
Julukan negeri di atas awan biasanya melekat pada dataran tinggi di Jawa. Di Provinsi Jambi, julukan itu dimiliki sebuah bukit di pedalaman Sarolangun. Setiap pagi, lembah di bawah Bukit Tempurung tertutup awan putih, dan puncak-puncak bukit di sekitarnya terlihat seperti pulau.
Bukit Tempurung berada di Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, pada ketinggian sekitar 820 mdpl. Puncaknya bisa dicapai dengan berjalan kaki sekitar 30 menit dari area parkir, dan lautan awan paling jelas terlihat pukul 05.00–09.00 WIB. Perjalanan dari luar provinsi umumnya dimulai dengan Tiket Pesawat ke Jambi, lalu dilanjutkan lewat darat.
Bukit Tempurung adalah bukit wisata setinggi sekitar 820 mdpl di Kecamatan Batang Asai, Sarolangun, yang terkenal dengan pemandangan lautan awan pada pagi hari. Tempat ini dikelola badan usaha milik desa Lubuk Bangkar. Pada 2021, Bukit Tempurung meraih peringkat kedua kategori dataran tinggi terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia.
Dari puncaknya, kamu bisa melihat lembah dan perbukitan Batang Asai yang masih hijau. Saat pagi, awan menutup lembah sehingga puncak-puncak bukit tampak mengapung. Setelah matahari naik, awan perlahan menghilang dan hamparan hutan terlihat jelas.
Fasilitas di puncak terus ditambah. Saat ini tersedia vila, puluhan tenda camping, kamar mandi, aula, dan kafe terbuka. Karena itu, banyak pengunjung memilih bermalam agar tidak tertinggal momen matahari terbit.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Tempat Wisata di Jambi
Bukit Tempurung berada di Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, sekitar 90 kilometer dari pusat Kota Sarolangun. Perjalanan dari Sarolangun memakan waktu sekitar 2–3 jam dengan kendaraan bermotor. Dari Kota Jambi, waktu tempuhnya sekitar 7 jam.
| Informasi | Keterangan |
| Lokasi | Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi |
| Ketinggian | Sekitar 820 mdpl |
| Harga tiket masuk | Sekitar Rp10.000 per orang |
| Dari Kota Sarolangun | Sekitar 90 km, 2–3 jam |
| Dari Kota Jambi | Sekitar 7 jam |
| Lama trekking | Sekitar 30 menit dari area parkir |
| Fasilitas | Vila, tenda camping, kamar mandi, aula, kafe terbuka |
Jalan menuju Batang Asai sudah jauh lebih baik setelah diperbaiki dalam beberapa tahun terakhir. Setibanya di Desa Lubuk Bangkar, pengunjung perlu mendaftar lebih dulu sebelum naik. Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu, jadi tanyakan lagi saat mendaftar.
Dari area parkir, jalur menuju puncak terus menanjak dan hanya landai di beberapa meter saja. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit berjalan kaki. Siapkan tenaga dan alas kaki yang kuat untuk bagian ini.
Sun, 1 Nov 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Jambi (DJB)
Mulai dari Rp 895.700
Thu, 29 Oct 2026

Super Air Jet
Batam (BTH) ke Jambi (DJB)
Mulai dari Rp 892.400
Thu, 22 Oct 2026

Super Air Jet
Yogyakarta (YIA) ke Jambi (DJB)
Mulai dari Rp 1.506.400
Bukit Tempurung dijuluki negeri di atas awan dari Sarolangun, dan puncaknya kini dilengkapi villa serta puluhan tenda untuk bermalam. Berikut fakta menarik lainnya.
Awan menutup lembah dan kaki bukit seperti samudra putih yang luas. Puncak-puncak bukit di sekitarnya tampak mengapung di atasnya. Pemandangan ini paling dramatis saat matahari terbit, lalu memudar menjelang pukul sembilan pagi.
Bukit Tempurung menempati peringkat kedua kategori dataran tinggi terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia 2021. Sejak itu, kunjungan terus meningkat. Pengunjung datang dari Kota Jambi dan kabupaten tetangga seperti Merangin dan Bungo.
