15 Oleh-Oleh Khas Banyuwangi yang Wajib Dibawa Pulang

Traveloka Xperience
Waktu baca 8 menit

Banyuwangi bukan sekadar pintu masuk menuju Kawah Ijen atau Taman Nasional Baluran. Kota paling timur di Pulau Jawa ini menyimpan kekayaan kuliner dan kerajinan tangan yang sayang sekali jika pulang tanpa membawa satu pun. Dari camilan gurih yang renyah hingga kain batik dengan motif warisan leluhur, pilihan oleh-oleh khas Banyuwangi sungguh beragam dan memanjakan siapa saja yang berkunjung.

Budaya Osing yang unik menjadi roh di balik setiap produk lokal Banyuwangi. Masyarakat Osing sebagai penduduk asli Banyuwangi telah mewariskan tradisi membuat jajanan, kerajinan, dan kopi berkualitas tinggi secara turun-temurun. Hasil karya mereka kini tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi sudah menembus pasar internasional.

Agar perjalananmu makin berkesan, pastikan kamu sudah memesan penginapan yang nyaman sebelum berangkat. Kamu bisa temukan berbagai pilihan hotel di Banyuwangi dengan harga terbaik, mulai dari penginapan sederhana hingga resor berbintang yang memanjakan.

1. Kue Bagiak

Camilan Ikonik Berbahan Tapioka

Kue bagiak adalah oleh-oleh paling ikonik dari Banyuwangi yang hampir selalu ada di setiap toko buah tangan. Camilan ini dibuat dari tepung tapioka yang diolah menjadi kue kering berbentuk lonjong pipih dengan tekstur renyah di luar namun sedikit lembut di dalam. Varian rasanya cukup beragam, mulai dari jahe, pandan, hingga durian, sehingga kamu bisa memilih sesuai selera.

Harga kue bagiak sangat ramah di kantong, sekitar Rp18.000 untuk kemasan 300 gram. Kamu bisa dengan mudah menemukan kue bagiak di hampir semua toko oleh-oleh di Banyuwangi, termasuk di Rumah Kue Gajah Oling dan pusat perbelanjaan oleh-oleh Sun Osing di Jl. Brawijaya No. 67. Camilan ini tahan cukup lama sehingga cocok dibawa sebagai buah tangan untuk keluarga dan rekan kerja di kampung halaman.

2. Kue Klemben

Bolu Kering Unik Khas Osing

Klemben adalah sejenis bolu kering khas Banyuwangi dengan tekstur yang unik — renyah di luar dan lembut di dalam. Kue ini hadir dalam berbagai bentuk menarik seperti kura-kura, bunga, dan ikan, yang mencerminkan kekayaan budaya Osing yang penuh simbolisme. Rasanya perpaduan manis dan gurih yang seimbang, menjadikannya camilan yang sulit untuk berhenti sebelum habis.

Satu kemasan klemben berisi sekitar 40 biji dijual mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000, menjadikannya salah satu oleh-oleh paling hemat namun tetap berkesan. Klemben bisa ditemukan di toko oleh-oleh Ardial Centre Souvenir dan berbagai kios di sekitar pusat kota Banyuwangi. Camilan ini sangat populer di kalangan wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa autentik Banyuwangi tanpa menguras anggaran.

3. Pie Glenmore

Pastri Khas dari Lereng Perkebunan

Pie Glenmore adalah pastri lezat yang berasal dari kawasan Glenmore, sebuah daerah di selatan Banyuwangi yang dikelilingi perkebunan cokelat dan karet. Kulitnya tipis dan renyah sementara isiannya tebal dan padat, menciptakan kombinasi tekstur yang memanjakan lidah. Tersedia dalam sebelas varian rasa, antara lain kacang hijau, pisang keju, stroberi, kacang merah, hingga nanas.

Satu kotak Pie Glenmore berisi 10 biji dijual seharga sekitar Rp20.000, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang sangat ekonomis. Kamu bisa mendapatkan Pie Glenmore di toko aslinya di Jl. Raya Jember No. 51, Glenmore, atau di berbagai toko oleh-oleh di pusat kota Banyuwangi. Pastri ini sangat cocok untuk dinikmati bersama segelas teh atau kopi hangat setelah perjalanan panjang.

4. Kopi Khas Banyuwangi

Cita Rasa Dunia dari Tanah Osing

Kopi Banyuwangi adalah salah satu komoditas kebanggaan Jawa Timur yang kualitasnya diakui hingga tingkat internasional. Kopi yang ditanam di ketinggian lereng gunung berapi ini memiliki karakter aroma floral yang khas dengan tingkat keasaman yang seimbang. Beberapa varietas unggulan yang paling dicari adalah Kopi Kemiren, Kopi Lanang, Kopi Pingit, dan Kopi Seblang — semuanya memiliki profil rasa yang berbeda namun sama-sama memukau.

Kopi Kemiren bahkan disebut-sebut sebanding dengan kopi terbaik dari Hawaii dan Jamaika. Harga kopi Banyuwangi mulai dari Rp50.000 per kilogram, menjadikannya oleh-oleh premium dengan nilai yang sangat tinggi. Kamu bisa membeli kopi ini dalam bentuk biji sangrai maupun bubuk siap seduh di berbagai toko oleh-oleh, termasuk di Sun Osing dan kios-kios di sekitar kawasan wisata Kemiren.

5. Batik Khas Banyuwangi

Warisan Motif Leluhur Osing

Batik Banyuwangi memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dari batik Pekalongan atau Yogyakarta. Motif-motifnya terinspirasi dari alam dan kepercayaan Suku Osing, dengan motif Gajah Oling sebagai yang paling terkenal — berbentuk menyerupai belalai gajah dengan ornamen tanaman yang meliuk indah. Selain Gajah Oling, ada pula motif sembruk cacing, gedhegan, dan kangkung setingkes yang masing-masing memiliki makna filosofis mendalam.

Harga batik Banyuwangi mulai dari Rp80.000 per dua meter untuk kain batik, sedangkan busana jadi seperti kemeja dan dress batik tersedia dengan harga bervariasi. Untuk mendapatkan batik Gajah Oling asli, kamu bisa mengunjungi Boetik Batik Gajah Oling di Jl. KH Abdul Mannan, Dusun Sidomulyo, Muncar. Batik Banyuwangi menjadi cinderamata yang sangat bernilai karena merupakan karya seni sekaligus bukti kekayaan budaya yang terus dijaga hingga hari ini.

6. Durian Merah Banyuwangi

Buah Eksotis Berdaging Merah

Durian Merah Banyuwangi adalah varietas durian langka yang hanya tumbuh di ketinggian di atas 800 meter, menjadikannya salah satu buah paling eksklusif dari Jawa Timur. Daging buahnya berwarna merah menyala dengan biji yang kecil, tekstur yang tebal, dan rasa yang tidak terlalu tajam dibanding durian biasa. Musim panen Durian Merah biasanya berlangsung sekitar bulan Februari hingga April, sehingga perlu perencanaan yang tepat jika ingin membelinya.

Harga Durian Merah Banyuwangi berkisar antara Rp150.000 hingga Rp500.000 per buah tergantung ukuran dan kualitas. Kebun durian merah banyak terdapat di kawasan Songgon dan Glagah di lereng Gunung Raung. Karena sifatnya yang musiman, Durian Merah menjadi buah tangan yang sangat istimewa dan menjadi bahan cerita tersendiri saat kamu pulang ke rumah.

7. Sale Pisang Banyuwangi

Kudapan Tradisional dari Pisang Pilihan

Sale pisang adalah camilan tradisional yang dibuat dari pisang segar yang diiris tipis, dijemur, lalu dibalut gula hingga menghasilkan rasa manis-gurih yang khas. Di Banyuwangi, sale pisang dibuat dari varietas pisang lokal pilihan yang menghasilkan aroma dan cita rasa lebih kaya dibanding sale dari daerah lain. Tersedia dalam dua versi, yaitu sale pisang kering dan sale pisang molen yang dibalut adonan goreng renyah.

Harga sale pisang Banyuwangi mulai dari Rp15.000 hingga Rp55.000 per bungkus tergantung ukuran dan variannya. Kamu bisa mendapatkan sale pisang di kecamatan Laten, Songgon, Singonegaran, atau di toko-toko oleh-oleh di pusat kota. Camilan ini tahan lama dan mudah dibawa dalam perjalanan, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang praktis dan memuaskan.

Mumpung di Banyuwangi, jangan lewatkan berbagai tempat wisata seru yang bisa kamu jadikan paket lengkap dalam satu perjalanan. Dari petualangan di Kawah Ijen hingga safari di Taman Nasional Baluran, semuanya tersedia untuk memperkaya pengalamanmu.

8. Kerupuk Rumput Laut

Camilan Sehat dari Laut Selatan

Banyuwangi yang berbatasan langsung dengan laut menghasilkan kerupuk rumput laut berkualitas tinggi yang menjadi salah satu oleh-oleh paling diminati wisatawan. Kerupuk ini dibuat dari rumput laut segar yang diolah menjadi camilan renyah dengan rasa gurih alami yang khas. Teksturnya ringan namun mengenyangkan, dan kerupuk ini mengandung manfaat baik dari kandungan mineral laut yang kaya.

Satu kemasan kerupuk rumput laut 200 gram dijual sekitar Rp15.000, menjadikannya oleh-oleh yang sangat terjangkau namun tetap punya nilai rasa yang tinggi. Kerupuk ini tersedia di hampir semua toko oleh-oleh di Banyuwangi, khususnya di kawasan Pelangi Sari di Jl. Letkol I Gusti Ngurah Rai No. 16, Penganjuran. Rasanya yang gurih membuatnya cocok sebagai teman nonton santai atau camilan sore hari.

9. Ladrang Sabrang

Keripik Ungu dari Ubi Jalar

Ladrang Sabrang adalah camilan gurih yang terbuat dari ubi jalar ungu atau labu yang digoreng renyah menjadi keripik panjang berbentuk batang. Warnanya yang ungu alami membuatnya tampil menarik sekaligus menandakan kandungan antioksidan yang baik untuk tubuh. Tersedia dalam varian rasa asin, manis, barbeque, hingga pedas, sehingga semua selera bisa terpenuhi.

Harga ladrang sabrang sangat terjangkau, berkisar antara Rp8.000 hingga Rp37.000 per kilogram tergantung varian dan kemasan. Kamu bisa mendapatkannya di toko-toko oleh-oleh Osing Deles yang tersebar di beberapa titik di kota Banyuwangi. Keripik ini sangat populer karena selain lezat, juga menjadi camilan yang sedikit berbeda dari oleh-oleh keripik pada umumnya.

10. Tape Buntut

Fermentasi Tradisional Beraroma Khas

Tape Buntut adalah oleh-oleh fermentasi unik khas Banyuwangi yang dibuat dari campuran ketan dan singkong yang difermentasi lalu dibungkus daun jati. Proses fermentasi tradisional ini menghasilkan rasa asam-manis yang khas dan aroma harum daun jati yang meresap ke dalam tape. Nama "buntut" merujuk pada cara pengemasannya yang mengikat ujung bungkus seperti ekor.

Harga tape buntut sekitar Rp15.000 untuk tiga hingga lima biji, menjadikannya camilan tradisional yang sangat ekonomis. Tape ini bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional dan beberapa toko oleh-oleh yang menjual produk autentik Banyuwangi. Tape Buntut adalah pilihan sempurna bagi wisatawan yang ingin mencicipi kekayaan kuliner fermentasi Nusantara dalam satu gigitan.

11. Dodol Salak

Manisan Legit dari Buah Salak

Dodol salak adalah penganan manis tradisional yang dibuat dari buah salak pilihan yang diolah menjadi dodol lembut dan kenyal. Yang membuat dodol salak Banyuwangi istimewa adalah cara pengemasannya menggunakan daun lontar, memberikan aroma alami yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli. Teksturnya lembut dan tidak terlalu lengket, dengan rasa manis legit yang pas di lidah.

Dodol salak dijual sekitar Rp15.000 per bungkus dan bisa ditemukan di toko oleh-oleh Ardial Centre Souvenir serta berbagai pusat oleh-oleh lainnya di Banyuwangi. Kemasan daun lontarnya yang alami juga menjadikan dodol ini sebagai oleh-oleh dengan tampilan yang estetis dan ramah lingkungan. Bagi pencinta kuliner tradisional, dodol salak adalah salah satu oleh-oleh Banyuwangi yang tidak boleh terlewatkan.

