Semua hal yang anda perlu ketahui mengenai status penerbangan dan kebijakan maskapai selama kasus penyebaran Corona Virus.

dismiss
IDR
Pay
Log In
Daftar
0
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan

Traveloka Team

02 Feb 2021 - 5 min read

Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat?

Ingin mudik atau traveling naik pesawat tapi sedang mengandung buah hati?

Pada umumnya, terbang selagi hamil itu tidak masalah. Namun, untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan kehamilan, ada beberapa hal yang wajib diketahui dan dipersiapkan ibu hamil mulai dari sebelum booking tiket hingga saat keberangkatan.

Simak penjelasannya di bawah ini agar perjalanan atau liburan Anda tetap nyaman.

Risiko terbang bagi ibu hamil

Jangankan ibu hamil, penumpang biasa juga cenderung mengalami gangguan ringan dalam penerbangan. Ibu hamil dianggap memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan ringan hingga risiko yang paling parah yaitu keguguran.

Gangguan yang paling umum dapat berupa kram dan pembengkakan kaki atau mata kaki. Hal ini umumnya terjadi selama penerbangan di atas 3-5 jam. Gangguan yang lebih serius bisa berupa pembekuan darah atau dalam istilah asingnya disebut blood clots/thrombosis.

Gejala blood clots adalah: bagian belakang kaki terutama di bawah lutut mengalami pembengkakan, nyeri dan merah. Penyebab kedua gangguan tersebut adalah kurang lancarnya peredaran darah.

Ada 2 cara mencegah kram hingga blood clots:

1.
Kenakan compression stockings (flight socks), yaitu sejenis stocking khusus untuk dipakai selama penerbangan. Stocking ini dapat dibeli di apotek. Kenakan mulai dari bangun pagi sebelum terbang sampai tiba di tujuan.
2.
Tiap satu jam sekali, bangunlah dari kursi dan berjalan-jalan sedikit selama 4-5 menit. Stretching sederhana mulai dari menggerakkan leher, bahu hingga ujung kaki selama duduk juga dapat mengurangi risiko kram dan blood clots.

Ibu hamil sangat dianjurkan berkonsultasi dengan dokternya sebelum booking tiket, terutama jika sebelumnya pernah menderita beberapa hal ini:

Pendarahan
Kencing manis (diabetes)
Rasa mual berlebihan di pagi hari
Pernah keguguran
Pernah melahirkan terlalu dini
Hipertensi/darah tinggi
Kapan sebaiknya ibu hamil terbang?

Saat terbaik untuk terbang adalah saat usia kehamilan 14 hingga 27 minggu. Pada usia kehamilan 14 minggu, ibu hamil sudah melewati masa-masa mual dan sudah lebih kuat secara fisik.

Sebelum usia kandungan mencapai 14 minggu, sebaiknya ibu hamil tidak naik pesawat. Di usia awal kandungan, biasanya ibu hamil masih sering mengalami mual dan pusing, yang bisa menimbulkan gangguan lainnya jika dipaksakan. Selain itu, risiko keguguran juga lebih tinggi di usia awal kehamilan.

Saat usia kehamilan di atas 36 minggu, ibu hamil tidak lagi diperbolehkan untuk bepergian dengan pesawat terbang. Jika yang dikandung adalah kembar, maka batasnya menjadi 32 minggu. Batas usia kandungan tersebut diukur dari tanggal penerbangan pulang.

Tips terbang bagi ibu hamil

Berikut adalah tips-tips yang berguna bagi ibu hamil yang akan naik pesawat:

Jauh-jauh hari sebelum keberangkatan:
Sebelum membelitiket pesawat, cek info seputar rumah sakit atau pertolongan medis di tempat tujuan Anda.
Jika bepergian ke luar negri yang mengharuskan vaksinasi, pastikanvaksinasi tersebut aman untuk ibu hamil.
Pada hari keberangkatan dan saat penerbangan:
Tibalah di bandara jauh lebih awal agar Anda lebih santai ketika melalui proses check-in dan security. Terburu-buru di bandara dapat menimbulkan stres dan itu bukan awal yang baik untuk memulai penerbangan.
Beritahu petugas di counter check-in bandara tentang keadaan Andaagar mereka dapat mempersiapkankebutuhan Anda sebaik mungkin.
Jika mungkin, pilihlah tempat duduk di dekat gang/aisle agar Anda mudah keluar masuk saat ingin stretching atau ke toilet.
Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman, sepatu yang nyaman, dan compression stockings.
Begitu sampai di pesawat, usahakan untuk ke toilet terlebih dahulu. Ini berguna jika ternyata pesawat delay take off namunpenumpang sudah tidak diperbolehkan ke toilet.
Kenakan seatbelt (sabuk pengaman) tepat di bawah perut.
Perbanyak minum air dan jus.
Hindari minuman yang menyebabkan dehidrasi seperti kopi dan teh, apalagi yang mengandung alkohol.
Ketentuan maskapai bagi penumpang hamil

Umumnya, saat usia kandungan berada di atas 28 minggu, maskapai akan meminta ibu hamil untuk menandatangani semacam Surat Pembebasan Tanggung Jawab dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter kandungan yang menyatakan:

Ibu dalam keadaan sehat
Kehamilan dalam kondisi normal, tidak terdapat kelainan
Jeniskehamilan: tunggal atau kembar
Perkiraan tanggal melahirkan

Surat keterangan dokter ini biasanya harus diperoleh seminggu sebelum hari keberangkatan. Ketentuan tiap maskapai bisa berbeda-beda. Penumpang dianjurkan mengecek tiap ketentuan darimaskapai yang bersangkutan.

Ketentuan ibu hamil naik pesawat Lion Air, Wings Air, Malindo,Batik Air:

Ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan.
Penumpang juga diminta mengisi formulir pertanggungan risiko Form of Indemnity (FOI) yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.

Ketentuan ibu hamil naik pesawat Sriwijaya Air, NAM Air:

Ibu hamil dengan usia kehamilan maksimal 32 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis dari dokter dan juga mengisi surat pernyataan yang tersedia di bandara maupun kantor cabang Sriwijaya Air. Surat pernyataan ini membebaskan Sriwijaya dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.

Ketentuan ibu hamil naik pesawat Garuda Indonesia:

Untuk ibu hamil dengan kehamilan single atau kembar, normal, tidak ada komplikasi, dan usia kehamilannya di bawah 32 minggu, membutuhkan Form of Identity (FoI).
Untuk ibu hamil dengan usia kandungan di bawah 32 minggu dengan komplikasi, serta ibu hamil dengan usia kandungan 32-36 minggu tanpa komplikasi, membutuhkan Form of Identity (FoI), Medical Information Form (MEDIF), serta persetujuan Garuda Sentra Medika.
Untuk ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 36 minggu, tidak diperbolehkan untuk terbang.

Ketentuan ibu hamil naik pesawat Citilink:

Untuk ibu hamil dengan usia kehamilan di bawah 32 minggu serta 32-36 minggu, membutuhkan FOI (suarat pernyataan) dan Medical Rec. Letter (surat dokter).
Untuk ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 36 minggu, tidak diperbolehkan untuk terbang.
Apabila Medical Rec. Letter tidak valid, mohon infokan KK atau Citilink Representative untuk diantarkan dan mendapatkan surat dari KKP Bandara.
Apabila KKP tersebut tutup, penumpang dapat terbang dengan menggunakan FOI (surat pernyataan).

Ketentuan ibu hamil naik pesawat Jetstar:

Untuk usia kehamilan yang tidak bermasalah hingga 28 minggu, penumpang tidak perlu membawa dokumen medis apapun.
Untuk kehamilan yang bermasalah atau mengalami komplikasi, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Formulir keterangan medis Jetstar dapat dilihat disini.
Untuk usia kehamilan di atas 28 minggu, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter tertanggal tidak lebih dari 10 hari sebelum keberangkatan.

Untuk penerbangan Jetstar kurang dari 4 jam:
Kehamilan tunggal diizinkan hingga akhir minggu ke-40 masa kehamilan.
Kehamilan kembar diizinkan hingga akhir minggu ke-36 masa kehamilan.

Untuk penerbangan Jetstar selama 4 jam atau lebih:
Kehamilan tunggal diizinkan hingga akhir minggu ke-36 masa kehamilan.
Kehamilan kembar diizinkan hingga akhir minggu ke-32 masa kehamilan.

Catatan: Khusus Jetstar Pacific (BL), usia kehamilan 36 minggu atau lebih dapat ditolak.

Nah, itulah berbagai hal yang perlu diketahui seputar amankah ibu hamil naik pesawat beserta persyaratan yang dibutuhkan saat bepergian dengan pesawat.

Bicara juga soal bepergian naik pesawat, jangan lupa ya untuk senantiasa mencari tiketnya di platform memudahkan, seperti Traveloka. Di sana, Anda dapat memesan tiket pesawat dengan penawaran harga terbaik dan juga promo.

Tunggu apalagi, yuk segera cari tiket pesawatnya di Traveloka!

Tags:
ibu hamil bolehkah naik pesawat
ibu hamil naik pesawat
ketentuan maskapai bagi ibu hamil
tips bumil naik pesawat