Panduan Utama Etiket & Hal Tabu di Kuwait

Mas Bellboy
Waktu baca 5 menit

Kuwait, permata di tengah gurun Arab, adalah negara yang kaya akan sejarah, budaya, dan tradisi yang mendalam. Memahami etiket dan norma sosial di Kuwait sangat penting bagi setiap pengunjung yang ingin menghormati budaya lokal dan menjalin interaksi yang positif. Landasan utama masyarakat Kuwait adalah nilai-nilai Islam, yang membentuk hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari. Konsep utama yang mendasari perilaku sosial di Kuwait adalah rasa hormat (ihtiram), kesopanan (adab), dan keramahan (karam). Masyarakat Kuwait sangat menghargai hubungan interpersonal yang baik, kejujuran, dan kesetiaan. Mereka juga sangat menghargai keluarga dan komunitas, yang tercermin dalam cara mereka berinteraksi satu sama lain dan dengan orang asing.

Keluarga adalah unit sosial yang paling penting di Kuwait, dan peran serta tanggung jawab dalam keluarga sangat ditekankan. Hormat kepada orang yang lebih tua, baik dalam keluarga maupun di masyarakat, adalah suatu keharusan. Selain itu, keramahan adalah bagian integral dari budaya Kuwait. Tamu selalu disambut dengan hangat, dan mereka diharapkan untuk menerima tawaran makanan dan minuman. Memahami dan menghormati nilai-nilai ini akan membantu Anda beradaptasi dengan lingkungan sosial Kuwait dan menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna.

5 Hal Tabu yang Wajib Diketahui di Kuwait

1. Menunjukkan Kasih Sayang di Depan Umum

Konteks Sejarah/Sosial

Di Kuwait, seperti halnya di banyak negara Timur Tengah, ekspresi kasih sayang di depan umum (public display of affection atau PDA) sangat dibatasi. Hal ini berakar pada nilai-nilai konservatif Islam yang menekankan kesopanan dan privasi. Pandangan tradisional tentang hubungan antara pria dan wanita, serta batasan interaksi publik, sangat memengaruhi norma sosial. PDA dianggap tidak pantas karena dianggap mengganggu kesopanan publik dan dapat menyinggung perasaan orang lain. Selain itu, ekspresi kasih sayang yang berlebihan di depan umum dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap norma-norma keluarga dan komunitas.

Skenario Nyata

Seorang turis pasangan mungkin berjalan bergandengan tangan, berciuman, atau berpelukan di tempat umum seperti pusat perbelanjaan, taman, atau restoran. Hal ini dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan dan bahkan dapat menyebabkan teguran dari masyarakat setempat atau pihak berwenang. Contoh lain adalah ketika pasangan suami istri berciuman di depan umum saat menunggu taksi atau di area publik lainnya.

Panduan Perilaku yang Benar

Untuk menghindari masalah, hindari semua bentuk PDA di depan umum. Bergandengan tangan adalah batas yang masih bisa diterima, tetapi hindari ciuman, pelukan, atau tindakan lain yang dianggap intim. Jika Anda bepergian dengan pasangan, tunjukkan kasih sayang Anda di tempat pribadi seperti kamar hotel atau restoran yang lebih privat. Selalu perhatikan lingkungan sekitar dan hindari perilaku yang dapat menyinggung orang lain. Jika Anda tidak yakin, lebih baik bersikap konservatif dan menjaga jarak fisik.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Perhatikan bagaimana penduduk setempat berinteraksi. Anda akan melihat bahwa mereka cenderung menjaga jarak fisik yang lebih besar di depan umum. Perhatikan juga bagaimana mereka berpakaian dan berperilaku. Meniru perilaku mereka akan membantu Anda berbaur dan menghindari perhatian yang tidak diinginkan. Jika Anda ingin menunjukkan rasa hormat, hindari kontak mata yang terlalu lama dengan lawan jenis di tempat umum.

2. Mengkritik Pemerintah atau Keluarga Kerajaan

Konteks Sejarah/Sosial

Kuwait memiliki sistem pemerintahan monarki konstitusional, dan keluarga Al-Sabah memegang peran penting dalam pemerintahan. Kritik terhadap pemerintah, keluarga kerajaan, atau kebijakan negara sangat tidak dianjurkan dan bahkan dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum. Kehormatan dan rasa hormat terhadap pemimpin dan institusi negara adalah bagian integral dari budaya Kuwait. Hal ini berakar pada sejarah panjang kerajaan dan peran penting keluarga kerajaan dalam menjaga stabilitas dan persatuan negara. Kebebasan berbicara di Kuwait memiliki batasan tertentu, terutama dalam hal kritik terhadap figur publik atau kebijakan pemerintah.

