
Berkeliling Jakarta tidak selalu harus menggunakan mobil atau sepeda motor. Kamu bisa mencoba LRT Jakarta untuk bepergian dari Kelapa Gading menuju Rawamangun dengan perjalanan yang melewati enam stasiun. Moda transportasi ini bisa menjadi pilihan untuk aktivitas harian maupun perjalanan santai di ibu kota.
Kalau ingin mampir ke pusat perbelanjaan atau mencoba kuliner di Kelapa Gading, kamu dapat memilih stasiun yang paling dekat dengan tujuan. Sementara itu, Stasiun Velodrome cocok bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta.
Simak panduan berikut agar perjalananmu di Jakarta lebih nyaman dan terencana.
LRT Jakarta Fase 1 merupakan jalur transportasi kereta ringan yang menghubungkan kawasan Pegangsaan Dua di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur. Jalur ini memiliki panjang sekitar 5,8 kilometer dan melayani enam stasiun.
Berbeda dari kereta bawah tanah, sebagian besar jalur LRT Jakarta Fase 1 berada di atas permukaan tanah dengan lintasan layang. Posisi ini memungkinkan penumpang menikmati pemandangan kawasan perkotaan selama perjalanan.
LRT Jakarta juga bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin bepergian di sekitar Kelapa Gading dan Rawamangun tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi. Dengan mengetahui lokasi stasiun dan koneksi transportasi di sekitarnya, kamu dapat menyusun perjalanan ke pusat perbelanjaan, tempat kuliner, maupun tujuan lain di Jakarta.
Rute LRT Jakarta Fase 1 menghubungkan Pegangsaan Dua di sisi utara dengan Velodrome di sisi selatan. Sepanjang jalur ini, terdapat enam stasiun yang melayani penumpang dari kawasan Kelapa Gading hingga Rawamangun.
Tue, 27 Oct 2026

AirAsia Indonesia
Bandar Lampung (TKG) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 455.406
Sat, 31 Oct 2026

Super Air Jet
Palembang (PLM) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 672.100
Sat, 31 Oct 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Jakarta (CGK)
Mulai dari Rp 895.700
Jika memulai perjalanan dari Kelapa Gading, kamu dapat naik LRT dari Stasiun Pegangsaan Dua menuju Velodrome. Kereta akan melewati sejumlah stasiun di kawasan Kelapa Gading dan Pulomas sebelum mencapai Rawamangun.
Urutan stasiun dari utara ke selatan adalah:
Pegangsaan Dua → Boulevard Utara → Boulevard Selatan → Pulomas → Equestrian → Velodrome.
Stasiun Pegangsaan Dua menjadi titik awal perjalanan di sisi utara sekaligus lokasi depo LRT Jakarta. Sementara itu, Stasiun Velodrome berada di kawasan Rawamangun dan memiliki koneksi dengan layanan TransJakarta melalui skybridge.
Rute ini dapat menjadi pilihan bagi penumpang yang ingin bepergian dari Kelapa Gading menuju Rawamangun atau melanjutkan perjalanan menggunakan bus TransJakarta. Kamu juga bisa turun di stasiun perantara sesuai tujuan, misalnya untuk mengakses kawasan perbelanjaan dan kuliner di sekitar Kelapa Gading.
Sebaliknya, jika berangkat dari Rawamangun menuju Kelapa Gading, kamu dapat naik LRT dari Stasiun Velodrome dengan arah Pegangsaan Dua.
Urutan stasiun yang dilewati adalah:
Velodrome → Equestrian → Pulomas → Boulevard Selatan → Boulevard Utara → Pegangsaan Dua.
Perjalanan ini melewati kawasan Rawamangun, Pulomas, dan Kelapa Gading sebelum berakhir di Pegangsaan Dua. Jika tujuanmu adalah pusat perbelanjaan atau tempat kuliner di Kelapa Gading, perhatikan lokasi stasiun yang paling dekat dengan tempat yang ingin dikunjungi.
