Semua hal yang anda perlu ketahui mengenai status penerbangan dan kebijakan maskapai selama kasus penyebaran Corona Virus.

dismiss
Promo
Jadi Partner Traveloka
Simpan
Pesanan Saya
IDR
Pay
Log In
Daftar
0
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan

Traveloka Accomodation

23 Feb 2021 - 3 min read

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Hutan Tropika di Pulau Kalimantan

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Hutan Tropika di Pulau Kalimantan

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya– Label paru-paru dunia yang diberikan kepada hutan di pulau Kalimantan bukanlah tanpa alasan. Awalnya hutan di Kalimantan memiliki luas hingga 40,8 juta ha. Namun, seperti yang kita sama-sama ketahui, laju deforestasi atau pembabatan hutan utamanya di Kalimantan juga melaju terlalu cepat. Dari 40 juta ha, per 2010 hutan di Kalimantan hanya tersisa 2,5 juta ha saja.

Laju deforestasi yang cepat bukan hanya diakui oleh beberapa organisasi lingkungan dunia atau masyarakat Indonesia. Secara khusus, bahkan Guiness Book of The Record atau organisasi yang bertugas untuk mencatat rekor di dunia, menobatkan Indonesia sebagai negara dengan laju kerusakan hutan tercepat di dunia.

Inilah pentingnya keberadaan taman nasional di pulau Kalimantan, bukan hanya berfungsi sebagai paru-paru dunia, namun juga menjadi habitat bagi fauna endemik dan flora langka, seperti contohnya dengan Taman Nasional Betung Kerihun dengan katak yang hanya berukuran satu sentimeter.

Tugas berat tentunya bukan hanya hanya untuk Taman Nasional Betung Kerihun untuk memastikan hutan Kalimantan tetap terjaga, namun juga taman nasional lain, termasuk Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya.

Kisah Unik Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya

Sebelum menjadi satu kesatuan, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya adalah dua ekosistem yang berbeda. Dua tempat ini pada awalnya berfungsi sebagai cagar alam, dan memiliki nama Cagar Alam Bukit Baka yang terletak di Kalimantan Barat dan Cagar Alam Bukit Raya.

Ekosistem yang sama dan visi yang serupa yaitu sebagai lokasi konservasi membuat kedua cagar alam ini menyatu dan resmi berubah menjadi Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya yang berlokasi di Kabupaten Sintang dan Melawi. Perubahan nama menjadi Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dikukuhkan lewat dua Surat Keputusan Menteri, yang pertama Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.4189/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 10 Juni 2014 yang meresmikan berdirinya Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi, dengan luas 111.802,20 ha. Sebelumnya, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya yang masuk Kabupaten Kosongan telah diresmikan lewat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.3951/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 19 Mei 2014, yang juga mengatur luas taman nasional di kabupaten ini adalah 122.822,10 ha, Total, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya memiliki luas 234.624,30 ha.

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya bukan hanya penting untuk hewan endemik sebagai habitat yang nyaman, namun juga menjadi penting bagi masyarakat sekitar, kenapa? Karena Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya menjadi tempat tangkapan air atau hutan hidrologis yang pada akhirnya mengaliri beberapa sungai, termasuk sungai Melawi di Kalimantan Barat dan Sungai Katingan di Kalimantan Tengah.

Flora dan Fauna Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya

Jenis fauna dan flora yang berada di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya sangat beragam. Ini tak mengherankan mengingat iklim yang sangat bersahabat untuk membangun ekosistem alam, sampai luas yang sangat besar, sehingga membuat Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya lengkap dengan flora dan fauna endemik, sampai yang flora dan fauna nyaris punah.

Flora

Hampir sama dengan tetangganya yaitu Taman Nasional Betung Kerihun, flora yang ada di Taman Nasional Bukit Baka seperti bunga raflesia dan berbagai jenis anggrek hutan. Total, Taman Nasional Bukit Baka ditumbuhi 817 tumbuhan yang berhasil diidentifikasi. Beberapa jenis anggrek hutan yang ditemukan di taman nasional ini bahkan baru pertama kali ditemukan di Kalimantan dan tidak ada di taman nasional atau pulau lainnya di Indonesia.

Ada juga beberapa jenis anggrek yang teridentifikasi di taman nasional ini, yaitu anggrek topas, anggrek lidah ular dan beberapa jenis anggrek popular lainnya.

Fauna

Beberapa jenis mamalia tumbuh besar dan membangun habitatnya di taman nasional ini, beberapa juga termasuk satwa unik yang tentunya tidak bisa ditemukan di kebun binatang manapun. Di antaranya masih masuk famili musang, ada musang belang, musang bergaris, musang dan musang air.

Masih dalam kategori mamalia, Taman Nasional juga menjadi rumah bagi beruang madu, macan dahan, pelanduk hingga babi hutan.

Seperti hutan Kalimantan lainnya, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya juga dipenuhi oleh beberapa primata, mulai dari kera ekor panjang, kera ekor pendek, beberapa jenis lutung dan juga orang utan.

Wisata Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya bukan hanya kaya akan keanekaragaman hayati, dari anggrek hingga bunga raflesia, dari babi hutan hingga berbagai jenis primata, tapi juga destinasi wisata.

Luas 236 ribu ha tentunya harus dimaksimalkan dengan berbagai destinasi wisata, beberapa opsi yang kamu pilih di antaranya adalah.

Mendaki Bukit

Bukit Baka Bukit Raya bukan hanya sekadar nama, namun juga bisa menjadi opsi wisata kamu. Jika kamu pendaki awal, kamu bisa mendaki Bukit Baka yang memiliki tinggi hingga 1.617 mdpl. Jika ingin mendaki yang agak lebih menantang, ada Bukit Raya yang memiliki tinggi 2.278 mdpl.

Berendam di air panas

Setelah lelah mendaki dua bukit di taman nasional ini, kamu bisa bersantai dan relaksasi di pemandian air panas, tepatnya Air Panas Sepan Apoi yang berlokasi di Desa Batu Panahan.

Arung Jeram

Bagi kamu yang menyukai wisata ekstrem dan ingin memacu adrenalin dengan teman-teman, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya juga menawarkan arung jeram, tepatnya di sungai Ella. Sungai ini terletak di Desa Belaban, Kabupaten Melawi.

Wisata Budaya

Sudah hampir menjadi rahasia umum bahwa Kalimantan dan suku Dayak adalah dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya juga menawarkan eksplorasi budaya suku Dayak, terutama rumah khas bernama rumah betang, yang di dalamnya ditinggali oleh beberapa keluarga.

Keindahan dan keasrian hutan yang ada di Kalimantan, lengkap dengan berbagai flora fauna juga tempat wisata, serta kekayaan budaya, membuat Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya bisa menjadi destinasi wisata kamu. Letaknya yang juga dekat dengan Taman Nasional Betung Kerihun bisa membuat kamu mengeksplorasi dua taman nasional ini sekaligus dan menikmati ekosistem liar dan natural yang ada.