Skenario Nyata

Seorang turis mungkin terlibat dalam percakapan dengan penduduk setempat dan mengungkapkan pandangan negatif tentang kebijakan pemerintah atau keputusan keluarga kerajaan. Atau, seorang turis mungkin memposting komentar kritis tentang pemerintah di media sosial. Hal ini dapat menyebabkan masalah serius, termasuk penangkapan dan deportasi.

Panduan Perilaku yang Benar

Hindari semua bentuk kritik terhadap pemerintah, keluarga kerajaan, atau kebijakan negara. Jika Anda terlibat dalam percakapan dengan penduduk setempat, hindari topik politik yang sensitif. Jika topik tersebut muncul, bersikaplah netral dan hindari memberikan pendapat yang negatif. Jangan memposting komentar kritis tentang pemerintah atau keluarga kerajaan di media sosial atau platform online lainnya. Hormati hukum dan peraturan setempat, dan jangan terlibat dalam kegiatan yang dapat dianggap subversif.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Perhatikan bagaimana penduduk setempat berbicara tentang pemerintah dan keluarga kerajaan. Anda akan melihat bahwa mereka cenderung menggunakan bahasa yang sopan dan hormat. Jika Anda ingin menunjukkan rasa hormat, hindari topik politik yang sensitif dan fokus pada topik yang lebih netral seperti budaya, sejarah, atau pariwisata. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang pemerintah atau keluarga kerajaan, ajukan pertanyaan tersebut dengan sopan dan hormat.

3. Menggunakan Tangan Kiri

Konteks Sejarah/Sosial

Dalam budaya Islam, tangan kiri dianggap tidak bersih karena digunakan untuk membersihkan diri setelah buang air besar. Oleh karena itu, menggunakan tangan kiri untuk makan, memberikan sesuatu kepada orang lain, atau menyentuh orang lain dianggap tidak sopan dan bahkan menjijikkan. Hal ini berakar pada praktik kebersihan tradisional dan nilai-nilai agama yang menekankan kesucian dan kesopanan. Tangan kanan dianggap sebagai tangan yang bersih dan digunakan untuk melakukan sebagian besar kegiatan sehari-hari, termasuk makan, berjabat tangan, dan memberikan sesuatu kepada orang lain.

Skenario Nyata

Seorang turis mungkin menggunakan tangan kiri untuk makan di restoran, memberikan uang kepada kasir, atau memberikan sesuatu kepada orang lain. Hal ini dapat menyinggung perasaan orang lain dan dianggap tidak sopan. Contoh lain adalah ketika seorang turis menggunakan tangan kiri untuk menyentuh makanan yang disajikan di meja makan.

Panduan Perilaku yang Benar

Selalu gunakan tangan kanan untuk makan, memberikan sesuatu kepada orang lain, atau menyentuh orang lain. Jika Anda kidal, cobalah untuk menggunakan tangan kanan Anda sebanyak mungkin. Jika Anda tidak dapat menggunakan tangan kanan Anda, mintalah maaf dan jelaskan situasi Anda. Jika Anda menerima sesuatu dari orang lain, terima dengan tangan kanan Anda. Jika Anda makan di restoran, perhatikan bagaimana penduduk setempat makan dan ikuti contoh mereka.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Perhatikan bagaimana penduduk setempat berinteraksi. Anda akan melihat bahwa mereka selalu menggunakan tangan kanan untuk kegiatan sehari-hari. Jika Anda tidak yakin, perhatikan bagaimana mereka makan dan ikuti contoh mereka. Jika Anda ingin menunjukkan rasa hormat, hindari menggunakan tangan kiri Anda untuk kegiatan yang melibatkan orang lain.

4. Menolak Tawaran Keramahan

Konteks Sejarah/Sosial

Keramahan adalah bagian integral dari budaya Kuwait. Menolak tawaran makanan, minuman, atau bantuan lainnya dianggap sangat tidak sopan dan dapat menyinggung perasaan orang lain. Hal ini berakar pada nilai-nilai tradisional yang menekankan pentingnya hubungan sosial dan saling menghormati. Menawarkan makanan dan minuman adalah cara untuk menunjukkan keramahan dan persahabatan, dan menolak tawaran tersebut dianggap sebagai penolakan terhadap hubungan tersebut. Selain itu, menolak tawaran keramahan dapat dianggap sebagai tanda ketidakpercayaan atau ketidaksopanan.

Skenario Nyata

Seorang turis mungkin menolak tawaran kopi atau teh dari penduduk setempat, menolak undangan makan malam, atau menolak bantuan dari seseorang yang menawarkan untuk membantu. Hal ini dapat menyinggung perasaan orang lain dan dianggap tidak sopan. Contoh lain adalah ketika seorang turis menolak untuk menerima hadiah kecil dari seseorang.

Panduan Perilaku yang Benar

Selalu terima tawaran makanan, minuman, atau bantuan lainnya. Jika Anda tidak ingin makan atau minum, Anda dapat mengambil sedikit saja untuk menunjukkan rasa hormat. Jika Anda tidak dapat menerima undangan makan malam, berikan alasan yang sopan dan tawarkan untuk bertemu di lain waktu. Jika Anda menerima hadiah kecil, ucapkan terima kasih dan tunjukkan penghargaan Anda. Ingatlah bahwa menolak tawaran keramahan dapat menyinggung perasaan orang lain.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Jika Anda diundang ke rumah seseorang, bawalah hadiah kecil seperti cokelat, bunga, atau buah-buahan. Ini adalah cara untuk menunjukkan rasa terima kasih atas keramahan mereka. Jika Anda menerima makanan atau minuman, cobalah untuk menghabiskannya atau setidaknya mencicipinya. Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa Anda menghargai tawaran mereka. Jika Anda ingin menunjukkan rasa hormat, selalu terima tawaran keramahan.

5. Berpakaian yang Tidak Sopan

Konteks Sejarah/Sosial

Kuwait adalah negara Muslim konservatif, dan berpakaian yang sopan sangat penting. Pakaian yang terlalu terbuka atau provokatif dapat dianggap tidak sopan dan dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan. Hal ini berakar pada nilai-nilai Islam yang menekankan kesopanan dan kesederhanaan. Pakaian yang sopan adalah cara untuk menghormati budaya lokal dan menghindari menyinggung perasaan orang lain. Selain itu, berpakaian yang sopan dapat membantu Anda berbaur dengan penduduk setempat dan menghindari perhatian yang tidak diinginkan.

Skenario Nyata

Seorang turis wanita mungkin mengenakan pakaian yang terlalu terbuka seperti rok mini, celana pendek, atau atasan tanpa lengan. Seorang turis pria mungkin mengenakan celana pendek di tempat umum. Hal ini dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan dan bahkan dapat menyebabkan teguran dari masyarakat setempat atau pihak berwenang. Contoh lain adalah ketika seorang turis mengenakan pakaian renang yang terlalu terbuka di tempat umum.

Panduan Perilaku yang Benar

Pria dan wanita harus berpakaian sopan di tempat umum. Wanita harus mengenakan pakaian yang menutupi bahu, lengan, dan lutut. Pakaian longgar dan tidak transparan adalah pilihan terbaik. Pria harus menghindari celana pendek dan lebih baik mengenakan celana panjang. Hindari pakaian yang terlalu ketat atau provokatif. Jika Anda mengunjungi tempat-tempat keagamaan, seperti masjid, Anda harus mengenakan pakaian yang lebih konservatif, termasuk menutupi rambut Anda. Selalu perhatikan lingkungan sekitar dan hindari berpakaian yang dapat menyinggung orang lain.

Tips Tambahan "Local Secrets"

Perhatikan bagaimana penduduk setempat berpakaian. Anda akan melihat bahwa mereka cenderung mengenakan pakaian yang lebih konservatif. Jika Anda tidak yakin, lebih baik berpakaian lebih sopan daripada kurang sopan. Membawa syal atau selendang dapat berguna untuk menutupi bahu atau rambut Anda jika diperlukan. Jika Anda ingin menunjukkan rasa hormat, berpakaianlah dengan sopan.

Setelah memahami etika dan hal tabu di Kuwait, kini saatnya merencanakan perjalanan Anda! Jangan ragu untuk menjelajahi keindahan Kuwait dengan nyaman dan aman. Pesan Tiket Pesawat dan booking hotel di Traveloka untuk mendapatkan penawaran terbaik. Nikmati fitur Reschedule yang fleksibel jika ada perubahan rencana, serta pilihan hotel yang beragam sesuai kebutuhan Anda. Jangan lewatkan juga berbagai Tiket Wisata dan Xperience menarik untuk pengalaman liburan yang tak terlupakan. Traveloka siap menemani perjalanan Anda di Kuwait!

Dalam Artikel Ini

• 5 Hal Tabu yang Wajib Diketahui di Kuwait
• 1. Menunjukkan Kasih Sayang di Depan Umum
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 2. Mengkritik Pemerintah atau Keluarga Kerajaan
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 3. Menggunakan Tangan Kiri
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 4. Menolak Tawaran Keramahan
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"
• 5. Berpakaian yang Tidak Sopan
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan "Local Secrets"

Jelajahi Keindahan Kuwait

Kuwait

Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan