
Di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, berdiri sebuah klenteng megah dengan dominasi warna merah yang kontras dengan pura-pura Hindu yang jadi ciri khas Bali. Vihara Satya Dharma menjadi bukti nyata bagaimana komunitas Tionghoa dan masyarakat Bali bisa hidup berdampingan dengan rukun.
Vihara Satya Dharma adalah tempat ibadah Tridharma yang diresmikan pada Agustus 2012, dibangun oleh perantau Buddha yang bekerja sebagai nelayan di Bali. Bila Anda memesan Tiket Pesawat ke Bali, vihara ini mudah dikunjungi karena jaraknya yang dekat dengan bandara.
Vihara Satya Dharma awalnya dibangun oleh para perantau beragama Buddha yang bekerja sebagai nelayan, berasal dari Medan, Riau, Sumatra, Tanjung Pinang, dan beberapa kota lain. Mereka membutuhkan tempat pemujaan untuk memohon keselamatan bagi kapal dan awak kapal yang berlayar dari Pelabuhan Benoa.
Pembangunan vihara ini dimulai pada 2006 dan berlangsung sekitar enam tahun, sebelum akhirnya diresmikan pada Agustus 2012 oleh Wakil Gubernur Bali saat itu, Anak Agung Ngurah Puspayoga. Meski menggunakan nama vihara, tempat ini sebenarnya berfungsi sebagai rumah ibadah Tridharma bagi penganut Buddha, Tao, dan Konghucu.

Indonesia

Tur Tari Kecak Api Sunset Uluwatu Bali

9.2/10
Pecatu
Rp 173.000
Baca Juga: Mengintip 7 Vihara Tertua di Indonesia
Berdiri di atas lahan seluas 82 are, kompleks ini menghadirkan detail arsitektur dan altar yang mencerminkan perpaduan tiga ajaran sekaligus.
Begitu memasuki area vihara, pengunjung langsung disambut arsitektur bernuansa merah dengan ornamen bernilai seni tinggi, ciri khas klenteng besar di Indonesia.
Di bagian dalam, terdapat altar-altar terpisah untuk dewa-dewi Taoisme, Konghucu, dan Buddha, mencerminkan konsep Tridharma yang dianut vihara ini.
Salah satu ikon utama vihara ini adalah patung Dewi Kwan Im setinggi 10 meter yang bisa terlihat dari kejauhan, menjadi penanda lokasi bagi siapa pun yang melintas di kawasan Pelabuhan Benoa.
Vihara Satya Dharma bisa dikunjungi tanpa biaya tiket masuk, dan wisatawan bebas mengagumi arsitektur serta ornamennya sepanjang jam kunjungan berlangsung.
| Keterangan | Detail |
| Jam operasional | 09.00 - 21.00 WITA, setiap hari |
| Jam operasional saat Imlek dan Cap Go Meh | Buka 24 jam nonstop |
| Tiket masuk | Gratis, tidak ada biaya masuk |
Catatan: Karena lokasinya dekat dengan bandara, vihara ini juga kerap dikunjungi wisatawan mancanegara, terutama saat perayaan Imlek. Kenakan pakaian yang rapi dan sopan seperti saat mengunjungi tempat ibadah lain di Bali, serta minta izin lebih dulu sebelum memotret pengunjung yang sedang bersembahyang di depan altar.

Indonesia

Stark Boutique Hotel and Spa Bali

8.1/10
•



Kuta
Rp 353.340
Vihara Satya Dharma berada di Jalan Raya Pelabuhan Benoa Nomor 108, Desa Pedungan, Denpasar Selatan. Berikut beberapa cara mencapainya.
Jaraknya yang hanya sekitar 10 km dari bandara membuat vihara ini mudah dijangkau dengan taksi atau kendaraan sewa dalam waktu singkat.
Perjalanan dari pusat Kota Denpasar menuju Pelabuhan Benoa bisa ditempuh sekitar 20-30 menit menggunakan kendaraan pribadi.
Jika ingin lebih fleksibel menjelajahi kawasan Benoa dan Nusa Dua, Anda bisa memakai Sewa Mobil di Denpasar selama masa liburan.
Beberapa tips berikut bisa membuat kunjungan Anda ke Vihara Satya Dharma lebih menyenangkan.
Suasana vihara jauh lebih meriah saat Imlek, dengan lebih banyak pengunjung lokal maupun mancanegara yang datang menyaksikan perayaannya.
Karena lokasinya berdekatan, Anda bisa memadukan kunjungan ke vihara ini dengan aktivitas watersport di Tanjung Benoa yang berjarak tidak terlalu jauh.
Cahaya siang hari membantu memperlihatkan detail warna dan ornamen bangunan dengan lebih jelas, cocok untuk fotografi.
Jaga jarak dan hindari mengganggu pengunjung lain yang sedang bersembahyang di depan altar utama.
Vihara Satya Dharma menghadirkan kisah tentang bagaimana perantau Tionghoa yang bekerja sebagai nelayan membangun rumah ibadah yang kini menjadi salah satu klenteng termegah di Bali. Patung Dewi Kwan Im setinggi 10 meter dan altar Tridharma di dalamnya menjadi simbol keberagaman yang hidup berdampingan dengan budaya Bali.
Lokasinya yang dekat dengan bandara dan kawasan wisata Tanjung Benoa membuat Vihara Satya Dharma mudah dipadukan dengan agenda liburan lain di selatan Bali.
Mon, 21 Sep 2026

Sriwijaya Air
Jakarta (CGK) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.205.841
Wed, 23 Sep 2026

Super Air Jet
Surabaya (SUB) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 726.300
Tue, 22 Sep 2026

Batik Air
Jakarta (HLP) ke Bali / Denpasar (DPS)
Mulai dari Rp 1.341.800
Sebagai aplikasi travel #1 di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, Traveloka memudahkan Anda menyusun perjalanan ke Bali dari awal hingga akhir. Pesan Tiket Pesawat ke Bali dan Hotel di Denpasar dalam satu aplikasi, lalu lengkapi liburan dengan Aktivitas di Denpasar untuk menjelajah destinasi lain di sekitarnya.
Nikmati kemudahan berbayar dengan Traveloka PayLater atau metode pembayaran lokal seperti transfer bank, GoPay, dan OVO. Di luar tiket pesawat dan hotel, Traveloka juga menyediakan sewa mobil, eSIM, hingga asuransi perjalanan dalam satu aplikasi yang sama. Unduh Traveloka sekarang dan rencanakan wisata budaya Anda ke Bali.






