Tugu Alianyang, Mengenang Pejuang yang Pernah Diburu dengan Sayembara Belanda

Mas Bellboy
Waktu baca 3 menit

Di persimpangan Jalan Trans Kalimantan, Sungai Ambawang, berdiri sebuah tugu yang mengabadikan sosok pejuang yang begitu merepotkan tentara kolonial hingga Belanda rela menawarkan hadiah besar untuk menangkapnya. Tempat itu adalah Tugu Alianyang, monumen untuk Mayor Mohammad Ali Anyang, pahlawan nasional asal Kalimantan Barat.

Tugu Alianyang adalah monumen perjuangan di bundaran Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, yang mengenang jasa Mayor Ali Anyang dan diresmikan pada 3 November 2010. Jika Anda memesan Tiket Pesawat ke Pontianak, menyempatkan diri singgah di tugu bersejarah ini bisa jadi tambahan menarik dalam perjalanan darat Anda menyusuri Trans Kalimantan.

Sejarah dan Makna di Balik Tugu Alianyang

Ali Anyang lahir pada 20 Oktober 1920 dari keturunan Dayak, dan sejak usia 8 tahun diangkat anak oleh seorang bangsawan Jawa, Raden Mas Suadi Djoyomihardjo, yang memberinya akses pendidikan di sekolah elite Pontianak. Ia sempat menempuh pendidikan medis dan bekerja sebagai perawat di Semarang dan Pontianak, sebelum akhirnya meninggalkan profesi tersebut untuk bergabung dalam perjuangan kemerdekaan saat Belanda berusaha kembali menguasai Indonesia pasca-Perang Dunia II.

Aksi gerilyanya begitu merepotkan Belanda hingga pada Oktober 1946 pemerintah kolonial menawarkan sayembara hadiah 25.000 Gulden untuk menangkapnya hidup atau mati. Puncak keberhasilannya terjadi pada 8 Oktober 1946, ketika ia memimpin pasukan Republik merebut markas militer Bengkayang dan mengibarkan bendera Merah Putih. Ali Anyang wafat pada 7 April 1970, dan untuk mengenang jasanya, tugu ini diresmikan pada 3 November 2010 oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI George Toisutta.

Wajah Baru Tugu Alianyang sebagai Ruang Publik

Selain menjadi monumen sejarah, kawasan sekitar Tugu Alianyang belakangan ditata ulang menjadi ruang publik yang lebih hidup bagi warga Sungai Ambawang. Perubahan ini menjadikan tugu tak hanya sebagai objek foto, tapi juga pusat kegiatan komunitas.

1. Penataan Ulang dengan Gotong Royong Warga

Revitalisasi kawasan sekitar tugu diselesaikan hanya dalam sembilan hari lewat kerja gotong royong warga, dengan anggaran pemerintah hanya dialokasikan untuk material, sementara tenaga kerja, pengecatan, dan pemasangan lampu dikerjakan secara sukarela.

2. Penerangan dan Lampu Jalan Baru

Kawasan sekitar tugu kini dilengkapi penerangan dan lampu jalan yang lebih baik, membuat suasana malam hari di sekitar bundaran terasa lebih terang dan nyaman untuk dikunjungi.

3. Ruang untuk UMKM dan Panggung Seni Budaya

Ke depannya, kawasan ini direncanakan dilengkapi fasilitas untuk pelaku UMKM serta panggung seni budaya bagi pertunjukan komunitas, menjadikan tugu ini pusat aktivitas warga sekaligus penanda sejarah kota.

Indonesia

Playground Kidzlandia Singkawang Grand Mall

9.2/10

Singkawang Barat

Rp 81.000

Kenapa Belanda Berani Menawarkan Uang Tebusan untuk Menangkap Ali Anyang?

Sayembara hadiah 25.000 Gulden ini muncul karena serangan gerilya Ali Anyang dianggap terlalu efektif dan meresahkan bagi pasukan kolonial di Kalimantan Barat. Keberhasilannya merebut markas Bengkayang pada 1946 dan menyerang garnisun Sambas pada Januari 1949 menunjukkan bahwa perlawanannya bukan sekadar gangguan kecil, melainkan ancaman nyata bagi kendali Belanda di wilayah tersebut.

Tawaran hadiah sebesar itu justru menjadi bukti betapa berpengaruhnya sosok Ali Anyang bagi perjuangan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Alih-alih menyerah atau bersembunyi, ia terus melanjutkan perlawanan hingga wilayah tersebut akhirnya bisa lepas dari cengkeraman kolonial.

Lokasi dan Cara Menuju Tugu Alianyang

Tugu ini berada di bundaran Jalan Trans Kalimantan, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, tidak jauh dari Kota Pontianak. Karena berada di jalur lintas utama Kalimantan, tugu ini juga sering dijadikan penanda arah oleh pengendara yang melintas.

1. Dari Bandara Supadio Pontianak

Dari Bandara Internasional Supadio, perjalanan menuju tugu ini memakan waktu sekitar 30-45 menit menggunakan taksi atau kendaraan sewa, tergantung kondisi lalu lintas.

2. Dari Pusat Kota Pontianak

Dari pusat Kota Pontianak, tugu ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam berkendara ke arah Sungai Ambawang mengikuti Jalan Trans Kalimantan.

3. Bagi Pengendara Lintas Kalimantan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan darat lintas Kalimantan, bundaran ini menjadi titik yang mudah dikenali sebagai penanda memasuki kawasan Sungai Ambawang.

Indonesia

Maestro Hotel Pontianak

8.4/10

•

Pontianak Selatan

Rp 337.466

Tips Foto di Tugu Alianyang

Beberapa tips berikut bisa membantu Anda mengabadikan momen terbaik saat singgah di Tugu Alianyang.

1. Manfaatkan Penerangan Baru di Malam Hari

Setelah revitalisasi, kawasan sekitar tugu memiliki penerangan yang lebih baik, sehingga kunjungan malam hari bisa memberi hasil foto dengan pencahayaan yang lebih menarik.

2. Baca Papan Informasi Sejarah di Sekitar Tugu

Luangkan waktu membaca informasi riwayat hidup dan perjuangan Ali Anyang yang biasanya tersedia di sekitar area tugu untuk memahami makna monumen ini lebih dalam.

3. Perhatikan Kendaraan yang Melintas di Bundaran

Karena berada di jalur lintas Kalimantan yang cukup ramai kendaraan besar, selalu utamakan keselamatan saat mengambil foto di sekitar bundaran.

4. Sempatkan Berinteraksi dengan Pelaku UMKM Sekitar

Jika ruang UMKM di sekitar tugu sudah beroperasi, sempatkan mampir untuk mencicipi jajanan lokal sekaligus mendukung usaha warga setempat.

Tugu Alianyang menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak hanya lahir dari kota-kota besar, tetapi juga dari sosok-sosok seperti Ali Anyang yang berjuang di pelosok Kalimantan Barat. Kini, dengan wajah barunya sebagai ruang publik, tugu ini menghidupkan kembali semangat kebersamaan warga Sungai Ambawang.

Bagi wisatawan yang melintasi jalur Trans Kalimantan, menyempatkan waktu singkat untuk mampir dan mengenang kisah Ali Anyang di tugu ini bisa jadi pengalaman yang memperkaya perjalanan Anda. Gabungkan dengan kunjungan ke destinasi lain di sekitar Pontianak dan Kubu Raya agar perjalanan terasa lebih lengkap.

Discover Flights With Traveloka

Wed, 11 Nov 2026

Lion Air

Jakarta (CGK) ke Pontianak (PNK)

Mulai dari Rp 1.019.800

Sun, 29 Nov 2026

Super Air Jet

Jakarta (CGK) ke Pontianak (PNK)

Mulai dari Rp 1.099.800

Sun, 8 Nov 2026

Wings Air

Ketapang (KTG) ke Pontianak (PNK)

Mulai dari Rp 1.267.700

Jelajahi Kalimantan Barat Bersama Traveloka, Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara

Sebagai aplikasi travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda merencanakan perjalanan ke Kalimantan Barat dari satu aplikasi saja. Pesan Tiket Pesawat ke Pontianak dan Hotel di Pontianak, lalu lengkapi kunjungan Anda dengan Aktivitas di Pontianak untuk menjelajahi sisi sejarah dan alam Kalimantan Barat lebih jauh.

Traveloka juga menghadirkan layanan pendukung lain seperti sewa mobil, eSIM, dan asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama, dengan pembayaran fleksibel lewat PayLater, transfer bank, GoPay, atau dompet digital lainnya. Unduh aplikasi Traveloka, salah satu aplikasi travel dengan rating tinggi di Google Play Store dan App Store, dan rencanakan penjelajahan Anda ke Kalimantan Barat mulai sekarang.

Dalam Artikel Ini

• Sejarah dan Makna di Balik Tugu Alianyang
• Wajah Baru Tugu Alianyang sebagai Ruang Publik
• 1. Penataan Ulang dengan Gotong Royong Warga
• 2. Penerangan dan Lampu Jalan Baru
• 3. Ruang untuk UMKM dan Panggung Seni Budaya
• Kenapa Belanda Berani Menawarkan Uang Tebusan untuk Menangkap Ali Anyang?
• Lokasi dan Cara Menuju Tugu Alianyang
• 1. Dari Bandara Supadio Pontianak
• 2. Dari Pusat Kota Pontianak
• 3. Bagi Pengendara Lintas Kalimantan
• Tips Foto di Tugu Alianyang
• 1. Manfaatkan Penerangan Baru di Malam Hari
• 2. Baca Papan Informasi Sejarah di Sekitar Tugu
• 3. Perhatikan Kendaraan yang Melintas di Bundaran
• 4. Sempatkan Berinteraksi dengan Pelaku UMKM Sekitar
• Jelajahi Kalimantan Barat Bersama Traveloka, Aplikasi Travel #1 di Asia Tenggara
Hotel
Tiket Pesawat
Atraksi dan Aktivitas
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan