menjadi hidangan bernama nasi tutug oncom.
Biasanya nasi tutug oncom disajikan dengan lauk pendamping seperti ayam goreng, tahu, tempe, dan lalapan segar, menjadikannya menu sarapan favorit masyarakat Sumedang.
Fri, 20 Nov 2026

Super Air Jet
Bali / Denpasar (DPS) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 1.172.700
Wed, 18 Nov 2026

Citilink
Surabaya (SUB) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 1.175.300
Thu, 29 Oct 2026

Super Air Jet
Medan (KNO) ke Bandung (BDO)
Mulai dari Rp 1.225.000
Emplod dibuat dari singkong yang dikukus lalu ditumbuk halus bersama parutan kelapa dan garam, kemudian dibentuk pipih dan digoreng hingga kecokelatan. Teksturnya renyah di luar namun tetap gurih dan lembut di bagian dalam.
Camilan ini biasa dijadikan teman minum teh atau kopi di sore hari, dan sering dianggap sebagai versi Sumedang dari endog lowo khas Garut karena kemiripan bahan dasarnya.
Nama "bongko" berarti gumpalan besar, merujuk pada lontong berukuran besar yang jadi ciri khas soto ini. Soto Bongko berisi lontong, tahu, dan tauge rebus yang disiram kuah kari kental gurih dari racikan bawang, kunyit, lengkuas, dan kemiri.
Sebagai sarapan yang sudah bertahan ratusan tahun, Soto Bongko mudah ditemukan di sekitar Pasar Sumedang dan Alun-Alun Sumedang, disantap bersama kerupuk atau emping sebagai pelengkap.
Salak Bongkok berasal dari Desa Bongkok dan punya cita rasa manis, asam, serta segar yang membedakannya dari salak daerah lain. Selain dimakan langsung, salak ini juga diolah menjadi wajit salak dan dodol salak oleh warga setempat.
Olahan salak ini jadi bukti kreativitas kuliner Sumedang yang tak melulu bergantung pada tahu, memanfaatkan hasil bumi lokal menjadi camilan khas yang unik.
Ubi Cilembu disebut ubi madu karena saat dipanggang atau dioven, getahnya meleleh menyerupai cairan gula yang lengket dan manis seperti madu asli. Cairan ini sebenarnya hasil karamelisasi alami gula dalam ubi yang terpicu oleh panas.
Rasa manis khas ini sangat bergantung pada kondisi tanah Desa Cilembu, sehingga ubi dari varietas yang sama namun ditanam di daerah lain sering tidak menghasilkan tingkat kemanisan serupa.

Indonesia

Lembang Park and Zoo

9.4/10
Parongpong
Rp 85.000
Untuk merasakan cita rasa paling asli, berikut lokasi-lokasi yang paling direkomendasikan di Sumedang.
Sebagai toko tahu tertua dan paling legendaris, tempat ini jadi rujukan utama bagi siapa pun yang ingin mencicipi Tahu Sumedang versi paling otentik langsung dari keturunan pendirinya.
Berkunjung langsung ke desa asal Ubi Cilembu memberi kesempatan membeli ubi segar dari petani sekaligus melihat kebun-kebun ubi yang menjadi sumber kemanisan khas daerah ini.
Kawasan ini jadi titik kumpul pedagang Soto Bongko dan Emplod, mudah ditemukan sejak pagi hari dan cocok dijadikan pemberhentian pertama untuk sarapan khas Sumedang.

Indonesia

Hotel Puri Mutiara Sumedang

8.9/10
Sumedang Selatan
Rp 196.612
Dari tahu legendaris keluarga Ong hingga ubi yang manisnya menyerupai madu, keenam makanan khas Sumedang ini menunjukkan kekayaan kuliner yang jauh lebih luas dari sekadar tahu goreng pinggir jalan. Setiap hidangan membawa cerita dan keunikan bahan lokal yang sulit ditemukan di daerah lain.
Menjelajahi langsung Toko Tahu Bungkeng, Desa Cilembu, atau Alun-Alun Sumedang akan memberi pengalaman kuliner yang jauh lebih berkesan dibanding hanya membeli oleh-oleh di pinggir jalan tol.
Traveloka adalah aplikasi travel terdepan di Asia Tenggara yang memudahkan perjalanan kuliner Anda ke Sumedang dari satu aplikasi saja. Pesan Tiket Kereta ke Bandung atau Tiket Pesawat ke Bandung sebagai gerbang terdekat, cari Hotel di Sumedang, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Sumedang seperti kunjungan ke Gunung Kunci atau menikmati suasana Alun-Alun Sumedang.
Selain flight dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, sehingga perjalanan kuliner ke Sumedang bisa direncanakan tanpa ribet. Nikmati kemudahan membayar dengan Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO, lewat aplikasi yang konsisten meraih rating tinggi di Google Play Store dan App Store.










