
Stadion San Siro adalah salah satu ikon paling ikonik dalam dunia sepak bola internasional. Terletak di sisi barat Kota Milan, Italia, stadion ini bukan sekadar arena pertandingan — ia adalah monumen hidup yang menyimpan hampir satu abad sejarah, kebanggaan, dan momen-momen tak terlupakan dari dua klub besar, AC Milan dan Inter Milan. Bagi para pecinta sepak bola, berkunjung ke San Siro adalah pengalaman yang melampaui sekadar wisata biasa.
Dengan kapasitas resmi 80.018 kursi, San Siro masuk dalam deretan stadion terbesar di Eropa. Arsitekturnya yang megah, khususnya menara-menara silinder yang menopang atap melingkar, menjadikannya salah satu struktur paling iconic di dunia olahraga. Artikel ini akan mengajak kamu menyelami sejarah panjang stadion ini, informasi tur dan museum, serta semua yang perlu kamu ketahui sebelum berkunjung.
Pembangunan Stadion San Siro dimulai pada Agustus 1925 atas inisiatif presiden AC Milan saat itu, Piero Pirelli. Dengan biaya konstruksi sebesar 5 juta lira Italia — setara sekitar €2.500 menurut nilai historis — stadion ini berhasil diselesaikan hanya dalam 13 bulan. Peresmiannya dilakukan pada 19 September 1926, menjadikannya salah satu stadion bersejarah tertua di Italia yang masih aktif digunakan hingga hari ini.
Pada era awal berdirinya, kapasitas San Siro hanya mampu menampung sekitar 35.000 penonton. Namun seiring meningkatnya popularitas sepak bola Italia, berbagai renovasi besar dilakukan secara bertahap untuk memperluas kapasitas dan meningkatkan fasilitas. Setiap dekade membawa perubahan signifikan yang membentuk wajah stadion seperti yang kita kenal sekarang.
Tahun 1934 menjadi momen bersejarah ketika San Siro dipilih sebagai salah satu venue Piala Dunia FIFA, menjadi saksi semifinal antara Italia dan Austria yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 1-0. Pada 1947–1948, Inter Milan resmi bergabung sebagai penghuni stadion, menjadikan San Siro kandang bersama dua rival kota yang legendaris.
Renovasi besar pada 1955–1957 menambahkan tribun kedua dan meningkatkan kapasitas drastis. Kemudian pada 1990, jelang Piala Dunia Italia, stadion kembali direnovasi secara masif — menara-menara silinder ikonik yang kini menjadi ciri khas San Siro dibangun pada periode ini, bersama atap melingkar yang menutupi seluruh area penonton. Renovasi terakhir yang signifikan dilakukan antara 2008–2012, menurunkan kapasitas resmi dari 85.700 menjadi 80.018 kursi demi memenuhi standar keamanan modern UEFA.
Nama resmi stadion ini sebenarnya adalah Stadio Giuseppe Meazza, diambil dari nama legenda sepak bola Italia yang dua kali membawa negaranya meraih gelar Piala Dunia. Namun sebutan ""San Siro"" — diambil dari nama kawasan tempat stadion berdiri — jauh lebih melekat di benak masyarakat luas, bahkan di seluruh dunia.
Saat ini San Siro berdiri sebagai home ground bersama bagi AC Milan dan Inter Milan, dua klub dengan sejarah dan basis penggemar yang luar biasa besar di seluruh penjuru dunia. Tidak mengherankan jika setiap musim, puluhan ribu wisatawan dari berbagai negara mengunjungi stadion ini bukan hanya untuk menonton pertandingan, melainkan juga untuk merasakan atmosfer dan warisan budaya yang tak ternilai harganya.
Ingin menjelajahi lebih banyak tempat wisata menarik lainnya di Milan dan seluruh Italia? Dari galeri seni kelas dunia hingga tur kuliner yang menggugah selera, ada banyak pengalaman tak terlupakan yang menanti.
Mengunjungi San Siro tanpa mengikuti tur stadion ibarat pergi ke Milan tanpa mampir ke Duomo — rasanya ada yang kurang. Tur resmi yang diselenggarakan di sini memberikan akses ke area-area eksklusif yang biasanya tertutup untuk umum, menghadirkan perspektif baru tentang kehidupan di balik layar dunia sepak bola profesional.
