
Menjalankan ibadah umrah secara mandiri atau backpacker kini semakin diminati karena memberikan kebebasan spiritual yang lebih personal. Meski melibatkan beberapa tahapan digital, memahami kaitan antara pemesanan akomodasi, sistem Nusuk, dan persetujuan visa adalah kunci perjalanan yang tenang. Panduan ini dirancang untuk membantu para jamaah yang ingin mengatur perjalanan umrahnya secara mandiri.
Sebelum mulai mengajukan visa, ada beberapa dokumen utama yang harus dipastikan kelengkapannya. Dokumen-dokumen inilah yang menjadi penentu disetujuinya izin keberangkatan.
1. Masa Berlaku Paspor
Paspor harus memiliki masa berlaku minimal 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Pastikan data terlihat jelas dan fisik paspor tidak rusak.
2. Tiket Pesawat Pulang Pergi
Tiket pesawat harus sudah dipesan dengan status confirmed. Tanggal keberangkatan dan kepulangan wajib sinkron dengan rencana perjalanan serta durasi masa tinggal selama di Arab Saudi.
3. Pemesanan Hotel di Makkah dan Madinah
Bukti menginap di kedua kota suci ini bersifat wajib. Pastikan hotel yang dipilih terdaftar dalam sistem Nusuk. Jamaah dapat memverifikasi status "Hotel Resmi Nusuk" dan menyelesaikan pemesanan melalui Traveloka.
4. Pemesanan Transportasi Wajib
Perlu diingat bahwa ada tiga rute transportasi yang bukti pemesanannya harus tersedia, yaitu:
Proses pengajuan visa bisa dilakukan melalui aplikasi atau situs web Traveloka dengan memilih layanan visa yang sesuai dengan jadwal perjalanan.
Untuk proses persetujuan, siapkan beberapa dokumen berikut:
Pendaftaran visa biasanya dimulai 30 hari sebelum tanggal keberangkatan sesuai aturan sistem saat ini. Setelah semua dokumen lengkap dan hotel memberikan persetujuan, proses visa umumnya memakan waktu dua hingga lima hari kerja. Namun, sistem akan memprioritaskan jamaah dengan jadwal keberangkatan yang paling dekat.
Banyak yang keliru menganggap konfirmasi hotel biasa sudah cukup untuk visa. Faktanya, ada perbedaan besar antara nomor konfirmasi hotel (HCN) dengan Approval Agreement.
Setelah penyedia visa membuat draf perjanjian, jamaah harus menghubungi hotel secara langsung untuk meminta persetujuan (approve). Hotel hanya akan memberikan persetujuan kepada nama yang tertera di pesanan. Cara menghubungi hotel bisa melalui:
Pastikan untuk menghubungi pihak hotel pada jam kerja Arab Saudi, yakni pukul 09:00 hingga 17:00 waktu setempat (sekitar pukul 13:00 hingga 21:00 WIB). Perlu diingat bahwa hari Jumat adalah hari libur di sana, jadi sebaiknya hubungi antara hari Sabtu hingga Kamis.
Dalam meminta persetujuan hotel, sebaiknya gunakan bahasa formal agar permintaan diproses lebih cepat.
Subject: Approval Agreement Hotel via Nusuk Masar
I would like to kindly request your assistance to approve the attached hotel agreement for my upcoming stay.
Booking details:
This agreement is required for Nusuk Masar / Umrah visa processing. Thank you for your support.
Subject: Request to Open Agreement Access – Nusuk Masar
We would like to kindly request your support to open the agreement access in the Nusuk Masar system for our upcoming stay.
[Lampirkan nama, nomor pesanan, dan tanggal].
Status ini berarti draf perjanjian sudah dibuat, namun pihak hotel belum mengeklik tombol "setuju" di sistem. Hal ini bisa terjadi karena sinkronisasi data tamu yang tidak pas atau hotel memang belum mengaktifkan akses untuk tipe kamar tertentu.
Ada pula istilah BRN (Booking Reference Number) yang digunakan sebagai jalur cepat jika dokumen persetujuan resmi mengalami keterlambatan, sehingga proses visa bisa tetap berjalan.
Untuk memasuki Raudhah, pengunjung wajib memiliki izin resmi (tasreh) yang didapatkan melalui aplikasi Nusuk dengan langkah berikut:
Pastikan pengaturan penjemputan bandara (Tafweej) sudah disiapkan setidaknya 1 hari sebelum tiba. Hindari tawaran transportasi "gratis" dari pihak tidak resmi di bandara. Semua layanan transportasi resmi yang terdaftar di sistem adalah berbayar, dan jika digunakan secara sembarangan, biaya akan tercatat secara otomatis dalam sistem sebagai tanggung jawab finansial jamaah.
Penyedia Visa dapat membantu dengan pemesanan hotel dan transportasi jika dokumen tersebut hilang. Namun, mereka tidak dapat membantu dengan dokumen administratif utama seperti paspor atau Kartu Keluarga, dan juga tidak dapat memproses pemesanan fiktif.
Tidak bisa. Seluruh rangkaian ibadah Umrah berada di Makkah, sehingga bukti menginap di sana bersifat wajib.
Untuk visa umrah, jamaah wajib menginap di hotel resmi yang terdaftar di Nusuk. Alamat pribadi tidak diakui sebagai dokumen pendukung visa.
Pemesanan tersebut tidak bisa digunakan untuk visa. Jamaah harus mencari hotel pengganti yang sudah terverifikasi.
Vaksin Meningitis (ACWY135)
Sesuai aturan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, seluruh jamaah diwajibkan untuk melakukan vaksin Meningitis ACWY135 demi kesehatan bersama. Pastikan klinik memberikan Sertifikat Vaksinasi Internasional yang distempel (biasanya berupa buku kecil berwarna kuning) dengan nama Anda persis seperti yang tertera di paspor.
Selain itu, disarankan juga untuk melakukan vaksin Flu, mengingat perubahan cuaca dan padatnya jamaah di sana. Dengan melakukan vaksin, jamaah dapat memperoleh kekebalan tubuh secara maksimal dari sebelum keberangkatan.
Secara umum, Visa Umrah sudah mencakup asuransi dasar untuk biaya medis di rumah sakit umum milik pemerintah Arab Saudi. Namun, perlu diingat bahwa perlindungan ini biasanya tidak menjangkau layanan di rumah sakit swasta.
Sebagai langkah perlindungan tambahan, Pemerintah Indonesia mewajibkan penggunaan Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus).
Perlu dicatat bahwa ketentuan ini juga berlaku bagi jamaah yang berangkat secara mandiri. Siskopatuh berfungsi sebagai instrumen perlindungan untuk memastikan seluruh jamaah terdata secara resmi, memiliki asuransi yang valid, dan terhindar dari risiko penipuan atau kendala teknis selama perjalanan.
Pastikan untuk selalu mematuhi hukum imigrasi Arab Saudi. Pelanggaran seperti tinggal melebihi batas waktu visa (overstay), mengabaikan jadwal tiket pulang, atau menyalahgunakan visa untuk bekerja dapat dikenakan sanksi berat, seperti:
Mempersiapkan umrah mandiri memang membutuhkan ketelitian ekstra, namun memberikan kepuasan spiritual tersendiri. Dengan memastikan semua layanan terdaftar di Nusuk dan memastikan komunikasi dengan pihak hotel, ibadah di tanah suci dapat berjalan dengan khusyuk dan lancar.







