11 Swiss Alps Village Tercantik yang Serasa Negeri Dongeng

Traveloka Team
Waktu baca 3 menit

Pernah membayangkan liburan ke desa yang terlihat seperti negeri dongeng? Swiss Alps village menawarkan pemandangan rumah chalet khas Swiss, padang rumput hijau, dan pegunungan megah yang bikin siapa pun terpukau. Suasananya terasa seperti lukisan yang hidup!

Menariknya, setiap desa punya pesona tersendiri, mulai dari air terjun yang memukau hingga jalanan mungil dengan latar pegunungan bersalju. Penasaran desa mana saja yang wajib masuk bucket list liburanmu? Yuk, jelajahi 11 desa tercantik di Swiss Alps berikut ini!

11 Swiss Alps Village Tercantik

Biar tidak bingung, berikut kami rangkum 10 desa Swiss Alps bak negeri dongeng:

1. Lauterbrunnen

Bayangkan berjalan di desa mungil dengan tebing menjulang dan air terjun yang mengalir dari ketinggian. Itulah pesona Lauterbrunnen, lembah romantis yang dijuluki “Lembah 72 Air Terjun”. Salah satu ikonnya adalah Staubbach Falls, dengan ketinggian hampir 300 meter.

Tidak cuma berburu foto, kamu juga bisa hiking, bersepeda, atau mencoba paralayang untuk melihat lembah dari udara. Bagi pencinta adrenalin, aktivitas base jumping juga dikenal di sini. Waktu terbaik berkunjung adalah Mei–September, saat jalur alam umumnya lebih nyaman dijelajahi.

Discover Flights With Traveloka

Tue, 24 Nov 2026

Emirates

Jakarta (CGK) ke Zurich (ZRH)

Mulai dari Rp 7.189.850

Sat, 14 Nov 2026

Austrian Airlines

Amsterdam (AMS) ke Zurich (ZRH)

Mulai dari Rp 5.387.000

Thu, 26 Nov 2026

Eurowings

Berlin (BER) ke Zurich (ZRH)

Mulai dari Rp 1.578.800

2. Grindelwald

Grindelwald jadi Swiss Alps village favorit bagi pencinta alam dan petualangan, dengan panorama dramatis yang bisa dinikmati sepanjang perjalanan. Di sini, kamu bisa berjalan di desa pegunungan dengan pemandangan puncak Eiger, Mönch, dan Jungfrau yang menjulang megah.

Buat pengalaman lebih seru, coba First Cliff Walk by Tissot, jalur besi di tepi tebing dengan jembatan gantung dan platform observasi yang menantang. Kamu juga bisa meluncur dengan First Mountain Cart atau Trottibike, lalu mendaki menuju Danau Bachalpsee yang memesona.

3. Zermatt 

Mau merasakan bangun pagi dengan pemandangan Matterhorn di balik rumah-rumah kayu khas pegunungan? Zermatt menawarkan suasana desa tanpa kendaraan bermotor, lengkap dengan udara segar dan beragam aktivitas seru, mulai dari bermain ski hingga snowboarding.

Petualangan makin istimewa saat kamu naik kereta gantung menuju Matterhorn Glacier Paradise, stasiun puncak di ketinggian 3.883 meter. Di sana, kamu bisa menjelajahi istana es (glacier palace) dan menikmati hamparan salju abadi. Jangan lupa mampir ke Kirchbrücke untuk mengabadikan panorama Matterhorn yang ikonik!

4. Wengen

Wengen adalah Swiss Alps village yang ramah keluarga, berada di lereng cerah dengan panorama Lembah Jungfrau yang memukau. Suasananya tenang tanpa suara kendaraan, sehingga cocok untuk menikmati liburan bernuansa alam.

Jangan lewatkan jalan-jalan di Dorfstrasse untuk melihat chalet kayu tradisional, hotel bergaya Belle Époque, dan taman bunga yang cantik. Kamu juga bisa mencoba alpine hiking atau naik kereta gantung menuju Männlichen untuk menikmati panorama Pegunungan Alpen dari ketinggian..

5. Mürren 

Penggemar film James Bond mungkin familier dengan Piz Gloria, restoran berputar yang menjadi salah satu lokasi syuting film On Her Majesty’s Secret Service. Dari Mürren, kamu bisa mengunjunginya sekaligus mengenal desa pegunungan dengan chalet tradisional bergaya abad ke-19 yang berdiri di atas tebing.

Petualangan di sini tidak berhenti sampai situ. Naik cable car untuk menikmati panorama Alpen dari ketinggian, lalu jelajahi jalur pejalan kaki dengan pemandangan Lembah Lauterbrunnen lebih dari 600 meter di bawahnya. Sensasinya cocok buat kamu yang suka alam dan tantangan!

6. Gimmelwald

Jauh dari keramaian kota, Gimmelwald menawarkan kehidupan pedesaan Swiss yang masih terasa autentik. Swiss Alps village ini dikenal sebagai desa pertanian kecil dengan suasana damai, rumah tradisional, dan pemandangan pegunungan yang menemani keseharian penduduknya.

Salah satu pengalaman uniknya adalah mampir ke toko keju mandiri milik warga untuk membeli keju, sosis, dan produk lokal. Kamu juga bisa melihat lumbung keju tua Chässpycher, air mancur berbentuk Y, atau hiking menuju Air Terjun Sprutz.

7. Grimentz 

Grimentz merupakan desa kuno di Valais yang berada pada ketinggian sekitar 1.572 meter yang didominasi merah geranium di bagian balkon kayu. Rumah-rumah chalet tradisional dan gang berbatu membuat suasananya terasa hangat, seolah membawa kamu kembali ke Swiss pada masa lampau.

Sempatkan berjalan-jalan di Old Village Grimentz dan mampir ke La Maison de Grand-Maman, museum kecil yang menggambarkan kehidupan warga lokal zaman dahulu. Kalau ingin pengalaman berbeda, cicipi Vin des Glaciers, anggur khas Valais yang punya tradisi penyimpanan unik.

8. Guarda

Berada di Lembah Engadin, Kanton Graubünden, Swiss, desa ini memikat lewat rumah-rumah tradisional dengan hiasan dinding sgraffito yang artistik. Tidak heran kalau Swiss Alps village ini terasa begitu istimewa!

Cara terbaik menikmatinya adalah berjalan menyusuri jalanan berbatu sambil mengagumi fasad rumah khas Engadin. Kamu juga bisa mencoba trekking ramah keluarga di Schellen-Ursli-Weg sepanjang 3,1 km atau mampir ke Museum Schellen-Ursli untuk melihat koleksi artefak yang berkaitan dengan kisah anak populer Swiss tersebut.

9. Appenzell

Warna-warni rumah tradisional menjadi pemandangan pertama yang mencuri perhatian di Appenzell. Desa ini juga mempertahankan tradisi budaya Swiss yang kental, dengan latar Pegunungan Säntis yang menambah pesonanya.

Jangan lewatkan kesempatan mencicipi keju Appenzeller yang terkenal atau mampir ke toko cokelat dan bir craft di sekitar alun-alun. Kalau ingin melihat panorama Alpen dari ketinggian, kamu juga bisa mencoba naik kereta gantung menuju Ebenalp.

10. Soglio 

Di sisi selatan Pegunungan Alpen, Soglio menawarkan pesona desa bersejarah dengan gang-gang berbatu dan panorama Lembah Bregaglia yang memanjakan mata. Keindahannya bahkan membuat pelukis Giovanni Segantini menjuluki desa ini sebagai “gerbang menuju surga”.

Saat menjelajahi Swiss Alps village ini, sempatkan mampir ke Gereja San Lorenzo dan Hotel Palazzo Salis, bangunan bangsawan abad ke-17 dengan kamar antik serta galeri seni. Kalau suka petualangan, kamu juga bisa mendaki dari Casaccia melewati lereng Val Bregaglia menuju Soglio.

11. Andermatt

Perpaduan desa Alpen yang klasik dan fasilitas ski modern membuat Andermatt punya daya tarik tersendiri. Suasana pegunungan yang menawan berpadu dengan resor ski yang siap menyambut pencinta petualangan musim dingin.

Kamu bisa menjelajahi kawasan ski Andermatt-Sedrun-Disentis dengan lebih dari 180 km lereng ski. Selain bermain ski, ada aktivitas seru seperti tobogganing, snowshoeing, ski lintas alam, hingga panjat es untuk menguji adrenalin.

Saatnya Masukkan Desa Impianmu ke Bucket List Liburan!

Dari pesona tradisional Andermatt hingga desa-desa Alpen dengan panorama pegunungan yang memukau, Swiss punya banyak sudut cantik yang layak dijelajahi. Setiap desa menawarkan pengalaman berbeda, baik untuk menikmati suasana musim dingin maupun sekadar mengagumi pemandangan bak negeri dongeng.

Sudah punya desa favorit untuk dikunjungi? Yuk, pesan hotel, tiket pesawat, kereta api, atau bus & shuttle dengan mudah lewat Traveloka. Jangan lupa cek kupon Traveloka serta promo BCA biar makin hemat. Nikmati petualangan seru menjelajahi Cimahi Swiss Traveloka!

Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan