Unduh Aplikasi
IDR
Pay
Log In
Daftar
Transportasi
Tempat Menginap
Aktivitas dan Hiburan
Tagihan & Isi Ulang
Produk Tambahan
traveloka
Explore
0

Anna Cendana

05 Aug 2022 - 5 min read

Kenali 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Jantung Berderbar dengan Tepat

Pernahkah kamu merasakan tiba-tiba jantung berdebar lebih kencang tidak seperti biasanya? Jika pernah, kamu harus tahu apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya.

Kondisi jantung yang berdebar lebih kencang dari biasanya disebut juga dengan palpitasi. Sebenarnya siapa pun bisa mengalami hal ini, baik orang dewasa maupun anak-anak. Kamu harus tetap waspada jika jantung kamu sering berdetak lebih kencang.

Jika hal ini terjadi hanya sesekali, mungkin saja ini hanya faktor emosional sesaat. Namun lain halnya jika jantung terus-menerus berdetak kencang, disertai gejala lain seperti sesak nafas dan nyeri dada, kamu harus lebih waspada. Bisa jadi ini merupakan gejala penyakit.

Penyebab Jantung Berdebar Lebih Kencang dari Biasanya

Berdasarkan jurnal dalam Health Harvard, jantung berdebar kencang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Bisa jadi karena faktor emosi maupun faktor aktivitas dan peristiwa tertentu.

Konsumsi obat tertentu juga bisa membuat jantung kamu berdebar lebih kencang. Berikut ini adalah beberapa penyebab jantung berdebar yang harus kamu ketahui.

1. Konsumsi Obat-obatan Tertentu

jantung berdebar

Salah satu hal yang bisa membuat jantung kamu berdebar lebih kencang adalah ketika mengonsumsi obat-obatan tertentu. Beberapa obat yang membuat jantung kamu berdebar lebih kencang di antaranya yaitu:

Obat asma yang mengandung ipratropium bromide dan salbutamol, biasanya ada di inhaler asma.
Obat penurun tekanan darah jenis minoxidil dan hydralazine.
Antihistamine jenis terfenadine
Antibiotik jenis erythromycin dan claritromycin
Obat antidepresan
Obat antijamur jenis itraconazole

Ketika jantung berdebar, coba ingat kembali apakah kamu sedang mengonsumsi salah satu obat-obatan ini. Jika memang masih mengonsumsinya, maka wajar jika kamu akan merasakan efek samping jantung yang berdebar.

2. Kondisi Hormon dalam Tubuh

jantung berdebar

Tidak hanya obat-obatan saja, kondisi hormon yang tidak stabil juga bisa menyebabkan jantung berdetak lebih kencang. Ketika kamu sedang menstruasi atau sedang hamil, jantung pun bisa berdebar lebih cepat. Jadi jika jantung berdebar saat hamil itu sangat wajar terjadi.

3. Kondisi Emosional

jantung berdebar

Jantung berdetak lebih kencang juga bisa karena kondisi emosional kamu. Kondisi emosional seperti gugup, panik, atau takut bisa membuat jantung menjadi berdebar. Hal ini karena hormon adrenalin dalam tubuh bekerja lebih cepat dan membuat jantung menjadi berdebar lebih kencang.

Selain itu, kamu yang sedang mengalami stres atau sangat marah juga bisa membuat jantung berdetak lebih kencang. Terlalu bahagia juga bisa memengaruhi detak jantung kamu.

4. Gaya Hidup

jantung berdebar

Jantung sering berdebar juga bisa disebabkan oleh gaya hidup kamu. Gaya hidup seperti sering minum kafein bisa berpengaruh pada detak jantung. Selain itu, kurang tidur dan melakukan olahraga berat juga bisa memicu jantung untuk berdetak lebih kencang.

Kebiasaan merokok dan minum alkohol juga bisa memicu jantung bekerja lebih keras sehingga detaknya lebih cepat. Selain itu, makan makanan yang pedas juga bisa membuat jantung berdetak lebih kencang dan cepat.

5. Kondisi Organ Jantung

jantung berdebar

Detak jantung juga dipengaruhi oleh kondisi organ jantung seseorang. Jika kamu sering mengalami jantung yang berdebar bisa jadi kondisi organ jantung kamu bermasalah.

Kondisi organ jantung yang menyebabkan detak jantung kencang dan tidak beraturan adalah aritmia. Aritmia merupakan gangguan irama jantung karena terdapat masalah di salah satu bilik jantung. Gangguan katup jantung juga bisa menyebabkan jantung kamu berdebar lebih kencang dan tidak beraturan.

Apa yang Harus Dilakukan ketika Jantung Berdetak Kencang?

Banyak orang bertanya, “Apa yang harus dilakukan ketika jantung berdetak kencang?” Kamu tidak perlu panik jika tiba-tiba jantung kamu berdetak lebih kencang. Sebab, semakin kamu panik jantung akan terus berdetak kencang dan tidak beraturan.

Untuk mengatasi hal ini kamu perlu tenang dan lakukan cara mengatasinya yang tepat. Adapun cara mengatasi jantung berdebar, yaitu:

1. Lakukan Gerakan Valsalva

jantung berdebar

Ketika jantung kamu berdebar kencang dan tidak beraturan, cara termudah untuk mengatasinya adalah melakukan valsava. Valsava merupakan manuver di mana kamu menutup kedua hidung dan mulut. Kemudian hembuskan napas secara perlahan.

Lakukan valsava ini beberapa saat, sampai irama jantung kamu kembali normal. Gerakan valsava ini bisa membantu meningkatkan tekanan darah sesaat dan membuat irama jantung kembali normal.

2. Angkat Kaki Lebih Tinggi dari Jantung

jantung berdebar

Selain melakukan gerakan valsava, ketika jantung berdebar tiba-tiba kamu bisa melakukan gerakan mengangkat kaki lebih tinggi dari jantung. Untuk melakukan gerakan ini kamu bisa duduk di lantai kemudian angkat kaki dan letakkan di meja atau kursi yang tinggi.

Selama melakukan posisi ini tariklah napas secara perlahan dan biarkan rongga perut membesar. Dengan posisi ini kamu akan merasa lebih rileks dan peredaran darah menjadi lancar. Perlahan irama jantung kamu juga akan kembali normal.

3. Perbanyak Minum Air Putih

jantung berdebar

Mengatasi jantung yang berdebar juga bisa dengan memperbanyak minum air putih. Air putih sangat bagus untuk kesehatan jantung. Jantung yang kekurangan air akan membuatnya mengencang sehingga detaknya akan lebih cepat.

Setidaknya kamu membutuhkan 8 gelas air putih setiap harinya. Kamu juga bisa segera minum air putih ketika jantung terasa berdebar dengan cepat.

4. Hindari Konsumsi Kafein Berlebih

jantung berdebar

Kamu yang suka kopi harus menguranginya agar jantung tidak berdebar terlalu kencang. Jika jantung kamu sering berdebar, sebaiknya hindari untuk minum kopi terlebih dahulu. Kalau biasanya sehari minum 2 sampai 3 gelas sebaiknya mulai dikurangi menjadi 1 gelas setiap harinya.

5. Atur Pola Tidur dan Hindari Stres

jantung berdebar

Kurang tidur dan terlalu stres juga bisa membuat detak jantung kamu lebih cepat. Oleh karenanya kamu harus mengatur pola tidur dengan baik. Kamu membutuhkan tidur malam setidaknya 7-8 jam.

Jika memungkinkan kamu juga bisa menambah jam tidur di siang hari selama 20-30 menit setiap harinya. Tidur siang juga bisa membuat jantung kamu menjadi lebih sehat.

Gejala dan Diagnosis Jantung Berdebar Lebih Kencang

jantung berdebar

Seseorang yang sering mengalami jantung berdebar mempunyai gejala jantung yang terasa berdetak lebih kencang, tidak beraturan, dan datangnya tiba-tiba. Biasanya kondisi ini akan membuat kamu merasa tidak nyaman.

Gejala jantung berdetak lebih kencang ini bisa terjadi kapan saja. Tidak hanya ketika kamu sedang beraktivitas saja tapi juga bisa terjadi ketika kamu sedang tidur.

Jika hal ini terjadi terus-menerus dan kamu merasakan rasa nyeri pada dada, maka kamu harus lebih waspada. Bisa jadi ini merupakan tanda ada masalah pada jantung kamu.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

jantung berdebar

Lalu kapan kamu harus ke dokter untuk berkonsultasi? Sebenarnya jika kamu sering merasakan jantung yang berdebar terus-menerus, sesegera mungkin berkonsultasilah dengan dokter. Apalagi jika kamu merasakan jantung berdebar dan sesak napas.

Konsultasi dengan dokter masalah ini bisa kamu lakukan dengan mudah menggunakan fitur Traveloka Health. Fitur baru dari Traveloka ini bisa kamu gunakan untuk berkonsultasi masalah kesehatan dengan dokter.

Tidak hanya konsultasi masalah jantung berdebar saja. Kamu juga bisa konsultasi masalah kesehatan lainnya. Segera download aplikasi Traveloka agar bisa langsung mengonsultasikan kesehatan jantung kamu.

Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan