
Majalengka bukan hanya dikenal sebagai kabupaten yang strategis di Jawa Barat, tetapi juga sebagai surga kuliner dan produk khas daerah yang kaya. Setiap kali berkunjung ke sini, para wisatawan selalu pulang dengan tangan penuh — bukan karena keharusan, melainkan karena pilihan oleh-olehnya memang terlalu menarik untuk diabaikan. Dari kecap legendaris hingga durian dengan cita rasa premium, Majalengka punya segalanya.
Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke Majalengka atau baru saja tiba, artikel ini adalah panduan lengkapmu. Berikut 10 oleh-oleh khas Majalengka yang paling dicari wisatawan, lengkap dengan keunikan dan alasan kenapa masing-masing layak masuk ke dalam tas bawaanmu.
Kalau ada satu produk yang benar-benar identik dengan Majalengka, jawabannya adalah kecap. Kecap Segitiga adalah merek legendaris yang telah beroperasi sejak tahun 1950-an dan mulai dikenal luas sejak era 1970–1980-an. Ini bukan sekadar kecap biasa — kualitasnya yang terjaga selama puluhan tahun menjadikannya ikon kuliner daerah yang sulit ditandingi.
Cita rasanya yang khas membuat Kecap Majalengka berbeda dari produk serupa yang beredar di pasaran. Sebotol kecap dari Majalengka adalah oleh-oleh fungsional yang langsung bisa dipakai di dapur — dan setiap tetesnya membawa kenangan perjalanan yang autentik.
Mangga Gedong Gincu adalah kebanggaan Majalengka yang sudah dikenal jauh melampaui batas kabupaten. Varietasnya mudah dikenali dari kulit merahnya yang khas dan bentuknya yang bulat sempurna, berbeda dari varietas mangga lain yang umumnya lebih lonjong. Dagingnya lembut dengan rasa manis yang kaya — kombinasi yang membuatnya menjadi buah unggulan daerah ini.
Musim panen Mangga Gedong Gincu jatuh pada bulan November hingga Desember, jadi kalau kamu berkunjung di periode tersebut, ini adalah waktu terbaik untuk membawa pulang mangga segar langsung dari sumbernya. Kesegarannya jauh berbeda dibanding yang dijual di luar daerah.
Dodol memang sudah umum ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, tetapi Dodol Markisa dari Majalengka punya karakter tersendiri. Penganan manis ini berasal dari Desa Jagasari di Kecamatan Cikijing dan dibuat dari 100% buah markisa segar yang dipadukan dengan tepung ketan dan gula. Hasilnya adalah perpaduan rasa manis dan asam yang unik dan tidak mudah ditemukan di tempat lain.
Proses pembuatannya yang menggunakan buah markisa asli tanpa campuran perisa buatan membuat Dodol Markisa terasa lebih segar dan alami di lidah. Ini adalah oleh-oleh yang cocok untuk dibagikan kepada keluarga atau rekan kerja karena rasanya yang berbeda dan mudah dinikmati siapa saja.
Bagi wisatawan yang suka camilan gurih, Jalakotek adalah pilihan yang tepat. Kue ini mirip dengan empanada — berbentuk segitiga dengan isian di dalamnya, disajikan bersama bumbu rempah atau minyak cabai yang menambah cita rasa. Jalakotek Asep menjadi salah satu produsen yang paling populer dan menawarkan berbagai varian seperti isi tahu, ayam original, hingga versi pedas bagi pencinta sensasi pedas.
Jalakotek termasuk oleh-oleh yang paling sering dicari wisatawan karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang memuaskan. Variasinya yang beragam memastikan ada pilihan untuk semua selera, mulai dari yang suka rasa klasik hingga yang ingin tantangan pedas.
Tidak banyak daerah di Indonesia yang punya gula dengan bentuk sesepesial ini. Gula Cakar adalah gula kristal dengan tampilan yang menyerupai cakar — bentuknya yang unik dan tidak biasa langsung menarik perhatian siapa pun yang pertama kali melihatnya. Fungsinya sebagai pemanis teh atau kopi, menjadikannya oleh-oleh praktis yang langsung bisa digunakan sehari-hari.
Karena penampilannya yang tidak lazim, Gula Cakar juga sering dijadikan buah tangan untuk koleksi atau sebagai percakapan pembuka. Ini adalah salah satu oleh-oleh khas Majalengka yang paling mudah diingat dan paling sering membuat penerimanya penasaran.
Jika kamu ingin menjelajahi berbagai tempat wisata di sekitar Majalengka sekaligus berburu oleh-oleh unik seperti Gula Cakar ini, rencanakan itinerary-mu dari jauh hari agar tidak ada yang terlewat.
Kembang Goyang, yang juga dikenal dengan nama Saroja, adalah camilan tradisional berbahan dasar tepung beras yang digoreng hingga renyah. Namanya berasal dari teknik pembuatannya — adonan digoyangkan dari cetakan ke dalam minyak panas, menghasilkan bentuk bunga yang cantik dan ringan. Tersedia dalam dua varian utama: polos dan kacang, keduanya sama-sama lezat sebagai teman santai.
Kerenyahannya yang khas dan bentuknya yang unik menjadikan Kembang Goyang tidak hanya enak dimakan, tetapi juga menyenangkan untuk dijadikan oleh-oleh. Camilan ini sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner Majalengka dan tetap diminati dari generasi ke generasi.
Kalua Jeruk adalah permen yang terbuat dari kulit jeruk Bali yang diolah dengan gula merah atau gula kelapa. Teksturnya unik — bagian luarnya keras dengan lapisan gula yang mengkristal, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan beraroma jeruk yang segar. Kontras tekstur inilah yang membuat Kalua Jeruk menjadi camilan yang tidak terlupakan.
Rasa manisnya yang natural dari gula kelapa memberi kesan autentik dan tradisional. Kalua Jeruk adalah pilihan sempurna bagi wisatawan yang ingin membawa pulang sesuatu yang manis namun dengan karakter berbeda dari permen atau kue pada umumnya.
Emping Melinjo adalah camilan yang dibuat dari 100% buah melinjo tanpa campuran lain — teknik pengolahannya yang sederhana justru menghasilkan rasa yang kuat dan khas. Di Majalengka, emping melinjo tersedia dalam berbagai pilihan rasa: original, manis, balado, dan pedas, sehingga ada pilihan untuk setiap selera. Tersedia juga dalam bentuk mentah bagi yang ingin menggorengnya sendiri di rumah dengan tingkat kematangan sesuai selera.
Emping Melinjo adalah salah satu oleh-oleh paling mudah ditemukan di Majalengka dan harganya sangat terjangkau. Camilan ini cocok untuk dibeli dalam jumlah banyak sekaligus sebagai buah tangan untuk banyak orang.
Bagi para pecinta durian, Durian Sinapeul dari Majalengka adalah pengalaman tersendiri yang tidak bisa digantikan. Durian ini berasal dari Desa Ujung Berung di Kecamatan Sindangwangi dan dikenal dengan keistimewaannya: daging yang tebal, biji yang kecil, tekstur yang bersih, dan rasa manis-gurih yang kaya. Kombinasi karakter ini menjadikan Durian Sinapeul sebagai primadona bagi siapa pun yang menyukai raja buah.
Karena berasal dari daerah tertentu dengan kondisi tanah dan iklim yang spesifik, cita rasa Durian Sinapeul sulit direplikasi di tempat lain. Kalau kamu berkunjung saat musim durian, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati atau membawa pulang durian istimewa ini langsung dari sumbernya.
Brem Majalengka adalah penganan manis tradisional yang dibuat dari fermentasi beras ketan, menghasilkan cita rasa yang unik — manis dengan sedikit sentuhan asam yang khas dari proses fermentasi. Bentuknya bulat dan pipih, dikeringkan dengan sinar matahari yang hanya dilakukan pada musim kemarau untuk memastikan kualitas terbaik. Proses alami ini membuat setiap keping Brem Majalengka terasa autentik dan penuh karakter.
Kamu bisa menemukan Brem Majalengka di Blok Rajakepok, Desa Bantrangsana. Teksturnya yang langsung meleleh di mulut menjadi daya tarik utama yang membuat wisatawan selalu kembali mencari oleh-oleh satu ini.
Setelah seharian berburu oleh-oleh, kamu tentu butuh tempat istirahat yang nyaman. Majalengka dan sekitarnya menawarkan berbagai pilihan hotel yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran perjalananmu.
Fieris Hotel & Convention Kertajati adalah pilihan bintang tiga yang berlokasi di Jl. Kertajati – Kadipaten No. 180, Majalengka. Harga mulai dari Rp 519.955 per malam dengan fasilitas AC, restoran, kolam renang, resepsionis 24 jam, parkir, dan WiFi. Point of View Hotel & Resort Majalengka menawarkan pengalaman menginap yang lengkap dengan kolam renang dan restoran, berlokasi hanya 2,16 km dari pusat kota. Achiera Hotel & Convention Jatiwangi adalah hotel bintang tiga lainnya yang berada di Jatiwangi Square, hanya 229 meter dari pusat kota, dengan harga mulai Rp 418.844 dan fasilitas sarapan à la carte yang memanjakan pagi harimu.
Majalengka kini semakin mudah dijangkau berkat keberadaan Bandara Internasional Kertajati. Kamu bisa memesan tiket pesawat ke Kertajati (KJT) langsung dari aplikasi untuk mendapatkan pilihan penerbangan terbaik dengan harga yang kompetitif.
Tue, 29 Sep 2026

Scoot
Singapore (SIN) ke Majalengka (KJT)
Mulai dari Rp 1.460.261
Fri, 2 Oct 2026

Firefly
Kuala Lumpur (KUL) ke Majalengka (KJT)
Mulai dari Rp 1.376.870
Mon, 28 Sep 2026

Scoot
Kuala Lumpur (KUL) ke Majalengka (KJT)
Mulai dari Rp 1.437.400
Selain pesawat, Majalengka juga bisa dicapai dengan moda transportasi darat. Pesan tiket kereta atau tiket bus sesuai preferensimu untuk perjalanan yang lebih fleksibel. Begitu tiba, kamu bisa menggunakan layanan Airport transfer dari bandara menuju hotel, atau memilih sewa mobil agar lebih leluasa mengeksplorasi berbagai sudut Majalengka — termasuk berburu oleh-oleh hingga ke pelosok desa.
Traveloka adalah aplikasi perjalanan terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna untuk merencanakan perjalanan mereka dari awal hingga akhir. Untuk perjalanan ke Majalengka, kamu bisa memanfaatkan semua fitur lengkapnya dalam satu aplikasi: pesan tiket pesawat ke Bandara Kertajati, cari hotel terbaik di Majalengka dan sekitarnya, booking aktivitas wisata, hingga mengatur transportasi darat dengan tiket kereta, tiket bus, atau sewa mobil.
Bandingkan ratusan pilihan tiket pesawat dan hotel dalam satu pencarian, lalu bayar dengan transfer bank, kartu kredit, dompet digital, atau Traveloka PayLater yang memudahkanmu menikmati perjalanan sekarang dan membayar belakangan. Jangan lupa cek promo Traveloka yang terus diperbarui untuk mendapatkan penawaran terbaik di setiap pemesanan. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan petualanganmu ke Majalengka dengan lebih mudah, cepat, dan hemat.
Tags:
majalengka







