
1 jam
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Vietnam Airlines | 09.20 | 10.35 | Hanoi (HAN) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Thai Airways | 11.25 | 12.40 | Bangkok (BKK) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Thai AirAsia | 12.10 | 13.20 | Bangkok (DMK) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Vietnam Airlines | 16.05 | 19.35 | Ho Chi Minh City (SGN) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Lao Airlines | 16.20 | 17.20 | Hanoi (HAN) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
VietJet Air | 16.25 | 18.25 | Ho Chi Minh City (SGN) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Vietnam Airlines | 17.45 | 19.35 | Phnom Penh (KTI) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Thai Airways | 18.25 | 19.45 | Bangkok (BKK) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Jeju Air | 20.20 | 23.50 | Seoul (ICN) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Lao Airlines | 20.50 | 22.10 | Bangkok (BKK) | Vientiane (VTE) | Pesan penerbangan |
Vientiane adalah ibu kota Laos, kota yang tenang di tepi Sungai Mekong dan berhadapan langsung dengan Thailand di seberang sungai. Dibanding ibu kota Asia Tenggara lainnya, lalu lintasnya lebih santai, kuil-kuil Buddha berdiri di antara bangunan kolonial Prancis, dan roti baguette dijual di pinggir jalan. Bagi pelancong Indonesia, penerbangan menuju Vientiane sering menjadi awal perjalanan keliling Laos ke Vang Vieng dan Luang Prabang, atau bagian dari rute darat Indochina bersama Thailand dan Vietnam.
Bandara Internasional Wattay (VTE) adalah bandara utama Laos dan pintu masuk sebagian besar wisatawan internasional ke negara ini. Bandara ini melayani rute domestik ke kota-kota lain di Laos serta rute regional ke negara tetangga di Asia Tenggara dan Asia Timur.
Wattay berada di sisi barat Vientiane, hanya beberapa kilometer dari pusat kota dan kawasan tepi Mekong. Kedekatan ini membuat perjalanan dari bandara ke penginapan biasanya singkat, bahkan saat jalan sedang ramai.
Bandara ini memiliki terminal internasional dan terminal domestik yang terpisah namun berdekatan. Penerbangan dari luar negeri tiba di terminal internasional, tempat pemeriksaan imigrasi dan bagasi dilakukan. Bila Anda menyambung ke Luang Prabang atau kota lain di Laos, cek terminal keberangkatan domestik di e-tiket.
Taksi bandara bisa dipesan di loket resmi di area kedatangan dengan tarif tetap per tujuan. Aplikasi transportasi daring lokal juga beroperasi di Vientiane, dan tuk-tuk menjadi cara populer untuk jarak dekat di dalam kota. Sebagian penginapan menyediakan layanan jemput, jadi tanyakan saat memesan.
Dari Jakarta dan kota lain di Indonesia, perjalanan ke Laos umumnya transit di hub regional seperti Bangkok, Kuala Lumpur, atau Hanoi. Saat mencari harga tiket pesawat Jakarta ke Laos, gunakan filter transit dan jam tiba di Traveloka untuk membandingkan sambungan yang paling nyaman. Alternatif lain yang populer adalah terbang ke Udon Thani di Thailand, lalu menyeberang lewat Jembatan Persahabatan Thailand–Laos dari Nong Khai. Bandingkan total waktu dan biaya kedua cara sebelum memutuskan.
Vientiane beriklim tropis dengan musim kemarau dan musim hujan yang jelas. November hingga Februari adalah masa paling nyaman karena udaranya kering dan relatif sejuk. Maret dan April menjadi bulan terpanas, sedangkan Mei hingga Oktober membawa hujan deras yang membuat pedesaan hijau dan permukaan Sungai Mekong naik tinggi.
Perayaan Pi Mai Lao, Tahun Baru Laos di pertengahan April, dimeriahkan dengan perang air di seluruh kota, sedangkan Festival That Luang sekitar bulan November menarik peziarah dari berbagai provinsi. Dari Indonesia, permintaan naik saat libur Lebaran, libur sekolah, dan akhir tahun. Sebelum memesan, lihat pola tarif di grafik harga halaman ini atau pasang Price Alert.
Stupa emas ini adalah monumen nasional Laos dan simbol negara yang tampil di lambang resminya. Kompleksnya luas dan dikelilingi biara, paling indah dilihat saat sinar matahari sore.
Gerbang kemenangan di ujung jalan utama kota ini sering dibandingkan dengan Arc de Triomphe, tetapi dihiasi ornamen khas Laos. Pengunjung bisa naik ke puncaknya untuk melihat pemandangan Vientiane.
Dua situs bersejarah yang saling berhadapan di pusat kota. Wat Si Saket terkenal dengan ribuan patung Buddha kecil di dinding serambinya, sedangkan Haw Phra Kaew kini berfungsi sebagai museum seni religius.
Taman di tepi Mekong di luar kota ini dipenuhi patung beton Buddha dan dewa Hindu dengan berbagai ukuran, termasuk patung Buddha berbaring yang sangat besar.
Setiap sore, tenda-tenda merah berdiri di sepanjang tepi sungai menjual kerajinan, pakaian, dan jajanan. Suasananya paling hidup menjelang matahari terbenam di atas Mekong.
Pusat kota di Distrik Chanthabouly, di sekitar air mancur Nam Phu dan tepi Mekong, paling praktis karena kafe, pasar malam, dan kuil bisa dicapai dengan berjalan kaki. Kawasan sepanjang tepi sungai cocok bagi yang ingin menikmati pemandangan matahari terbenam. Area dekat That Luang dan Distrik Sisattanak lebih tenang dan banyak dipilih pelancong bisnis serta keluarga.
Salad daging cincang dengan bumbu jeruk nipis, cabai, rempah segar, dan beras sangrai tumbuk. Hidangan nasional Laos ini tersedia dalam versi ayam, sapi, atau ikan.
Salad pepaya muda tumbuk khas Laos yang pedas dan asam, biasanya lebih kuat rasa fermentasinya dibanding versi Thailand.
Nasi ketan disajikan dalam keranjang anyaman kecil dan dimakan dengan tangan, dicocol ke laap atau sambal. Bagi warga Laos, ketan adalah makanan pokok sehari-hari.
Sup mi beras kenyal dengan kuah kental, sering dijadikan sarapan di warung pinggir jalan Vientiane.
Roti baguette warisan Prancis yang diisi pate, sayuran, dan saus, menjadi jajanan praktis untuk dibawa saat berkeliling kota.
Wisatawan Muslim sebaiknya menanyakan bahan karena banyak hidangan Laos memakai daging babi, dan restoran halal di Vientiane jumlahnya terbatas. Sebelum berangkat, periksa ketentuan masuk Laos untuk paspor Anda. Pesan penerbangan menuju Vientiane di Traveloka, bayar dengan PayLater atau metode pembayaran lokal, dan simpan e-tiket di aplikasi.



