
Provinsi Bengkulu merupakan laboratorium budaya yang memikat, tempat pertemuan antara masyarakat pegunungan yang menjaga kemurnian tradisi hulu dengan masyarakat pesisir yang adaptif. Suku di Bengkulu mencerminkan bagaimana manusia berinteraksi dengan garis pantai Samudra Hindia yang ganas sekaligus pegunungan Bukit Barisan yang kokoh.
Menjelajahi suku asli Bengkulu berarti masuk ke dalam ruang waktu tempat sistem tulisan kuno, hukum adat yang komunal, dan ritual akulturasi masih berdenyut kencang. Mari kita bedah lapisan-lapisan identitas yang membentuk wajah Bengkulu hari ini.
Berdasarkan literatur sejarah dan sosiokultural, berikut adalah detail mengenai suku-suku yang membentuk identitas Provinsi Bengkulu:
Suku Rejang dianggap sebagai salah satu suku tertua dan merupakan suku terbesar di Bengkulu. Mereka mendiami wilayah pegunungan seperti Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong. Keunikan paling menonjol dari suku ini adalah kepemilikan sistem tulisan kuno bernama Aksara Kaganga, yang menjadi bukti tingginya peradaban mereka di masa lampau.
Suku Serawai adalah kelompok etnis terbesar kedua yang mayoritas mendiami wilayah Kabupaten Seluma dan Bengkulu Selatan. Masyarakat Serawai dikenal memiliki tradisi lisan yang kuat dan sistem kekerabatan yang sangat erat, di mana mereka menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dalam bercocok tanam.
Sun, 22 Mar 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Bengkulu (BKS)
Mulai dari Rp 877.760
Sat, 21 Mar 2026

Batik Air
Yogyakarta (YIA) ke Bengkulu (BKS)
Mulai dari Rp 1.496.300
Sat, 21 Mar 2026

Lion Air
Surabaya (SUB) ke Bengkulu (BKS)
Mulai dari Rp 1.755.560
Suku ini terkonsentrasi di wilayah pesisir Kota Bengkulu. Kebudayaan mereka merupakan hasil akulturasi yang panjang antara warga lokal dengan pengaruh luar. Salah satu warisan budaya mereka yang paling ikonik dan mendunia adalah perayaan Tabot, sebuah upacara sakral yang rutin digelar setiap bulan Muharram.
Mendiami Pulau Enggano di Samudra Hindia, Suku Enggano memiliki kebudayaan yang sangat khas dan berbeda dari suku di daratan Sumatera. Mereka terbagi dalam enam klan atau marga dan masih memegang teguh hukum adat dalam pengelolaan alam, menjadikan Pulau Enggano sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang eksotis.
Suku Lembak banyak mendiami wilayah Kabupaten Rejang Lebong dan sekitar Kota Bengkulu. Meskipun memiliki kemiripan bahasa dengan Suku Rejang dan Melayu, Suku Lembak memiliki identitas adat sendiri yang sangat kental dengan pengaruh nilai-nilai Islam dalam keseharian mereka.
Suku Pekal menghuni wilayah perbatasan antara Bengkulu Utara dengan Sumatera Barat (Mukomuko). Budaya Suku Pekal merupakan perpaduan unik antara unsur kebudayaan Rejang dan Minangkabau, menciptakan dialek dan adat istiadat yang khas di wilayah pesisir utara.
Mendiami wilayah Kabupaten Mukomuko, suku ini memiliki kedekatan budaya yang sangat erat dengan kebudayaan Minangkabau karena letak geografisnya. Namun, mereka tetap mempertahankan identitas khas Bengkulu, terutama dalam tata cara upacara perkawinan dan kesenian daerah.
Agar perjalanan budaya Anda di Bengkulu semakin berkesan, pahami beberapa etika berikut:
Bagi masyarakat Rejang, Aksara Kaganga adalah simbol kebanggaan. Menghargai artefak atau replika tulisan ini saat berkunjung ke museum atau desa adat akan sangat diapresiasi oleh penduduk setempat.
Saat menghadiri festival besar seperti Tabot atau acara pernikahan, pastikan mengenakan pakaian yang tertutup dan sopan. Hal ini merupakan bentuk penghormatan langsung kepada nilai-nilai kesantunan yang dijunjung tinggi oleh suku-suku di Bengkulu.
Beberapa suku seperti Suku Enggano dan Rejang memiliki hubungan spiritual yang sangat kuat dengan alam. Ada wilayah-wilayah tertentu yang dianggap sakral atau disebut sebagai hutan ulayat. Jika Anda melakukan trekking atau berkunjung ke wilayah pedalaman, pastikan untuk tidak merusak tanaman, membuang sampah sembarangan, atau memindahkan batu/benda tanpa izin.
Sun, 22 Mar 2026

Super Air Jet
Jakarta (CGK) ke Bengkulu (BKS)
Mulai dari Rp 877.760
Sat, 21 Mar 2026

Batik Air
Yogyakarta (YIA) ke Bengkulu (BKS)
Mulai dari Rp 1.496.300
Sat, 21 Mar 2026

Lion Air
Surabaya (SUB) ke Bengkulu (BKS)
Mulai dari Rp 1.755.560
Sempurnakan perjalanan budaya Anda di Bumi Rafflesia dengan menginap di akomodasi pilihan. Berikut rekomendasi hotel di Bengkulu yang estetik dan strategis:
Mercure Bengkulu menawarkan kenyamanan bintang empat di pusat kota, sangat dekat dengan pusat kebudayaan Melayu Bengkulu dan situs sejarah Benteng Marlborough. Fasilitas modernnya menjadikannya pilihan utama bagi keluarga.

Ratu Samban

Mercure Bengkulu

8.3/10
•




Ratu Samban
Rp 916.535
Rp 687.401
Hotel Santika Bengkulu menghadirkan keramahan lokal yang hangat dengan lokasi strategis untuk mengeksplorasi kuliner khas Bengkulu. Hotel ini memberikan akses mudah bagi Anda yang ingin berinteraksi dengan komunitas lokal di sekitar Pantai Panjang.

Ratu Agung

Hotel Santika Bengkulu

8.5/10
•



Ratu Agung
Rp 868.000
Rp 651.000
Grage Hotel Bengkulu berlokasi tepat di bibir pantai, menawarkan pemandangan Samudra Hindia yang memukau. Sangat cocok bagi Anda yang mencari ketenangan setelah seharian menjelajahi kampung-kampung adat di pinggiran kota.

Ratu Samban

Grage Hotel Bengkulu

8.0/10
•



Ratu Samban
Rp 693.131
Rp 519.848
Untuk melihat macam-macam hotel di Bengkulu lainnya yang sesuai dengan budget Anda, silakan kunjungi halaman hotel Bengkulu di Traveloka.
Jadikan eksplorasi Anda lebih praktis dengan memesan tiket pesawat menuju Bengkulu dan reservasi hotel terbaik melalui Traveloka. Manfaatkan fitur Easy Reschedule untuk fleksibilitas rencana perjalanan dan TPayLater untuk pembayaran yang lebih ringan.
Jangan lewatkan Promo Pengguna Baru agar liburan Anda di Bengkulu menjadi lebih hemat dan berkesan. Pesan sekarang dan temukan keajaiban budaya yang tersembunyi di pesisir barat Sumatera!










