
Subang lebih sering dikenal lewat kebun teh, pemandian air panas Ciater, dan deretan curugnya. Namun, di pusat kotanya ada satu tempat yang selalu ramai oleh suara mesin pada akhir pekan. Tepat di belakang terminal bus, Subang memiliki sirkuit balap permanen bernama Gery Mang.
Sirkuit Gery Mang adalah sirkuit balap permanen sepanjang 1,118 km dengan 14 tikungan yang berada di belakang Terminal Subang, Jawa Barat. Sirkuit ini dipakai untuk balap motor, gokart, dan kegiatan komunitas otomotif. Karena letaknya di tengah kota, kamu bisa memilih Hotel di Subang yang dekat dan menggabungkannya dengan wisata alam di sekitar.
Sirkuit Gery Mang dirancang oleh IMI Jawa Barat bersama insan otomotif Subang. Sirkuit ini sudah dipakai untuk berbagai kejuaraan balap motor setidaknya sejak awal 2010-an. Lokasinya yang dikenal warga sebagai "sirkuit belakang terminal" membuatnya mudah ditemukan.
| Lokasi | Belakang Terminal Subang, pusat Kota Subang, Jawa Barat |
| Panjang lintasan | 1,118 km |
| Lebar lintasan | 8,5–12 meter |
| Jumlah tikungan | 14 (7 kiri, 7 kanan) |
| Kapasitas penonton | Sekitar 1.000 orang, ditambah 100 kursi VIP |
| Perancang | IMI Jawa Barat dan insan otomotif Subang |
Nama Gery Mang diambil dari nama seorang pembalap asal Subang yang meninggal dunia saat mengikuti balap motor di Subang. Sirkuit ini dinamai untuk mengenangnya. Bagi komunitas otomotif setempat, nama tersebut menjadi pengingat akan pentingnya tempat balap yang aman.
Kisah ini membuat sirkuit punya arti lebih dari sekadar lintasan. Sirkuit ini menjadi wadah bagi anak muda Subang untuk menyalurkan hobi di tempat yang semestinya. Itulah sebabnya sirkuit ini dipandang sebagai simbol harapan bagi pembalap muda daerah.
Mon, 16 Nov 2026

Scoot
Kuala Lumpur (KUL) ke Majalengka (KJT)
Mulai dari Rp 1.245.845
Sat, 21 Nov 2026

Scoot
Singapura (SIN) ke Majalengka (KJT)
Mulai dari Rp 1.391.200
Mon, 2 Nov 2026

Scoot
Kota Ho Chi Minh (SGN) ke Majalengka (KJT)
Mulai dari Rp 1.636.789
Walau berukuran kecil, sirkuit ini punya beberapa keunggulan. Berikut tiga di antaranya.
Lintasan sepanjang 1,118 km ini memiliki 7 tikungan ke kiri dan 7 ke kanan. Pembagian yang seimbang ini menguji kemampuan pembalap di kedua arah. Lebarnya yang bervariasi dari 8,5 sampai 12 meter memberi ruang untuk saling mendahului.
Tidak banyak sirkuit yang berada di tengah kota seperti ini. Dari terminal, pengunjung hanya perlu berjalan sebentar. Di sekitar sirkuit juga mudah menemukan tempat makan dan penginapan.
Sepanjang lintasan dilengkapi lampu penerangan yang memadai. Dengan begitu, kegiatan bisa berlangsung sampai menjelang malam. Suasana sirkuit di bawah lampu memberi kesan yang berbeda dari siang hari.
Kegiatan di sirkuit ini beragam, tergantung jadwal pemakaiannya. Berikut yang biasa ditemui.
Sirkuit ini dipakai untuk balap motor dan gokart. Dengan kapasitas sekitar 1.000 penonton, suasananya akrab dan dekat dengan lintasan. Pengunjung bisa melihat pembalap melintas hanya beberapa meter dari tempat duduk.
Komunitas motor dan mobil kerap memakai sirkuit ini untuk track day. Di acara seperti ini, anggota komunitas mencoba kendaraan mereka di lintasan. Bagi pengunjung, ini kesempatan melihat berbagai jenis kendaraan sekaligus.
Subang punya banyak tempat wisata alam di bagian selatannya. Berikut tiga pilihan untuk melengkapi perjalanan.
Ciater dikenal dengan pemandian air panas dan hamparan kebun tehnya. Udara di kawasan ini sejuk. Banyak wisatawan memilih bermalam di sini.
Curug Cileat adalah air terjun tertinggi di Subang, dengan tinggi sekitar 100 meter. Pengunjung juga bisa berkemah di sekitarnya. Tempat ini cocok bagi yang suka berjalan kaki di alam.
Air terjun setinggi sekitar 70 meter ini berada di kawasan cagar alam Gunung Burangrang, pada ketinggian sekitar 1.300 meter. Suasananya tenang dan udaranya dingin. Tempat ini pas untuk melepas penat setelah dari kota.
Akses ke sirkuit ini mudah karena letaknya di pusat kota. Berikut dua cara yang umum.
Arahkan kendaraan menuju Terminal Subang di pusat kota. Sirkuit berada tepat di belakang terminal. Tersedia ruang parkir di sekitar kawasan.
Bus antarkota berhenti di Terminal Subang. Dari terminal, sirkuit bisa dicapai dengan berjalan kaki. Ini pilihan praktis bagi yang datang tanpa kendaraan.
Beberapa hal berikut perlu diperhatikan.
Sirkuit paling menarik dikunjungi saat ada latihan atau lomba. Akhir pekan biasanya lebih ramai. Cari tahu jadwal lewat komunitas otomotif setempat.
Tetaplah berada di area penonton saat kendaraan melaju. Awasi anak-anak agar tidak mendekati pagar. Penyumbat telinga membantu karena suara mesin cukup keras.
Setelah dari sirkuit, arahkan perjalanan ke Ciater atau salah satu curug. Udara sejuk di sana menjadi penutup hari yang pas. Menginap semalam membuat perjalanan lebih santai.
Sirkuit Gery Mang adalah sirkuit balap permanen sepanjang 1,118 km dengan 14 tikungan di belakang Terminal Subang, Jawa Barat. Namanya diambil dari pembalap asal Subang yang meninggal dunia saat balapan, dan lintasannya dirancang oleh IMI Jawa Barat bersama insan otomotif setempat. Sirkuit ini dipakai untuk balap motor, gokart, dan track day komunitas.
Letaknya di pusat kota membuat sirkuit mudah dicapai dengan kendaraan pribadi maupun bus. Kunjungan bisa digabung dengan kawasan Ciater, Curug Cileat, atau Curug Cijalu di Subang bagian selatan.
Subang bisa menjadi tujuan akhir pekan yang lengkap, dari suara mesin di kota sampai udara dingin di pegunungan. Lewat Traveloka, kamu bisa memilih Hotel di Subang dan mencari Aktivitas di Subang untuk mengisi liburan. Traveloka adalah platform travel terdepan di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dengan layanan tiket pesawat, hotel, aktivitas, sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.
Pembayaran bisa memakai transfer bank, GoPay, OVO, dompet digital lain, atau Traveloka PayLater. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store untuk mulai merencanakan. Setelah itu, tinggal tentukan akhir pekan untuk mampir ke sirkuit di belakang terminal ini.










