
Bandara Internasional Bauerfield (VLI) adalah bandara utama yang melayani Port Vila, ibu kota Vanuatu. Bandara ini dibangun pada 1942 oleh pasukan konstruksi Angkatan Laut Amerika Serikat (Seabees) sebagai lapangan udara militer semasa Perang Dunia II, dan dinamai untuk mengenang Letnan Kolonel Harold W. Bauer, komandan skuadron tempur Marinir AS yang gugur dalam Pertempuran Guadalcanal pada 1942.
Setelah perang berakhir, lapangan udara ini beralih fungsi menjadi bandara sipil dan kini menjadi basis operasional utama Air Vanuatu, maskapai nasional Vanuatu. Perlu diketahui, Air Vanuatu mengalami proses likuidasi sukarela pada Mei 2024 yang menyebabkan penghentian sementara sebagian layanan penerbangan. Proses likuidasi tersebut berakhir pada Oktober 2024, dan kendali operasional dikembalikan kepada manajemen Air Vanuatu di bawah entitas baru AV3 Limited yang dimiliki pemerintah Vanuatu, sehingga penerbangan domestik dan internasional kembali beroperasi.
Selain Air Vanuatu, Bandara Bauerfield juga dilayani oleh Fiji Airways yang menghubungkan Port Vila dengan Nadi, Fiji, serta Air Calin yang melayani rute ke Nouméa, Kaledonia Baru. Brisbane di Australia merupakan salah satu destinasi internasional dengan volume penerbangan tersibuk dari Port Vila. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 15 rute nonstop yang dilayani beberapa maskapai dari bandara ini menuju berbagai negara di kawasan Pasifik dan Australia.
Karena kondisi operasional maskapai di Pasifik Selatan dapat berubah, disarankan untuk selalu memeriksa status penerbangan terbaru sebelum keberangkatan, terutama untuk rute yang dilayani Air Vanuatu. Port Vila sendiri menawarkan keindahan pantai, snorkeling, dan budaya Melanesia yang autentik sebagai daya tarik utama bagi wisatawan yang mendarat di Bauerfield.

