
Bandara Internasional Malta (MLA) adalah satu-satunya bandara komersial di Malta, terletak di Luqa, sekitar 8 km selatan Valletta. Bandara ini menjadi gerbang utama menuju negara kepulauan di tengah Laut Mediterania yang terkenal dengan warisan sejarahnya, termasuk Kota Tua Valletta yang masuk Situs Warisan Dunia UNESCO.
Bandara ini beroperasi dengan satu terminal yang menangani penerbangan Schengen maupun non-Schengen. KM Malta Airlines (nama baru Air Malta setelah rebranding) berperan sebagai maskapai flag carrier dan hub utama, sementara Ryanair menjadi operator terbesar dengan lebih dari 30 rute Eropa termasuk London, Dublin, Milan, Roma, Warsawa, Berlin, Madrid, Barcelona, Lisbon, Brussels, dan Krakow. EasyJet juga memiliki kehadiran kuat khususnya dari Inggris, Prancis, Belanda, dan Swiss, dilengkapi maskapai lain seperti Wizz Air, Lufthansa, British Airways, Turkish Airlines, dan Emirates.
Bus ekspres X3 menghubungkan bandara dengan Valletta dan kota-kota utama lainnya di Malta dengan tarif terjangkau. Taksi resmi dan konter rental mobil juga tersedia di area kedatangan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pulau secara mandiri.
Tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Malta. Dari Jakarta, opsi transit yang umum digunakan adalah lewat Istanbul bersama Turkish Airlines, Doha bersama Qatar Airways, atau Dubai bersama Emirates, sebelum melanjutkan penerbangan menuju Bandara Internasional Malta.



