
Berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Tari Remo berdiri anggun sebagai salah satu warisan budaya takbenda terpopuler di Nusantara. Seni tari tradisional ini awalnya diciptakan oleh seniman lokal bernama Cak Mo pada awal abad ke-20 sebagai bagian dari tradisi pertunjukan seni ludruk. Alasan utama kamu wajib menyaksikan pertunjukan kebudayaan ini adalah gerakan kakinya yang sangat tegas dan dinamis, gemerincing gelang lonceng kecil di pergelangan kaki penari, serta filosofi nilai kepahlawanan yang sarat makna.
Bagi para pecinta seni pertunjukan tradisional, penjelajah budaya Nusantara, hingga wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan tradisi Jawa Timur, Tari Remo menyajikan atraksi panggung yang amat memikat. Penasaran dengan daya tarik utama, rute lokasi sanggar pertunjukan, hingga rekomendasi penginapan terdekatnya? Yuk, simak panduan lengkap Tari Remo Jawa Timur selengkapnya di bawah ini!
Menyaksikan secara langsung pementasan Tari Remo menawarkan deretan keindahan estetika dan nilai sejarah budaya yang luar biasa. Berikut adalah beberapa daya tarik utama yang membuat tarian ini sangat dinantikan:
Ciri khas paling menonjol dari Tari Remo terletak pada gerakan hentakan kaki penari yang cepat, dinamis, dan penuh energi. Setiap langkah penari didukung oleh gelangan lonceng kecil yang dipasang pada pergelangan kaki, menghasilkan irama bunyi yang selaras dengan musik pengiring.
Wed, 28 Oct 2026

Citilink
Jakarta (CGK) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.114.000
Tue, 27 Oct 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.324.000
Wed, 28 Oct 2026

Lion Air
Bandar Lampung (TKG) ke Malang (MLG)
Mulai dari Rp 1.624.700
Penari Remo menampilkan ketangkasan memain-mainkan selendang (sampur) dengan gerakan menyabetkan kain secara cepat dan tegas. Dipadukan dengan gelengan kepala yang patah-patah serta ekspresi wajah jantan yang berani, tarian ini menggambarkan karakter sosok pangeran yang gagah perkasa.
Tari Remo memiliki berbagai variasi gaya busana yang unik sesuai wilayah perkembangannya di Jawa Timur, seperti Gaya Jombangan, Surabaya, Sawahan, dan Malang. Tiap gaya busana menampilkan paduan ikatan kepala (udheng), celana hitam sebatas lutut, serta tatanan perhiasan yang sarat nilai estetika daerah.
Awalnya difungsikan sebagai tarian pembuka dalam kesenian rakyat Ludruk, kini Tari Remo telah bertransformasi menjadi tarian resmi untuk menyambut tamu kenegaraan dan wisatawan kehormatan. Pergeseran fungsi ini makin memperkuat eksistensi tarian di berbagai panggung festival kebudayaan modern.
Seiring berjalannya waktu, tarian yang dulunya hanya dibawakan oleh penari pria ini kini juga ditarikan oleh para penari perempuan (Tari Remo Putri). Sisi kelembutan gerakan wanita berpadu harmonis dengan ketegasan irama musik gending Jawa, menghasilkan pertunjukan yang sangat anggun.
Seni Tari Remo umumnya dapat disaksikan dalam pagelaran seni ludruk rutin, festival budaya harian, maupun pertunjukan khusus di berbagai balai pemuda dan taman budaya di Jawa Timur. Untuk menyaksikan pertunjukan kesenian di balai budaya atau sanggar tari tradisional, pengunjung biasanya dikenakan tiket masuk apresiasi yang terjangkau, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp50.000 per orang tergantung skala acara pertunjukan.
Pusat perkembangan Tari Remo dapat ditemui di berbagai kota utama Jawa Timur, terutama di Kabupaten Jombang dan Kota Surabaya. Untuk mengunjungi pusat pertunjukan di Taman Budaya Jawa Timur (Surabaya) atau Sanggar Seni di Jombang, kamu dapat menggunakan kendaraan pribadi, sepeda motor, maupun transportasi umum antar kota.
Akses tol Surabaya–Kertosono mempermudah mobilitas wisatawan yang ingin menjelajahi kedua wilayah budaya ini.
Waktu paling ideal untuk merencanakan kunjungan menyaksikan pementasan tarian ini adalah saat gelaran Hari Jadi Kota/Kabupaten (seperti Hari Jadi Kota Surabaya atau Kabupaten Jombang) serta musim festival budaya bulanan. Pementasan biasanya berlangsung pada malam hari (sekitar pukul 19.00 hingga 21.00 WIB) bersamaan dengan pertunjukan seni tradisi panggung.
Di lokasi gedung kesenian, balai pemuda, maupun sanggar tari daerah telah tersedia fasilitas publik yang memadai. Pengunjung dapat menggunakan area parkir kendaraan, toilet bersih, tribun penonton yang nyaman, hingga stan penjualan cinderamata lokal.
Datang Lebih Awal untuk Mendapatkan Posisi Duduk Terbaik: Gedung pertunjukan budaya sering dipadati penonton lokal maupun wisatawan, jadi datanglah 30 menit sebelum acara dimulai agar mendapat sudut pandang foto yang bagus.
Patuhi Etika Saat Pertunjukan Berlangsung: Matikan lampu kilat (flash) kamera agar tidak mengganggu konsentrasi para penari dan penabuh gamelan di panggung.
Pahami Silsilah dan Sejarah Tarian: Membaca ulasan sejarah singkat tarian sebelum menonton akan membantumu lebih mengapresiasi setiap makna simbolis gerakan dan busana penari.
Sediakan Uang Tunai Pecahan Kecil: Bawa uang fisik untuk membeli cinderamata unik bertema Tari Remo, seperti miniatur patung penari atau selendang motif batik lokal.
Untuk mempermudah akses kamu menikmati ragam atraksi wisata budaya dan sejarah Tari Remo di Jawa Timur, berikut beberapa pilihan penginapan terbaik yang aktif dan dapat dipesan melalui Traveloka:
Ulasan: 8,4/10 dari 608 ulasan
Penginapan pertama yang bisa kamu pertimbangakan adalah Hotel Yusro Jombang. Hotel ini merupakan akomodasi bintang 3 yang nyaman dan luas di Kabupaten Jombang, menyuguhkan fasilitas lengkap serta suasana menginap yang ramah untuk keluarga maupun perjalanan bisnis. Lokasinya berada di Jl. Soekarno - Hatta No.25, Nglungge, Keplaksari, Kec. Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Lokasi ini cukup strategis karena berada di pintu masuk utama Kabupaten Jombang (tanah kelahiran Tari Remo), hotel ini memudahkan akses menuju pusat kegiatan seni budaya lokal, sanggar tari daerah, serta gedung pertunjukan tempat tradisi Tari Remo dan kesenian Ludruk dilestarikan secara turun-temurun. Hotel ini menyediakan beberapa fasilitas pendukung seperti kolam renang outdoor, restoran, ruang serbaguna/ballroom, pusat kebugaran, area bermain anak, serta akses Wifi gratis.
Jika ingin menginap, tarif yang dikenakan mulai dari Rp350 ribu per malam tergantung pada jenis kamar yang dipilih.
Ulasan: 8,4/10 dari 5.023 ulasan
Yello Hotel Jemursari Surabaya adalah Hotel bintang 3 berkonsep gaya urban, modern, dan artsy yang cocok bagi pelancong jiwa muda yang mencari suasana menginap praktis dan penuh warna. Lokasinya berada di Jl. Raya Jemursari 176, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jawa Timur. Lokasi ini berada di area Surabaya Selatan yang strategis, hotel ini memiliki akses cepat menuju Taman Budaya Jawa Timur (Kompleks Wilwatikta) dan fasilitas pendidikan seni. Lokasi ini sangat memudahkan wisatawan yang ingin menyaksikan pementasan tari tradisional Jawa Timur atau mengikuti workshop pertunjukan seni kedaerahan.
Dengan harga sekitar Rp350 ribu per malam, kamu sudah bisa menikmati kamar yang nyaman ditambah beberapa fasilitas pendukung seperti WOK'N'TOK Restaurant 24 jam, gaming station di area lobby, ruang pertemuan, layanan laundry, serta Wi-Fi berkecepatan tinggi.
Ulasan: 9,0/10 dari 989 ulasan
Rekomendasi lainnya yang bisa masuk dalam daftarmu adalah Hotel Majapahit Surabaya MGallery. Hotel bintang 5 legendaris ini menonjolkan nuansa kemewahan era kolonial yang menyajikan perpaduan sejarah panjang Kota Surabaya dengan fasilitas relaksasi kelas atas.
Alamatnya berada di Jl. Tunjungan No.65, Genteng, Kec. Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Berlokasi di kawasan bersejarah Jalan Tunjungan, hotel ini memberikan akses yang sangat dekat menuju Balai Pemuda (Alun-Alun Surabaya) dan Gedung Kesenian Cak Durasim. Tempat-tempat seni tersebut merupakan pusat pertunjukan budaya Surabaya di mana Tari Remo sering dibawakan secara berkala dalam penyambutan acara resmi maupun pagelaran seni tradisional Jawa Timur.
Fasilitas pendukungnya sendiri terdiri dari kolam renang outdoor yang dikelilingi taman asri, Majapahit Spa, restoran fine dining, pusat kebugaran, serta akses WiFi gratis di seluruh area. Menginap di sini, para tamu dikenakan biaya mulai dari Rp1,4 juta per malam.
Kunjungan wisata budaya melihat Tari Remo dapat dipadukan dengan mengeksplorasi destinasi bersejarah lainnya di Jawa Timur. Berikut beberapa objek wisata menarik di sekitarnya yang patut kamu kunjungi:
Pusat keramaian kota yang asri di kawasan asal Tari Remo, menawarkan area terbuka hijau untuk bersantai bersama keluarga. Pengunjung dapat menikmati aneka ragam kuliner khas seperti Tahu Daging dan Ketan Merdeka di sekitar area lapangan.
Pusat kegiatan ekspresi seni dan budaya di Kota Surabaya yang sering menggelar pementasan tari tradisional, teater ludruk, serta pameran seni rupa secara berkala.
Gedung cagar budaya berarsitektur Neoklasik yang menyimpan benda-benda sejarah perbankan dan perkembangan ekonomi Nusantara. Tempat ini menyajikan wisata edukasi sejarah yang menarik dan spot foto arsitektur kuno yang estetis.
Puaskan keingintahuanmu tentang Tari Remo dengan perjalanan liburan bersama Traveloka. Penuhi kebutuhan liburan kamu dari sekarang dengan lebih praktis dan juga hemat. Rencanakan perjalanan dengan lebih praktis dan hemat hanya dalam genggamanmu. Mulai dari pesan hotel sampai mencari aneka aktivitas menarik di Surabaya akan semakin mudah.
Ditambah ada banyak promo yang bisa membuat pengeluaran semakin terjangkau, mulai dari memanfaatkan Kode Kupon Traveloka ini sampai promo khusus dari berbagai bank di Promo Bank Traveloka dan Promo BCA. Untuk pilihan transportasi, kamu juga bisa mendapatkan harga menarik dengan Promo Tiket Pesawat. Kamu juga bisa memanfaatkan Promo Tiket Travel & Shuttle yang bisa jadi pilihan perjalanan saat berada di sekitar Surabaya.
Pesan sekarang tiket pesawat, akomodasi, dan semua kebutuhan rencana perjalananmu ke Surabaya hanya di Traveloka!
Tags:
jawa timur






