
Makassar tidak hanya punya Pantai Losari. Di sebelah barat kota ini ada belasan pulau kecil yang masuk gugusan Kepulauan Spermonde, dan salah satunya adalah Pulau Kodingareng Lompo. Pulau ini bukan pulau resor. Ini adalah pulau tempat tinggal ribuan nelayan, jadi suasananya ramai, hidup, dan sangat berbeda dari pulau kosong di sekitarnya.
Pulau Kodingareng Lompo berada sekitar 15 km dari pusat Kota Makassar dan bisa dicapai kurang lebih satu jam naik kapal dari Dermaga Kayu Bangkoa. Daya tarik utamanya adalah kampung nelayan empat suku, pasir putih di sisi selatan, dan pemandangan matahari terbenam. Kalau kamu sudah memesan Tiket Pesawat ke Makassar, pulau ini bisa kamu masukkan ke rencana jalan-jalan satu hari.
Pulau Kodingareng Lompo adalah pulau berpenghuni yang masuk wilayah Kota Makassar. Dalam bahasa Makassar, "lompo" berarti besar. Nama ini dipakai untuk membedakannya dari Pulau Kodingareng Keke, pulau kecil tanpa penduduk yang letaknya tidak jauh dari sini.
Informasi | Keterangan |
Lokasi | Kelurahan Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan |
Gugusan pulau | Kepulauan Spermonde |
Jarak dari Makassar | Sekitar 15 km |
Lama perjalanan laut | Sekitar 1 jam dengan kapal penumpang |
Jumlah penduduk | Lebih dari 4.000 jiwa |
Pekerjaan utama warga | Nelayan |
Warga pulau ini berasal dari empat suku, yaitu Bugis, Makassar, Mandar, dan Bajo. Hampir semua keluarga hidup dari laut, baik sebagai nelayan maupun awak kapal. Pemerintah Kota Makassar juga pernah menyebut Kodingareng sebagai salah satu pulau yang diprioritaskan untuk pengembangan wisata.
Baca Juga: Panduan & Tips Praktis Liburan ke Makassar
Yang membuat pulau ini menarik adalah perpaduan antara kehidupan kampung dan pemandangan laut. Berikut empat hal yang bisa kamu temukan di sini.
Kodingareng Lompo adalah tempat yang pas untuk melihat kehidupan nelayan dari dekat. Rumah-rumah warga berdiri rapat, perahu berjajar di tepi pantai, dan di banyak sudut kamu bisa melihat warga memperbaiki jaring atau menjemur hasil laut.
Empat suku tinggal bersama di pulau ini. Kamu akan mendengar bahasa Makassar, Bugis, dan Mandar dipakai bergantian dalam obrolan sehari-hari. Suku Bajo, yang dikenal sebagai suku pelaut, juga menjadi bagian dari kampung ini.

Indonesia

Dalton Makassar

8.4/10
•



Biring Kanaya
Rp 313.399
Sisi selatan pulau punya hamparan pasir putih yang terlihat luas saat air laut surut. Area ini lebih lapang dibanding sisi lain pulau yang padat rumah. Air di sekitarnya dangkal dan jernih, jadi cocok untuk bermain air atau sekadar berjalan di tepi pantai.
Sat, 14 Nov 2026

Garuda Indonesia
Kendari (KDI) ke Makassar (UPG)
Mulai dari Rp 857.290
Thu, 19 Nov 2026

Batik Air
Kendari (KDI) ke Makassar (UPG)
Mulai dari Rp 857.400
Fri, 6 Nov 2026

Lion Air
Balikpapan (BPN) ke Makassar (UPG)
Mulai dari Rp 931.900
Kehidupan warga Kodingareng Lompo sangat dekat dengan kegiatan keagamaan. Di pulau ini ada dua masjid, beberapa musala, dan rumah tahfiz. Warga juga punya kebiasaan tidak melaut pada hari Jumat, sehingga suasana pulau terasa lebih santai pada hari itu.
Karena itulah pulau ini pernah disebut punya potensi sebagai wisata religi. Buat pengunjung, hal ini berarti satu hal sederhana, yaitu berpakaian sopan dan menghormati kebiasaan warga selama berada di kampung.
Sore hari adalah waktu yang bagus untuk berada di pantai pulau ini. Letaknya di sebelah barat Makassar, jadi matahari terlihat turun langsung ke laut tanpa terhalang gedung. Perahu nelayan yang pulang atau berangkat melaut sering lewat pada jam ini.

Indonesia

Tiket kidzooona Mall Panakkukang

9.2/10
Panakkukang
Rp 29.100
Kegiatan di pulau ini sederhana dan tidak butuh banyak peralatan. Tiga aktivitas berikut paling sering dilakukan pengunjung.
Pulau ini bisa dikelilingi dengan berjalan kaki. Kamu bisa melewati gang-gang kampung, melihat perahu yang sedang diperbaiki, dan mampir ke warung warga. Bawa uang tunai secukupnya karena transaksi di pulau umumnya masih memakai uang tunai.
Datanglah ke sisi selatan saat air sedang surut supaya pasir putihnya terlihat jelas. Dermaga kayu dan deretan perahu warna-warni di sekitar pulau juga sering jadi latar foto. Sebelum memotret warga, sebaiknya minta izin lebih dulu.
Kodingareng Lompo bisa digabung dengan pulau lain dalam satu perjalanan. Kodingareng Keke dan Samalona adalah dua pulau terdekat yang dikenal untuk snorkeling, dengan pasir putih dan terumbu karang di perairan dangkal. Dengan sewa perahu, kamu bisa mampir ke dua atau tiga pulau dalam sehari.

Indonesia

Timezone Trans Studio Mall Makassar

9.6/10
Tamalate
Rp 80.000
Cara menuju Pulau Kodingareng Lompo adalah naik kapal dari Dermaga Kayu Bangkoa di Kota Makassar, dengan lama perjalanan laut sekitar satu jam. Berikut urutan perjalanannya.
Bandara Sultan Hasanuddin berada di Maros, di luar pusat Kota Makassar. Dari bandara, kamu perlu berkendara ke kawasan Pantai Losari tempat dermaga berada. Kalau ingin lebih leluasa mengatur waktu, kamu bisa memakai layanan Sewa Mobil di Makassar.
Dermaga Kayu Bangkoa adalah titik berangkat kapal ke pulau-pulau di Makassar, termasuk Kodingareng, Barrang Lompo, Barrang Caddi, dan Lae-Lae. Kapal penumpang ke Kodingareng Lompo biasa disebut warga sebagai pappalimbang.
Tarif kapal penumpang yang pernah dilaporkan sekitar Rp15.000 sampai Rp25.000 per orang untuk sekali jalan. Kapal ini dipakai warga untuk pulang pergi ke kota, jadi jumlah perjalanannya terbatas. Tarif dan jadwal kapal bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pemilik kapal.
Sewa perahu cocok kalau kamu datang berombongan atau ingin mampir ke beberapa pulau. Dengan cara ini, jam berangkat dan jam pulang bisa kamu atur sendiri bersama pemilik perahu di dermaga.
Karena ini pulau permukiman, ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan supaya kunjungan lebih nyaman.
Laut biasanya lebih tenang pada pagi hari. Berangkat pagi juga memberi kamu waktu lebih panjang di pulau sebelum kembali ke Makassar.
Musim kemarau di Makassar umumnya berlangsung sekitar Mei sampai Oktober. Pada bulan-bulan ini hujan lebih jarang turun dan ombak lebih bersahabat untuk perjalanan kapal kecil.
Pakailah baju yang menutup bahu dan lutut saat berjalan di kampung. Baju renang cukup dipakai saat kamu berada di air atau di pulau kosong seperti Kodingareng Keke.
Bawa air minum, topi, tabir surya, dan kantong kedap air untuk ponsel. Bawa pulang juga sampahmu, karena pulau kecil punya tempat pembuangan yang terbatas.
Pilihan penginapan untuk wisatawan di pulau ini sangat terbatas. Cara yang paling mudah adalah menginap di sekitar Pantai Losari, lalu berkunjung ke pulau dalam satu hari.
Pulau Kodingareng Lompo menawarkan pengalaman yang berbeda dari pulau wisata lain di Makassar. Di sini kamu melihat kampung nelayan yang dihuni suku Bugis, Makassar, Mandar, dan Bajo, pasir putih di sisi selatan saat air surut, dan matahari terbenam di tepi laut. Suasananya adalah suasana kampung, bukan suasana resor.
Perjalanannya juga tidak rumit. Dari Dermaga Kayu Bangkoa, kapal sampai ke pulau dalam waktu sekitar satu jam. Kamu bisa menggabungkannya dengan Kodingareng Keke atau Samalona, lalu kembali bermalam di Makassar pada hari yang sama.

Indonesia

Swiss-Belhotel Waterfront Makassar

8.5/10
•




Pantai Losari
Rp 573.290
Rencana ke Kodingareng Lompo lebih mudah disusun kalau semua kebutuhan perjalanan ada di satu tempat. Traveloka adalah platform travel terdepan di Asia Tenggara yang sudah dipakai lebih dari 100 juta pengguna. Kamu bisa memesan Tiket Pesawat ke Makassar, memilih Hotel di Makassar yang dekat dengan dermaga, lalu mencari Aktivitas di Makassar untuk mengisi hari lainnya. Layanan eSIM, sewa mobil, dan asuransi perjalanan juga tersedia di aplikasi yang sama.
Soal pembayaran, kamu bebas memilih cara yang paling nyaman, mulai dari Traveloka PayLater, transfer bank, sampai dompet digital seperti GoPay dan OVO. Aplikasi Traveloka termasuk aplikasi travel dengan rating tinggi di Google Play Store dan Apple App Store. Unduh aplikasinya dan mulai susun perjalananmu ke pulau-pulau di Makassar.










