
Tidore, sebuah pulau vulkanik yang bertahta dengan megah di Maluku Utara, memiliki karakteristik iklim tropis bahari yang lembap namun diselimuti angin laut yang konstan. Kondisi ini secara fundamental mendikte pemilihan material pakaian adat Tidore yang mengandalkan tekstil berkualitas tinggi untuk menyerap keringat sekaligus menampilkan kewibawaan.
Sejarah Tidore sebagai pusat imperium rempah dunia memungkinkan akses terhadap material mewah seperti beludru dan sutra sejak berabad-abad silam melalui jalur perdagangan global. Berbeda dengan daerah pegunungan yang memerlukan wol, Tidore memilih material yang memiliki kilau (sheen) tinggi untuk memantulkan kejayaan maritim Kesultanan di bawah terik matahari pesisir.
Evolusi baju tradisional Tidore merekam jejak diplomasi lintas budaya yang sangat kental antara pihak kesultanan dengan bangsa Arab, Tiongkok, hingga Eropa. Pengaruh ini meresap ke dalam detail potongan kerah tegak dan kancing hias yang menyerupai seragam militer ksatria namun tetap berlandaskan syariat Islam yang tertutup.
Identitas busana ini merepresentasikan strata sosial yang sangat rigid namun puitis dalam setiap helai benangnya. Melalui keunikan pakaian adat Tidore, kita melihat bagaimana sebuah peradaban kecil di Timur Indonesia mampu mengekspresikan otoritas politik dan kedalaman spiritualnya melalui wastra yang agung.

Ternate Selatan

BELA HOTEL

8.2/10
•




Ternate Selatan
Rp 855.856
Rp 493.545
Penutup kepala dalam tradisi Tidore bukan sekadar aksesoris, melainkan mahkota kedaulatan pikiran dan penghormatan pada Sang Pencipta.
Busana utama menonjolkan fungsi pakaian adat Tidore sebagai perangkat seremonial yang menunjukkan peran seseorang dalam struktur adat.
Komponen bawahan merupakan bentuk adaptasi praktis dari mobilitas masyarakat pesisir namun tetap menjaga nilai estetika.

Ternate Tengah

Funworld Frenzy Jatiland Mall Ternate Card Top-up

9.0/10
Ternate Tengah
Rp 260.000
Rp 200.000
Keagungan baju tradisional Tidore disempurnakan oleh perhiasan logam mulia dan senjata adat Parang Salawaku. Perhiasan dada yang disebut Ponto dibuat dengan teknik filigri yang rumit, melambangkan cahaya kemakmuran Kesultanan. Parang yang diselipkan di pinggang bukan sekadar senjata, melainkan simbol perlindungan kedaulatan Kie Matubu yang ditempa secara manual oleh perajin besi legendaris.
Saat ini, pakaian adat Tidore beradaptasi dalam tren Sustainable Fashion melalui penggunaan pewarna nabati untuk motif-motif tradisional pada kain katun modern. Revitalisasi ini terlihat pada penggunaan Baju Koja yang dimodifikasi dalam upacara kontemporer dan seragam kedinasan, memastikan filosofi pakaian adat Tidore tetap bernapas di tengah arus modernitas tanpa kehilangan akarnya.
Thu, 10 Sep 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Ambon (AMQ)
Mulai dari Rp 1.827.900
Sun, 6 Sep 2026

Lion Air
Makassar (UPG) ke Ambon (AMQ)
Mulai dari Rp 1.827.000
Thu, 10 Sep 2026

Batik Air
Surabaya (SUB) ke Ambon (AMQ)
Mulai dari Rp 2.257.800
Untuk melihat proses pembuatan kain dan busana secara autentik, kunjungilah Kedaton Kesultanan Tidore yang menyimpan koleksi regalia busana asli berumur ratusan tahun. Selain itu, Kelurahan Gurabunga adalah tempat yang tepat untuk mempelajari penggunaan busana dalam ritual spiritual di ketinggian gunung. Anda juga dapat mengunjungi pasar tradisional untuk menemukan kain tenun khas Maluku Utara.
Ingin merasakan langsung kedalaman sejarah dan keindahan busana di bumi para Sultan? Rencanakan perjalanan Anda bersama Traveloka. Pesan Tiket Pesawat menuju Ternate (Bandara Sultan Babullah) dan lanjutkan penyeberangan ke Tidore. Pilih Hotel terbaik dan booking pengalaman wisata budaya melalui Traveloka Xperience.
Dapatkan kemudahan fitur Easy Reschedule untuk perjalanan tanpa beban, berbagai pilihan pembayaran termasuk PayLater, dan Promo Pengguna Baru yang melimpah. Mari lestarikan warisan Nusantara, mulai petualangan budaya Anda hari ini hanya di Traveloka!






