
Sebelum gawai dan konsol mengambil alih waktu senggang anak-anak, kampung-kampung di Semenanjung Malaysia hingga Kelantan riuh oleh suara gasing berputar dan sorak-sorai pertandingan wau di lapangan terbuka. Warisan permainan ini tumbuh dari perpaduan budaya Melayu, Cina, dan India yang membentuk keberagaman Malaysia hari ini.
Permainan tradisional Malaysia yang paling dikenal antara lain Congkak, Wau, Gasing, Sepak Takraw, Batu Seremban, Chapteh, Guli, dan Galah Panjang, sebagian masih dipertandingkan resmi hingga kini. Setelah mendarat dengan Tiket Pesawat ke Kuala Lumpur, Anda bisa menyaksikan sebagian permainan ini di pasar budaya atau festival negeri yang rutin digelar sepanjang tahun.
Berikut delapan permainan tradisional paling ikonik dari Malaysia, lengkap dengan cara main dan sejarah singkatnya.
Congkak adalah permainan papan berlubang yang menjadi anggota keluarga mancala dari Malaysia, dimainkan di atas papan berbentuk perahu dengan 14 lubang kecil dan 2 lubang besar sebagai "rumah". Dua pemain duduk berhadapan dengan papan di antara mereka.
Setiap lubang kecil ("kampung") diisi rata dengan biji getah atau guli, lalu pemain bergiliran membagikan biji searah jarum jam termasuk mengisi rumah miliknya sendiri. Permainan berakhir ketika semua lubang kampung kosong, dan pemenangnya adalah yang mengumpulkan biji terbanyak di rumahnya.

Malaysia

LEGOLAND® Malaysia Tiket

8.8/10
Nusajaya / Legoland
Rp 310.510
Wau adalah layang-layang tradisional yang menjadi ikon budaya negeri Kelantan, dengan berbagai bentuk seperti Wau Bulan, Wau Jala Budi, hingga Wau Kucing. Namanya dipercaya berasal dari bunyi yang dihasilkan saat wau melayang tinggi di udara.
Pemain memilih lapangan lapang dan memanfaatkan arah angin untuk menerbangkan wau setinggi dan sestabil mungkin. Kompetisi wau biasanya menilai ketinggian terbang, kestabilan, serta keindahan bunyi dengungnya, menjadikannya lebih dari sekadar mainan anak.
Gasing adalah permainan gasing kayu yang populer di Semenanjung Malaysia, khususnya Kelantan, dan dimainkan dengan dua cara berbeda. Gasing pangkah dimainkan dengan melontarkan gasing untuk menghantam gasing lawan, sementara gasing uri menguji daya tahan putaran.
Tali dililitkan erat pada badan gasing sebelum dilontarkan ke tanah sambil ditarik kuat agar berputar cepat. Orang dewasa di Kelantan kerap mempertandingkan gasing uri secara serius, sementara anak-anak lebih menyukai gasing kecil ala Malaysia dan Cina yang lebih ringan dimainkan.
Sepak Takraw adalah pengembangan dari sepak raga yang sudah ada sejak 600 tahun lalu, kini menjadi olahraga tradisional yang dipertandingkan resmi di Malaysia dan Asia Tenggara. Dua tim beranggotakan tiga pemain dipisahkan oleh net seperti bulu tangkis.
Pemain hanya boleh menyentuh bola rotan menggunakan kaki, dada, kepala, atau bagian tubuh selain tangan untuk mengembalikannya melewati net. Gerakan akrobatik seperti tendangan salto membuat olahraga ini jadi tontonan yang menegangkan sekaligus estetis.
Wed, 30 Sep 2026

AirAsia Indonesia
Jakarta (CGK) ke Kuala Lumpur (KUL)
Mulai dari Rp 862.300
Fri, 2 Oct 2026

AirAsia Berhad (Malaysia)
Medan (KNO) ke Kuala Lumpur (KUL)
Mulai dari Rp 582.001
Wed, 14 Oct 2026

AirAsia Indonesia
Surabaya (SUB) ke Kuala Lumpur (KUL)
Mulai dari Rp 993.600
Batu Seremban adalah permainan lempar-tangkap batu yang hanya perlu dimainkan sambil duduk, sehingga cocok dimainkan di mana saja. Lima biji batu kecil disiapkan sebagai alat utama permainan.
Pemain melempar satu batu ke udara sambil mengambil batu lain di lantai, dimulai dari satu biji lalu bertahap naik ke dua, tiga, empat, hingga lima biji sekaligus. Permainan ini menuntut fokus tinggi serta koordinasi tangan dan mata yang tajam.
Chapteh adalah permainan tendang bulu berwarna-warni yang mirip Sepak Takraw dalam skala kecil. Bulu tangkis kecil ini harus dijaga tetap melayang di udara menggunakan kaki dan tapak kaki selama mungkin.
Pemain bisa bermain sendiri untuk melatih ketangkasan, atau berkelompok secara bergiliran menendang chapteh tanpa menyentuh tanah. Permainan ini populer di kalangan anak sekolah karena tidak memerlukan alat mahal maupun ruang yang luas.
Guli adalah permainan kelereng yang dimainkan beramai-ramai dengan menyusun guli dalam sebuah bulatan. Jumlah guli yang dimasukkan ke bulatan disepakati bersama sebelum permainan dimulai.
Setiap pemain bergiliran melontarkan guli miliknya untuk mengeluarkan sebanyak mungkin guli dari dalam bulatan. Ketepatan dan kekuatan lontaran jadi kunci kemenangan, menjadikan Guli permainan yang melatih koordinasi tangan sejak dini.
Galah Panjang adalah permainan beregu yang menguji kecepatan dan strategi tim, mirip dengan permainan galah asin di Indonesia. Dua tim saling berhadapan di lapangan berpetak dengan garis-garis pembatas.
Satu tim bertugas menjaga garis pertahanan, sementara tim lain berusaha menerobos hingga ke ujung lapangan tanpa tersentuh penjaga. Permainan ini menuntut kerja sama dan komunikasi tim yang solid untuk bisa memenangkan setiap ronde.
Keberagaman etnis Malaysia mewarnai permainan tradisionalnya, seperti Congkak dan Guli yang dekat dengan budaya Melayu dan Cina, sementara Wau dan Gasing identik dengan tradisi Kelantan yang kental nuansa Melayu klasik.
Sebagian permainan ini bahkan naik kelas menjadi olahraga resmi, seperti Sepak Takraw yang kini dipertandingkan di ajang multievent Asia Tenggara. Fenomena ini menunjukkan bagaimana permainan rakyat bisa terus relevan lintas generasi jika dikemas ulang sebagai olahraga kompetitif.

Malaysia

Sleeping Lion Suites

9.1/10
•



Bukit Bintang
Rp 2.022.791
Beberapa lokasi di Malaysia masih rutin menghidupkan permainan tradisional lewat festival, pasar budaya, dan pertandingan resmi.
Dijuluki sebagai jantung budaya Melayu, Kelantan rutin menggelar pertandingan Wau dan Gasing berskala negeri, lengkap dengan pertunjukan silat dan rebana sebagai pelengkap suasana.
Kawasan seperti Pasar Seni kerap mengadakan demonstrasi permainan tradisional untuk wisatawan, sekaligus menjual alat permainan seperti gasing dan congkak sebagai suvenir budaya.
3. Negeri-Negeri di Luar Kuala Lumpur
Negeri seperti Terengganu, Pahang, dan Melaka masih mengadakan festival permainan rakyat sebagai bagian dari acara kebudayaan tahunan, biasanya berbarengan dengan perayaan hasil panen atau hari kemerdekaan negeri.
Permainan tradisional Malaysia memperlihatkan bagaimana alat-alat sederhana seperti biji getah, bambu, dan tali bisa melahirkan permainan yang bertahan lintas generasi. Dari Congkak yang melatih strategi hingga Wau yang jadi kebanggaan Kelantan, setiap permainan menyimpan jejak sejarah dan keberagaman budaya negeri jiran ini.
Bagi wisatawan, menyaksikan langsung pertandingan gasing atau wau di Kelantan menambah pengalaman yang jarang didapat dari sekadar mengunjungi Menara Petronas atau pusat perbelanjaan Kuala Lumpur. Sesuaikan jadwal kunjungan dengan kalender festival negeri agar tidak ketinggalan momen serunya.
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan perjalanan lintas negara termasuk ke Malaysia dari satu aplikasi saja. Pesan Tiket Pesawat ke Kuala Lumpur, lalu cari Hotel di Kuala Lumpur mulai dari penginapan hemat di Bukit Bintang hingga hotel bintang lima dekat KLCC.
Lengkapi perjalanan dengan Aktivitas di Kuala Lumpur atau Sewa Mobil di Kuala Lumpur untuk menjelajah hingga ke Kelantan dengan lebih leluasa. Semua transaksi bisa dibayar dengan Traveloka PayLater atau metode lokal seperti transfer bank, GoPay, dan dompet digital lain, langsung lewat aplikasi yang tersedia di Google Play Store dan App Store.






