
Sebelum melangkah keluar rumah atau merancang itinerary liburan ke kota tempat peristirahatan Proklamator kita, Soekarno, ada baiknya kita intip dulu bagaimana ramalan cuaca hari ini dan prediksi umumnya. Memahami cuaca di Blitar adalah kunci agar setiap rencana berjalan lancar, baik itu wisata alam, ziarah, atau sekadar menikmati kopi di pinggir sawah!
Blitar, yang terletak di Provinsi Jawa Timur bagian selatan, adalah daerah yang kaya akan sejarah dan potensi alam. Secara geografis, lokasi ini sangat memengaruhi karakteristik cuaca dan iklimnya. Blitar berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di selatan dan dikelilingi oleh pegunungan di utara (seperti Gunung Kelud), menjadikannya memiliki topografi yang bervariasi.
Blitar memiliki dua wilayah administratif, yaitu Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Meskipun relatif berdekatan, wilayah kabupaten yang lebih luas – termasuk daerah pesisir dan dataran tinggi – memiliki variasi cuaca yang lebih signifikan.
Secara umum, Blitar berada di zona iklim tropis, sama seperti sebagian besar wilayah Indonesia. Ini berarti Blitar hanya memiliki dua musim utama: Musim Kemarau dan Musim Hujan.
Memahami pola musim ini sangat penting bagi setiap wisatawan, karena sangat menentukan jenis kegiatan dan perlengkapan yang perlu dibawa.
Karena topografi Blitar yang bervariasi, kondisi cuaca bisa berbeda antara satu daerah dengan daerah lain, meskipun jaraknya tidak terlalu jauh. Blitar dapat dibagi menjadi tiga zona cuaca utama: Dataran Rendah Kota, Dataran Tinggi (Lereng Gunung), dan Wilayah Pesisir Selatan.
Ini mencakup pusat Kota Blitar dan daerah sekitarnya seperti Sananwetan dan Kepanjenkidul.
Mencakup wilayah utara Blitar seperti Selorejo, Nglegok, dan Gandusari. Wilayah ini terkenal dengan perkebunan teh dan udaranya yang sejuk.
Meliputi daerah pantai seperti Tambakrejo, Pangi, dan Jolosutro.
Tue, 3 Feb 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 752.500
Sun, 18 Jan 2026

Lion Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 804.900
Thu, 29 Jan 2026

Pelita Air
Jakarta (CGK) ke Surabaya (SUB)
Mulai dari Rp 1.061.700
Selain suhu, ada dua faktor cuaca yang sangat memengaruhi kenyamanan kita di Blitar: kelembapan dan titik embun (dew point).
Kelembapan Relatif (RH) mengukur seberapa banyak uap air yang ada di udara. Di Blitar, RH sering kali berada di atas 60%, bahkan bisa mencapai 90% saat hujan. Kelembapan tinggi membuat kita lebih cepat berkeringat dan merasa gerah.
Titik Embun adalah suhu di mana udara harus didinginkan agar uap air di dalamnya mulai mengembun (menjadi embun, kabut, atau awan). Titik embun yang tinggi (di atas 20°C) menunjukkan tingkat kenyamanan yang rendah karena udara terasa "berat" dan lengket. Di Blitar, titik embun seringkali cukup tinggi, terutama pada malam hari, yang berkontribusi pada udara yang terasa sumuk (panas dan lembap).
Dalam beberapa tahun terakhir, pola cuaca global, termasuk di Blitar, menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan. Musim hujan bisa datang terlambat, atau musim kemarau bisa sangat panas dan kering (El Niño), sebaliknya curah hujan bisa sangat tinggi (La Niña).
Jika kamu berencana menjelajahi Blitar, menyesuaikan rencana dengan perkiraan cuaca adalah langkah cerdas.
Perencanaan perjalanan yang matang ke Blitar, atau destinasi mana pun, memang membutuhkan perhatian terhadap cuaca dan logistik. Melalui Traveloka kamu dapat mencari tiket pesawat terbaik menuju Malang atau Surabaya sebagai gerbang terdekat, hingga menentukan akomodasi yang nyaman dengan fitur pesan hotel di tengah kota atau homestay di lereng gunung, semua perlu diatur dengan mulus.
Untuk perjalanan antar kota atau antar pulau, tiket kereta api dapat menjadi pilihan. Apabila kamu memilih jalur darat dari kota terdekat, pemesanan tiket bus dan shuttle juga tersedia.
Bahkan, jika Blitar memiliki tiket atraksi dan wisata berbayar seperti taman rekreasi atau museum khusus, semuanya bisa diakses dengan mudah. Kenyamanan ini memungkinkan kita fokus pada pengalaman di Blitar tanpa perlu panik mengantri tiket atau mengatur jadwal transportasi yang rumit.
Blitar juga memiliki fenomena cuaca lokal yang menarik:
Karena topografinya, Blitar sering mengalami siklus angin lokal.
Di wilayah dataran tinggi dan beberapa daerah lembah di Blitar, kabut tebal adalah pemandangan umum saat pagi hari. Kabut ini terbentuk karena pendinginan udara malam yang intens dan adanya uap air yang tinggi. Kabut memberikan pemandangan yang estetik, tetapi pengendara harus ekstra hati-hati karena jarak pandang dapat berkurang drastis.
Bagi warga Blitar, pengetahuan cuaca jangka panjang bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk mata pencaharian.
Memantau cuaca di Blitar melalui informasi resmi BMKG penting untuk menghindari kejutan cuaca. Dengan persiapan yang tepat, kamu bisa menikmati pesona sejarah, pantai, dan pegunungan Blitar dengan nyaman. Pastikan membawa perlengkapan sesuai cuaca agar perjalanan tetap menyenangkan.











