Apa Itu Quishing dan Cara Menghindarinya 

Financial Bestie
Waktu baca 3 menit

Pernahkah Anda melihat QR code saat bepergian, misalnya di bandara, restoran, atau tempat wisata? QR code memang memudahkan hidup kita, tetapi di balik kenyamanan tersebut, kini ada ancaman baru yang disebut quishing. Quishing adalah jenis serangan siber di mana penjahat siber memanipulasi QR code untuk mengarahkan pengguna ke situs berbahaya. Dari situ, data sensitif Anda seperti informasi kartu kredit atau bahkan identitas pribadi bisa dicuri.

Bagi para traveler dan pengguna Traveloka, ancaman quishing sangat penting untuk diwaspadai. Sebagai contoh, Anda mungkin tergoda untuk memindai QR code diskon hotel atau tiket wisata. Jika ternyata kode tersebut adalah jebakan, maka Anda berada dalam risiko besar. Pelajari lebih lanjut untuk mengenali tanda-tanda quishing dan tetap aman selama traveling.

Serangan quishing terus meningkat secara signifikan. Dalam laporan terbaru 2023 dan 2024, berikut beberapa data yang menggambarkan tingkat ancamannya:

Lonjakan 587% dalam kasus quishing dari tahun sebelumnya menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber semakin kreatif memanfaatkan QR code sebagai alat serangan.
Sebanyak 2% dari semua QR code yang dipindai ternyata bersifat berbahaya.
Eksekutif perusahaan menerima serangan quishing 42 kali lebih banyak dibandingkan karyawan biasa.
Pada sektor seperti energi, keuangan, dan ritel, lebih dari 29% email phishing kini dilengkapi oleh QR code palsu.

Data ini mencerminkan betapa seriusnya ancaman quishing, terutama ketika Anda sedang bepergian. Sebagai traveler, Anda harus memahami bahwa ancaman ini bisa terjadi kapan saja, termasuk ketika memindai QR code di tempat umum seperti restoran, stasiun, atau hotel.

Bagaimana Cara Quishing Bekerja?

Quishing menggunakan teknik manipulasi QR code untuk mengecoh korban. Berikut langkah-langkah umum bagaimana serangan ini bekerja:

Memodifikasi QR Code: Penyerang dapat mengganti QR code asli menjadi kode palsu, biasanya ditempel di atas kode yang sebenarnya.
Mengarahkan Korban ke URL Berbahaya: Saat QR code dipindai, korban diarahkan ke situs palsu yang tampak meyakinkan.
Pengumpulan Data: Korban mungkin diminta untuk memasukkan data sensitif seperti nomor rekening bank, PIN, atau detail login akun lainnya.
Akses Tidak Sah: Setelah mendapatkan data tersebut, penyerang dapat mengakses akun korban atau melakukan transaksi tanpa izin.

Contoh nyata: Salah satu kasus quishing terjadi saat seorang traveler mencoba memindai QR code di kios pembayaran untuk tiket transportasi umum. Alih-alih diarahkan ke situs resmi, ia diarahkan ke situs palsu yang menyerupai aslinya dan memasukkan detail pembayaran yang kemudian dicuri.

Mengapa Traveler Rentan terhadap Quishing?

Traveler kerap menjadi target utama quishing karena beberapa alasan berikut:

1. Ketergantungan pada Teknologi

Saat bepergian, kita sering mencari solusi cepat menggunakan teknologi seperti QR code untuk melakukan pembayaran, mengecek informasi, atau mendapatkan diskon.

2. Lingkungan Baru

Berada di tempat baru membuat traveler lebih rentan terhadap trik sederhana seperti QR code palsu. Kurangnya familiaritas dengan lokasi membuat serangan lebih mudah berhasil.

3. Kurangnya Pengetahuan tentang Ancaman Siber

Sebagian besar traveler tidak menyadari bahwa QR code bisa dimanipulasi, dan ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

4. Kebutuhan untuk Efisiensi

Ketika sibuk selama perjalanan, keinginan untuk menghemat waktu sering membuat traveler tidak berpikir panjang sebelum memindai QR code.

Tips Melindungi Diri dari Quishing

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk menghindari menjadi korban quishing selama perjalanan:

1. Periksa QR Code dengan Teliti

Jika QR code terlihat seperti ditempelkan di atas kertas atau tercetak dengan buruk, ini bisa menjadi tanda bahaya. Hindari memindai kode semacam ini.

2. Gunakan Aplikasi Pemindai Resmi

Gunakan aplikasi pemindai QR code yang menawarkan fitur keamanan tambahan, seperti memeriksa URL sebelum membuka tautan.

3. Verifikasi URL

Setelah memindai QR code, selalu periksa URL dengan teliti. Pastikan Anda diarahkan ke situs resmi dan bukan tautan yang mencurigakan.

4. Jangan Langsung Membagikan Informasi Pribadi

Jika mendapati situs web yang meminta detail sensitif setelah memindai QR code, segera batalkan langkah tersebut.

5. Edukasi Diri tentang Ancaman Siber

Pelajari lebih lanjut tentang ancaman seperti quishing. Dengan meningkatkan kesadaran, Anda dapat melindungi diri sendiri dan orang lain.

6. Gunakan TPayLater untuk Keamanan dan Kemudahan

Sebagai alternatif yang aman, gunakan TPayLater untuk pembelian produk di Traveloka atau pembayaran di berbagai merchant terpercaya. TPayLater membantu memastikan transaksi tetap aman dan nyaman.

Pelajari manfaatTPayLater lebih lanjut

Langkah Penanganan Jika Menjadi Korban

Meskipun sudah berhati-hati, ada kalanya kita tetap bisa menjadi korban quishing. Jika itu terjadi, berikut langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan secepatnya:

1.
Hubungi bank atau lembaga keuangan Anda. Laporkan aktivitas mencurigakan, minta blokir kartu kredit, dan pantau setiap transaksi.
2.
Segera ubah kata sandi pada akun yang terhubung, terutama untuk email, platform media sosial, ataupun dompet digital.
3.
Melaporkan kejadian ini ke lembaga terkait, seperti kepolisian siber atau otoritas keamanan digital setempat.
4.
Hapus aplikasi atau tautan yang didapatkan dari QR code palsu untuk mencegah serangan lanjutan.
5.
Periksa perangkat Anda untuk memastikan tidak ada malware yang terinstal, terutama jika QR code tersebut mengarahkan Anda ke file download.

Peran Traveloka dalam Keamanan Pengguna

Traveloka berkomitmen memberikan pengalaman traveling yang tidak hanya nyaman tetapi juga aman. Karena itulah, kami telah melengkapi platform dengan berbagai langkah keamanan yang dirancang untuk melindungi data dan transaksi Anda:

1.
TPayLater sebagai metode pembayaran yang aman: Sistem ini melindungi privasi pengguna, sehingga Anda tidak perlu mengungkapkan data kartu kredit di tempat umum.
2.
Edukasi pengguna: Traveloka aktif memberikan informasi seputar keamanan digital, termasuk cara mengenali praktik phishing dan ancaman lainnya.
3.
Fitur keamanan tambahan: Notifikasi instan untuk setiap aktivitas mencurigakan atau tagihan yang terjadi pada akun Anda, memungkinkan Anda segera bertindak. Sistem enkripsi canggih yang menjaga data Anda tetap aman selama transaksi.
4.
Layanan pelanggan 24/7: Tim kami siap membantu Anda kapan saja, termasuk jika Anda mengalami masalah keamanan saat menggunakan layanan Traveloka.

Quishing mungkin terdengar seperti ancaman kecil, tetapi dengan semakin seringnya kita memanfaatkan teknologi seperti QR code, ancaman ini menjadi lebih nyata, terutama bagi traveler. Dengan memahami apa itu quishing, bagaimana cara kerjanya, dan langkah-langkah melindungi diri, Anda dapat tetap aman sembari menikmati perjalanan Anda.

Sebagai pengguna Traveloka, Anda juga memiliki akses ke solusi pembayaran seperti TPayLater yang menawarkan kemudahan dan keamanan. Daftar sekarang dan nikmati pengalaman perjalanan yang lebih baik tanpa rasa khawatir!

Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan