Panduan Utama Etiket & Hal Tabu di Maladewa

Mas Bellboy
Waktu baca 5 menit

Maladewa, permata di Samudra Hindia, bukan hanya surga bagi para pencinta pantai dan penyelam. Lebih dari sekadar keindahan alamnya, Maladewa adalah perwujudan dari harmoni budaya yang berakar pada nilai-nilai Islam, tradisi lokal, dan keramahan yang mendalam. Masyarakat Maladewa, yang dikenal sebagai orang Dhivehi, sangat menghargai kesopanan, rasa hormat, dan keselarasan sosial. Filosofi dasar yang mendasari kehidupan mereka adalah menjaga hubungan baik dengan sesama, menghormati tradisi, dan memelihara lingkungan yang mereka cintai. Keseharian mereka diwarnai dengan ketaatan pada ajaran agama Islam, yang tercermin dalam cara berpakaian, interaksi sosial, dan kegiatan sehari-hari.

Konsep 'keramahan' di Maladewa bukan sekadar basa-basi. Ini adalah cara hidup. Tamu disambut dengan senyum tulus dan pelayanan yang ramah, mencerminkan keinginan tulus untuk membuat orang lain merasa nyaman dan dihargai. Pemahaman tentang etiket dan norma sosial sangat penting untuk menghormati budaya lokal dan memastikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Dengan memahami dan menghargai nilai-nilai ini, Anda tidak hanya akan menghindari potensi pelanggaran, tetapi juga membuka diri pada pengalaman yang lebih otentik dan bermakna di negeri yang mempesona ini.

5 Hal Tabu yang Wajib Diketahui di Maladewa

1. Menunjukkan Kasih Sayang di Depan Umum (PDA)

Konteks Sejarah/Sosial

Di Maladewa, ekspresi kasih sayang di depan umum (PDA – Public Display of Affection) sangat dibatasi karena nilai-nilai konservatif yang kuat yang berakar pada ajaran Islam. Sentuhan fisik seperti berciuman, berpelukan, atau bahkan bergandengan tangan dianggap tidak pantas, terutama di tempat umum seperti jalanan, toko, atau area publik lainnya. Hal ini bukan berarti masyarakat Maladewa tidak memiliki rasa kasih sayang, melainkan ekspresi tersebut dianggap lebih baik dilakukan di lingkungan pribadi.

Tradisi dan norma sosial di Maladewa sangat menekankan pada kesopanan dan kesantunan. Menunjukkan kasih sayang di depan umum dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak menghormati nilai-nilai budaya dan agama setempat. Hal ini juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat lokal, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan perilaku semacam itu.

Skenario Nyata

Bayangkan Anda dan pasangan sedang berjalan-jalan di sekitar Male, ibu kota Maladewa. Anda berpegangan tangan dan sesekali berciuman singkat. Meskipun mungkin tampak biasa di negara asal Anda, tindakan ini dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan dan bahkan teguran dari penduduk setempat. Atau, saat berada di pantai publik, Anda dan pasangan berpelukan mesra sambil menikmati pemandangan. Hal ini juga dapat dianggap tidak pantas.

Panduan Perilaku yang Benar

Saat berada di tempat umum, hindari segala bentuk PDA. Bergandengan tangan masih dapat diterima, tetapi hindari ciuman, pelukan, atau sentuhan fisik yang berlebihan. Jika Anda ingin menunjukkan kasih sayang kepada pasangan, lakukanlah di lingkungan pribadi seperti kamar hotel atau vila pribadi Anda. Hormati norma-norma sosial setempat untuk menghindari potensi kesalahpahaman dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat lokal.

Tips Tambahan ""Local Secrets""

Perhatikan bahasa tubuh Anda. Hindari kontak mata yang terlalu lama atau tatapan yang menggoda di depan umum. Jika Anda ingin berbicara dengan seseorang dari lawan jenis, lakukan dengan sopan dan hindari nada suara yang terlalu intim. Ingatlah bahwa senyuman dan sikap ramah selalu dihargai, tetapi tetaplah menjaga jarak fisik yang wajar.

2. Mengonsumsi Alkohol di Tempat Umum

Konteks Sejarah/Sosial

Islam melarang konsumsi alkohol, dan hal ini sangat ditaati di Maladewa. Minuman beralkohol tidak diperbolehkan di tempat umum, termasuk jalanan, pantai publik, dan pulau-pulau lokal yang dihuni penduduk. Aturan ini berlaku ketat untuk menghormati nilai-nilai agama dan budaya masyarakat setempat. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat mengakibatkan denda atau bahkan penahanan.

