
Brebes selalu identik dengan telur asin dan bawang merah, tapi kabupaten paling barat di pesisir utara Jawa Tengah ini juga menyimpan tradisi minuman herbal yang jarang diketahui wisatawan. Dari lereng Gunung Slamet yang sejuk di selatan hingga desa-desa penghasil rempah di utara, warga Brebes meracik minuman tradisional yang fungsinya lebih dari sekadar pelepas dahaga: menghangatkan tubuh sekaligus menjaga kesehatan dengan bahan-bahan lokal.
Empat minuman khas Brebes yang paling dikenal adalah Wedang Saritem dari beras hitam Sirampog, Jahe Rempah dan Wedang Korona produksi Bulakamba, serta Wedang Tuak Salem dari air nira aren. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Semarang lewat Traveloka sebagai pintu masuk terdekat, Brebes bisa dijangkau dengan perjalanan darat sekitar dua jam, cukup dekat untuk trip kuliner singkat.
Berikut empat minuman tradisional yang benar-benar lahir dari tanah Brebes, masing-masing dengan cerita dan khasiatnya sendiri.
Wedang Saritem adalah singkatan dari Sari Beras Hitam, minuman herbal berwarna hitam pekat yang tampilannya mirip kopi namun aromanya didominasi jahe. Racikannya sederhana: beras hitam direbus bersama irisan jahe, gula, dan daun pandan hingga air rebusannya berubah warna menjadi hitam pekat dan siap diminum hangat.
Beras hitam yang dipakai bukan sembarang beras, melainkan varietas asli yang ditanam khusus di Kecamatan Sirampog, di lereng Gunung Slamet yang jauh dari polusi udara kota. Kandungan antosianin, serat, dan vitamin B dalam beras hitam membuat Wedang Saritem dipercaya membantu mencegah penyakit jantung. Kini tersedia juga versi kemasan vakum siap seduh seharga sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000, hasil produksi koperasi tani setempat.
Jahe Rempah adalah minuman serbuk kristal instan berbahan jahe, serai, dan kayu manis yang tinggal diseduh air panas tanpa perlu takaran tambahan. Racikan ini dikembangkan oleh Kelompok Mutiara Gading di Desa Pulogading, Kecamatan Bulakamba, sejak awal 2019 sebagai produk UMKM unggulan desa.
Rasanya hangat dan pedas ringan dari jahe, cocok diminum rutin untuk menjaga daya tahan tubuh terutama saat musim hujan. Karena dikemas dalam bentuk kristal praktis, Jahe Rempah jadi salah satu oleh-oleh favorit yang tahan lama dan mudah dibawa pulang dari Brebes, bahkan pesanannya sudah menjangkau Kalimantan hingga Papua.

Pusat Kota Brebes

Playground KiDZiLLA Ass Mall Brebes

8.8/10
Pusat Kota Brebes
Rp 40.000
Rp 36.800
Wedang Korona adalah minuman rempah instan berbahan jahe, serai, kayu manis, dan kayu secang yang juga diproduksi Kelompok Mutiara Gading di Pulogading, Bulakamba. Namanya sengaja diambil dari pandemi Covid-19 saat produk ini diluncurkan pada 2020, dipasarkan sebagai minuman penambah daya tahan tubuh di tengah wabah yang saat itu merebak.
Warna merah alami dari kayu secang berpadu dengan rasa hangat jahe dan aroma kayu manis membuat Wedang Korona terasa lebih kompleks dibanding Jahe Rempah biasa. Nama uniknya justru membuat produk ini viral dan diminati pembeli dari luar Jawa, menjadikannya salah satu inovasi minuman rempah paling dikenal dari Brebes.
Fri, 24 Jul 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Semarang (SRG)
Mulai dari Rp 931.400
Sun, 26 Jul 2026

Lion Air
Banjarmasin (BDJ) ke Semarang (SRG)
Mulai dari Rp 981.500
Fri, 24 Jul 2026

NAM Air
Pangkalan Bun (PKN) ke Semarang (SRG)
Mulai dari Rp 1.038.180
Wedang Tuak Salem adalah minuman dari air nira aren segar yang disadap di Kecamatan Salem, kawasan pegunungan di selatan Brebes dengan suhu udara 16-22 derajat Celsius. Meski namanya memakai kata "tuak", minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol dan aman dikonsumsi semua kalangan.
Rasanya manis alami dengan sedikit aroma khas pohon aren, dipercaya masyarakat Salem membantu menjaga kebugaran tubuh setelah beraktivitas di ladang. Karena disadap langsung dari pohon di kawasan pegunungan yang sejuk, Wedang Tuak Salem paling otentik dinikmati langsung di daerah asalnya, tak jauh dari suasana pedesaan yang masih asri.
Sebagian besar minuman khas Brebes terikat erat dengan daerah asalnya masing-masing, sehingga lokasi berikut jadi panduan paling tepat untuk berburu langsung ke sumbernya.

Bumiayu

Grand Dian Hotel Bumiayu

8.2/10
•

Bumiayu
Rp 532.351
Rp 526.256
Sirampog di lereng Gunung Slamet adalah sentra penanaman beras hitam bahan utama Wedang Saritem. Wisatawan bisa melihat langsung ladang beras hitam sekaligus menikmati udara sejuk pegunungan di kawasan ini.
Desa ini adalah rumah produksi Jahe Rempah dan Wedang Korona oleh Kelompok Mutiara Gading, tempat wisatawan bisa membeli langsung dari produsennya sekaligus melihat proses pengemasan kristal instan tersebut.
Kawasan pegunungan Salem di selatan Brebes adalah asal Wedang Tuak Salem, dengan suhu udara yang jauh lebih sejuk dibanding pusat kota. Perjalanan ke sini juga bisa dipadukan dengan wisata alam perbukitan sekitar.
Toko oleh-oleh di sekitar pusat kota dan Alun-Alun Brebes menjual versi kemasan dari keempat minuman ini, memudahkan wisatawan yang tidak sempat mengunjungi desa asalnya masing-masing untuk tetap membawa pulang oleh-oleh otentik.
Wedang Saritem dipercaya bermanfaat bagi kesehatan karena beras hitam yang digunakan kaya akan antosianin, serat kasar, dan vitamin B kompleks. Antosianin dikenal sebagai antioksidan alami yang membantu mencegah penyakit jantung, sementara kandungan seratnya tercatat lebih tinggi dibanding jenis beras lain pada umumnya.
Tambahan jahe dalam racikannya juga memberi efek menghangatkan tubuh, menjadikan Wedang Saritem pilihan tepat saat cuaca dingin atau musim hujan. Kombinasi bahan alami tanpa pengawet inilah yang membuat minuman ini terus digemari lintas generasi di Brebes, bahkan kini mulai dikenal luas lewat kemasan vakum siap seduh.
Dari beras hitam Sirampog yang kaya antioksidan hingga air nira aren Salem yang menyegarkan, minuman khas Brebes membuktikan bahwa kabupaten ini punya lebih banyak cerita kuliner dibanding sekadar telur asin dan bawang merah. Setiap racikan lahir dari hasil bumi spesifik daerahnya masing-masing, dari lereng gunung hingga desa penghasil rempah.
Menjelajahi Brebes lewat minumannya adalah cara sederhana namun berkesan untuk mengenal kekayaan alam dan kearifan lokal kabupaten ini. Baik itu semangkuk Wedang Saritem hangat di pusat kota atau air nira segar langsung dari Kecamatan Salem, setiap tegukan membawa jejak geografi dan tradisi yang masih hidup hingga sekarang.
Merencanakan perjalanan ke Brebes kini lebih praktis lewat Traveloka, platform perjalanan terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna setiap bulannya. Pesan Tiket Pesawat ke Semarang sebagai pintu masuk terdekat, atau naik Tiket Kereta ke Brebes yang stasiunnya dilewati puluhan kereta jarak jauh jalur utara Jawa setiap hari. Lanjutkan dengan Hotel di Brebes untuk menginap nyaman, serta jelajahi berbagai Aktivitas di Brebes mulai dari Agro Wisata Kaligua hingga Curug Banjarsari, semua bisa dipesan dalam satu aplikasi bersama eSIM, sewa mobil, dan asuransi perjalanan.
Nikmati kemudahan pembayaran lewat Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal favorit seperti transfer bank, GoPay, OVO, dan dompet digital lainnya untuk proses checkout yang lebih praktis. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan perjalanan kuliner Anda ke Brebes, aplikasi travel yang secara konsisten masuk jajaran teratas di Google Play Store dan App Store se-Asia Tenggara.






