
Seorang pria duduk di atas batu, badannya condong ke depan, dan dagunya bertumpu pada tangan kanan. Pose ini sudah sangat sering muncul di buku, film, sampai iklan, sehingga banyak orang mengenalnya walau belum pernah melihat patung aslinya. Patung itu bernama The Thinker, atau Le Penseur dalam bahasa Prancis.
Patung The Thinker adalah patung perunggu karya pematung Prancis Auguste Rodin, dirancang pada tahun 1880 dan kini dipajang di taman Musée Rodin, Paris. Versi besarnya memiliki tinggi 189 cm dan dicor pada tahun 1904. Kalau kamu sudah memegang Tiket Pesawat ke Paris, museum ini bisa kamu masukkan ke rencana jalan-jalan karena letaknya masih di tengah kota.
The Thinker adalah patung perunggu berukuran lebih besar dari manusia yang berada di ruang terbuka Musée Rodin. Ringkasan di bawah ini mengacu pada data koleksi Musée Rodin.
| Nama asli | Le Penseur (awalnya The Poet / Le Poète) |
| Pembuat | Auguste Rodin |
| Tahun dirancang | 1880, dalam ukuran sekitar 70 cm |
| Versi besar | Dicor tahun 1904 oleh Fonderie Alexis Rudier |
| Bahan | Perunggu |
| Ukuran | Tinggi 189 cm, lebar 98 cm, kedalaman 140 cm |
| Lokasi | Taman Musée Rodin, 77 Rue de Varenne, Paris |
Patung The Thinker berawal dari sosok kecil di bagian atas karya The Gates of Hell, yang mulai dikerjakan Rodin pada tahun 1880. The Gates of Hell adalah sepasang pintu besar berisi banyak figur, terinspirasi dari puisi Divine Comedy karya Dante. Sosok yang duduk di atas pintu itu awalnya diberi nama The Poet.
Pada tahun 1888, sosok tersebut dipamerkan terpisah dari pintunya dan mulai dianggap sebagai karya sendiri. Rodin kemudian memperbesarnya, dan versi besar itu dicor dalam perunggu pada tahun 1904. Versi inilah yang sekarang dikenal banyak orang.
Pada tahun 1906, patung ini ditempatkan di depan Panthéon, Paris, sebagai hadiah untuk kota. Tahun 1922, patung dipindahkan ke Musée Rodin dan berada di sana sampai sekarang. Selain di Paris, ada sekitar 29 cetakan perunggu berukuran besar lain yang tersebar di museum dan ruang publik berbagai negara.
Patung ini terlihat sederhana dari jauh, tetapi ada beberapa detail yang baru terasa saat kamu berdiri di dekatnya. Berikut empat hal yang bisa diperhatikan.
Siku kanan patung diletakkan di atas paha kiri, lalu punggung tangan kanannya menopang dagu. Posisi menyilang ini membuat badan patung ikut memutar dan condong ke depan. Karena itu, sosoknya terlihat sedang berpikir keras, bukan sekadar duduk santai.
Rodin membuat sosok ini dengan tubuh berotot dan tanpa pakaian. Otot punggung, lengan, sampai jari kakinya terlihat menegang. Detail ini paling jelas kalau kamu melihat patung dari samping dan belakang, bukan hanya dari depan.
Berbeda dengan banyak patung terkenal lain, The Thinker tidak berada di dalam ruangan. Patung ini berdiri di atas alas tinggi di taman patung Musée Rodin, dikelilingi tanaman yang dipangkas rapi. Warna perunggunya bisa tampak berbeda saat cuaca cerah dan saat mendung.
Di taman yang sama, kamu bisa melihat The Gates of Hell. Coba perhatikan bagian atas pintunya, karena di sana ada sosok The Thinker dalam ukuran kecil. Dari situ terlihat bagaimana sebuah figur kecil kemudian berkembang menjadi patung besar yang berdiri sendiri.
Mon, 9 Nov 2026

easyJet
Milan (MXP) ke Paris (CDG)
Mulai dari Rp 621.165
Tue, 3 Nov 2026

Vueling
Barcelona (BCN) ke Paris (CDG)
Mulai dari Rp 2.130.286
Mon, 16 Nov 2026

China Eastern Airlines
Kota Ho Chi Minh (SGN) ke Paris (CDG)
Mulai dari Rp 4.060.096
Patung The Thinker awalnya menggambarkan Dante, penyair yang sedang merenungkan karyanya sambil memandang ke bawah dari atas pintu. Itulah sebabnya nama pertamanya adalah The Poet. Namun, tidak semua ahli sepakat bahwa sosok ini benar-benar Dante, karena ia digambarkan tanpa pakaian.
Setelah dipisahkan dari pintunya dan diperbesar, maknanya menjadi lebih umum. Musée Rodin menggambarkannya sebagai sosok kuat yang tenggelam dalam pikirannya. Sekarang patung ini banyak dipakai sebagai simbol kegiatan berpikir dan filsafat.
Patung The Thinker berada di taman Musée Rodin, 77 Rue de Varenne, Paris, dan bisa dilihat dengan tiket masuk museum. Museum ini menempati bangunan tua bernama Hôtel Biron. Stasiun metro terdekat adalah Varenne.
| Alamat | 77 Rue de Varenne, Paris |
| Jam buka | Selasa–Minggu, 10.00–18.30 |
| Masuk terakhir | 17.45 |
| Hari tutup | Setiap Senin, serta 1 Januari, 1 Mei, dan 25 Desember |
| Harga tiket | Sekitar 14–15 euro untuk dewasa |
| Gratis | Usia di bawah 18 tahun |
Catatan: Harga tiket dan jam buka di atas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola Musée Rodin.
Musée Rodin tidak sebesar Louvre, jadi kunjungannya lebih santai. Beberapa tips berikut bisa membantu kamu mengatur waktu.
The Thinker berada di taman, tidak jauh dari area masuk. Kamu bisa melihat patung ini lebih dulu sebelum masuk ke bangunan museum. Pagi hari setelah museum buka biasanya lebih lengang untuk berfoto.
Karena patung ada di ruang terbuka, cuaca sangat berpengaruh pada kunjungan. Bawa payung atau jaket jika datang pada musim hujan atau musim dingin. Saat cerah, taman ini juga enak dipakai untuk duduk sebentar.
Jangan hanya melihat dari depan. Berjalanlah mengitari alas patung supaya bentuk punggung dan posisi kakinya terlihat. Dari beberapa sudut, kubah emas Les Invalides tampak di belakang patung dan sering dijadikan latar foto.
Tiket yang sama berlaku untuk taman dan ruang pamer di dalam Hôtel Biron. Di sana ada karya Rodin lain seperti The Kiss dan The Gates of Hell. Siapkan waktu sekitar satu sampai dua jam agar tidak terburu-buru.
Patung The Thinker adalah patung perunggu karya Auguste Rodin yang dirancang pada tahun 1880 sebagai bagian dari The Gates of Hell. Versi besarnya setinggi 189 cm dicor pada tahun 1904, sempat berdiri di depan Panthéon, lalu dipindahkan ke Musée Rodin pada tahun 1922. Sosoknya yang duduk sambil menopang dagu kini dikenal sebagai simbol manusia yang berpikir.
Untuk melihatnya, datanglah ke taman Musée Rodin di 77 Rue de Varenne, Paris. Museum buka Selasa sampai Minggu pukul 10.00–18.30 dan tutup setiap Senin. Karena patung berada di ruang terbuka, pilih hari yang cerah dan lihat patung dari berbagai sisi.
Perjalanan ke Paris bisa kamu siapkan dari satu aplikasi. Di Traveloka, platform travel terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, kamu bisa mencari Tiket Pesawat ke Paris, membandingkan Hotel di Paris, dan memilih Aktivitas di Paris seperti tiket museum. Kebutuhan lain seperti eSIM, sewa mobil, dan asuransi perjalanan juga tersedia di tempat yang sama.
Untuk pembayaran, kamu bebas memilih cara yang paling nyaman, misalnya transfer bank, dompet digital seperti OVO dan GoPay, atau Traveloka PayLater. Aplikasi Traveloka bisa diunduh di Google Play Store dan Apple App Store. Setelah tiket dan penginapan beres, kamu tinggal menentukan hari untuk berkunjung ke taman Musée Rodin.






