
Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, bukan sekadar kota transit menuju Ibu Kota Nusantara. Kota yang berdiri di tepi Sungai Mahakam ini menyimpan kekayaan kuliner dan kerajinan tangan yang sayang sekali dilewatkan begitu saja. Setiap sudut pasar dan toko oleh-oleh di Samarinda menawarkan produk yang autentik, mulai dari camilan laut yang gurih hingga kerajinan etnis Dayak yang penuh cerita.
Bagi banyak wisatawan, perjalanan ke Samarinda belum terasa lengkap tanpa membawa pulang buah tangan untuk keluarga dan kerabat. Pilihan oleh-olehnya pun sangat beragam — ada yang tahan lama untuk dibawa jauh, ada pula yang paling enak dinikmati saat masih segar di tempat. Artikel ini merangkum 10 oleh-oleh khas Samarinda yang paling populer, lengkap dengan keterangan harga dan di mana bisa membelinya.
Sebelum berburu oleh-oleh, pastikan kamu sudah memesan penginapan yang nyaman. Samarinda punya banyak pilihan hotel dari yang ramah di kantong hingga bintang lima, semua bisa kamu bandingkan dan pesan langsung dari aplikasi.
Amplang ikan adalah oleh-oleh paling ikonik dari Samarinda dan hampir selalu jadi pilihan pertama wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi kota ini. Camilan ini dibuat dari ikan tenggiri segar yang digiling halus, lalu dicampur dengan tepung tapioka dan aneka bumbu sebelum digoreng hingga berwarna keemasan. Hasilnya adalah kerupuk berbentuk bola kecil yang kriuk di luar namun tetap terasa ringan di mulut.
Yang membuat amplang Samarinda berbeda dari kerupuk ikan di daerah lain adalah kandungan ikan yang lebih tinggi, sehingga rasanya lebih gurih dan aromanya lebih kuat. Beberapa produsen lokal juga membuat varian rasa, seperti pedas, barbeque, hingga keju, untuk menyesuaikan selera pembeli yang lebih muda. Teksturnya yang renyah dan bobotnya yang ringan membuatnya mudah dikemas dan dibawa dalam jumlah banyak.
Harga amplang ikan di pasaran berkisar antara Rp15.000 hingga Rp75.000 tergantung ukuran kemasan dan merek. Kamu bisa menemukannya di hampir semua toko oleh-oleh Samarinda, mulai dari Jl. Tuanku Imam Bonjol hingga gerai di area Bandara APT Pranoto.
Pilih amplang yang kemasannya tertutup rapat dan tercantum tanggal produksi yang masih segar. Amplang yang baik berwarna kuning keemasan merata tanpa noda hitam bekas gosong. Hindari produk yang sudah lembek saat dipegang dari luar kemasan karena itu tanda amplang sudah menyerap kelembaban. Jika ingin membeli dalam jumlah besar, minta kepada penjual untuk menimbang langsung dari toples agar lebih segar.
Sekilas bentuknya memang menyerupai kuku harimau yang melengkung — itulah asal usul nama unik kerupuk ini. Kerupuk kuku macan dibuat dari tepung tapioka yang dicampur dengan bumbu rempah khas Kalimantan, kemudian dibentuk tipis melengkung sebelum dijemur dan digoreng. Teksturnya lebih ringan dibanding amplang, dengan kerenyahan yang merata di setiap gigitan.
Rasanya cenderung gurih dan sedikit pedas, cocok dijadikan teman makan nasi atau sekadar camilan sore hari. Kerupuk ini sudah diproduksi secara turun-temurun oleh pengrajin lokal Samarinda dan menjadi bagian dari identitas kuliner kota ini. Kemasannya yang simpel dan harganya yang terjangkau — mulai dari Rp20.000 per bungkus — menjadikannya pilihan oleh-oleh yang praktis.
Banyak toko oleh-oleh menjual kerupuk kuku macan dalam berbagai ukuran, dari 100 gram hingga satu kilogram. Rasanya yang tidak terlalu kuat membuatnya disukai hampir semua kalangan usia, dari anak-anak hingga orang tua.
