
Berkunjung ke Banjarmasin rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang buah tangan khas Kota Seribu Sungai. Kekayaan kuliner dan kerajinan tangan Suku Banjar, dari kue tradisional bersantan, camilan ikan sungai yang gurih, hingga kain celup ikat warna-warni, menyimpan cita rasa dan budaya yang sulit ditemukan di luar Kalimantan Selatan. Artikel ini merangkum 15 oleh-oleh khas Banjarmasin yang wajib dibawa pulang, lengkap dengan tempat membelinya dan tips agar tetap awet sampai rumah.
Sebelum berburu oleh-oleh, siapkan dulu perjalanan Anda ke Banjarmasin. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Banjarmasin lewat Traveloka, Anda bisa sekalian menambahkan aktivitas susur sungai di pagi hari sebelum berbelanja oleh-oleh di siang harinya.
Berikut daftar oleh-oleh khas Banjarmasin, mulai dari kue tradisional, camilan ikan, sambal, hingga kerajinan tangan.
Bingka Banjar adalah kue basah legendaris dari Kalimantan Selatan yang terbuat dari santan, telur, dan gula, dengan tekstur lembut dan agak padat khas kue panggang bercetakan bunga. Rasa original paling populer, tapi ada juga varian ubi, labu kuning, hingga keju.
Adonannya dituang ke cetakan logam berbentuk bunga lalu dipanggang perlahan sampai bagian pinggirnya kecokelatan namun tengahnya tetap lembut dan sedikit basah. Kue ini biasanya paling dicari saat bulan Ramadan karena jadi menu wajib berbuka puasa keluarga Banjar.
Bingka Barandam adalah versi bingka yang direndam kuah gula sehingga teksturnya lebih basah dan rasanya lebih legit seperti karamel. Nama "barandam" sendiri berarti "direndam" dalam bahasa Banjar.
Setelah dipanggang, bingka ini direndam dalam kuah gula merah cair selagi masih hangat sehingga cairan gula meresap ke seluruh bagian kue. Camilan ini lebih cocok dinikmati dalam 2-3 hari karena kadar airnya lebih tinggi dibanding bingka biasa.
Fri, 24 Jul 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Banjarmasin (BDJ)
Mulai dari Rp 1.300.900
Thu, 23 Jul 2026

Lion Air
Surabaya (SUB) ke Banjarmasin (BDJ)
Mulai dari Rp 954.800
Mon, 27 Jul 2026

Lion Air
Semarang (SRG) ke Banjarmasin (BDJ)
Mulai dari Rp 981.500
Wadai Rangai adalah kue kelapa panggang yang mirip wingko tapi rasa kelapanya lebih dominan dan tidak terlalu manis. Teksturnya agak kenyal dengan sedikit rasa gurih dari kelapa parut.
Kelapa parut dipanggang bersama adonan tepung hingga keluar minyak alaminya, sehingga aromanya harum dan rasanya gurih tanpa perlu tambahan perisa buatan. Bentuknya yang bulat pipih dan ringan membuat kue ini praktis ditumpuk dalam jumlah banyak di dalam koper.
Dodol Kandangan adalah dodol khas Kandangan, Hulu Sungai Selatan, sekitar 3 jam perjalanan darat dari Banjarmasin, namun paling banyak dijual di pusat oleh-oleh kota. Teksturnya kenyal dengan rasa manis khas gula merah dan santan.
Dodol ini tersedia dalam beberapa varian rasa seperti original, durian, dan wijen, dibuat dengan cara diaduk terus-menerus di atas api kecil selama berjam-jam hingga adonan santan dan gula merah mengental sempurna. Berkat kandungan gulanya yang tinggi, dodol ini tahan lebih dari dua minggu tanpa lemari pendingin.
Kue Lam adalah kue keluarga Banjar yang paling mewah di antara oleh-oleh lain, dibuat dari campuran telur, santan kental, dan rempah yang dipanggang berjam-jam hingga berwarna cokelat pekat. Rasanya padat, legit, dan beraroma rempah kuat.
Karena proses memanggangnya yang bisa memakan waktu semalaman penuh sambil terus diaduk agar tidak gosong, kue ini tidak selalu tersedia setiap hari di toko oleh-oleh. Kue ini biasanya dipesan untuk acara khusus seperti Lebaran atau hajatan, jadi sebaiknya pesan dulu jika ingin memastikan ketersediaannya.
Amparan Tatak adalah jajanan pasar berbahan tepung beras, santan, pisang, dan daun pandan yang dikukus hingga membentuk lapisan lembut dan legit. Aroma pandannya kuat dan potongan pisangnya terasa di setiap gigitan.
Warna kuenya berlapis-lapis dari hijau pandan alami hingga putih santan polos, dengan potongan pisang yang meleleh lembut saat digigit. Kue ini paling enak dimakan dalam 1-2 hari karena teksturnya yang lembap dan mudah basi di suhu ruang.
Amplang adalah kerupuk ikan tenggiri renyah yang jadi oleh-oleh paling ikonik dari Kalimantan Selatan. Rasa gurih ikannya terasa kuat karena dibuat dari daging ikan segar yang digiling dan digoreng kering.
Adonan ikan giling dicampur tepung tapioka lalu dibentuk kotak-kotak kecil sebelum digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan renyah di setiap gigitan. Karena kering dan dikemas rapat, camilan ini aman dibawa naik pesawat dalam bagasi kabin maupun tercatat.
Rabuk ikan haruan adalah abon dari ikan gabus (haruan), ikan rawa yang populer di Kalimantan karena kandungan proteinnya tinggi. Teksturnya kering dan gurih, tinggal ditaburkan ke nasi hangat sebagai lauk instan.
Daging ikan haruan direbus lalu disuwir halus dan digoreng kering bersama bumbu rempah hingga warnanya kecokelatan dan renyah seperti serat abon pada umumnya. Rabuk ikan haruan tahan hingga sebulan jika disimpan dalam wadah kedap udara.
Ikan saluang adalah ikan sungai berukuran kecil yang digoreng kering hingga renyah dan bisa dimakan bersama tulangnya, mirip teri tapi dengan rasa yang lebih gurih dan sedikit pahit khas. Camilan ini enak dimakan langsung atau dicocol sambal.
Ikan-ikan kecil ini digoreng kering dua kali agar teksturnya benar-benar renyah sampai ke tulang, tanpa perlu dibuang durinya sebelum dimakan. Ikan saluang goreng termasuk tahan lama, bisa disimpan lebih dari dua minggu dalam kondisi kering.
Sambal Acan adalah sambal terasi khas Banjar dengan rasa pedas yang berpadu dengan asam segar, cocok disandingkan dengan ikan bakar atau nasi kuning. "Acan" sendiri adalah sebutan lokal untuk terasi.
Terasi dibakar dulu sebelum diulek bersama cabai dan buah asam, menghasilkan sambal berwarna cokelat kehitaman dengan aroma bakar yang kuat. Karena berbentuk cair dan mudah tumpah, sebaiknya dibungkus plastik tambahan dan dimasukkan ke bagasi, bukan tas kabin.
Wadai Ilat Sapi adalah kue kering berbentuk oval memanjang menyerupai lidah sapi, dibuat dari tepung terigu dan gula merah sehingga rasanya manis dengan sedikit rasa karamel. Teksturnya renyah di luar dan sedikit lembut di tengah.
Adonan tepung dan gula merah dipipihkan lalu dipotong memanjang sebelum dipanggang hingga permukaannya retak halus khas kue kering tradisional. Camilan ini tahan hingga tiga minggu karena termasuk kue kering.
Kacang Jaruk adalah kacang tanah goreng berbumbu khas Banjar dengan rasa gurih pedas yang berbeda dari kacang bawang biasa. Camilan ini cocok untuk teman ngeteh atau ngopi setelah perjalanan panjang.
Kacang tanah digoreng bersama bumbu jaruk khas Banjar yang terbuat dari campuran bawang, cabai, dan rempah kering, memberi lapisan rasa gurih pedas yang menempel di kulit kacang. Kemasannya yang ringan dan tidak mudah remuk membuat camilan ini praktis dibagikan ke banyak orang.
Kain Sasirangan adalah kain celup ikat khas Suku Banjar dengan motif garis dan gelombang berwarna cerah, dibuat dengan teknik dijelujur lalu diikat sebelum dicelup pewarna. Dulunya kain ini dipercaya punya nilai adat dan digunakan dalam pengobatan tradisional.
Anda bisa membeli kain sasirangan dalam bentuk kain meteran polos untuk dijahit sendiri, atau produk jadi seperti baju, syal, dan sarung bantal dengan motif ombak, kembang, dan gigi haruan yang masing-masing punya makna adat berbeda.
Kopiah Jangang adalah peci tradisional Banjar yang dianyam dari akar tanaman jangang (sejenis pakis) tanpa bantuan mesin, sehingga proses pembuatannya bisa memakan waktu berhari-hari. Teksturnya kaku, ringan, dan tahan lama.
