
1 jam, 15 menit
Edinburgh adalah ibu kota Skotlandia, kota berbukit dengan kastil di puncak batu vulkanik dan jalan-jalan berbatu yang seolah tidak berubah sejak berabad-abad lalu. Kota Tua dan Kota Baru di pusatnya diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Selain wisatawan, banyak pelajar Indonesia yang datang untuk kuliah di universitas-universitas kota ini. Karena belum ada rute langsung dari Indonesia, penerbangan menuju Edinburgh perlu direncanakan lebih matang, mulai dari kota transit hingga musim festival yang membuat kota cepat penuh.
Bandara Edinburgh (EDI) adalah bandara tersibuk di Skotlandia dan melayani rute dari berbagai kota di Inggris Raya, Eropa, serta beberapa hub internasional. Seluruh kegiatan penumpang dipusatkan dalam satu gedung, sehingga alur kedatangan relatif mudah diikuti.
Bandara berada di kawasan Ingliston, sekitar 13 km di sebelah barat pusat kota. Letaknya dekat jalan raya utama ke arah Glasgow dan Jembatan Forth, jadi bandara ini juga praktis bagi yang ingin menyewa mobil untuk menjelajahi Dataran Tinggi Skotlandia.
Edinburgh memiliki satu terminal penumpang untuk semua penerbangan. Di dalamnya tersedia toko, tempat makan, dan area pemeriksaan keamanan yang bisa ramai pada pagi hari dan musim festival, jadi datanglah lebih awal saat terbang pulang.
Trem Edinburgh berangkat dari depan terminal menuju Haymarket, Princes Street, dan terus ke arah Leith. Bus ekspres bandara melaju ke dekat Stasiun Waverley di jantung kota, dan taksi serta transportasi daring menunggu di area khusus di luar kedatangan. Jika ingin lanjut ke kota lain dengan kereta, trem juga berhenti di stasiun Edinburgh Gateway.
Belum ada rute langsung dari Indonesia ke Edinburgh, jadi perjalanan dari Jakarta melibatkan setidaknya satu kali transit. Pilihan yang umum adalah transit di hub Timur Tengah, di Istanbul, atau di kota besar Eropa lalu lanjut ke Edinburgh. Di hasil pencarian, urutkan berdasarkan total waktu perjalanan dan perhatikan lama transit agar tidak terlalu singkat maupun terlalu lama.
Alternatif lain adalah terbang ke London lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta dari Stasiun King's Cross ke Stasiun Waverley yang tiba tepat di tengah kota. Opsi ini menarik jika Anda sekalian ingin singgah di London. Lihat juga rute London ke Edinburgh atau Jakarta ke Edinburgh.
Edinburgh beriklim sejuk dan cuacanya cepat berubah; hujan ringan dan angin kencang bisa datang di musim apa pun. Musim panas membawa siang yang sangat panjang dan suhu yang nyaman untuk berjalan kaki, sedangkan musim dingin dingin, gelap lebih awal, dan kadang bersalju tipis. Musim semi dan musim gugur menawarkan kota yang lebih tenang dengan pemandangan taman yang berwarna.
Sepanjang Agustus, kota ini dipenuhi pengunjung festival seni, sehingga penginapan dan penerbangan cepat penuh. Perayaan Hogmanay di malam Tahun Baru juga menarik keramaian besar. Dari Indonesia, permintaan tiket biasanya naik saat libur sekolah pertengahan tahun, sekitar Lebaran, dan menjelang dimulainya tahun ajaran universitas. Gunakan grafik harga di halaman ini untuk membandingkan pola bulanan sebelum memesan.
Benteng di atas Castle Rock ini menjadi simbol kota dan menyimpan permata mahkota Skotlandia. Dari tembok pertahanannya, Anda bisa melihat Kota Baru hingga ke Firth of Forth.
Jalan utama Kota Tua ini membentang dari kastil hingga Istana Holyrood. Sepanjang jalan terdapat gang-gang sempit yang disebut close, gereja katedral St Giles, dan toko wol serta tartan.
Puncak bekas gunung api ini bisa didaki dari tepi Kota Tua. Jalurnya cukup terjal di beberapa bagian, tetapi pemandangan kota dan laut dari atas sepadan dengan usahanya.
Bukit kecil di ujung timur Princes Street ini dipenuhi monumen bergaya klasik. Tempat ini favorit untuk melihat matahari terbenam dengan latar kastil dan menara kota.
Bekas desa penggilingan di tepi sungai kecil ini terasa seperti dunia lain meski hanya berjalan kaki dari pusat kota. Jalur tepi sungai bisa diikuti hingga Stockbridge.
Kota Tua cocok bagi yang ingin berada di tengah suasana bersejarah dan dekat dengan kastil maupun Royal Mile. Kota Baru, dengan jalan-jalan lebar bergaya Georgia, menawarkan akses mudah ke Princes Street, Stasiun Waverley, dan pusat belanja.
Haymarket dan West End praktis karena dilalui trem dari bandara. Stockbridge terasa seperti lingkungan warga dengan kafe dan pasar akhir pekan, sementara Leith di tepi pelabuhan menawarkan restoran hasil laut dan suasana yang lebih santai.
Hidangan nasional Skotlandia ini berisi campuran jeroan domba, oatmeal, dan rempah, disajikan bersama tumbukan lobak dan kentang. Banyak restoran juga menawarkan versi vegetarian bagi yang tidak makan jeroan.
Sup kental dari ikan haddock asap, kentang, dan susu ini sangat menghangatkan di hari berangin. Biasanya dimakan dengan roti.
Ikan berbalut adonan renyah dengan kentang goreng tebal mudah ditemukan di seluruh kota, terutama di Leith dan sekitar pusat kota.
Shortbread adalah kue mentega yang renyah dan menjadi oleh-oleh favorit. Cranachan adalah hidangan penutup berisi krim, raspberry, madu, dan oat panggang.
Siap merencanakan perjalanan ke Skotlandia? Periksa persyaratan masuk Inggris Raya untuk paspor Anda sebelum berangkat, lalu bandingkan rute transit dan kelas kabin di Traveloka. Pasang Price Alert, bayar dengan metode lokal termasuk PayLater, dan simpan e-tiket di aplikasi. Jika rencana berubah, Easy Reschedule membantu mengganti jadwal.