Bagi pecinta durian, lempok adalah oleh-oleh wajib yang tidak boleh ditinggalkan. Lempok merupakan dodol durian khas Kalimantan yang dibuat dari daging buah durian asli yang dimasak bersama gula hingga mengental dan bertekstur kenyal. Tidak ada bahan pengawet di dalam lempok tradisional, sehingga cita rasanya benar-benar murni — manis, legit, dan beraroma durian yang kuat.
Proses pembuatannya membutuhkan kesabaran ekstra karena adonan harus diaduk terus-menerus selama berjam-jam agar tidak gosong dan teksturnya merata. Hasilnya adalah gumpalan cokelat kekuningan yang padat dan lengket, biasanya dibungkus daun atau dikemas dalam plastik berlabel. Lempok Samarinda terkenal lebih "durian banget" dibanding versi dari daerah lain karena menggunakan durian lokal Kalimantan yang aromanya lebih tajam.
Harga lempok durian berkisar Rp5.000 hingga Rp20.000 per buah tergantung ukuran, sementara kemasan kotak untuk oleh-oleh bisa mencapai Rp50.000 ke atas. Produk ini mudah ditemukan di pusat oleh-oleh seperti East Kalimantan Center dan Gerai Panglima di Samarinda.
Simpan lempok durian di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Jika ingin membawa dalam perjalanan jauh, masukkan ke dalam wadah kedap udara untuk menjaga kelezatan dan aromanya. Lempok yang disimpan di kulkas bisa bertahan lebih lama, namun teksturnya akan sedikit mengeras sehingga sebaiknya dianginkan terlebih dahulu sebelum disantap. Jangan simpan bersama makanan lain yang mudah menyerap aroma karena bau durian dari lempok cukup menyengat.
Masih dari keluarga olahan durian, bolu gulung durian adalah pilihan oleh-oleh yang lebih modern dan cocok untuk semua kalangan. Bolu ini menggunakan lapisan bolu spons yang lembut dan ringan, kemudian diisi dengan krim durian asli sebelum digulung rapi. Penampilannya yang cantik saat dipotong — dengan spiral krim kuning di tengah — membuatnya sangat populer sebagai bingkisan.
Salah satu toko yang terkenal dengan bolu gulung duriannya adalah Roti Durian Panglima, yang berlokasi dekat Bandara APT Pranoto. Kelebihan bolu ini adalah dibuat tanpa pengawet, sehingga rasanya lebih alami dan segar. Meski tanpa pengawet, bolu gulung durian bisa bertahan 24 jam di suhu ruang dan lebih lama lagi jika dimasukkan ke dalam kulkas.
Harganya berkisar antara Rp40.000 hingga Rp80.000 per gulung tergantung ukuran. Karena tidak mengandung pengawet, pastikan kamu membeli bolu ini di hari keberangkatan agar tetap segar saat sampai di tujuan.
Abon kepiting adalah oleh-oleh premium khas Samarinda yang belum banyak ditemukan di kota lain. Bahan utamanya adalah daging kepiting segar dari perairan Kalimantan Timur yang diolah dengan rempah-rempah pilihan hingga menjadi serat-serat halus yang kering dan gurih. Teksturnya mirip abon sapi atau ayam, namun dengan cita rasa laut yang khas dan aroma rempah yang menggugah selera.
Abon kepiting ini cocok dijadikan lauk pendamping nasi putih atau campuran mi instan untuk menambah kelezatan. Kandungan proteinnya yang tinggi menjadikannya oleh-oleh yang tidak hanya enak tetapi juga bergizi. Karena proses pengeringannya yang baik, abon kepiting memiliki daya simpan yang cukup panjang — bisa mencapai beberapa bulan jika disimpan dengan benar.
Harganya memang sedikit lebih tinggi dibanding camilan lain, berkisar Rp50.000 hingga Rp150.000 tergantung berat dan merek. Namun keunikan dan cita rasanya yang tidak ada duanya menjadikan abon kepiting layak masuk dalam daftar belanjaan oleh-oleh kamu.
Selain abon kepiting, Samarinda juga punya ikan teri asin yang terkenal renyah dan gurih setelah digoreng kering. Proses penggaraman dan penjemurannya dilakukan secara tradisional untuk menghasilkan teri yang teksturnya sempurna. Teri asin Samarinda sering dibeli dalam kemasan kiloan untuk dibagikan kepada keluarga besar. Harganya sangat terjangkau, berkisar Rp30.000 hingga Rp60.000 per kilogram di pasar tradisional.
Samarinda dan sekitarnya juga punya banyak tempat wisata menarik yang bisa kamu jelajahi sebelum berburu oleh-oleh. Dari taman budaya hingga wisata alam sungai, pengalaman yang mengesankan sudah menanti.
Gula gait adalah permen tradisional khas Samarinda yang sudah ada sejak zaman nenek moyang dan masih eksis hingga kini. Terbuat dari campuran gula aren dan gula pasir yang dimasak hingga mengeras, gula gait berbentuk lonjong berwarna cokelat keemasan dengan cita rasa karamel yang kuat. Teksturnya padat dan keras, sehingga lebih cocok dinikmati dengan cara dihisap perlahan daripada langsung dikunyah.
Nama "gait" sendiri berasal dari cara tradisional pembuatannya, di mana adonan gula yang sudah mengental "digait" atau ditarik menggunakan kayu khusus hingga membentuk tekstur yang khas. Proses ini membutuhkan keahlian tersendiri dan menjadi bagian dari warisan budaya kuliner Samarinda yang patut dilestarikan. Setiap gigitan gula gait membawa kenangan akan cita rasa masa kecil yang sederhana namun hangat.
Gula gait tersedia di berbagai toko oleh-oleh dengan harga yang sangat ramah di kantong, mulai dari Rp10.000 per bungkus kecil. Karena tahan lama dan mudah dikemas, gula gait adalah pilihan sempurna untuk oleh-oleh yang bisa dibagi kepada banyak orang.
Keminting adalah kue tradisional khas Kalimantan Timur yang bentuknya bulat kecil dan warnanya cokelat keemasan. Dibuat dari tepung terigu, gula, dan kacang tanah yang dipanggang hingga matang, keminting memiliki tekstur yang renyah di luar dan sedikit lembut di dalam. Rasanya manis legit dengan sentuhan gurih dari kacang yang sangat pas untuk camilan ringan kapan saja.
Kue ini sudah diproduksi secara tradisional oleh pengrajin lokal Samarinda dan sering dijadikan hidangan saat perayaan adat maupun sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang. Kemasannya yang rapi dan harganya yang sangat terjangkau — sekitar Rp17.000 per bungkus — menjadikannya pilihan oleh-oleh yang populer di kalangan wisatawan dengan budget terbatas.
Keminting mudah ditemukan di hampir semua toko oleh-oleh di Samarinda dan juga tersedia secara daring di berbagai marketplace. Kue ini tahan cukup lama asalkan disimpan di tempat yang kering dan tidak lembab.
Manisan sarang walet adalah pilihan oleh-oleh unik lainnya yang hanya bisa ditemukan di Kalimantan Timur. Terbuat dari ekstrak sarang walet yang dipadukan dengan gula, manisan ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang lembut. Banyak orang membelinya karena sarang walet dipercaya memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh. Harganya memang relatif lebih tinggi dibanding oleh-oleh lain, namun kualitas dan keunikannya sebanding dengan harga yang dibayarkan.
Beralih dari kuliner ke kerajinan tangan, gelang simpai adalah aksesori etnis khas suku Dayak dari Kalimantan yang dibuat dari akar tanaman resam — sejenis paku-pakuan yang tumbuh di tebing-tebing hutan Kalimantan. Gelang ini dianyam dengan motif-motif geometris yang terinspirasi dari seni visual tradisional Dayak, menghasilkan perhiasan yang unik dan bernilai budaya tinggi. Setiap gelang dikerjakan dengan tangan dan bisa memakan waktu berjam-jam untuk menyelesaikannya.
Warna alami dari akar resam yang cokelat kehitaman memberi gelang simpai tampilan yang elegan dan earthy. Gelang ini bisa dipakai sehari-hari sebagai aksesori kasual atau disimpan sebagai koleksi seni yang bermakna. Ukurannya tersedia dalam berbagai variasi dan biasanya bisa disesuaikan dengan pergelangan tangan pembeli.
Harga gelang simpai bervariasi tergantung kerumitan motif dan ukurannya, namun umumnya berkisar antara Rp30.000 hingga Rp150.000. Kerajinan ini bisa ditemukan di pusat oleh-oleh, pasar seni, dan langsung dari pengrajin di kawasan Kampung Tenun Samarinda.
Sarung tenun adalah warisan budaya paling berharga yang bisa kamu bawa pulang dari Samarinda. Kain ini ditenun secara manual menggunakan alat tenun tradisional oleh pengrajin di Kampung Tenun Samarinda, yang berlokasi di Kelurahan Masjid di tepi Sungai Mahakam. Setiap helai kain mengandung ratusan jam kerja dan ketelitian yang luar biasa dari para perajin yang sudah mewarisi keahlian ini selama berabad-abad.
Ciri khas sarung tenun Samarinda adalah motif kotak-kotak dengan kombinasi warna cerah — merah, kuning, hijau, dan biru — yang disusun dalam pola yang simetris dan harmonis. Kain ini bisa digunakan sebagai sarung, selendang, atau bahkan dekorasi dinding yang indah. Kualitas tenunannya yang rapi dan bahan yang nyaman di kulit menjadikannya produk yang layak dijadikan koleksi maupun hadiah istimewa.
Harga sarung tenun Samarinda bervariasi mulai dari Rp100.000 untuk produk massal hingga jutaan rupiah untuk tenunan tangan asli dengan motif langka. Untuk mendapatkan produk yang otentik, kunjungi langsung Kampung Tenun dan beli langsung dari pengrajinnya.
Tenun tangan asli biasanya memiliki sedikit ketidaksempurnaan kecil yang justru menjadi tanda keasliannya — ini karena dibuat oleh manusia, bukan mesin. Perhatikan juga kerapatan benang pada kain: tenun tangan asli lebih padat dan lebih berat dibanding produk mesin. Tanyakan langsung kepada penjual tentang proses pembuatannya dan minta sertifikat atau label produk jika tersedia. Harga tenun asli memang lebih tinggi, namun nilai seni dan budayanya jauh lebih berharga dari sekadar selembar kain biasa.
Selain lempok durian biasa, kini banyak produsen lokal Samarinda yang mengemas lempok durian dalam kotak-kotak cantik yang dirancang khusus sebagai bingkisan. Kemasan premium ini biasanya dilengkapi dengan label yang menceritakan asal-usul produk dan cara pembuatannya secara tradisional. Penampilannya yang rapi dan elegan menjadikannya oleh-oleh yang pantas diberikan kepada kolega atau atasan sebagai buah tangan berkelas.
Beberapa produsen juga menghadirkan varian baru seperti lempok durian dengan campuran ketan hitam atau taburan wijen yang menambah dimensi rasa pada dodol klasik ini. Varian-varian inovatif ini tetap menggunakan durian lokal Kalimantan sebagai bahan utama, sehingga cita rasa autentiknya tetap terjaga. Ini adalah bukti bahwa produk tradisional Samarinda terus berkembang tanpa kehilangan akarnya.
Harga kemasan premium lempok durian berkisar antara Rp50.000 hingga Rp150.000 per kotak, tersedia di toko-toko oleh-oleh utama seperti East Kalimantan Center dan Gerai Panglima. Produk ini juga bisa dipesan secara daring untuk dikirim ke seluruh penjuru Indonesia.
Samarinda memiliki beberapa pusat oleh-oleh yang lengkap dan mudah dijangkau. East Kalimantan Center di Jl. KH. Wahid Hasyim adalah salah satu yang paling populer, menjual mulai dari camilan hingga kerajinan tangan dalam satu atap. Gerai Panglima di dekat Bandara APT Pranoto sangat strategis untuk wisatawan yang ingin belanja oleh-oleh di menit-menit terakhir sebelum terbang. UKM Center juga layak dikunjungi karena menjual produk langsung dari pengrajin dan pelaku UMKM lokal, sehingga harganya lebih terjangkau dan kualitasnya terjamin.
Selain pusat oleh-oleh, pasar tradisional seperti Pasar Pagi Samarinda dan Pasar Segiri juga menjadi sumber camilan dan produk segar dengan harga yang lebih murah. Jangan lupa mengenali jadwal operasional masing-masing toko, karena beberapa di antaranya tutup pada hari Minggu. Datanglah di pagi hari untuk mendapatkan pilihan produk yang paling lengkap dan segar.
Untuk perjalananmu yang lebih hemat, jangan lewatkan promo Traveloka yang sering menghadirkan diskon menarik untuk berbagai layanan perjalanan, mulai dari penginapan hingga transportasi. Dengan aplikasi, semua kebutuhan perjalananmu bisa diurus dari satu tempat.
Samarinda dapat dicapai dengan mudah menggunakan berbagai moda transportasi. Cara paling praktis adalah terbang langsung ke Bandara APT Pranoto (SRI) yang melayani penerbangan dari Jakarta, Surabaya, Makassar, dan beberapa kota besar lainnya. Pesan tiket pesawat lebih awal untuk mendapatkan harga terbaik, terutama pada musim liburan ketika kursi cepat habis.
Jika kamu berangkat dari kota-kota di Jawa atau Sulawesi, pilihan menggunakan tiket kereta hingga pelabuhan terdekat lalu melanjutkan perjalanan dengan kapal juga bisa menjadi opsi yang menarik bagi yang suka petualangan jalur darat dan laut. Untuk perjalanan dari kota-kota di Kalimantan, tiket bus antarkota tersedia dengan rute yang cukup lengkap. Bus antarkota dari Balikpapan ke Samarinda, misalnya, hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan.
Sesampainya di Bandara APT Pranoto, kamu bisa menggunakan layanan Airport transfer untuk langsung menuju hotel tanpa perlu khawatir soal negosiasi harga atau mencari transportasi. Jika ingin lebih fleksibel menjelajahi kota dan sekitarnya, manfaatkan layanan sewa mobil yang memungkinkanmu mengunjungi berbagai pusat oleh-oleh sesuai jadwal sendiri.
Tue, 20 Oct 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Samarinda (AAP)
Mulai dari Rp 1.630.000
Tue, 20 Oct 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Samarinda (AAP)
Mulai dari Rp 1.405.900
Fri, 23 Oct 2026

Wings Air
Berau (BEJ) ke Samarinda (AAP)
Mulai dari Rp 1.414.300
Traveloka adalah aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang telah dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna untuk merencanakan setiap detail perjalanan mereka. Lewat satu aplikasi, kamu bisa memesan tiket pesawat ke Samarinda, mencari hotel yang sesuai budget, hingga membeli tiket aktivitas dan wisata tanpa harus berpindah-pindah platform. Layanan lengkapnya juga mencakup tiket kereta, tiket bus, sewa mobil, asuransi perjalanan, dan eSIM — semua tersedia untuk memastikan perjalananmu berjalan mulus dari awal hingga akhir.
Salah satu keunggulan Traveloka yang paling dicintai penggunanya adalah fitur Traveloka PayLater, yang memungkinkan kamu memesan perjalanan sekarang dan membayarnya nanti dengan cicilan fleksibel tanpa harus khawatir soal ketersediaan dana saat ini. Fitur ini sangat berguna bagi kamu yang ingin memesan tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik. Unduh aplikasi Traveloka sekarang, rencanakan perjalananmu ke Samarinda, dan bawa pulang oleh-oleh terbaik untuk semua orang tersayang di rumah.






