
Menjelajah hutan Borneo demi melihat satwa liar memang terdengar melelahkan. Namun, di Sungai Kinabatangan, Anda cukup duduk manis di atas perahu dan membiarkan satwa-satwa tersebut datang sendiri ke tepi sungai. Inilah daya tarik utama dari sungai terpanjang kedua di Sabah ini.
Sungai Kinabatangan adalah kawasan wisata safari sungai di Sabah, tempat pengunjung bisa melihat orangutan, gajah kerdil, monyet belanda, dan satwa liar Borneo lain langsung dari atas perahu. Kepadatan satwa liarnya disebut-sebut sebagai salah satu yang tertinggi di seluruh Borneo. Untuk memulai perjalanan, Anda bisa memesan Tiket Pesawat ke Sandakan sebagai kota gerbang menuju kawasan ini.
Julukan Big Five Borneo diberikan untuk lima satwa ikonik yang jadi incaran utama wisatawan saat river cruise di kawasan ini.
Orangutan liar kerap terlihat bergelantungan di pohon-pohon tepi sungai, terutama pada pagi dan sore hari saat mereka mencari makan. Berbeda dengan Sepilok yang merupakan pusat rehabilitasi, orangutan di Kinabatangan hidup sepenuhnya liar di habitat aslinya. Melihat mereka dari perahu memberi pengalaman yang terasa lebih otentik.
Mon, 19 Oct 2026

AirAsia Indonesia
Jakarta (CGK) ke Kota Kinabalu (BKI)
Mulai dari Rp 1.295.000
Mon, 19 Oct 2026

AirAsia Berhad (Malaysia)
Kuala Lumpur (KUL) ke Kota Kinabalu (BKI)
Mulai dari Rp 1.159.815
Sat, 3 Oct 2026

Royal Brunei Airlines
Surabaya (SUB) ke Kota Kinabalu (BKI)
Mulai dari Rp 1.766.681
Gajah kerdil atau pygmy elephant adalah subspesies gajah yang hanya ditemukan di Borneo, dengan ukuran tubuh lebih kecil dibanding gajah Asia pada umumnya. Mereka biasa terlihat berkelompok di tepian sungai atau menyeberang di titik-titik tertentu. Kemunculannya tidak menentu, sehingga menjadikannya salah satu satwa paling dicari dalam river cruise.
Monyet belanda, atau proboscis monkey, dikenal lewat hidungnya yang besar dan hanya ditemukan di Pulau Borneo. Mereka biasa terlihat bergerombol di pepohonan sepanjang tepi sungai, terutama menjelang senja saat mereka mencari tempat tidur. Suaranya yang khas sering membantu pemandu menemukan lokasi kawanan monyet ini.
Enggang badak atau rhinoceros hornbill adalah burung besar dengan paruh mencolok berbentuk tanduk, dan jadi salah satu burung paling dicari pengamat burung di Borneo. Mereka biasa terlihat terbang rendah di atas sungai atau bertengger di pohon-pohon tinggi. Suara kepakan sayapnya yang khas sering terdengar sebelum burungnya benar-benar terlihat.
Buaya muara adalah predator puncak di ekosistem Sungai Kinabatangan, kerap terlihat berjemur di tepian lumpur atau mengapung tenang di permukaan air. Ukurannya bisa cukup besar, menjadikannya salah satu satwa yang paling menegangkan sekaligus menarik untuk disaksikan dari atas perahu. Pemandu lokal biasanya sudah hafal titik-titik favorit buaya untuk berjemur.
Cruise pagi dan sore hari adalah waktu terbaik karena bertepatan dengan jam satwa paling aktif mencari makan dan minum di tepi sungai. Musim kemarau antara Maret hingga Oktober juga disebut sebagai periode terbaik karena satwa lebih mudah terlihat dibanding musim hujan. Menginap minimal dua malam lebih disarankan dibanding satu malam, karena ini memberi dua kesempatan cruise dibanding hanya satu kali kesempatan.
Selama berada di kawasan ini, ada beberapa keseruan lain yang sayang dilewatkan begitu saja. Mulai dari petualangan malam hari sampai jalan-jalan santai menyusuri hutan.
Begitu malam tiba, night safari jadi kesempatan berbeda untuk melihat sisi lain Kinabatangan. Dengan bantuan sorot lampu, pemandu mencari binatang nokturnal seperti burung hantu, kucing hutan, hingga mata buaya yang memantulkan cahaya di kegelapan sungai.
Selain di atas perahu, night walk mengajak Anda menyusuri jalur hutan di sekitar area menginap sambil mencari serangga, katak, dan burung yang sedang tidur. Suasana hutan di malam hari terasa jauh berbeda dibanding saat siang, dan sering jadi pengalaman yang paling diingat wisatawan.
Sukau dan sekitarnya punya beberapa jalur trekking pendek, termasuk jalur menuju danau tapal kuda yang jadi titik favorit pengamatan burung. Jalur ini cocok untuk yang ingin sedikit bergerak di darat setelah seharian duduk di atas perahu.
Kawasan Kinabatangan dikenal sebagai surga pecinta burung, dengan lebih dari 200 spesies yang bisa dijumpai, mulai dari kingfisher, flycatcher, hingga pitta yang tergolong langka. Aktivitas ini biasanya sudah menyatu dengan jungle trekking maupun river cruise pagi hari, jadi tidak perlu jadwal terpisah.
Beberapa kebiasaan kecil ini bisa membuat peluang Anda bertemu satwa liar jadi lebih besar sekaligus membuat pengalaman safari terasa lebih nyaman.
Warna pakaian gelap atau netral seperti hijau, cokelat, atau abu-abu lebih disarankan dibanding warna mencolok. Warna cerah cenderung lebih mudah menarik perhatian dan bisa membuat satwa liar waspada, sehingga mereka buru-buru menjauh sebelum sempat terlihat jelas.
Sebagian besar satwa, terutama burung dan monyet di pepohonan tinggi, akan lebih jelas terlihat dengan bantuan teropong atau kamera berlensa zoom. Jarak pandang dari atas perahu biasanya cukup jauh, jadi mengandalkan mata telanjang saja seringkali kurang maksimal.
Suara berisik dari pengunjung bisa membuat satwa liar kabur sebelum sempat terlihat jelas oleh semua orang di perahu. Usahakan berbicara pelan dan hindari gerakan mendadak selama cruise berlangsung, terutama saat pemandu memberi kode ada satwa di dekat sungai.
Kawasan sungai dan hutan tropis identik dengan nyamuk, terutama menjelang senja saat cruise sore berlangsung. Lotion atau semprotan anti nyamuk jadi barang wajib dibawa agar Anda bisa fokus menikmati safari tanpa terganggu gigitan serangga.
Sungai Kinabatangan membuktikan bahwa safari satwa liar tidak selalu harus dilakukan di daratan Afrika. Dari orangutan yang bergelantungan bebas, gajah kerdil yang menyeberangi sungai, sampai buaya muara yang berjemur tenang, semuanya bisa disaksikan langsung dari atas perahu tanpa perlu trekking berat.
Yang membuat pengalaman ini istimewa adalah ketidakpastiannya. Setiap cruise bisa menghadirkan kejutan berbeda, dan justru itulah yang membuat wisatawan rela menginap beberapa malam demi kesempatan lebih besar bertemu Big Five Borneo secara langsung.
Traveloka adalah platform travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna di kawasan ini. Pesan Tiket Pesawat ke Sandakan dan Hotel di Sandakan, lalu lengkapi dengan Aktivitas di Sandakan untuk river cruise maupun tur konservasi lainnya, semua bisa diatur dalam satu aplikasi bersama eSIM dan asuransi perjalanan untuk kebutuhan lainnya.
Untuk pembayaran, Anda bisa memanfaatkan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, OVO, hingga dompet digital lain yang didukung, sehingga proses checkout tetap praktis. Unduh aplikasi Traveloka sekarang dan mulai rencanakan safari sungai Anda ke Kinabatangan, aplikasi yang juga masuk jajaran teratas kategori travel di Google Play Store dan App Store di kawasan Asia Tenggara.