Tempat wisata ini dikelola badan usaha milik desa Lubuk Bangkar. Hasil pengelolaannya dipakai untuk menambah fasilitas di puncak. Kawasan ini juga sudah diresmikan pemerintah kabupaten pada Oktober 2025.
Pengelola menyediakan dua unit vila dan 36 tenda camping bagi pengunjung yang ingin bermalam. Ada juga kamar mandi dan aula pertemuan. Bermalam menjadi cara paling pasti untuk melihat lautan awan tanpa harus berangkat dini hari.
Di puncak terdapat kafe terbuka yang menyajikan kopi lokal dari Lubuk Bangkar. Menikmati kopi hangat sambil melihat awan di bawah kaki menjadi kegiatan yang paling disukai pengunjung.
Kegiatan utama di Bukit Tempurung adalah berburu lautan awan saat matahari terbit dan berkemah di puncak. Berikut pilihan kegiatannya.
Bangunlah sebelum pukul lima pagi dan cari tempat menghadap lembah. Langit berubah warna perlahan sementara awan memenuhi lembah di bawah. Momen terbaik berlangsung sampai sekitar pukul sembilan.
Tenda sewaan sudah tersedia, jadi kamu tidak perlu membawa perlengkapan berat. Malam hari di puncak terasa dingin dan tenang. Bawa jaket dan senter untuk bergerak di sekitar area tenda.
Jalur dari area parkir menanjak selama sekitar 30 menit. Meski singkat, tanjakannya terus-menerus. Berjalanlah santai dan berhenti jika perlu.
Kafe di puncak menjual makanan dan minuman, termasuk kopi lokal. Tempat duduknya menghadap pemandangan. Ini pilihan yang pas setelah trekking atau sambil menunggu sore.
Selain pagi, sore hari juga memberi cahaya yang bagus untuk memotret hamparan hutan dan perbukitan Batang Asai. Hati-hati saat berdiri di tepi lereng.
Waktu terbaik ke Bukit Tempurung adalah pagi hari pukul 05.00–09.00 WIB, sehingga bermalam di puncak atau di desa adalah pilihan paling praktis. Berikut tips yang perlu diperhatikan.
Perjalanan dari Sarolangun memakan waktu 2–3 jam. Datang sehari sebelumnya membuatmu tidak perlu berkendara dini hari di jalan pegunungan.
Pada akhir pekan, pengunjung bisa lebih dari seratus orang. Hubungi pengelola desa lebih dulu jika ingin menyewa vila atau tenda.
Udara malam dan pagi di puncak dingin dan berangin. Jaket, celana panjang, dan kaus kaki akan sangat membantu.
Batang Asai berada jauh dari kota. Isi penuh bahan bakar di Sarolangun dan siapkan uang tunai untuk tiket, sewa, dan makan.
Bawa turun kembali sampahmu, terutama plastik. Kebersihan puncak sangat bergantung pada pengunjung.
Bukit Tempurung adalah bukit setinggi sekitar 820 mdpl di Desa Lubuk Bangkar, Batang Asai, Sarolangun. Daya tarik utamanya adalah lautan awan yang muncul pada pagi hari, dengan vila, tenda camping, dan kafe terbuka di puncaknya.
Tempat ini berjarak sekitar 90 kilometer atau 2–3 jam dari Kota Sarolangun, lalu 30 menit berjalan kaki dari area parkir. Datanglah sehari sebelumnya, bermalam di puncak, dan siapkan pakaian hangat untuk menunggu matahari terbit.
Perjalanan ke Bukit Tempurung umumnya dimulai dari Kota Jambi. Lewat Traveloka, kamu bisa memesan Tiket Pesawat ke Jambi, mencari Hotel di Jambi untuk transit, dan melihat Aktivitas di Jambi sebelum melanjutkan ke Sarolangun. Traveloka adalah platform travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dengan sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.
Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer bank, dompet digital seperti OVO dan GoPay, atau Traveloka PayLater. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store, tempat aplikasi ini termasuk aplikasi travel berperingkat tinggi, dan mulai rencanakan perjalananmu ke Jambi.






