Cuaca di Milan: Panduan Musim, Suhu Rata-Rata, dan Tips Liburan

Travel Bestie
Waktu baca 4 menit

Milan, jantung industri dan keuangan Italia, adalah kota yang selalu berdenyut dengan energi, gaya, dan sejarah yang kaya. Dikenal sebagai salah satu ibu kota mode dunia, kota ini menawarkan perpaduan sempurna antara kemegahan arsitektur Gotik seperti Duomo, inovasi modern di Porta Nuova, dan keindahan kanal yang tenang di Navigli.

Namun, sebelum kita terhanyut dalam pesona aperitivo dan fashion street-nya, penting untuk mengetahui seluk-beluk cuaca di Milan. Kota ini terletak di utara Italia, di dataran Lombardia, yang berarti memiliki iklim kontinental lembap dengan empat musim yang sangat jelas. Mengetahui kondisi iklim yang akan dihadapi adalah kunci untuk memilih pakaian yang tepat, menyusun jadwal yang cerdas, dan memastikan liburan kita berjalan seindah peragaan busana haute couture. Artikel ini adalah panduan lengkap agar perjalanan kita ke Milan menjadi pengalaman yang nyaman dan tak terlupakan.

Memahami Wajah Empat Musim di Milan

Milan memiliki variasi cuaca yang signifikan di setiap musim. Setiap periode memberikan nuansa dan tantangan yang berbeda, mulai dari panas terik hingga dingin yang menusuk.

Musim Semi (Maret hingga Mei)

Musim semi adalah waktu yang menyenangkan. Suhu mulai menghangat, dan alam di sekitar kota mulai hidup kembali setelah musim dingin yang kelabu.

Suhu Rata-Rata: Suhu berangsur naik, dari sekitar 8°C hingga 15°C di Maret, kemudian mencapai 15°C–22°C menjelang akhir Mei.
Kondisi Cuaca: Udara terasa segar dan sejuk. Curah hujan cukup tinggi, sering berupa hujan lebat singkat di April dan Mei. Hari-hari cerah juga mulai mendominasi, sempurna untuk berjalan kaki.
Waktu Terbaik untuk: Menjelajahi taman kota dan berjalan-jalan di sepanjang kanal Navigli yang mulai ramai.
Tips Berpakaian: Kenakan trench coat atau jaket ringan, sweter tipis, dan bawalah payung lipat. Layering penting karena suhu bisa berubah cepat.

Berbagai pilihan destinasi wisata, bisa kamu beli di tiket atraksi wisata di Traveloka dengan harga terbaik dan proses yang mudah!

Musim Panas (Juni hingga Agustus)

Musim panas di Milan cukup intens, ditandai dengan suhu tinggi dan tingkat kelembapan yang juga tinggi, membuat cuaca terasa lebih panas.

Suhu Rata-Rata: Suhu rata-rata berkisar antara 20°C hingga 30°C. Gelombang panas (heatwave) sering terjadi, mendorong suhu hingga 35°C atau lebih.
Kondisi Cuaca: Panas dan lembap. Badai petir yang dramatis bisa terjadi di sore atau malam hari. Hari-hari sangat panjang, dengan matahari terbenam yang larut.
Waktu Terbaik untuk: Berlibur ke tepi Danau Como atau Danau Garda, menikmati gelato di bawah naungan pohon.
Tips Berpakaian: Pakaian berbahan ringan, longgar, dan menyerap keringat. Topi, kacamata hitam, dan tabir surya adalah wajib. Pastikan hotel yang dipilih memiliki AC.

Musim Gugur (September hingga November)

Musim gugur adalah waktu yang menawan, ideal bagi pecinta mode karena bertepatan dengan Milan Fashion Week. Cuaca yang semakin sejuk sangat ideal untuk menikmati kota.

