
2 jam, 30 menit
Guilin adalah kota di Daerah Otonom Guangxi, Tiongkok selatan, yang terkenal dengan pemandangan bukit kapur menjulang di sepanjang Sungai Li. Lanskap ini begitu ikonik hingga tercetak di uang kertas Tiongkok. Wisatawan Indonesia memesan penerbangan menuju Guilin untuk menyusuri sungai dengan perahu, bersepeda di pedesaan Yangshuo, dan melihat sawah terasering di pegunungan. Nama kotanya sendiri berarti hutan osmanthus, pohon yang bunganya harum di musim gugur.
Bandara Internasional Guilin Liangjiang (kode KWL) terletak di sebelah barat daya pusat kota Guilin, dikelilingi area pedesaan. Bandara ini menjadi pintu masuk udara utama bagi kawasan wisata Guilin, termasuk Yangshuo dan Longsheng.
Bandara Guilin melayani penerbangan domestik Tiongkok dan sejumlah rute internasional regional di gedung terminal yang modern. Karena susunan terminal dan pintu bisa berbeda antara rute domestik dan internasional, pastikan Anda membaca informasi di e-tiket dan papan penerbangan sebelum check-in.
Bus bandara berangkat secara berkala menuju pusat kota Guilin, dan menjadi pilihan hemat bagi pelancong yang bepergian ringan. Taksi resmi tersedia di area kedatangan. Bagi yang langsung menuju Yangshuo, tersedia pula bus dan layanan antar-jemput yang bisa dipesan lebih dulu. Aplikasi pembayaran dan transportasi lokal Tiongkok banyak dipakai di sini, jadi siapkan sebelum berangkat.
Dari Indonesia, rute ke Guilin biasanya melibatkan transit, misalnya melalui kota besar di Tiongkok selatan seperti Guangzhou atau Shenzhen, atau melalui hub di Asia Tenggara dan Hong Kong. Pada halaman hasil pencarian, gunakan filter jumlah transit untuk melihat apakah ada penerbangan tanpa singgah dari kota asal Anda di tanggal yang dipilih.
Pilihan lain yang populer adalah terbang ke Guangzhou lalu melanjutkan dengan kereta cepat ke Guilin atau Yangshuo. Cara ini memberi fleksibilitas jika jadwal penerbangan sambungan terbatas. Jika memilih transit di dalam Tiongkok, perhatikan apakah Anda perlu melewati imigrasi di bandara pertama, dan periksa persyaratan masuk untuk paspor Anda sebelum memesan.
Guilin beriklim subtropis lembap. Musim semi berkabut dan hujan, sering menghadirkan pemandangan bukit yang dramatis. Musim panas panas dan basah, dengan debit sungai yang tinggi. Musim gugur, sekitar September hingga November, umumnya paling cerah dan nyaman, sekaligus saat bunga osmanthus mekar dan sawah Longji menguning sebelum panen.
Libur Hari Nasional Tiongkok di awal Oktober dan Tahun Baru Imlek adalah periode tersibuk, ketika perahu Sungai Li dan jalan Yangshuo dipadati wisatawan domestik. Untuk keberangkatan dari Indonesia, periode Lebaran, liburan sekolah, dan akhir tahun juga perlu diantisipasi karena penerbangan sambungan ke Tiongkok selatan cepat penuh. Gunakan grafik harga per bulan di halaman ini untuk melihat polanya sebelum memilih tanggal.
Menyusuri Sungai Li dari Guilin ke arah Yangshuo adalah pengalaman utama di kawasan ini. Sepanjang jalan, bukit kapur berbentuk runcing, desa nelayan, dan kerbau di tepi sungai silih berganti mengisi pemandangan.
Kota kecil Yangshuo menjadi basis favorit untuk bersepeda, naik rakit bambu di Sungai Yulong, dan menikmati West Street yang ramai di malam hari.
Gua kapur ini dihiasi stalaktit dan stalagmit yang disinari lampu berwarna-warni. Letaknya dekat pusat kota, sehingga mudah dikunjungi dalam setengah hari.
Bukit di tepi pertemuan dua sungai ini berbentuk seperti gajah yang sedang minum, dan menjadi simbol kota Guilin.
Di wilayah Longsheng, sawah berundak menyelimuti lereng gunung. Desa-desa etnis Zhuang dan Yao di sekitarnya menawarkan pengalaman budaya yang berbeda dari suasana kota.
Pusat kota di sekitar Jalan Zhengyang dan kawasan Dua Sungai Empat Danau adalah pilihan praktis, karena dekat dengan restoran, pasar malam, dan titik keberangkatan tur. Area di dekat stasiun kereta memudahkan perjalanan lanjutan. Banyak wisatawan juga memilih menginap beberapa malam di Yangshuo, baik di dekat West Street yang ramai maupun di desa-desa tepi sungai yang lebih tenang.
Mi beras bulat dengan kuah kaldu gurih, irisan daging, kacang tanah goreng, dan acar. Hidangan ini dimakan warga sejak pagi dan bisa ditemukan di hampir setiap sudut kota.
Ikan sungai yang dimasak dengan bir lokal, tomat, dan cabai hingga kuahnya kental. Menu ini paling terkenal di restoran-restoran Yangshuo.
Minuman khas etnis setempat berupa daun teh yang ditumis lalu direbus, disajikan dengan beras renyah dan kacang. Rasanya gurih dan sedikit pahit.
Sayuran seperti terong, tomat, dan cabai yang diisi daging cincang lalu dikukus atau digoreng, masakan rumahan khas kawasan Sungai Li.
Siap menikmati bukit karst dan sungai berkabut? Bandingkan pilihan penerbangan menuju Guilin di Traveloka, aktifkan Price Alert, dan atur pembayaran dengan metode lokal atau PayLater. E-tiket tersimpan di aplikasi, dan layanan pelanggan 24/7 siap membantu jika rencana berubah.