Semakin halus anyamannya, semakin lama pula waktu pengerjaannya, karena setiap helai akar jangang harus disusun rapat tanpa celah agar bentuknya kokoh. Kopiah ini biasa dipakai untuk ibadah atau acara adat oleh masyarakat Banjar.
Batu permata Martapura adalah oleh-oleh kerajinan dari Martapura, kota kecil sekitar 40 menit dari pusat Banjarmasin yang dikenal sebagai pusat intan dan batu mulia Kalimantan Selatan. Jenisnya beragam, mulai dari kecubung, zamrud kalimaya, hingga intan asli.
Batu-batu ini digosok dan dipoles langsung oleh pengrajin lokal di kios-kios kecil, sehingga pembeli bisa melihat proses pemotongan dan pengasahan batu dari bongkahan kasar menjadi perhiasan mengkilap. Pusat penjualannya ada di Pasar Batu Mulia Cahaya Bumi Selamat di Martapura.
Oleh-oleh khas Banjarmasin paling mudah ditemukan di lima kawasan berikut, masing-masing punya kekuatan produk yang berbeda.
Pasar Sudimampir, tepatnya Sudimampir Baru di tepi Sungai Martapura, adalah pusat perbelanjaan lawas yang terkenal dengan kain sasirangan dan tekstil khas Banjar. Kawasan ini juga menjual aneka kerajinan tangan seperti kopiah jangang dan aksesori dari kain.
Komplek Pertokoan Cahaya Bumi Selamat di pusat kota Banjarmasin adalah tempat paling lengkap untuk oleh-oleh makanan, mulai dari bingka, amplang, dodol, hingga rabuk ikan haruan tersedia dalam satu deretan toko. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau dengan kendaraan umum maupun taksi daring.
Pasar Terapung Lok Baintan dan Muara Kuin menawarkan pengalaman belanja unik di atas perahu (jukung) pada pagi hari, terutama untuk jajanan basah dan hasil kebun segar. Datang sebelum pukul 07.00 pagi karena pasar ini biasanya sudah sepi menjelang siang.
Duta Mall adalah pilihan praktis kalau Anda ingin berbelanja oleh-oleh sambil membawa anak-anak, karena tersedia toko camilan khas Banjar sekaligus wahana hiburan keluarga di dalam satu gedung ber-AC.
Bandara Internasional Syamsudin Noor punya beberapa gerai oleh-oleh di area keberangkatan yang cocok untuk pembelian last-minute. Pilihannya tidak selengkap toko di kota, tapi praktis bagi yang kehabisan waktu untuk berbelanja, apalagi bila Anda menginap di dekat bandara seperti pada malam sebelum penerbangan.
Beberapa oleh-oleh Banjarmasin mudah rusak atau berbau jika tidak dikemas dengan benar selama perjalanan. Ikuti tips berikut agar oleh-oleh sampai rumah dalam kondisi baik.
Dari 15 pilihan di atas, bingka, amplang, dan dodol Kandangan tetap jadi favorit karena rasanya khas dan mudah dibawa pulang, sementara kain sasirangan serta batu permata Martapura cocok untuk oleh-oleh yang lebih berkesan. Sebagian besar camilan ini bisa didapat di Kawasan Cahaya Bumi Selamat, Pasar Sudimampir, atau langsung dari pedagang di Pasar Terapung sebelum kembali ke bandara.
Berbekal daftar rasa dan lokasi di atas, Anda tidak perlu lagi bingung menentukan oleh-oleh mana yang paling cocok dibawa pulang. Sisihkan setengah hari terakhir perjalanan khusus untuk berkeliling Sudimampir dan Cahaya Bumi Selamat agar semua oleh-oleh sempat terbeli sebelum penerbangan pulang.
Rencanakan dulu jadwal perjalanan Anda supaya waktu di Banjarmasin tidak habis hanya untuk mengejar penerbangan. Sebagai platform perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang telah dipercaya lebih dari 100 juta pengguna, Traveloka menyediakan semua kebutuhan trip Anda dalam satu aplikasi, mulai dari tiket pesawat ke Banjarmasin, hotel di Banjarmasin, hingga aktivitas di Banjarmasin seperti susur sungai dan kunjungan ke pasar terapung.
Pembayarannya pun fleksibel karena Anda bisa mengatur cicilan dengan Traveloka PayLater atau memakai berbagai pilihan pembayaran seperti transfer bank, GoPay, dan OVO langsung saat checkout. Traveloka juga konsisten masuk jajaran aplikasi travel terbaik di Google Play Store dan App Store. Yuk, unduh sekarang dan mulai rencanakan perjalanan berburu oleh-oleh khas Banjarmasin Anda!