12. Kue Tambang

Kue Pilin Beraroma Pandan

Kue tambang adalah penganan khas Banyuwangi yang dinamai dari bentuknya yang menyerupai tambang atau tali yang dipilin. Dibuat dari tepung terigu, mentega, gula, telur, dan perisa pandan, kue ini menghasilkan aroma harum yang menggugah selera sekaligus cita rasa manis-gurih yang seimbang. Teksturnya renyah dan ringan, cocok sebagai camilan kapan saja.

Harga kue tambang sekitar Rp14.000 per kemasan 200 gram, menjadikannya salah satu oleh-oleh paling hemat dari Banyuwangi. Kue ini tersedia di berbagai toko oleh-oleh di kota Banyuwangi dan juga di beberapa kios di sekitar terminal. Bentuknya yang unik membuat kue tambang sering menjadi topik percakapan saat dibagikan kepada kerabat dan teman di rumah.

13. Anyaman Bambu Gintangan

Kerajinan Ekspor dari Desa Gintangan

Desa Gintangan di Kecamatan Blimbing adalah pusat kerajinan anyaman bambu yang sudah dikenal hingga ke pasar internasional, termasuk Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa. Para pengrajin di sini membuat beragam produk mulai dari keranjang, kipas tangan, topi, lampu hias, wadah buah, tempat tisu, hingga perabot rumah tangga berbahan bambu. Keahlian menganyam ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi sumber penghidupan utama warga Desa Gintangan.

Harga kerajinan anyaman bambu Gintangan sangat bervariasi, mulai dari Rp15.000 untuk kipas kecil hingga Rp100.000 untuk keranjang besar atau produk dekorasi rumah. Kamu bisa mengunjungi langsung Desa Gintangan untuk mendapatkan harga lebih terjangkau sekaligus menyaksikan proses pembuatannya secara langsung. Membawa pulang anyaman Gintangan berarti kamu turut mendukung keberlangsungan kerajinan tangan tradisional Banyuwangi yang berharga ini.

14. Kaos Osing

Pakaian Bergaya dengan Bahasa Lokal

Kaos Osing atau yang populer disebut KaOsing adalah kaos bergaya modern yang menampilkan kata-kata atau frasa dalam bahasa Osing, bahasa asli masyarakat Banyuwangi. Desainnya mengikuti tren anak muda dengan potongan yang kasual namun tetap memiliki muatan budaya yang kuat. Setiap kaos menjadi media edukasi yang menyenangkan tentang kosakata dan ungkapan unik dalam bahasa Osing.

Harga KaOsing sekitar Rp80.000 per lembar dan tersedia di toko Nagud Banyuwangi yang berlokasi di Jl. KH. Wachid Hasyim, Penganjuran. Kaos ini sangat cocok untuk anak muda yang ingin tampil beda sekaligus bangga dengan identitas budaya lokal. Membeli KaOsing juga berarti kamu mendukung industri kreatif lokal Banyuwangi yang terus berkembang.

15. Kanggi Banyuwangi

Paket Buah Tangan Serba Lengkap

Kanggi adalah paket oleh-oleh komplit khas Banyuwangi yang menyatukan berbagai produk unggulan daerah dalam satu bingkisan cantik. Isi paket Kanggi biasanya mencakup tujuh item pilihan seperti keranjang anyaman bambu, kopi premium, kain batik Gajah Oling, berbagai camilan khas, dan suvenir lainnya yang dikemas secara rapi dan estetis. Kanggi menjadi pilihan ideal jika kamu ingin memberikan oleh-oleh berkesan namun tidak mau repot memilih-milih produk satu per satu.

Harga paket Kanggi bervariasi mulai dari Rp100.000 hingga Rp500.000 tergantung isi dan ukuran paketnya. Karena sifatnya yang dirangkai khusus, Kanggi biasanya tersedia di toko-toko oleh-oleh premium di Banyuwangi dan kadang hanya tersedia dalam jumlah terbatas. Jika kamu sedang mencari satu oleh-oleh untuk diberikan kepada seseorang yang spesial, Kanggi adalah jawaban yang tepat.

Tips Belanja Oleh-Oleh di Banyuwangi

Pusat Oleh-Oleh yang Wajib Dikunjungi

Ada beberapa pusat oleh-oleh yang menjadi andalan wisatawan saat berbelanja di Banyuwangi. Sun Osing di Jl. Brawijaya No. 67, Glagah adalah salah satu yang terlengkap, menawarkan hampir semua produk khas Banyuwangi dalam satu atap lengkap dengan kafe dan restoran. Sementara itu, Pelangi Sari di Jl. Letkol I Gusti Ngurah Rai No. 16, Penganjuran terkenal dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp10.000 hingga Rp100.000 untuk berbagai produk.

Untuk batik, kunjungi langsung Boetik Batik Gajah Oling di Muncar untuk mendapatkan koleksi paling otentik. Bagi yang ingin berburu kerajinan bambu, perjalanan ke Desa Gintangan di Blimbing sangat direkomendasikan karena kamu bisa berbelanja langsung dari pengrajinnya. Jangan lupa datang pagi hari untuk mendapatkan pilihan paling lengkap sebelum stok habis, terutama untuk produk-produk yang dibuat dalam jumlah terbatas.

Waktu Terbaik untuk Belanja

Waktu terbaik untuk berburu oleh-oleh di Banyuwangi adalah saat musim liburan nasional ketika berbagai festival budaya juga berlangsung di kota ini. Festival Gandrung Sewu yang biasanya digelar sekitar Oktober menjadi waktu yang tepat karena banyak pengrajin dan penjual oleh-oleh membuka stan khusus di sekitar lokasi festival. Pastikan kamu sudah menyiapkan anggaran yang cukup karena godaan berbelanja di Banyuwangi memang sulit ditolak.

Jika perjalananmu menggunakan jalur udara, kamu bisa memesan tiket pesawat langsung menuju Bandara Banyuwangi (BWX) yang kini melayani penerbangan dari berbagai kota besar. Tersedia juga pilihan perjalanan darat yang nyaman dengan tiket kereta menuju Stasiun Banyuwangi Baru atau tiket bus dengan berbagai armada modern. Setelah tiba, kamu bisa menggunakan layanan Airport transfer untuk menjemput langsung dari bandara, atau sewa mobil agar lebih leluasa menjelajahi sudut-sudut Banyuwangi yang tersebar.

Discover Flights With Traveloka

Sun, 11 Oct 2026

Super Air Jet

Jakarta (CGK) ke Banyuwangi (BWX)

Mulai dari Rp 1.732.900

Sat, 10 Oct 2026

Wings Air

Surabaya (SUB) ke Banyuwangi (BWX)

Mulai dari Rp 1.072.600

Wed, 4 Nov 2026

Wings Air

Lombok (LOP) ke Banyuwangi (BWX)

Mulai dari Rp 1.215.100

Rencanakan Liburanmu Bersama Traveloka

Banyuwangi adalah destinasi yang menawarkan pengalaman lengkap — dari petualangan alam, kekayaan budaya Osing, hingga oleh-oleh yang tidak akan kamu temukan di tempat lain. Untuk memastikan perjalananmu ke Banyuwangi berjalan lancar dari awal hingga akhir, percayakan semua kebutuhan perjalananmu kepada Traveloka, aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang telah dipercaya lebih dari 100 juta pengguna di kawasan ini.

Lewat satu aplikasi, kamu bisa memesan tiket pesawat ke Banyuwangi, mencari hotel dengan harga terbaik, menjelajahi aktivitas dan tempat wisata seru, serta mengatur perjalanan darat dengan tiket kereta, tiket bus, sewa mobil, hingga Airport transfer — semuanya tanpa ribet. Traveloka juga menyediakan layanan eSIM agar kamu tetap terhubung selama perjalanan, asuransi perjalanan untuk ketenangan pikiran, dan Traveloka PayLater yang memungkinkan kamu memesan sekarang dan membayar nanti dengan cicilan yang fleksibel.

Keunggulan utama Traveloka adalah kemudahan perbandingan harga dari ratusan maskapai dan ribuan properti hotel dalam hitungan detik, sehingga kamu selalu mendapatkan nilai terbaik untuk setiap perjalanan. Pantau terus promo Traveloka untuk mendapatkan penawaran eksklusif tiket, hotel, dan aktivitas yang diperbarui setiap hari. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulailah merencanakan petualanganmu ke Banyuwangi — kota ujung timur Jawa yang siap memukau semua indera dengan keindahan dan kelezatannya yang autentik.

Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan