
Di ujung Jalan Suryakencana, jalan yang jadi pusat kuliner dan budaya Tionghoa di Bogor, berdiri sebuah vihara yang usianya sudah ratusan tahun. Vihara Dhanagun bukan sekadar tempat ibadah, melainkan juga simbol panjangnya perjalanan komunitas Tionghoa di Kota Bogor.
Vihara Dhanagun diperkirakan berdiri sejak tahun 1672, saat etnis Tionghoa pertama kali mulai mendiami Kota Bogor. Bila Anda memesan Tiket Pesawat ke Jakarta, Bogor bisa dijangkau dengan mudah lewat kereta untuk melanjutkan wisata sejarah ke Jalan Suryakencana.
Vihara Dhanagun awalnya berupa klenteng bernama Hok Tek Bio, yang diperkirakan berdiri sejak tahun 1672. Sepanjang sejarahnya, bangunan ini pernah mengalami kebakaran besar sekitar tahun 1820-an, ketika api dari kebakaran pasar di dekatnya merambat dan menghanguskan sebagian besar bangunan. Renovasi besar kemudian dilakukan pada 1922 untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Dari luas awal sekitar 80 meter persegi, bangunan ini kini berkembang menjadi sekitar 635 meter persegi di atas lahan seluas lebih dari 1.200 meter persegi. Vihara Dhanagun kini dikelola oleh Yayasan Dhanagun, yang juga mengelola beberapa vihara lain di Kota Bogor.
Bangunan Vihara Dhanagun menyimpan detail arsitektur yang mencerminkan kekayaan tradisi Tionghoa. Berikut beberapa elemen yang paling menonjol.
Atap bangunan ini menggunakan sistem struktur balok bertingkat khas arsitektur Tionghoa, memberikan kesan megah sekaligus autentik pada keseluruhan bangunan.
Ornamen di sekujur bangunan ini terbagi dalam lima kategori: hewan, tumbuhan, unsur alam semesta seperti api dan air, motif geometrik, serta legenda seputar dewa-dewa.
Di bagian dalam, vihara ini memiliki altar utama dengan sejumlah rupang Buddha yang menjadi pusat peribadatan umat yang datang bersembahyang.

Indonesia

Tiket The Jungle Waterpark Adventure Bogor

9.1/10
Bogor Nirwana Residence
Rp 67.000
Selain nilai sejarahnya, Vihara Dhanagun juga dikenal luas sebagai pusat perayaan Cap Go Meh yang meriah setiap tahunnya. Berikut beberapa tradisi yang identik dengan vihara ini.
Menjelang Cap Go Meh, sosok Kie Lin yang dipersonifikasikan sebagai kendaraan para dewa diarak menuju beberapa vihara di Bogor, termasuk Vihara Dhanagun, sebagai bagian dari rangkaian tradisi tahunan.
Setiap Imlek, pelataran vihara ini dihiasi lilin-lilin besar berwarna merah yang menyala selama berhari-hari, menambah suasana meriah khas perayaan.
Lokasinya yang berada di ujung Jalan Suryakencana membuat vihara ini menyatu dengan denyut wisata kuliner dan budaya yang sudah lama jadi ciri khas kawasan ini.
Jalan Suryakencana dipercaya masyarakat setempat sebagai "jalur naga", dengan Vihara Dhanagun yang berada di ujungnya dipercaya sebagai "kepala naga" dari jalur tersebut. Kepercayaan ini menambah nilai simbolis vihara ini, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai titik penting dalam tata ruang budaya kawasan Suryakencana.
Vihara Dhanagun terbuka untuk peribadatan selama 24 jam dan tidak memungut biaya masuk bagi pengunjung.
| Keterangan | Detail |
| Jam operasional | Buka 24 jam, setiap hari |
| Tiket masuk | Gratis, tidak ada biaya masuk |
| Waktu terbaik berkunjung | Kapan saja, namun tetap perhatikan aktivitas ibadah yang sedang berlangsung |
Catatan: Karena aktivitas ibadah bisa berlangsung kapan saja, wisatawan yang datang untuk melihat-lihat disarankan menjaga sikap dan volume suara selama berada di dalam kompleks. Kenakan pakaian yang rapi dan sopan seperti saat mengunjungi bangunan cagar budaya lain.

Indonesia

Izi Hotel

8.0/10
•



Pakuan
Rp 246.318
Vihara Dhanagun berada di Jalan Suryakencana Nomor 1, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Berikut beberapa cara mencapainya.
Vihara ini berjarak sekitar 1,6 km dari Stasiun Bogor, sehingga bisa dijangkau dengan angkot, ojek online, atau berjalan kaki santai sambil menikmati suasana kota.
Dari Jakarta, Anda bisa naik KRL Commuter Line menuju Stasiun Bogor, lalu melanjutkan perjalanan singkat menuju Jalan Suryakencana.
Jika ingin lebih fleksibel, Anda bisa memakai Sewa Mobil di Bogor untuk menjangkau kawasan ini sekaligus destinasi lain di Bogor.
Beberapa tips berikut bisa membuat kunjungan Anda ke Vihara Dhanagun lebih berkesan.
Jika memungkinkan, rencanakan kunjungan saat Cap Go Meh untuk menyaksikan langsung arak-arakan Kie Lin dan suasana lilin keberuntungan di pelataran vihara.
Setelah dari vihara, sempatkan mencicipi kuliner legendaris di sepanjang Jalan Suryakencana yang terkenal sebagai surga kuliner Bogor.
Jika waktu memungkinkan, lanjutkan perjalanan ke Kebun Raya Bogor yang berjarak tidak terlalu jauh dari kawasan ini.
Karena vihara ini aktif digunakan sepanjang waktu, jaga jarak dan hindari mengganggu pengunjung lain yang sedang bersembahyang.
Vihara Dhanagun menghadirkan perpaduan menarik antara sejarah panjang, arsitektur khas Tionghoa, dan tradisi budaya yang masih hidup hingga sekarang, terutama saat perayaan Cap Go Meh. Statusnya sebagai "kepala naga" Jalan Suryakencana menambah lapisan makna tersendiri bagi siapa pun yang berkunjung.
Lokasinya yang berada di jantung kawasan kuliner Suryakencana membuat Vihara Dhanagun mudah dipadukan dengan wisata kuliner dan budaya lain di Bogor dalam satu perjalanan yang sama.
Fri, 20 Nov 2026

FlyJaya
Yogyakarta (JOG) ke Jakarta (HLP)
Mulai dari Rp 1.238.113
Mon, 9 Nov 2026

Citilink
Surabaya (SUB) ke Jakarta (HLP)
Mulai dari Rp 1.111.800
Wed, 11 Nov 2026

Citilink
Pekanbaru (PKU) ke Jakarta (HLP)
Mulai dari Rp 1.114.500
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Bogor dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Pesawat ke Jakarta dan Hotel di Bogor dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Bogor untuk menjelajah destinasi lain di sekitarnya.
Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil, eSIM, hingga asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan wisata budaya Anda ke Bogor.