Sebelum naik, periksa papan informasi di stasiun untuk memastikan arah kereta. Dengan begitu, kamu tidak perlu membuang waktu karena salah memilih arah perjalanan.
Agar lebih mudah menentukan tempat naik dan turun, berikut gambaran enam stasiun yang berada di jalur LRT Jakarta Fase 1.
| Stasiun | Kawasan | Informasi Singkat |
| Pegangsaan Dua | Kelapa Gading, Jakarta Utara | Stasiun paling utara dan lokasi depo LRT Jakarta |
| Boulevard Utara | Kelapa Gading, Jakarta Utara | Akses menuju kawasan aktivitas dan perbelanjaan Kelapa Gading |
| Boulevard Selatan | Kelapa Gading, Jakarta Utara | Pilihan stasiun untuk menjangkau area Kelapa Gading |
| Pulomas | Jakarta Timur | Melayani kawasan Pulomas dan sekitarnya |
| Equestrian | Jakarta Timur | Berada di jalur menuju kawasan Velodrome |
| Velodrome | Rawamangun, Jakarta Timur | Terhubung dengan Halte TransJakarta Velodrome melalui skybridge |
Jarak berjalan kaki dari setiap stasiun ke tempat tujuan bisa berbeda-beda. Sebelum berangkat, periksa lokasi tujuan dan akses keluar stasiun agar kamu bisa memilih titik turun yang paling sesuai.
Salah satu koneksi penting di jalur ini berada di Stasiun Velodrome. Dari stasiun tersebut, penumpang dapat berpindah ke Halte TransJakarta Velodrome melalui skybridge yang menghubungkan kedua fasilitas.
Koneksi ini membantu penumpang melanjutkan perjalanan dengan bus TransJakarta tanpa harus langsung berjalan di jalan raya. Jika ingin menuju kawasan lain di Jakarta, kamu bisa memeriksa rute bus yang tersedia dari halte tersebut.
Sementara itu, jalur LRT Jakarta Fase 1 juga terus dikembangkan untuk memperluas konektivitas transportasi. Rencana pengembangan menuju kawasan Manggarai menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan, tetapi perjalanan pada rute yang sudah beroperasi tetap perlu mengikuti layanan dan informasi resmi yang tersedia.
Salah satu hal yang membuat LRT Jakarta mudah diperkirakan biayanya adalah tarif reguler yang menggunakan sistem flat atau tarif tetap. Tarif perjalanan LRT Jakarta Fase 1 adalah Rp5.000 sekali jalan, tanpa membedakan jarak stasiun asal dan tujuan.
Dengan tarif tersebut, perjalanan dari Pegangsaan Dua ke Velodrome maupun perjalanan dengan jarak yang lebih pendek pada jalur yang sama dikenakan tarif reguler yang sama.
Berikut gambaran tarif reguler:
| Rute Perjalanan | Perkiraan Tarif Sekali Jalan |
| Pegangsaan Dua–Boulevard Utara | Rp5.000 |
| Boulevard Utara–Boulevard Selatan | Rp5.000 |
| Boulevard Selatan–Pulomas | Rp5.000 |
| Pulomas–Equestrian | Rp5.000 |
| Equestrian–Velodrome | Rp5.000 |
| Pegangsaan Dua–Velodrome | Rp5.000 |
Catatan: Tarif di atas perlu dikonfirmasi kembali melalui kanal resmi LRT Jakarta sebelum perjalanan. Tarif khusus atau promo dapat berlaku pada periode tertentu sesuai kebijakan penyelenggara.
Pada momen tertentu, pemerintah atau penyelenggara transportasi dapat memberikan tarif khusus, misalnya ketika memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia atau hari ulang tahun Jakarta. Bentuk promonya bisa berupa potongan tarif hingga perjalanan dengan harga khusus sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, promo tidak selalu tersedia setiap hari. Jika ingin memanfaatkan tarif khusus, periksa pengumuman resmi LRT Jakarta sebelum berangkat agar kamu mengetahui periode, syarat, dan metode pembayaran yang berlaku.
LRT Jakarta menggunakan sistem pembayaran nontunai atau cashless di gerbang tiket. Karena itu, penumpang sebaiknya menyiapkan kartu uang elektronik atau metode pembayaran digital yang didukung sebelum memasuki area stasiun.
Kartu uang elektronik perbankan dapat menjadi pilihan praktis bagi penumpang yang rutin menggunakan transportasi umum. Kartu yang dapat digunakan meliputi:
Sebelum melakukan tap-in, pastikan kartu memiliki saldo yang cukup. Tempelkan kartu pada pembaca di gerbang masuk dan ikuti petunjuk yang tersedia. Saat tiba di stasiun tujuan, gunakan kartu sesuai prosedur tap-out yang berlaku.
Selain kartu uang elektronik, pembayaran digital berbasis QR code dapat menjadi alternatif apabila tersedia dan didukung oleh layanan resmi yang berlaku. Ekosistem transportasi Jakarta juga menyediakan layanan digital untuk membantu penumpang merencanakan dan membayar perjalanan.
Sebelum mengandalkan metode QR code, pastikan aplikasi yang digunakan memang mendukung transaksi LRT Jakarta. Periksa juga apakah tiket atau kode QR harus dibeli atau diaktifkan terlebih dahulu sebelum digunakan di gerbang.
Salah satu cara sederhana untuk menghindari kendala saat naik LRT adalah memeriksa saldo sebelum tiba di gerbang. Jangan menunggu sampai antrean masuk untuk mengetahui bahwa saldo kartu tidak mencukupi.
Jika kamu baru pertama kali menggunakan LRT Jakarta, luangkan waktu untuk membaca petunjuk pembayaran di stasiun atau meminta bantuan petugas. Dengan persiapan ini, proses masuk dan keluar stasiun bisa berlangsung lebih lancar.
Selain untuk mobilitas sehari-hari, LRT Jakarta dapat dimanfaatkan untuk menjelajahi sejumlah kawasan di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Beberapa stasiun berada dekat dengan area perbelanjaan, tempat makan, dan kawasan aktivitas perkotaan yang menarik untuk dikunjungi.
Kelapa Gading dikenal dengan pilihan pusat perbelanjaan, kafe, dan tempat kuliner yang beragam. Kawasan ini dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu untuk berbelanja, berkumpul bersama teman, atau mencoba berbagai hidangan.
Stasiun Boulevard Utara dan Boulevard Selatan dapat menjadi titik awal untuk menjangkau sejumlah lokasi di kawasan Kelapa Gading. Namun, jarak dan akses menuju tempat yang dituju dapat berbeda, sehingga sebaiknya periksa peta dan jalur pejalan kaki sebelum berangkat.
Di sisi selatan jalur LRT Jakarta, kawasan Pulomas dan Rawamangun menawarkan pilihan tempat makan serta berbagai aktivitas perkotaan. Kamu bisa turun di stasiun yang paling sesuai dengan tujuan, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau transportasi lanjutan.
Stasiun Velodrome juga menjadi titik penting bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta. Dengan memanfaatkan koneksi antarmoda, kamu bisa menyusun rute wisata tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi untuk seluruh perjalanan.
Jalur LRT Jakarta Fase 1 memiliki lintasan layang yang memungkinkan penumpang melihat suasana perkotaan dari ketinggian. Pengalaman ini dapat menjadi bagian menarik dari perjalanan, terutama bagi wisatawan yang ingin mencoba transportasi umum dengan suasana berbeda.
Jika ingin menikmati perjalanan dengan lebih santai, pilih waktu yang tidak terlalu padat. Tetap perhatikan aturan di dalam kereta dan jangan menghalangi pintu atau jalur penumpang ketika mengambil foto.
Agar perjalanan menggunakan LRT Jakarta berjalan lancar, ada beberapa hal yang bisa kamu persiapkan sebelum berangkat. Tips berikut berguna bagi penumpang harian maupun wisatawan yang baru pertama kali mencoba rute Kelapa Gading–Velodrome.
Jika ingin menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih santai, kamu bisa mempertimbangkan waktu di luar jam sibuk. Pukul 09.00–15.00 WIB dapat menjadi pilihan untuk perjalanan yang lebih leluasa, terutama jika jadwalmu fleksibel.
Namun, tingkat kepadatan dapat berubah sesuai hari, jadwal operasional, dan aktivitas di sekitar stasiun. Jika bepergian pada hari kerja, tetap sediakan waktu tambahan untuk mengantisipasi antrean atau kondisi stasiun yang ramai.
Karena pembayaran dilakukan secara nontunai, pastikan kartu uang elektronik memiliki saldo yang cukup sebelum masuk ke stasiun. Jika menggunakan metode pembayaran digital, pastikan aplikasi dan tiket yang diperlukan sudah siap digunakan.
Persiapan ini membantu mengurangi risiko tertahan di gerbang dan membuat perjalanan lebih efisien.
Sebelum naik kereta, tentukan stasiun tempat kamu akan turun. Jika ingin berbelanja atau mencari kuliner di Kelapa Gading, periksa akses dari Boulevard Utara atau Boulevard Selatan. Jika ingin menuju Rawamangun atau melanjutkan perjalanan dengan TransJakarta, Stasiun Velodrome dapat menjadi pilihan.
Periksa juga papan informasi di stasiun agar tidak salah memilih arah kereta. Dengan mengetahui titik naik dan turun sejak awal, kamu bisa mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik.
Jika perjalananmu berlanjut menggunakan TransJakarta, memanfaatkan koneksi skybridge antara Stasiun Velodrome dan Halte TransJakarta Velodrome. Ikuti petunjuk arah yang tersedia untuk menemukan jalur penghubung tersebut.
Pastikan kamu memeriksa rute bus lanjutan sebelum berangkat agar mengetahui halte tujuan dan perkiraan waktu perjalanan. Sisihkan waktu tambahan jika perlu berpindah moda atau mencari akses keluar stasiun.
Jaga kenyamanan bersama dengan mengikuti aturan yang berlaku di stasiun dan di dalam kereta. Dahulukan penumpang yang turun sebelum masuk, jangan menghalangi pintu, dan jaga volume suara agar tidak mengganggu penumpang lain.
Jika membawa barang bawaan, pastikan barang tidak menghalangi jalur penumpang. Ikuti pula petunjuk petugas ketika terjadi perubahan layanan atau pengaturan arus penumpang.
LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Velodrome bisa menjadi pilihan transportasi untuk menjangkau kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dengan enam stasiun, tarif reguler yang menggunakan sistem flat, serta koneksi ke TransJakarta di Velodrome, perjalanan menggunakan LRT dapat membantu kamu menyusun rencana mobilitas dengan lebih praktis.
Sebelum berangkat, pastikan kamu sudah mengetahui stasiun tujuan, menyiapkan saldo atau metode pembayaran yang didukung, dan memeriksa informasi operasional terbaru. Jika ingin menghabiskan lebih banyak waktu di ibu kota, kamu dapat mencari hotel di Jakarta melalui Traveloka sesuai kebutuhan perjalanan.
Kamu juga bisa melengkapi rencana liburan dengan menjelajahi aktivitas dan tempat wisata di Jakarta melalui Traveloka. Dengan perencanaan yang tepat, perjalanan menggunakan LRT bukan hanya membantu mobilitas, tetapi juga bisa menjadi bagian dari pengalaman menikmati berbagai sudut Jakarta.










