
Palembang bukan cuma soal Jembatan Ampera dan Sungai Musi yang legendaris, kota ini juga surga bagi pemburu oleh-oleh berkat warisan kuliner ikan dan kerajinan tenun yang diwariskan turun-temurun. Hampir di setiap sudut kota, dari pasar tradisional hingga kampung produksi, wisatawan bisa menemukan camilan gurih dan kain tenun yang jadi kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan.
Oleh-oleh yang paling dicari biasanya berupa pempek, kerupuk kemplang, dan kue maksuba, yang bisa didapatkan lengkap di Pasar 16 Ilir maupun Kampung Pempek 26 Ilir. Setelah memesan Tiket Pesawat ke Palembang, sisihkan waktu di hari terakhir perjalanan Anda khusus untuk berburu 17 oleh-oleh khas Palembang berikut ini, lengkap dengan tempat membelinya.
Simak daftar lengkapnya berikut ini, sudah diurutkan dari camilan gurih, kue tradisional, hingga kerajinan tenun khas Sumatra Selatan.
Pempek adalah ikon kuliner Palembang yang dibuat dari daging ikan tenggiri giling dicampur sagu, lalu direbus ataan cuko, sausasam-manis-pedas dari gula aren dan cabai. Ada banyak jenis pempek yang bisa dicoba, mulai dari kapal selam berisi telur, lenjer, adaan, hingga pistel berisi pepaya muda.
Untuk oleh-oleh, sebagian be kondisi beku atau vakum agarlebih tahan lama selama perjalanan. Pempek segar sebaiknya dikonsumsi dalam satu hingga dua hari, sementara versi beku bisa disimpan lebih lama di dalam freezer.
Kemplang adalah kerupuk darig>dipanggang, bukandigoreng, sehingga teksturnya lebih kering dan aromanya lebih gurih smoky. Camilan ini biasa disantap bersama sambgkap makan.
Proses pemanggangan kemplang masih dilakukan secara tradisional di atas bara arang, memberi cita rasa khas yang sul modern. Karena teksturnyakering, kemplang termasuk oleh-oleh yang paling awet dan ringan dibawa pulang.
Kerupuk ini punya bentuk lebih tipis dan kecil dibanding kemplang, digoreng hingga sangat renyah sampai "pecah" saat digigit, itulah asal nama pecah seribu. Rasanya gurih dengan sedikit rasa ikan emplang.
Karena ukurannya kecil dan ringan, kerupuk ini praktis dikemas dalam jumlah banyak tanpa memakan banyak ruang di koper, cocok untuk dibagikan ke banyak orang.
Sun, 2 Aug 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Palembang (PLM)
Mulai dari Rp 782.900
Mon, 27 Jul 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Palembang (PLM)
Mulai dari Rp 1.163.500
Thu, 30 Jul 2026

Lion Air
Batam (BTH) ke Palembang (PLM)
Mulai dari Rp 750.300
Tekwan adalah sup bakso ikan berkuah kaldu udang yang kini tersedia dalam versi kering atau instan, lengkap dengan bumbu bubuk terpisah. Rasa gurih dan segar dari kaldu udang dan bawang tetap teng.
Bentuk instan ini memudahkan wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa tekwan tanpa khawatir soal daya tahan, karena tinggal diseduh air panas begitu sampai di rumah.
Otak-otak Palembang dibuat dari adonan ikan tenggiri yang dipanggang hingga permukaannya sedikit kecokelatan dan aromanya lebih smoky dibanding pempek. Teksturnya lebih padat dan kenyal, biasa disantap dengan sambal kacang atau sambal asam pedas.
Beberapa penjual membungkus otak-otak dengan daun pisang untuk mempertahankan aroma khasnya selama perjalanan, meski kini lebih banyak yang dikemas vakum agar lebih praktis dibawa.
Sambal lingkung adalah abon ikan khas Palembang yang dibuat dari ikan tenggiri suwir dimasak kering bersama bumbu reg>kering dan berserathalus. Rasanya gurih dengan sedikit manis, cocok ditaburkan di atas nasi hangat.
Karena kandungan minyaknya rendah dan teksturnya kering, sambal lingkung termasuk oleh-oleh dengan daya tahan paln Palembang lainnya.
Ikan salai adalah ikan sunga yang diasapkan berjam-jam di atas api kayu hingga dagingnya kering, padat, dan berwarna kecokelatan gelap. Aroma smoky-nya sangat kuat dan khas.
Ikan ini jarang dimakan langsung, melainkan diolah lebih dulu menjadi pindang atau gulai begitu sampai di rumah. Proses pengasapan yang panjang membuat ikan salai jadi salah satu oleh-oleh Palembang paling taha
Tempoyak dibuat dari daging durian yang difermentasi selama beberapa hari hingga rasanya be dan sedikit tajam. Biasanyadijual dalam kemasan toples atau plastik kedap udara.
Tempoyak jarang dimakan begirsama cabai dan bawang sebagaibumbu masakan seperti gulai ikan atau sambal, menjadikannya oleh-oleh unik bagi yang gemar memasak.
Maksuba adalah kue lapis legit khas Palembang yang dibuat dari telur bebek, mentega, dan susu kental manis
Karena proses pembuatannya rumit dan memakan waktu lama, kue ini sering dianggap sebagai kue prestise yang biasanya disag keluarga Palembang.
Sesuai namanya, kue ini dikum penuh dari campurantelur, susu kental manis, dan gula, menghasilkan warna cokelat keemasan dan tekstur padat yang lembut. Rasa manisnya karapengukusan yang panjang.
Kue delapan jam biasanya hanya dibuat dalam jumlah terbatas karena prosesnya yang panjang, jadi sebaiknya dipesanikan ketersediaannya.
Bolu kojo adalah bolu berwaran dan suji, dipanggang dalamcetakan khas hingga teksturnya lebih padat dari bolu pada umumnya. Aromanya wangi pandan dengan rasa manis yang tidak berlebihan.
Warna hijau pekatnya berasal pewarna buatan, menjadikan bolu kojo salah satu kue tradisional yang masih mempertahankan resep otentik Palembang.
Engkak adalah kue lapis padat yang dibuat dari tepung ketan, santan, dan telur, dipanggang berlapis-lapis seperng>rasa yang lebih gurih dantidak terlalu manis. Teksturnya kenyal dan sedikit lengket khas tepung ketan.
Kue ini cocok bagi yang tidalebihan, karena keseimbangangurih-manisnya lebih terasa dibanding kue lapis Palembang lainnya.
Lempok adalah dodol yang dibuat murni dari daging durian dimasak perlahan bersama tepung ketan hingga mengental menyerupai fudge. Aroma dan rasa duriannya sangat pekat, dengan tekstur lembut dan kenyal.
Setiap lempok biasanya dibungkus satu per satu dengan plastik agar aromanya tidak menyebar ke oleh-oleh lain, teru tas yang sama.
Gulo puan adalah oleh-oleh langka yang dibuat dari susu kerbau rawa yadimasak perlahan bersama gula hel lembut bertekstur sedikitberbutir. Rasanya manis gurih dengan aroma susu yang khas.
Karena bahan bakunya bergantung pada susu kerbau rawa dari daerah Ogan Ilir dan Komerinyang produksinya terbatas, gulo oleh-oleh eksklusif dariPalembang.
Kopi Semendo berasal dari dataran tinggi Semendo di Muara Enim, Sumatra Selatan, dengan aroma kuat dan rasa sedikit pahit khas kopi dataran tinggi. Tersedia dalabentuk biji sangrai maupun bubu
Kopi ini ditanam di ketinggian yang mendukung cita rasa lebih kompleks dibanding kopi dataran rendah, menjadikannya favorit wisatawan penggemar kopi yang berkunjung ke Palembang.
Songket adalah kain tenun me benang emas atauperak, seperti pucuk rebung dan bungo cino, ditenun menggunakan alat tenun tradisional yang membutuhkan ketelitian tinggi. Dulunya kain ini hanya dikenakan bangsawanKesultanan Palembang.
motif, sehingga kain ini dianggap sebagai oleh-oleh bernilai tinggi dan biasa dipakai untuk acara formal atau pernikahan.
Jumputan adalah kain ikat celup khas Palembang yang dibuat dengan cara mengikat bagian kain sebelum dicelup warna, menghasilkan motif titik-titik seperti titik tujuh, titik lima, dan titik sembilan. Warnanya cenderung lebih cerah dan playful dibanding songket.
Karena prosesnya lebih sederhana dari songket, jumputan lebih terjangkau dari segi waktu pembuatan dan sering dipakai sebagai selendang atau blus untuk pemakaian sehari-hari.
Palembang punya beberapa kawasan belanja yang masing-masing punya kekuatan produk berbeda, mulai dari pasar tradisional yang menjual segala jenis oleh-oleh sekaligus, hinggkampung produksi yang fokus padikut lima lokasi yang palingdirekomendasikan.
Berlokasi di Jalan Pasar Baru, 16 Ilir, Ilir Timur I, tepat di dekat Jembatan Ampera Sungai Musi, pasar ini sudah berpusat belanja paling lengkap di Palembang. Di sini tersedia aneka pempek, kerupuk, hingga kain songket dalam satu kawasan.
Terletak di Pipa Reja, Kemunng>sentra produksi kerupukkemplang rumahan. Pengunjung bisa melihat langsung proses pemanggangan kemplang datas bara arang sebelum membelip>
Kawasan ini dipenuhi puluhan lapak yang khusus menjual pempek beku dan aneka kerupuk dalam satu jalan, menjadikannya tujuan favorit wisatawan yang ingin memborong pempek dalam jumlah b
Berada di kawasan 22 Ilir, B sebagai lokasi kedaipempek legendaris seperti Pempek Mustika yang sudah beroperasi puluhan tahun dan jadi langganan warga lokal maupun wisatawan.
Kawasan ini adalah sentra penenun songket dan kain tenun tradisional Palembang. Wisatawan bisa menyalangsung di rumah-rumah produksi sebelum memilih kain yang diinginkan.
Dari pempek dan otak-otak yang renyah, hingga kue maksubadan gulo puan yang legit, Palembang punya deretan oleh-oleh yang mencerminkan kekayaan Sungai Musi dan warisan Kesultanan Palembang. Songket dan kain jumputan melengkapi daftar ini sebagai bukti bahwa kota inuga kaya akan tradisi tenun yang masih dijaga hingga sekarang.
Untuk mendapatkan semuanya dalam satu perjalanan, jadikan Pasar 16 Ilir dan Kampung Pempek 26 Ilir sebagai tujuan utama sebelum kembali ke bandara. Dua kawasan ini menyatukan hampir seluruh oleh-oleh khas Palembang yang sudah dibahas di atas dalam jarak yang saling berdekatan.
Sebagai salah satu platform perjalanan terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 100 juta pengguna, Traveloka membantu Anda menyusun seluruh rencana ke Palembang tanpa perlu berpindah aplikasi. Mulai dari pemesanan Tiket Pesawat ke Palembang, dilanjutkan dengan Hotel di Palembang yang berlokasi strategis dekat Pasar 16 Ilir, hingga menjajal berbagai Aktivitas di Palembang bersama keluarga sebelum berburu oleh-oleh di hari terakhir perjalanan.
Kebutuhan pelengkap seperti eSIM agar tetap terhubung selama di kota, rental mobil untuk berkeliling kampung pempek dan sentra songket, sampai asuransi perjalanan juga bisa dipesan sekaligus lewat aplikasi yang sama. Metode pembayaran pun fleksibel, mulai dari Traveloka PayLater hingga transfer bank, es checkout jadi lebih praktis.Segera unduh aplikasi Traveloka, salah satu aplikasi travel dengan rating tertinggi di Google Play Store dan App Store kawasan Asia Tenggara, dan mulai rencanakan perjalanan Anda ke Palembang.