Suhu Rata-Rata: Suhu mulai turun dengan sangat nyaman, dari 15°C–25°C di September, hingga sekitar 5°C–10°C di akhir November.
Kondisi Cuaca: Sejuk, kering, dan cerah di awal musim. Menjelang akhir musim gugur, cuaca menjadi dingin dan curah hujan meningkat. Kabut tebal mulai muncul.
Waktu Terbaik untuk: Berburu barang fashion, mengunjungi museum dan galeri seni, dan menikmati aperitivo di kafe-kafe hangat.
Tips Berpakaian: Jaket bergaya, sweter rajut tebal, dan sepatu tertutup. Syal adalah aksesori wajib untuk gaya dan kehangatan.

Musim Dingin (Desember hingga Februari)

Musim dingin di Milan sangat dingin, lembap, dan seringkali diselimuti kabut tebal. Sesekali salju ringan bisa turun, memberikan pemandangan yang indah di sekitar Duomo.

Suhu Rata-Rata: Suhu rata-rata berkisar antara 0°C hingga 7°C. Suhu beku bisa terjadi di malam hari.
Kondisi Cuaca: Dingin dan lembap. Kabut tebal bisa memengaruhi jarak pandang dan membuat suhu terasa lebih menusuk.
Waktu Terbaik untuk: Menjelajahi pusat perbelanjaan dan outlet, menikmati suasana Natal, serta mengunjungi opera di Teatro alla Scala.
Tips Berpakaian: Pakaian termal, sweter wol tebal, dan mantel atau jaket puffer yang tahan angin dan air. Aksesori musim dingin seperti sarung tangan, topi, dan syal tebal sangat diperlukan.

Tips Liburan dan Waktu Ideal Berkunjung Milan

Kapan pun kita memutuskan berkunjung, Milan selalu siap menawarkan pengalamannya. Pemilihan waktu terbaik sangat tergantung pada preferensi kita, baik itu menghindari keramaian atau mengejar cuaca terbaik.

Puncak Musim (Musim Semi Awal dan Musim Panas)

Kelebihan: Cuaca paling cerah dan hangat (di musim panas), banyak festival outdoor, dan suasana kota sangat hidup.
Kekurangan: Jumlah wisatawan sangat padat, hotel dan penerbangan cenderung mahal, dan suhu di musim panas bisa sangat melelahkan.

Musim Bahu (Maret, September – Oktober)

Kelebihan: Ini sering dianggap waktu terbaik. Cuaca sangat nyaman untuk berjalan kaki dan berwisata. Harga lebih stabil daripada musim panas, dan kita bisa menikmati suasana Fashion Week atau Design Week.
Kekurangan: Harus bersiap menghadapi curah hujan tinggi di bulan-bulan musim semi.

Musim Sepi (November – Februari)

Kelebihan: Harga jauh lebih murah, suasana kota tenang, dan kita bisa menikmati museum atau katedral tanpa keramaian. Kesempatan besar untuk melihat salju jika beruntung.
Kekurangan: Cuaca sangat dingin, lembap, hari pendek, dan banyak kegiatan di luar ruangan menjadi kurang menyenangkan.

Terbang Bersama Traveloka

Wed, 4 Mar 2026

Scoot

Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)

Mulai dari Rp 4.768.176

Sun, 1 Mar 2026

Etihad

Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)

Mulai dari Rp 4.801.470

Tue, 10 Feb 2026

Etihad

Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)

Mulai dari Rp 4.801.470

Rekomendasi Kegiatan dan Tips Cerdas Beradaptasi dengan Cuaca

Setiap cuaca membawa pengalaman berbeda. Simak rekomendasi kegiatan dan tips cerdas agar Anda tetap nyaman dan maksimal dalam setiap kondisi.

Menikmati Keindahan Saat Cuaca Sejuk (Semi & Gugur)

Cuaca yang bersahabat di musim semi dan gugur sangat ideal untuk aktivitas yang membutuhkan banyak waktu berjalan kaki.

Kunjungan ke Duomo dan Terasnya: Nikmati pemandangan kota dari teras Duomo. Cuaca sejuk memungkinkan kita melihat lanskap Milan dengan lebih jelas.
Jelajahi Navigli: Berjalan santai di sepanjang kanal Navigli Grande dan Pavese. Kunjungi pasar antik yang seru pada hari Minggu.
Bersepeda di Parco Sempione: Nikmati udara segar di taman besar ini yang juga dekat dengan Castello Sforzesco.

Aktivitas Indoor di Tengah Panas dan Dingin (Panas & Dingin)

Ketika suhu ekstrem (terlalu panas atau terlalu dingin), beralihlah ke atraksi di dalam ruangan yang nyaman.

Galeri Vittorio Emanuele II: Jelajahi galeri perbelanjaan tertua di Italia yang mewah ini. Kita bisa menikmati arsitekturnya yang megah sambil berlindung dari panas atau dingin.
Museum dan Galeri Seni: Kunjungi Pinacoteca di Brera untuk melihat mahakarya seni Italia, atau Museum Leonardo da Vinci Science and Technology. Interior museum yang hangat akan sangat nyaman saat dingin.
Melihat The Last Supper: Lukisan dinding di Santa Maria delle Grazie. Suhu ruangan terkontrol, menjadikannya kegiatan indoor yang eksklusif.

Tips Tambahan untuk Kenyamanan Maksimal

Musim Panas: Selalu bawa botol air isi ulang. Di Milan, banyak air mancur publik (fontanella) yang menyediakan air minum gratis.
Musim Dingin: Manfaatkan transportasi publik (Metro). Nikmati hidangan hangat seperti Risotto alla Milanese.

Rencanakan Petualangan Milan Tanpa Hambatan dengan Traveloka

Setelah yakin dengan waktu kunjungan terbaik berdasarkan cuaca di Milan, saatnya menyusun rencana perjalanan yang lancar. Untuk memudahkan semua persiapan, kita bisa memanfaatkan berbagai layanan di Traveloka. Mulai dari pemesanan tiket pesawat yang fleksibel, memastikan pesan hotel dengan lokasi strategis (misalnya dekat stasiun Centrale untuk kemudahan mobilitas.

Juga, hingga membeli tiket kereta api berkecepatan tinggi (Frecciarossa) untuk perjalanan ke kota lain seperti Roma atau Florence. Jangan lupa, berbagai tiket atraksi dan wisata seperti untuk Duomo atau La Scala, serta tiket bus dan shuttle untuk transportasi bandara, juga tersedia, sehingga kita tidak perlu repot mencari loket dan menghemat waktu berharga dari pada harus antri panjang. Dengan semua kebutuhan perjalanan diatur dalam satu platform, kita bisa fokus menikmati vibes kota mode ini.

Milan adalah kota yang menawarkan pengalaman yang kaya dan beragam di setiap musim. Entah kita datang untuk urusan mode, desain, atau sekadar menikmati sejarah dan kuliner Italia Utara, persiapan yang matang mengenai cuaca di Milan akan membuat perjalanan kita jauh lebih menyenangkan.

Dalam Artikel Ini

• Memahami Wajah Empat Musim di Milan
• Musim Semi (Maret hingga Mei)
• Musim Panas (Juni hingga Agustus)
• Musim Gugur (September hingga November)
• Musim Dingin (Desember hingga Februari)
• Tips Liburan dan Waktu Ideal Berkunjung Milan
• Puncak Musim (Musim Semi Awal dan Musim Panas)
• Musim Bahu (Maret, September – Oktober)
• Musim Sepi (November – Februari)
• Rekomendasi Kegiatan dan Tips Cerdas Beradaptasi dengan Cuaca
• Menikmati Keindahan Saat Cuaca Sejuk (Semi & Gugur)
• Aktivitas Indoor di Tengah Panas dan Dingin (Panas & Dingin)
• Tips Tambahan untuk Kenyamanan Maksimal
• Rencanakan Petualangan Milan Tanpa Hambatan dengan Traveloka

Penerbangan yang Ditampilkan dalam Artikel Ini

Wed, 4 Mar 2026
Scoot
Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)
Mulai dari Rp 4.768.176
Pesan Sekarang
Sun, 1 Mar 2026
Etihad
Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)
Mulai dari Rp 4.801.470
Pesan Sekarang
Tue, 10 Feb 2026
Etihad
Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)
Mulai dari Rp 4.801.470
Pesan Sekarang

Jelajahi Keindahan Milan

Milan

Italy
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan