
Bagansiapiapi pernah dikenal sebagai salah satu kota penghasil ikan terbesar. Suasana masa itu masih bisa kamu rasakan di sebuah pulau kecil di lepas pantainya. Di Pulau Halang, rumah-rumah berdiri di atas tiang kayu, pelataran dipenuhi jemuran udang, dan hampir semua orang hidup dari laut.
Pulau Halang berada di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, tepat di muara Sungai Rokan yang menghadap Selat Malaka. Pulau ini bisa dicapai sekitar 1 jam dengan kapal dari Bagansiapiapi. Wisata di sini bukan pantai pasir putih, melainkan kehidupan kampung nelayan, rumah panggung di tepi laut, pembuatan terasi, kapal kayu, dan budaya Melayu serta Tionghoa. Perjalanan biasanya dimulai dari Pekanbaru, jadi kamu bisa memesan Tiket Pesawat ke Pekanbaru lebih dulu.
Sebelum berangkat, ada baiknya kamu tahu gambaran dasar pulau ini. Informasi praktisnya bisa dilihat pada tabel berikut.
Informasi | Keterangan |
Lokasi | Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau |
Permukiman | Pulau Halang Muka dan Pulau Halang Belakang |
Titik keberangkatan | Bagansiapiapi |
Waktu tempuh laut | Sekitar 1 jam dengan kapal kayu |
Transportasi di pulau | Sepeda motor dan jalan kaki |
Jenis wisata | Kampung nelayan, kuliner hasil laut, dan budaya |
Baca Juga: Rekomendasi 10 Tempat Wisata Populer di Riau

Indonesia

The Zuri Pekanbaru

8.7/10
•




Payung Sekaki
Rp 445.060
Daya tarik Pulau Halang terletak pada keseharian warganya yang masih sangat dekat dengan laut. Berikut hal-hal yang membuat pulau ini menarik untuk dikunjungi.
Hampir semua bangunan di Pulau Halang berbentuk rumah panggung dari papan kayu. Rumah-rumah ini berdiri di atas tiang di sepanjang tepi pulau, karena air laut bisa naik saat pasang. Di depannya ada dermaga kecil tempat perahu nelayan ditambatkan.
Pemandangan deretan rumah di atas air ini paling bagus dilihat dari kapal saat mendekati pulau. Di bagian dalam, jalan semen sederhana membelah kampung dan menghubungkan satu sisi pulau dengan sisi lainnya.
Saat cuaca cerah, pelataran kayu di depan rumah berubah menjadi tempat menjemur hasil laut. Udang kecil, ebi, dan ikan dihamparkan di bawah terik matahari. Setelah kering, hasil tangkapan dipilah menurut jenis dan mutunya.
Pekerjaan memilah ini banyak dilakukan para ibu sambil duduk berkelompok. Semua tangkapan diolah sehingga hampir tidak ada yang terbuang. Aroma laut yang kuat menjadi ciri khas kampung ini.
Pulau Halang dikenal luas sebagai penghasil terasi, yang oleh warga setempat disebut belacan. Bahan utamanya adalah udang rebon hasil tangkapan nelayan pulau. Selain terasi, warga juga menghasilkan ebi, udang rebon kering, dan ikan asin.
Kamu bisa melihat gudang dan tempat pengolahannya di sekitar kampung. Produk-produk ini bisa dibeli langsung dari pembuatnya sebagai oleh-oleh yang tahan lama.
Di pulau ini masih ada perajin yang membuat kapal kayu secara tradisional. Satu kapal bisa dikerjakan selama satu sampai dua tahun, bahkan lebih, tergantung ukuran dan ketersediaan kayu. Kapal yang sudah jadi kemudian dilayarkan ke daerah lain untuk dijual.
Melihat rangka kapal besar berdiri di tepi kampung menjadi pengalaman yang jarang ditemui di tempat wisata lain. Tanyakan kepada warga di mana kamu bisa melihat pengerjaannya.
Warga Pulau Halang berasal dari berbagai latar. Banyak di antaranya keturunan Tionghoa Hokkien, dan mereka hidup berdampingan dengan warga Melayu, Jawa, dan Batak. Di pulau kecil ini berdiri kelenteng, masjid, dan gereja.
Keberagaman itu terlihat dari bangunan ibadah, bahasa yang dipakai sehari-hari, sampai makanan yang dijual di kampung. Sebagian orang menjuluki pulau ini sebagai Indonesia kecil.
Warga Tionghoa di Pulau Halang mengadakan perayaan tahunan menurut kalender Imlek. Perayaan di Pulau Halang Muka jatuh pada tanggal 18 bulan keempat, sedangkan di Pulau Halang Belakang pada tanggal 16 bulan keenam. Pada momen seperti ini, kesenian barongsai biasa ditampilkan.
Jika ingin melihat suasana pulau saat paling ramai, sesuaikan jadwal kunjunganmu dengan tanggal perayaan tersebut. Konversikan dulu tanggal Imlek ke kalender Masehi pada tahun kunjunganmu.
Bentuk Pulau Halang yang menyerupai kapal dikaitkan warga dengan legenda Si Alang. Ia dikisahkan sebagai anak nelayan miskin yang menjadi saudagar kaya, lalu tidak mau mengakui orang tuanya. Sang ibu yang sedih memohon hukuman, badai datang, dan kapal megahnya berubah menjadi pulau.
Cerita ini masih dituturkan sebagai pengingat untuk menghormati orang tua. Mendengarnya langsung dari warga membuat kunjungan ke pulau terasa lebih berkesan.
Sat, 28 Nov 2026

AirAsia Berhad (Malaysia)
Kuala Lumpur (KUL) ke Pekanbaru (PKU)
Mulai dari Rp 591.303
Thu, 26 Nov 2026

Lion Air
Kuala Lumpur (KUL) ke Pekanbaru (PKU)
Mulai dari Rp 676.300
Thu, 26 Nov 2026

Lion Air
Batam (BTH) ke Pekanbaru (PKU)
Mulai dari Rp 795.400
Kunjungan ke Pulau Halang cocok untuk kamu yang suka wisata budaya dan fotografi. Berikut kegiatan yang bisa dilakukan selama di pulau.
Sewa perahu kecil atau pompong untuk berlayar pelan di sekitar pulau. Dari laut, kamu bisa melihat rumah panggung, dermaga, dan perahu nelayan dalam satu bingkai. Pagi dan sore memberi cahaya yang paling bagus untuk memotret.
Berjalanlah ke area penjemuran dan pengolahan hasil laut. Kamu bisa bertanya kepada warga tentang cara memilah udang dan membuat belacan. Minta izin lebih dulu sebelum masuk ke area kerja atau memotret orang.
Sepeda motor adalah alat transportasi utama di Pulau Halang. Dengan menumpang motor warga, kamu bisa berpindah dari satu permukiman ke permukiman lain lewat jalan semen yang membelah pulau. Kawasan yang disebut Danau Pasir di bagian dalam pulau juga bisa kamu tanyakan kepada warga.
Singgahlah di kelenteng kampung untuk melihat arsitektur dan suasananya. Jaga sikap dan suara selama berada di dalam, terutama jika ada warga yang sedang beribadah.
Ikan segar di Pulau Halang beragam jenisnya dan bisa dibeli langsung dari nelayan. Untuk dibawa pulang, pilih terasi, ebi, atau ikan asin yang lebih tahan lama. Bawa kantong atau wadah tertutup agar aromanya tidak menyebar di kendaraan.

Indonesia

Tiket Milky Verse Panam Pekanbaru

9.0/10
Tampan
Rp 75.000
Rute ke Pulau Halang terdiri dari perjalanan darat yang cukup panjang dan satu kali penyeberangan laut. Urutannya seperti berikut.
Pekanbaru adalah pintu masuk utama Provinsi Riau lewat Bandara Sultan Syarif Kasim II. Kota ini juga menjadi tempat terbaik untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan darat.
Perjalanan darat dari Pekanbaru ke Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir, memakan waktu sekitar 6–7 jam dalam kondisi normal. Kamu bisa memakai kendaraan pribadi, mobil sewaan, atau travel antarkota.
Dari pelabuhan di Bagansiapiapi, naik kapal kayu penumpang selama kurang lebih 1 jam. Kapal ini juga membawa kebutuhan harian warga pulau. Menurut catatan pengunjung, kapal bersandar beberapa jam di pulau sebelum kembali ke Bagansiapiapi, sehingga kunjungan pulang-pergi dalam sehari memungkinkan. Kapal kecil dan speedboat sewaan juga tersedia jika kamu ingin waktu yang lebih fleksibel.
Karena ini pulau permukiman, bukan kawasan wisata yang dikelola, beberapa persiapan akan sangat membantu.
Tidak ada informasi terverifikasi tentang penginapan di Pulau Halang. Pilihan paling aman adalah menginap di Bagansiapiapi, lalu berkunjung ke pulau pulang-pergi pada hari yang sama.
Begitu tiba di pulau, tanyakan kepada awak kapal jam berapa kapal kembali ke Bagansiapiapi. Atur waktu berkeliling agar kamu tidak tertinggal.
Barang di pulau didatangkan dari daratan, sehingga pilihannya terbatas. Bawa air minum, obat pribadi, tabir surya, dan topi dari Bagansiapiapi.
Ongkos kapal, sewa perahu, dan belanja hasil laut dibayar dengan uang tunai. Siapkan pecahan kecil agar transaksi lebih mudah.
Kamu akan berjalan di depan rumah dan tempat kerja orang. Berpakaian sopan, sapa warga, dan minta izin sebelum memotret mereka atau hasil olahannya.
Pulau Halang di Kecamatan Kubu, Rokan Hilir, menawarkan wisata kampung nelayan yang jarang ditemui. Rumah panggung kayu di tepi laut, jemuran udang dan ikan, terasi buatan warga, pembuatan kapal kayu, serta kehidupan rukun warga Melayu dan Tionghoa menjadi pengalaman utamanya. Legenda Si Alang dan perayaan tahunan dengan barongsai menambah warna budaya pulau ini.
Untuk sampai ke sana, kamu perlu menempuh 6–7 jam perjalanan darat dari Pekanbaru ke Bagansiapiapi, lalu sekitar 1 jam dengan kapal kayu. Bermalamlah di Bagansiapiapi, pastikan jam kapal pulang, dan bawa uang tunai serta kebutuhan pribadi sebelum menyeberang.
Perjalanan ke Pulau Halang berawal dari Pekanbaru. Pesan Tiket Pesawat ke Pekanbaru dan Hotel di Pekanbaru di Traveloka, lalu lihat pilihan Aktivitas di Pekanbaru sebelum melanjutkan ke Rokan Hilir. Traveloka adalah platform travel terkemuka di Asia Tenggara yang dipercaya jutaan pengguna, dan menyediakan sewa mobil, eSIM, serta asuransi perjalanan dalam aplikasi yang sama.
Bayar dengan Traveloka PayLater, transfer bank, atau dompet digital seperti GoPay dan OVO sesuai kebutuhanmu. Unduh aplikasi Traveloka di Google Play Store atau Apple App Store, tempat aplikasi ini mendapat rating tinggi di kategori travel, dan mulai rencanakan perjalananmu ke Riau.






