6 Minuman Khas Dayak yang Sarat Makna Adat dan Alam Kalimantan

Mas Bellboy
Waktu baca 3 menit

Saat upacara Tiwah digelar untuk memindahkan tulang belulang leluhur, satu hal tak pernah absen dari ritual ini, seguci Baram yang diedarkan dari tangan ke tangan sebagai bentuk penghormatan bagi arwah yang telah tiada. Minuman fermentasi ini bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan penjaga tali persaudaraan yang diwariskan Suku Dayak sejak ratusan tahun lalu.

Selain minuman ritual, kuliner cair khas Dayak juga kaya akan racikan herbal hutan Kalimantan yang dipercaya berkhasiat bagi kesehatan. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Palangkaraya, jangan lewatkan mengenal keenam minuman khas ini langsung dari sumbernya.

6 Minuman Khas Dayak yang Sarat Makna Adat dan Alam Kalimantan

Berikut enam minuman khas Dayak yang paling dikenal, dari minuman ritual hingga racikan herbal hutan Kalimantan.

1. Baram

Baram dibuat dari beras ketan yang ditumbuk halus, dicampur ragi, nira aren, dan rempah seperti kayu manis serta lengkuas, lalu difermentasi hingga menghasilkan minuman beralkohol sekitar 3-10 persen. Resep pembuatannya diwariskan turun-temurun, umumnya oleh kaum perempuan Dayak.

Minuman ini wajib hadir dalam ritual adat seperti Tiwah, Balian, dan Mapalas sebagai simbol penghormatan kepada leluhur, dan sejak 2020 telah disahkan secara legal karena mengandung kearifan lokal yang dijaga masyarakat Dayak Ngaju.

2. Teh Sarang Semut

Sarang Semut adalah tanaman epifit unik dari genus Myrmecodia yang tumbuh menempel pada pohon besar di hutan Kalimantan, memiliki umbi berongga yang jadi habitat alami koloni semut. Umbinya diiris kering lalu diseduh menjadi teh herbal.

Secara tradisional, teh ini dipercaya membantu menstabilkan gula darah dan meningkatkan vitalitas berkat kandungan antioksidan, kalium, dan kalsium yang tinggi, menjadikannya salah satu minuman herbal paling dicari dari Kalimantan.

3. Air Nira

Air Nira dihasilkan dari sadapan pohon aren atau enau yang banyak tumbuh di hutan Kalimantan, berupa cairan manis alami yang biasa diminum langsung setelah dipanen. Rasanya segar dengan sedikit manis alami tanpa tambahan gula.

Selain diminum segar, air nira juga menjadi salah satu bahan dasar pembuatan Baram, menjadikannya elemen penting yang menghubungkan berbagai minuman tradisional khas Dayak.

Terbang Bersama Traveloka

Sat, 19 Sep 2026

Super Air Jet

Jakarta (CGK) ke Palangkaraya (PKY)

Mulai dari Rp 1.184.900

Fri, 28 Aug 2026

Super Air Jet

Surabaya (SUB) ke Palangkaraya (PKY)

Mulai dari Rp 1.000.500

Thu, 27 Aug 2026

Super Air Jet

Semarang (SRG) ke Palangkaraya (PKY)

Mulai dari Rp 1.480.600

4. Es Kalangkala

Kalangkala, atau dikenal juga sebagai buah kelampai, adalah buah khas Kalimantan dengan daging manis sedikit asam mirip srikaya. Buah ini sering diolah menjadi minuman segar dengan campuran es dan sedikit sirup.

Kandungan vitamin C, serat, dan antioksidan dalam Kalangkala menjadikan minuman ini bukan hanya menyegarkan, tapi juga punya manfaat kesehatan bagi yang mengonsumsinya secara rutin.

5. Es Lidah Buaya Kalimantan Tengah

Es Lidah Buaya berisi potongan lidah buaya kenyal yang disajikan bersama es batu dan irisan lemon, menghasilkan rasa segar dengan sedikit sentuhan asam. Minuman ini populer sebagai pelepas dahaga di tengah cuaca panas Kalimantan.

Teksturnya yang kenyal dan menyegarkan membuat Es Lidah Buaya jadi favorit anak-anak maupun orang dewasa, terutama saat dijajakan di pasar-pasar tradisional Kalimantan Tengah.

6. Jamu Akar Dayak

Setiap sub-suku Dayak punya racikan jamu tersendiri, dibuat dari campuran rempah lokal seperti jahe hutan, kunyit liar, akar-akaran, dan dedaunan yang tumbuh liar di hutan Kalimantan. Rasanya cenderung pahit namun menyegarkan.

Racikan ini biasa diwariskan turun-temurun dalam keluarga, dipercaya mampu menjaga stamina dan kesehatan tubuh dari penyakit ringan sehari-hari.

Mengapa Baram Selalu Ada dalam Ritual Adat Dayak?

Baram dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap roh leluhur dan nenek moyang, sehingga keberadaannya wajib dalam ritual seperti Tiwah (upacara pemindahan tulang belulang), Balian (prosesi pengobatan), dan Mapalas (upacara membuang sial). Minuman ini menjadi jembatan simbolis antara dunia manusia dan dunia roh dalam kepercayaan Dayak Ngaju.

Selain nilai spiritualnya, masyarakat Dayak percaya bahwa meminum Baram bersama-sama dalam suatu acara akan mempererat tali persaudaraan antarwarga, menjadikannya bukan sekadar minuman, melainkan perekat sosial yang menyatukan komunitas dalam momen-momen penting.

Di Mana Bisa Mengenal Minuman Khas Dayak yang Otentik?

Untuk mengenal lebih dalam budaya di balik minuman-minuman ini, berikut lokasi yang paling direkomendasikan di Palangkaraya.

1. Museum Balanga Palangkaraya

Museum ini memamerkan koleksi budaya Dayak lengkap, termasuk artefak dan penjelasan tentang tradisi minuman adat seperti Baram dalam berbagai upacara ritual masyarakat Dayak Ngaju.

2. Pasar Tradisional Kereng Bangkirai

Pasar ini jadi tempat terbaik untuk menemukan bahan-bahan minuman tradisional Dayak seperti sarang semut kering dan buah kalangkala segar langsung dari pedagang lokal.

3. Desa Adat di Sekitar Sungai Kahayan

Berkunjung ke desa-desa adat di sepanjang Sungai Kahayan memberi kesempatan menyaksikan langsung bagaimana Baram dibuat dan disajikan dalam konteks budaya aslinya, didampingi warga setempat.

Indonesia

Pandan Wangi Suite

8.3/10

Samarinda Ulu

Rp 319.410

Rp 261.781

Dari Baram yang menyatukan komunitas dalam ritual adat hingga teh sarang semut yang menyimpan khasiat hutan Kalimantan, keenam minuman khas Dayak ini menunjukkan betapa eratnya hubungan masyarakatnya dengan alam dan leluhur. Setiap tetesnya membawa cerita yang jauh lebih dalam dari sekadar rasa.

Menjelajahi langsung Museum Balanga, Pasar Kereng Bangkirai, atau desa adat di Sungai Kahayan akan memberi pemahaman yang jauh lebih kaya tentang makna di balik minuman-minuman tradisional ini.

Kenali Budaya Dayak Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Traveloka adalah aplikasi travel terdepan di Asia Tenggara yang memudahkan perjalanan budaya Anda ke Palangkaraya dari satu aplikasi saja. Pesan Tiket Pesawat ke Palangkaraya, cari Hotel di Palangkaraya, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Palangkaraya seperti menyusuri Sungai Kahayan atau berkunjung ke Taman Nasional Sebangau.

Selain flight dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, sehingga perjalanan budaya ke jantung Kalimantan bisa direncanakan tanpa ribet. Nikmati kemudahan membayar dengan Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO, lewat aplikasi yang konsisten meraih rating tinggi di Google Play Store dan App Store.

Dalam Artikel Ini

• 6 Minuman Khas Dayak yang Sarat Makna Adat dan Alam Kalimantan
• 1. Baram
• 2. Teh Sarang Semut
• 3. Air Nira
• 4. Es Kalangkala
• 5. Es Lidah Buaya Kalimantan Tengah
• 6. Jamu Akar Dayak
• Mengapa Baram Selalu Ada dalam Ritual Adat Dayak?
• Di Mana Bisa Mengenal Minuman Khas Dayak yang Otentik?
• 1. Museum Balanga Palangkaraya
• 2. Pasar Tradisional Kereng Bangkirai
• 3. Desa Adat di Sekitar Sungai Kahayan
• Kenali Budaya Dayak Bersama Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Jelajahi Keindahan Palangka Raya

Palangka Raya

Indonesia
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan