
Ada satu foto dari Italia utara yang sering muncul di kalender dan layar komputer: sebuah gereja kecil di tengah padang rumput, dengan dinding batu bergerigi menjulang di belakangnya. Foto itu diambil di Val di Funes, lembah yang tenang di Pegunungan Dolomites. Kalau pemandangan itu sudah lama kamu simpan, mungkin ini saatnya mencari Tiket Pesawat ke Italia.
Val di Funes, yang dalam bahasa Jerman disebut Villnöss, adalah lembah di wilayah South Tyrol, Italia utara. Lembah ini terkenal dengan dua gereja ikoniknya, yaitu Santa Maddalena dan San Giovanni di Ranui, yang berlatar Puncak Odle. Letaknya hanya sekitar 45 menit berkendara dari kota Bolzano.
Val di Funes terkenal karena perpaduan tiga hal dalam satu pemandangan, yaitu padang rumput hijau, gereja desa, dan dinding batu Dolomites. Puncak Odle, atau Geisler dalam bahasa Jerman, berdiri seperti deretan gigi tepat di ujung lembah.
Lembah ini juga masih dihuni petani dan peternak. Rumah kayu, lumbung, dan sapi yang merumput membuat suasananya terasa hidup, bukan sekadar latar foto.
Di wilayah ini, hampir semua tempat punya dua nama, Italia dan Jerman. Jadi, jangan bingung jika papan petunjuk menulis "Funes" dan "Villnöss" berdampingan.
Val di Funes tidak luas, sehingga tempat-tempat utamanya bisa dikunjungi dalam satu sampai dua hari. Berikut lima yang paling dicari.
Gereja bergaya Gotik akhir ini berasal dari tahun 1492 dan berdiri di lereng di atas desa Santa Maddalena. Jaraknya sekitar satu kilometer berjalan kaki dari tempat parkir desa.
Titik foto yang terkenal berada di jalur panorama di seberang lembah. Dari sana, gereja, desa, dan Puncak Odle terlihat dalam satu bingkai.
Gereja mungil berkubah tembaga ini berdiri sendirian di tengah padang rumput. Ukurannya kecil, tetapi posisinya tepat di depan dinding Odle membuatnya sangat fotogenik.
Padang di sekelilingnya adalah lahan milik keluarga petani setempat. Pengunjung diminta memotret dari area yang disediakan dan tidak melintasi rumput.
Odle adalah deretan puncak batu kapur yang menjadi latar seluruh lembah. Warnanya berubah mengikuti cahaya, dari abu-abu pucat di siang hari menjadi merah muda saat matahari terbenam.
Kawasan pegunungan ini masuk dalam taman alam yang dilindungi dan menjadi bagian dari situs Dolomites yang diakui UNESCO. Pemandangan terbaiknya didapat dari jalur pendakian di kaki tebing.
Jalur pendakian ini dibuat pada 1905 dan menyusuri kaki tebing utara Puncak Odle. Rutenya melewati hutan cemara, lalu terbuka ke padang rumput pegunungan.
Jalurnya tidak terlalu terjal, sehingga cocok untuk keluarga dan pendaki pemula. Titik awalnya berada di tempat parkir Zannes di ujung lembah.
Geisler Alm adalah pondok gunung di padang rumput yang menjadi tujuan utama Adolf Munkel Trail. Dari terasnya, dinding Odle terlihat sangat dekat.
Pondok ini menyajikan masakan khas pegunungan setempat. Banyak pendaki beristirahat di sini sebelum berjalan kembali ke tempat parkir.
Tue, 24 Nov 2026

Vueling
Barcelona (BCN) ke Rome (FCO)
Mulai dari Rp 721.800
Tue, 24 Nov 2026

Wizz Air Malta
Barcelona (BCN) ke Rome (FCO)
Mulai dari Rp 779.900
Tue, 24 Nov 2026

ITA Airways
Barcelona (BCN) ke Rome (FCO)
Mulai dari Rp 1.551.600
Untuk mendaki, waktu terbaik adalah Mei sampai September, ketika jalur terbuka dan pondok gunung beroperasi. Padang rumput paling hijau pada awal musim panas.
Untuk pemandangan, banyak yang menganggap musim gugur paling indah. Dari akhir September sampai akhir Oktober, hutan berubah menjadi emas dan jingga, dan kabut tipis sering menggantung di lembah pada pagi hari.
Val di Funes berjarak sekitar 45 menit berkendara dari Bolzano, kota terbesar di South Tyrol. Mobil sewaan adalah cara yang paling leluasa, meski ada juga bus lokal yang masuk ke lembah.
Tempat parkir di Santa Maddalena dan Zannes berbayar, dan cepat penuh pada musim ramai. Usahakan tiba sebelum pukul 09.00 atau datang pada sore hari.
Val di Funes adalah lembah tempat orang tinggal dan bekerja. Tips berikut membantu kamu menikmati tempat ini tanpa mengganggu warganya.
Padang rumput di sini adalah sumber pakan ternak. Tetaplah di jalur dan jangan melompati pagar demi foto.
Pagi hari memberi cahaya lembut dan suasana yang lebih sepi. Sore menjelang senja juga bagus, saat puncak Odle berubah warna.
Cuaca pegunungan cepat berubah, bahkan pada musim panas. Jaket tipis dan pelindung hujan sebaiknya selalu ada di tas.
Sebagian besar pengunjung datang untuk kunjungan sehari. Dengan menginap, kamu bisa menikmati lembah saat pagi dan senja, ketika suasananya paling tenang.

Italy

Duomo di Milano Tiket | Milan

9.6/10
Milan
Rp 544.758
Val di Funes adalah lembah kecil di Dolomites dengan gereja Santa Maddalena, gereja San Giovanni di Ranui, dan Puncak Odle sebagai latarnya. Adolf Munkel Trail dan Geisler Alm melengkapi kunjungan, dengan musim panas untuk mendaki dan musim gugur untuk warna terbaik.
Foto di kalender itu ternyata bukan hasil olahan. Berdiri di jalur panorama dan melihatnya sendiri, dengan suara lonceng sapi dari kejauhan, membuat perjalanan panjang ke Italia utara terasa sepadan.
Dolomites paling nyaman dijelajahi dengan mobil, berpindah dari satu lembah ke lembah berikutnya. Siapkan perjalananmu dengan memesan Tiket Pesawat ke Italia, memilih Hotel di Italia, dan melihat Aktivitas di Italia di Traveloka. Platform travel terdepan di Asia Tenggara ini dipercaya lebih dari 100 juta pengguna, dan juga menyediakan sewa mobil, eSIM, serta asuransi perjalanan dalam satu aplikasi.
Kamu bisa membayar lewat Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO. Unduh aplikasi Traveloka, salah satu aplikasi travel dengan rating tertinggi di Google Play Store dan Apple App Store, lalu mulai rencanakan perjalananmu ke Italia utara.






