Kota Surakarta atau yang lebih populer dikenal sebagai Solo, bukan hanya terkenal dengan keanggunan wisata sejarah dan budaya Keratonnya yang kental, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner tradisional yang luar biasa. Salah satu yang paling menarik untuk dieksplorasi adalah deretan minuman khasnya yang mampu menawarkan kesegaran di tengah cuaca siang hari yang terik maupun kehangatan di malam hari.
Mencicipi minuman khas Solo adalah cara terbaik untuk memahami perpaduan antara kelembutan rasa, kearifan lokal, dan warisan resep leluhur yang tak lekang oleh waktu. Berikut adalah daftar minuman yang memiliki cita rasa unik dan enaknya tidak main-main.
12 Minuman Khas Solo yang Segar dan Autentik
Solo memiliki variasi minuman yang sangat kaya, mulai dari olahan es serut tradisional yang manis gurih hingga racikan wedang rempah-rempah yang menghangatkan jiwa.
1. Es Dawet Selasih
Es Dawet Selasih adalah primadona kuliner Solo yang kelezatannya sudah melegenda dan menjadi buruan utama para pelancong.
Ciri Khas: Berbeda dengan dawet daerah lain, minuman ini memadukan cendol hijau, bubur sumsum yang gurih, ketan hitam, dan taburan biji selasih. Seluruh isian tersebut kemudian diguyur air santan kental, pemanis cair murni, dan bongkahan es batu yang menyegarkan.
2. Wedang Asle
Jika Anda mencari kehangatan sembari menikmati suasana malam Kota Solo yang syahdu, Wedang Asle adalah pilihan yang sempurna.
Ciri Khas: Menggunakan kuah santan hangat bercita rasa manis-gurih yang khas. Di dalam mangkuknya, kuah ini merendam potongan tebal roti tawar, ketan putih yang pulen, dan sejumput agar-agar serut yang memberikan tekstur unik saat disantap.
3. Wedang Ronde
Meskipun bisa ditemukan di beberapa kota di Pulau Jawa, Wedang Ronde versi Solo memiliki karakteristik tersendiri yang lebih mantap di tenggorokan.
Ciri Khas: Kuah jahenya diracik cenderung pekat, manis pedas, dan memiliki aroma harum daun pandan yang kuat. Isian rondenya terbuat dari tepung ketan berisi tumbukan kacang tanah manis, ditemani kolang-kaling iris, roti tawar, dan taburan kacang tanah sangrai krispi.
4. Gempol Pleret
Gempol Pleret adalah mahakarya kuliner tradisional Solo yang kini sudah mulai langka namun tetap memiliki tempat tersendiri di hati pencinta kuliner.
Ciri Khas: Menyajikan "gempol" (bulatan padat dari tepung beras bertekstur gurih asin) dan "pleret" (adonan tepung beras manis berbentuk pipih gulung). Perpaduan adonan ini kemudian disiram dengan kuah santan encer dan sirup gula Jawa merah alami.
5. Es Kapal
Nama minuman legendaris ini terbilang unik karena diambil dari bentuk gerobak para penjualnya yang didesain menyerupai moncong kapal.
Ciri Khas: Terbuat dari perpaduan es serut, santan, dan sirup cokelat jadul berbahan dasar gula jawa. Keunikan utama minuman ini terletak pada cara menikmatinya, yaitu ditemani sepotong roti tawar yang dicelupkan langsung ke dalam kuah es yang manis gurih.
6. Wedang Dongo
Sekilas penampilannya mirip dengan wedang ronde, namun Wedang Dongo memiliki kelas tersendiri karena dulunya merupakan minuman mewah bagi keluarga Kerajaan Solo.
Ciri Khas: Memiliki kuah jahe yang jauh lebih kental, pekat, dan pedas menggigit dibandingkan wedang biasa. Selain itu, bola-bola ketannya berukuran lebih besar dengan tekstur yang sangat kenyal dan padat.
7. Es Gempol
Bagi Anda yang ingin menikmati sensasi adonan tepung beras tradisional namun dalam versi yang dingin dan melegakan tenggorokan, Es Gempol adalah opsi terbaik.
Ciri Khas: Butiran gempol putih yang bertekstur padat dan gurih dipadukan dengan kuah santan segar, sirup gula pasir murni, serta serutan es batu. Sajian sederhana yang sangat efektif mengusir gerah di siang hari.
8. Beras Kencur dan Cabe Puyang (Jamu Gendong)
Solo diakui sebagai salah satu kota episentrum tradisi jamu gendong asli Jawa yang kaya akan manfaat kesehatan tubuh.
Ciri Khas: Jamu Beras Kencur segar di sini menawarkan rasa manis legit berpadu pedas hangat yang seimbang. Sementara varian Cabe Puyang terkenal dengan khasiatnya yang ampuh menghilangkan pegal-pegal setelah lelah berjalan-jalan.
9. Wedang Uwuh
Meskipun populer di wilayah Jogja-Solo, ramuan Wedang Uwuh di Solo telah menjadi menu wajib yang menghangatkan di berbagai wedangan (angkringan) lokal.
Ciri Khas: Disebut wedang "sampah" karena penampilannya yang dipenuhi remahan rempah utuh di dalam gelas. Racikannya terdiri dari jahe, kayu secang (pemberi warna merah alami), daun kayu manis, cengkeh, dan pemanis berupa gula batu.
10. Es Dawet Telasih Pasar Gede
Ini adalah variasi racikan es dawet selasih paling legendaris yang berlokasi langsung di pusat pasar tradisional terbesar di Solo.
Ciri Khas: Disajikan menggunakan mangkuk tanah liat kecil (terbikar) tradisional. Gurihnya kuah santan asli dan legitnya gula berpadu sempurna dengan kelembutan bubur sumsumnya, menciptakan memori rasa yang otentik.
11. Susu Segar Shi Jack
Bagi pencinta kuliner malam, nongkrong di kedai ini merupakan agenda wajib untuk merasakan geliat kehidupan malam masyarakat urban Solo.
Ciri Khas: Sebagai pionir warung susu murni di Solo, tempat ini menyajikan susu sapi segar beraneka rasa dengan penamaan singkatan yang jenaka, seperti "Sutejo" (Susu Telur Jahe) hingga "Super Boy" (Susu Peras Boyolali).
12. Teh Oplos khas Wedangan Solo
Solo sangat terkenal dengan budaya "Ngeteh" yang kuat dan mendalam, melahirkan istilah tersendiri bagi para penikmatnya.
Ciri Khas: Racikan ini dibuat dengan mencampurkan 3 hingga 4 merek teh lokal yang berbeda secara presisi. Tujuannya adalah menghasilkan karakteristik teh yang "Nasgithel" (Panas, Legi/Manis, lan Kental/Pekat) dengan aroma melati yang luar biasa wangi.
Destinasi Terbaik di Solo untuk Menikmati Kuliner Lokal
Agar pengalaman eksplorasi rasa Anda lebih berkesan, pastikan Anda mengunjungi beberapa lokasi ikonik di Solo yang menjadi pusat dari minuman tradisional berikut ini:
Pasar Gede Hardjonagoro
Pusat utama untuk mencicipi Es Dawet Selasih legendaris, Es Gempol Pleret, hingga berburu jamu tradisional segar langsung dari para peracik asli generasi kedua dan ketiga.
Kawasan Alun-Alun Utara dan Gladak
Tempat terbaik di sore hingga malam hari jika Anda ingin berburu Wedang Asle, Wedang Ronde, dan Es Kapal yang dijajakan secara tradisional menggunakan gerobak estetik di pinggir jalan.
Wedangan (Angkringan) Klasik dan Modern Solo
Tersebar luas di seluruh penjuru kota seperti kawasan Kota Barat dan Solo Baru. Tempat paling pas untuk menikmati racikan Teh Oplos Nasgithel ditemani aneka sego kucing dan sate-satean khas wedangan.
Rencanakan Liburan Kuliner ke Solo Bersama Traveloka
Nikmati kesegaran Es Dawet Selasih otentik di Pasar Gede dan kehangatan Wedang Asle di malam hari langsung di Solo untuk pengalaman liburan yang berkesan. Agar rencana perjalanan Anda mengeksplorasi Kota Bengawan lebih praktis, manfaatkan layanan Traveloka.
Anda bisa memesan tiket pesawat menuju Bandara Adi Soemarmo, tiket kereta api menuju Stasiun Balapan atau Purwosari, hingga hotel di lokasi strategis dekat pusat kuliner melalui satu aplikasi. Segera rencanakan liburan Anda dan nikmati keajaiban rasa Nusantara bersama Traveloka!