Namun, ada pengecualian. Alkohol biasanya tersedia di resor-resor mewah dan kapal pesiar yang berlisensi. Di tempat-tempat ini, turis dapat menikmati minuman beralkohol tanpa melanggar hukum. Penting untuk diingat bahwa konsumsi alkohol harus selalu dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Skenario Nyata

Anda mungkin tergoda untuk membawa sebotol anggur atau bir ke pantai untuk menikmati matahari terbenam. Namun, tindakan ini sangat dilarang. Atau, Anda mungkin ingin berbagi minuman dengan teman-teman di sebuah kafe di pulau lokal. Sekali lagi, hal ini tidak diperbolehkan.

Panduan Perilaku yang Benar

Jika Anda ingin mengonsumsi alkohol, lakukanlah di resor tempat Anda menginap atau di kapal pesiar yang berlisensi. Jangan pernah membawa atau mengonsumsi alkohol di tempat umum atau di pulau-pulau lokal. Selalu perhatikan tanda-tanda dan aturan yang berlaku di tempat Anda berada. Jika Anda tidak yakin, tanyakan kepada staf hotel atau pemandu wisata Anda.

Tips Tambahan ""Local Secrets""

Jika Anda ingin membeli alkohol, Anda hanya dapat melakukannya di toko bebas bea di bandara atau di resor tempat Anda menginap. Jangan mencoba untuk membeli alkohol secara ilegal dari penduduk lokal, karena hal ini dapat menimbulkan masalah hukum bagi Anda dan mereka. Selalu hormati aturan dan regulasi yang berlaku untuk menghindari masalah.

3. Berpakaian yang Tidak Sopan di Pulau Lokal

Konteks Sejarah/Sosial

Masyarakat Maladewa sangat menghargai kesopanan dalam berpakaian, terutama di pulau-pulau lokal yang dihuni penduduk. Pakaian yang dianggap tidak sopan, seperti pakaian renang yang terlalu terbuka, pakaian tanpa lengan, atau celana pendek yang terlalu pendek, dapat dianggap tidak menghormati nilai-nilai budaya dan agama setempat. Hal ini juga berlaku untuk wanita yang mengenakan pakaian yang terlalu ketat atau transparan.

Tujuan dari aturan berpakaian ini adalah untuk menjaga kesopanan dan kesantunan di tempat umum. Masyarakat Maladewa ingin memastikan bahwa turis menghormati budaya dan tradisi mereka. Dengan berpakaian sopan, Anda menunjukkan rasa hormat terhadap masyarakat lokal dan membantu menciptakan lingkungan yang harmonis.

Skenario Nyata

Anda mungkin ingin mengenakan bikini atau celana pendek saat berjalan-jalan di pulau lokal. Namun, hal ini tidak dianjurkan. Atau, Anda mungkin ingin mengenakan pakaian tanpa lengan atau pakaian yang terlalu terbuka saat mengunjungi toko atau restoran di pulau lokal.

Panduan Perilaku yang Benar

Saat berada di pulau lokal, kenakan pakaian yang sopan dan menutupi bahu dan lutut. Pakaian longgar dan longgar adalah pilihan yang baik. Wanita dapat mengenakan rok panjang, celana panjang, atau pakaian yang menutupi bahu. Pria dapat mengenakan celana panjang atau celana pendek yang mencapai lutut. Saat berada di pantai, Anda dapat mengenakan pakaian renang, tetapi pastikan untuk menutupi diri Anda saat berjalan-jalan di luar area pantai.

Tips Tambahan ""Local Secrets""

Selalu bawa selendang atau syal untuk menutupi bahu Anda saat memasuki tempat-tempat suci atau saat mengunjungi pulau-pulau lokal. Jika Anda tidak yakin tentang aturan berpakaian, tanyakan kepada staf hotel atau pemandu wisata Anda. Dengan berpakaian sopan, Anda akan merasa lebih nyaman dan diterima oleh masyarakat lokal.

4. Mengganggu Ibadah dan Tempat Suci

Konteks Sejarah/Sosial

Islam adalah agama resmi di Maladewa, dan masyarakat sangat menghormati tempat-tempat ibadah seperti masjid. Mengganggu ibadah atau memasuki masjid tanpa izin adalah tindakan yang sangat tidak sopan dan dapat dianggap sebagai pelanggaran serius. Hal ini mencerminkan rasa hormat terhadap keyakinan agama masyarakat setempat.

Masjid adalah tempat suci bagi umat Muslim, dan mereka harus diperlakukan dengan hormat. Turis diharapkan untuk menghormati aturan dan regulasi yang berlaku di masjid, seperti melepas sepatu sebelum masuk dan berpakaian sopan. Mengganggu ibadah atau membuat kebisingan di dekat masjid juga tidak diperbolehkan.