Selama tur berlangsung — yang biasanya memakan waktu sekitar 30–40 menit — kamu akan diajak masuk ke ruang ganti pemain yang sesungguhnya, area hospitality eksklusif, ruang konferensi pers, dan tentu saja terowongan menuju lapangan yang terasa begitu dramatis. Duduk sejenak di dugout pelatih sembari membayangkan taktik-taktik besar yang pernah dirumuskan di sini adalah momen yang sulit dilupakan.
Museum San Siro sendiri menyimpan koleksi trofi, kostum bersejarah, foto-foto langka, dan berbagai artefak yang menceritakan perjalanan panjang kedua klub. Dari trofi Liga Champions hingga memorabilia pemain-pemain legenda, setiap sudut museum adalah cerita tersendiri yang layak dinikmati dengan perlahan.
Untuk paket tur lengkap termasuk akses museum, harga tiket adalah €17,00 per orang. Jika hanya ingin mengunjungi museum tanpa tur lapangan, tersedia tiket khusus seharga €7,00. Tiket biasanya dapat dibeli langsung di lokasi maupun melalui situs resmi stadion. Disarankan untuk memesan lebih awal, terutama saat musim liburan atau ketika ada jadwal pertandingan besar.
Museum dan tur San Siro buka setiap hari mulai pukul 09.30 hingga 17.00. Namun perlu diperhatikan bahwa jadwal ini bisa berubah pada hari pertandingan resmi. Sebaiknya cek jadwal terbaru di situs resmi sebelum merencanakan kunjungan agar tidak melewatkan kesempatan masuk.
Mau menginap nyaman di Milan dengan harga terbaik? Temukan pilihan hotel yang sesuai budget dan kebutuhanmu langsung dari aplikasi.
Stadion San Siro terletak sekitar 5 km di sebelah barat pusat Kota Milan. Lokasinya yang strategis membuatnya mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi, baik transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Bagi wisatawan yang menginap di area pusat kota seperti sekitar Piazza Duomo, perjalanan menuju stadion bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 30 menit.
Pilihan paling praktis untuk menuju San Siro adalah menggunakan metro lini M5 (garis ungu). Kamu bisa turun di stasiun ""San Siro Ippodromo"" atau ""San Siro Stadio"", keduanya berjarak sangat dekat dari pintu masuk utama stadion. Dari Piazza Duomo, perjalanan dengan metro hanya membutuhkan waktu kurang dari 20 menit — cepat, nyaman, dan tidak perlu khawatir soal parkir.
Alternatif lain yang juga populer adalah tram nomor 16, yang melayani rute dari pusat kota menuju kawasan San Siro. Perjalanan dengan tram memakan waktu sekitar 30 menit, namun memberikan pengalaman tersendiri karena kamu bisa menikmati pemandangan jalanan Milan dari balik jendela. Tram ini juga bisa menjadi pilihan seru bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana kota secara lebih santai.
Bagi yang lebih memilih kenyamanan berkendara sendiri, San Siro dapat dicapai melalui jalan tol A4, A7, atau Autostrada del Sole. Area sekitar stadion menyediakan lahan parkir yang cukup luas. Alternatifnya, memesan layanan Airport transfer dari bandara Malpensa atau Linate langsung menuju kawasan San Siro bisa menjadi pilihan yang sangat praktis, terutama jika kamu baru tiba di Milan dan langsung ingin menuju stadion.
Agar kunjunganmu ke San Siro berjalan lancar dan berkesan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sejak jauh hari. Milan adalah kota metropolitan yang ramai, dan stadion San Siro bisa sangat padat terutama saat ada pertandingan besar atau musim liburan sekolah di Eropa. Persiapan yang baik akan membuat pengalamanmu jauh lebih menyenangkan.
Waktu terbaik untuk mengunjungi tur dan museum San Siro adalah di luar jadwal pertandingan resmi Serie A atau kompetisi Eropa, karena pada hari pertandingan akses tur biasanya terbatas. Musim semi (Maret–Mei) dan musim gugur (September–November) umumnya merupakan waktu yang ideal untuk mengunjungi Milan — cuacanya bersahabat dan kota tidak terlalu padat oleh wisatawan musim panas.
Kenakan alas kaki yang nyaman karena tur stadion melibatkan cukup banyak berjalan kaki melalui berbagai area dan lorong stadion. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen di dalam stadion — area lapangan dan terowongan pemain adalah spot foto yang paling instagramable. Jika berencana menonton pertandingan sekalian, kenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca Milan karena area tribun bisa terasa lebih dingin dari perkiraan.
Jika kamu beruntung bisa menonton pertandingan langsung, sangat disarankan untuk menggunakan metro atau tram daripada membawa kendaraan pribadi. Area sekitar stadion bisa sangat macet beberapa jam sebelum dan sesudah pertandingan. Naik metro M5 adalah solusi paling efisien — cepat, murah, dan kamu bisa larut dalam euforia puluhan ribu suporter yang memenuhi gerbong bersama-sama.
Dari Milan, kamu juga bisa menjelajahi kota-kota Italia lainnya dengan mudah. Gunakan tiket kereta untuk menjangkau Venesia, Florence, atau Roma dengan nyaman dan tepat waktu.
Milan bukan hanya tentang sepak bola. Kota ini adalah pusat mode dan desain dunia, rumah bagi museum-museum kelas dunia, gereja-gereja bersejarah, dan tentu saja kuliner Italia yang autentik. San Siro adalah satu dari sekian banyak alasan mengapa Milan layak dijadikan destinasi utama dalam perjalanan Eropa. Setelah puas menjelajahi stadion bersejarah ini, kamu masih bisa menikmati banyak hal lain yang ditawarkan kota ini.
Dari Piazza del Duomo yang memukau hingga lukisan ""The Last Supper"" karya Leonardo da Vinci yang tersimpan di Gereja Santa Maria delle Grazie, Milan adalah kota yang tidak akan pernah kehabisan cerita untuk diceritakan. Setiap sudut kota menyimpan keindahan yang berbeda, setiap neighbourhood memiliki karakternya sendiri yang unik dan menawan.
Untuk keliling Milan dan sekitarnya dengan leluasa, kamu bisa mempertimbangkan sewa mobil agar tidak tergantung jadwal transportasi umum. Fleksibilitas berkendara sendiri memungkinkan kamu mengeksplorasi lebih banyak tempat dalam satu hari, termasuk kawasan danau indah di pinggiran Milan seperti Danau Como dan Danau Maggiore.
Kalau kamu lebih suka menjelajah antarkota dengan anggaran terjangkau, pilihan tiket bus juga tersedia untuk rute-rute populer di Italia dan Eropa. Ini bisa menjadi alternatif hemat yang tetap nyaman untuk melanjutkan petualanganmu ke destinasi berikutnya.
Fri, 17 Jul 2026

Etihad
Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)
Mulai dari Rp 5.469.724
Tue, 21 Jul 2026

Air China
Jakarta (CGK) ke Milan (MXP)
Mulai dari Rp 5.594.300
Tue, 21 Jul 2026

easyJet
Bali / Denpasar (DPS) ke Milan (MXP)
Mulai dari Rp 6.318.356
Perjalanan ke Milan untuk menyaksikan keagungan Stadion San Siro dan menjelajahi salah satu kota paling berbudaya di Eropa adalah pengalaman yang layak direncanakan dengan matang. Traveloka hadir sebagai aplikasi perjalanan terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna untuk membantu merencanakan setiap aspek perjalanan, dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.
Dengan Traveloka, kamu bisa memesan tiket pesawat ke Milan dengan harga terbaik, membandingkan ratusan pilihan penerbangan dari berbagai maskapai dalam satu tampilan yang mudah dibaca. Tidak hanya itu, tersedia pula pilihan hotel mulai dari budget hostel hingga hotel bintang lima di pusat kota, semua bisa dipesan langsung dari satu aplikasi tanpa perlu berpindah-pindah platform. Fitur price alert akan membantumu menangkap harga terbaik sebelum harga naik.
Yang membedakan Traveloka dari layanan lainnya adalah kelengkapan produknya dalam satu ekosistem. Selain pesawat dan hotel, kamu juga bisa memesan tiket aktivitas dan atraksi wisata, sewa mobil, tiket kereta, tiket bus, dan bahkan layanan airport transfer langsung dari satu aplikasi. Tersedia pula layanan tambahan seperti eSIM untuk konektivitas internasional tanpa batas, asuransi perjalanan untuk ketenangan pikiran selama di luar negeri, dan PayLater yang memungkinkan kamu memesan sekarang dan membayar belakangan — sangat membantu ketika harga sedang promo tapi budget baru tersedia kemudian.
Pantau terus promo Traveloka untuk mendapatkan penawaran terbaik perjalananmu ke Milan. Download aplikasinya sekarang dan mulai rencanakan petualangan San Siro impianmu — karena momen terbaik dalam hidup selalu dimulai dari satu langkah pertama yang berani.







