
Bayangkan tirai air putih yang mengalir dari celah tebing, jatuh ke sungai berwarna biru kobalt.
Air terjun ini berada di kawasan Shirogane Onsen, tidak jauh dari Blue Pond yang terkenal.
Tampilannya berubah mengikuti musim, dari hijau segar di musim panas hingga berselimut es dan lampu di musim dingin. Berikut ulasan lengkap tentang lokasi, daya tarik, fasilitas, tiket masuk, hingga tips berkunjung ke Shirahige Waterfall.
Baca Juga: Panduan Lengkap Wisata ke Hokkaido Jepang
Shirahige Waterfall berada di Shirogane, Biei-cho, Kamikawa-gun, Hokkaido. Walau sering disebut “di Biei”, lokasi sebenarnya ada di kawasan pemandian air panas Shirogane Onsen, sekitar 30 menit dari Stasiun JR Biei.
Ketinggiannya sekitar 600 meter di atas permukaan laut.
Kamu bisa mencapainya dengan mobil atau naik Dohoku Bus dari Stasiun Biei selama sekitar 30 menit, turun di halte Biei Shirogane Onsen, lalu berjalan kaki sekitar 3 menit.
Stasiun Biei sendiri berjarak sekitar 30 menit dari Stasiun Asahikawa lewat JR Furano Line, atau dari Bandara Asahikawa lewat bus limusin.
Fri, 13 Nov 2026

EVA Air
Jakarta (CGK) ke Sapporo (CTS)
Mulai dari Rp 3.594.746
Wed, 18 Nov 2026

China Airlines
Jakarta (CGK) ke Sapporo (CTS)
Mulai dari Rp 3.679.114
Tue, 3 Nov 2026

China Eastern Airlines
Bangkok (BKK) ke Sapporo (CTS)
Mulai dari Rp 4.028.175
Walau kunjungannya singkat, air terjun ini punya banyak hal yang membuatnya istimewa:
Berbeda dari kebanyakan air terjun, air di sini keluar langsung dari retakan batuan dan jatuh sekitar 30 meter. Jenis air terjun seperti ini tergolong langka bahkan di Jepang, dan bentuk alirannya yang halus memberi kesan seperti janggut putih.
Air yang mengalir di bawah air terjun berwarna biru pekat karena kandungan mineral dari kawasan Gunung Tokachi yang memengaruhi pantulan cahaya.
Kontras antara putihnya air terjun dan biru sungai membuatnya mudah dikenali dari foto. Warna biru ini juga yang kemudian terlihat di Blue Pond terdekat.
Pada musim dingin, air terjun diterangi lampu dalam acara illumination yang umumnya berlangsung November hingga April, dengan jadwal bisa berbeda tiap tahun.
Pohon berselimut es dan es menggantung di tebing menambah suasana magisnya, dan acara ini dapat dinikmati tanpa biaya.
Cukup 15 hingga 30 menit untuk menikmati air terjun ini, sehingga mudah dipadukan dengan destinasi lain. Blue Pond hanya sekitar 5 menit berkendara dari sini.
Fasilitasnya sederhana, tetapi cukup untuk kunjungan singkat. Beberapa yang bisa kamu temukan:
Pada musim dingin tersedia tur bus malam musiman dari Biei Tourism Office yang singgah ke air terjun saat illumination.
Tidak ada biaya masuk alias gratis untuk melihat Shirahige Waterfall. Kamu bebas datang tanpa reservasi, dan acara illumination di musim dingin juga gratis.
Biaya yang mungkin muncul hanya berasal dari transportasi seperti bus atau parkir di lokasi lain, termasuk tarif parkir di area Blue Pond.
Karena jadwal illumination dapat berubah setiap tahun, cek informasi terbaru melalui Biei Tourist Association sebelum berangkat.
Supaya kunjunganmu nyaman, perhatikan hal berikut:
Musim dingin cocok untuk kamu yang ingin melihat es dan lampu. Sementara untuk Blue Pond terdekat, warna paling biru biasanya terlihat pertengahan Mei hingga pertengahan Juni.
Suhu bisa jauh di bawah nol derajat pada musim dingin, dan jalan bisa tertutup salju atau es. Gunakan mantel tebal, sarung tangan, dan sepatu bersol kuat.
Pengunjung yang datang sekitar pukul 08.00 di musim dingin melaporkan suasana yang masih lengang. Jam pagi juga memberi waktu lebih leluasa untuk berfoto.
Dari jembatan ini kamu bisa mendapatkan komposisi air terjun dari atas dengan sungai biru di bawahnya. Hari yang cerah membuat warna sungai tampil lebih tegas.
Karena berada di kawasan Shirogane Onsen, kamu bisa menggabungkan kunjungan ini dengan beberapa tempat berikut:
Blue Pond atau Aoiike adalah kolam berwarna biru dengan pohon-pohon mati yang menjulang dari permukaan air. Gratis untuk dikunjungi dan buka dari sekitar pukul 07.00 hingga 19.00, dengan lampu di sekitar pohon pada musim dingin.
Shirogane Onsen merupakan kawasan pemandian air panas yang sudah ada sejak 1950-an dan kaya mineral seperti magnesium dan kalsium sulfat. Pas untuk menghangatkan badan setelah menikmati udara dingin.
Fudo Waterfall adalah air terjun lain di rute yang sama, bisa disinggahi sebelum atau sesudah Blue Pond dan Shirahige. Cocok untuk melengkapi hari wisata alam di Biei.
Banyak penginapan onsen yang berada tak jauh dari air terjun. Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan:
Aonobi Yuyu hotel bintang 3 berada di kawasan Shirogane Onsen, hanya sekitar 4 menit berjalan kaki dari Shirahige Waterfall.
Tersedia pemandian air panas di lantai satu, restoran, WiFi gratis, dan parkir gratis. Beberapa tamu menyebut adanya shuttle gratis dari Stasiun Biei dan Asahikawa, tetapi sebaiknya konfirmasi jadwalnya saat memesan.
Hotel ParkHills berada di Shirogane Onsen dan dekat dengan Shirahige Waterfall maupun Blue Pond. Fasilitasnya mencakup onsen mineral dalam ruangan, kolam renang, sauna, area bermain anak, dan arcade.
Perlu diketahui bahwa tamu bertato tidak diizinkan memakai fasilitas pemandian umum.
Morinosizuku Rin berjarak sekitar satu menit berkendara dari Shirahige Waterfall dan dekat dengan kawasan Shirogane Onsen.
Tersedia shuttle dari dan ke Stasiun Biei yang memudahkan bagi tamu tanpa kendaraan pribadi. Beberapa tamu menyebut bangunannya tergolong lama, tetapi kamarnya tetap bersih.
Di Biei, Shirahige Waterfall hanya butuh 15 sampai 30 menit untuk dinikmati, tetapi perpaduan putih dan biru kobaltnya sering menjadi bagian yang paling diingat dari perjalanan.
Kalau rencana ke Jepang masih tahap awal, membandingkan tiket pesawat dan hotel di Traveloka bisa membantumu memperkirakan biaya sekaligus menentukan musim berangkat yang paling pas.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan pakaian hangat dan kamera, lalu rencanakan kunjunganmu ke Shirahige Waterfall dan saksikan sendiri keajaiban sungai biru kobalt di Hokkaido!