Skenario Nyata

Anda mungkin ingin mengunjungi masjid untuk melihat arsitektur yang indah. Namun, Anda harus memastikan bahwa Anda diizinkan untuk masuk dan berpakaian sopan. Atau, Anda mungkin ingin mengambil foto di dalam masjid saat orang-orang sedang beribadah. Hal ini sangat dilarang.

Panduan Perilaku yang Benar

Jika Anda ingin mengunjungi masjid, mintalah izin terlebih dahulu. Kenakan pakaian yang sopan dan menutupi bahu dan lutut. Lepaskan sepatu Anda sebelum masuk. Jangan membuat kebisingan atau mengganggu orang-orang yang sedang beribadah. Ikuti aturan dan regulasi yang berlaku di masjid.

Tips Tambahan ""Local Secrets""

Jika Anda bukan Muslim, Anda mungkin tidak diizinkan untuk memasuki masjid. Namun, Anda dapat mengagumi arsitektur masjid dari luar. Hormati waktu ibadah dan hindari membuat kebisingan di dekat masjid. Dengan menghormati tempat-tempat suci, Anda menunjukkan rasa hormat terhadap keyakinan agama masyarakat setempat.

5. Membuang Sampah Sembarangan dan Merusak Lingkungan

Konteks Sejarah/Sosial

Maladewa dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa, termasuk pantai berpasir putih, air laut yang jernih, dan kehidupan laut yang kaya. Masyarakat Maladewa sangat peduli terhadap lingkungan dan berkomitmen untuk melestarikannya. Membuang sampah sembarangan atau merusak lingkungan dianggap sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan dapat merusak keindahan alam yang mereka cintai.

Pariwisata adalah industri utama di Maladewa, dan keberlanjutan lingkungan sangat penting untuk menjaga daya tarik negara ini. Turis diharapkan untuk berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Dengan membuang sampah pada tempatnya dan menghindari tindakan yang merusak lingkungan, Anda menunjukkan rasa hormat terhadap alam dan masyarakat setempat.

Skenario Nyata

Anda mungkin tergoda untuk membuang sampah plastik di pantai atau di laut. Namun, tindakan ini sangat dilarang. Atau, Anda mungkin ingin mengambil karang atau cangkang kerang sebagai suvenir. Hal ini juga tidak dianjurkan.

Panduan Perilaku yang Benar

Buang sampah pada tempatnya. Gunakan tempat sampah yang disediakan di hotel, resor, atau tempat umum lainnya. Hindari menggunakan plastik sekali pakai sebisa mungkin. Jangan mengambil karang, cangkang kerang, atau benda-benda lain dari laut. Ikuti aturan dan regulasi yang berlaku untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Tips Tambahan ""Local Secrets""

Bawa tas belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Gunakan botol air minum yang dapat diisi ulang untuk mengurangi sampah plastik. Dukung kegiatan konservasi lingkungan yang dilakukan oleh hotel atau resor tempat Anda menginap. Dengan berkontribusi dalam menjaga lingkungan, Anda membantu melestarikan keindahan alam Maladewa untuk generasi mendatang.

Setelah memahami etiket dan hal-hal tabu di Maladewa, Anda siap untuk merencanakan perjalanan yang tak terlupakan. Jangan ragu untuk menjelajahi keindahan pulau-pulau eksotis ini. Untuk pengalaman yang lebih nyaman dan terencana, percayakan kebutuhan perjalanan Anda pada Traveloka. Dapatkan pilihan booking hotel terbaik yang sesuai dengan anggaran dan preferensi Anda, mulai dari resor mewah hingga penginapan yang lebih terjangkau. Manfaatkan fitur Reschedule jika ada perubahan rencana, dan nikmati berbagai promo menarik untuk Tiket Wisata dan kebutuhan perjalanan lainnya. Dengan Traveloka, perjalanan Anda ke Maladewa akan menjadi lebih mudah, aman, dan berkesan.

Dalam Artikel Ini

• 5 Hal Tabu yang Wajib Diketahui di Maladewa
• 1. Menunjukkan Kasih Sayang di Depan Umum (PDA)
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan ""Local Secrets""
• 2. Mengonsumsi Alkohol di Tempat Umum
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan ""Local Secrets""
• 3. Berpakaian yang Tidak Sopan di Pulau Lokal
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan ""Local Secrets""
• 4. Mengganggu Ibadah dan Tempat Suci
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan ""Local Secrets""
• 5. Membuang Sampah Sembarangan dan Merusak Lingkungan
• Konteks Sejarah/Sosial
• Skenario Nyata
• Panduan Perilaku yang Benar
• Tips Tambahan ""Local Secrets""
Hotel
Tiket Pesawat
Things to Do
Selalu Tahu Kabar Terbaru
Dapatkan berbagai rekomendasi travel & gaya hidup serta info promo terkini dengan berlangganan newsletter kami.
Langganan