
1 jam, 50 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Saudia | 20.50 | 23.00 | Cairo (CAI) | Jeddah (JED) | Pesan penerbangan |
Saudia | 21.45 | 23.55 | Cairo (CAI) | Jeddah (JED) | Pesan penerbangan |
Saudia | 23.25 | 01.35 (+1 days) | Cairo (CAI) | Jeddah (JED) | Pesan penerbangan |
Jeddah adalah kota pelabuhan terbesar di pesisir Laut Merah dan kota terbesar kedua di Arab Saudi setelah Riyadh. Bagi umat Muslim Indonesia, nama Jeddah identik dengan perjalanan ibadah, karena bandaranya menjadi pintu masuk utama menuju Mekkah. Di luar itu, Jeddah juga kota dagang yang hidup, dengan kawasan tua bersejarah, pantai panjang, dan pusat belanja modern.
Sebagian besar pencarian tiket ke Mekkah sebenarnya berujung pada penerbangan menuju Jeddah, karena Mekkah tidak memiliki bandara komersial sendiri. Halaman ini membantu Anda memahami bandara di Jeddah, cara melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci, waktu yang tepat untuk berangkat, serta tempat dan makanan yang layak dicoba bila Anda punya waktu di kota ini.
Bandara Internasional King Abdulaziz berada di sisi utara Kota Jeddah, tidak jauh dari jalan raya utama yang menghubungkan kota dengan kawasan Obhur dan jalan tol ke arah Mekkah maupun Madinah. Bandara ini termasuk yang tersibuk di Arab Saudi, terutama pada musim haji dan umrah.
Bandara ini memiliki beberapa terminal, termasuk Terminal 1 yang modern dan Terminal Haji dengan atap tenda putih khas yang banyak dipakai rombongan jemaah. Terminal yang digunakan bergantung pada maskapai dan jenis penerbangan, jadi selalu cek keterangan terminal pada e-tiket Anda sebelum berangkat maupun saat pulang.
Stasiun Kereta Cepat Haramain berada di area bandara dan menghubungkan Jeddah dengan Mekkah dan Madinah, pilihan nyaman bagi jemaah yang bepergian mandiri. Taksi resmi dan layanan transportasi daring tersedia di area kedatangan untuk ke pusat kota. Jemaah umrah yang ikut biro perjalanan biasanya sudah dijemput bus rombongan langsung dari terminal.
Dari Indonesia, rute tanpa transit ke Jeddah umumnya tersedia dari Jakarta, dan pada periode tertentu juga dari kota lain seperti Surabaya, Medan, atau Makassar. Pilihan dengan sekali transit di hub Timur Tengah atau Asia juga banyak dan kadang jadwalnya lebih fleksibel. Bila Anda bepergian bersama orang tua atau ingin menghindari singgah, pilih opsi tanpa transit di hasil pencarian Traveloka.
Rute yang paling sering dicari antara lain tiket pesawat Jakarta Jeddah, Surabaya ke Jeddah, Medan ke Jeddah, dan Makassar ke Jeddah. Bila Anda ingin memulai ibadah dari Madinah, bandingkan juga penerbangan ke Madinah, lalu lanjutkan perjalanan darat atau kereta ke Mekkah dan pulang lewat Jeddah.
Jeddah panas hampir sepanjang tahun dengan kelembapan tinggi karena letaknya di tepi laut. Periode sekitar November hingga Februari terasa paling bersahabat, dengan siang yang hangat dan malam yang lebih sejuk, sehingga ibadah dan jalan-jalan di luar ruangan lebih nyaman. Puncak musim panas bisa sangat terik, jadi jemaah lansia perlu menjaga cairan tubuh.
Permintaan tiket dari Indonesia biasanya melonjak pada bulan Ramadan, terutama sepuluh hari terakhir, lalu pada libur sekolah, akhir tahun, dan menjelang musim haji. Bila tanggal Anda fleksibel, perhatikan pola harga pada grafik bulanan di halaman ini, aktifkan Price Alert, dan pesan jauh-jauh hari untuk periode yang ramai jemaah.
Kawasan bersejarah yang diakui UNESCO ini dipenuhi rumah bertingkat dari batu karang dengan jendela kayu berukir yang disebut roshan. Lorong-lorongnya menyimpan pasar tradisional, masjid tua, dan toko kurma, parfum, serta kain yang ramai terutama setelah waktu Isya.
Corniche adalah jalur tepi laut panjang yang dipenuhi taman, jalur pejalan kaki, dan patung-patung seni. Dari sini tampak Air Mancur Raja Fahd yang menyemburkan air sangat tinggi ke udara dan menyala indah di malam hari.
Masjid putih yang dibangun di atas tiang di bibir Laut Merah ini dikenal sebagai masjid terapung, karena saat air pasang bangunannya tampak melayang di atas laut. Banyak jemaah Indonesia menyinggahinya saat city tour sebelum atau sesudah umrah.
Kawasan Obhur di utara kota menjadi tempat warga Jeddah berakhir pekan, dengan pantai berpasir, klub pantai, dan spot snorkeling. Terumbu karang Laut Merah yang jernih membuatnya menarik bagi pencinta selam.
Bila Anda hanya transit atau ingin segera ke Mekkah, kawasan Al-Sulaimaniyah dekat stasiun Kereta Cepat Haramain dan area sekitar bandara paling praktis. Al-Rawdah dan Al-Andalus berada di tengah kota dengan akses mudah ke pusat belanja dan perkantoran.
Untuk suasana tepi laut, pilih Al-Hamra atau kawasan sepanjang Corniche, sedangkan Al-Balad cocok bagi yang ingin dekat kota tua dan pasar tradisional. Obhur menawarkan penginapan bernuansa resor di pesisir utara. Cari pilihannya di halaman hotel di Jeddah.
Adonan tipis diisi daging cincang, telur, dan daun bawang, lalu dilipat dan digoreng di atas wajan datar. Jajanan khas Hijaz ini mirip martabak telur dan banyak dijual di kedai sekitar Al-Balad.
Nasi yang dimasak perlahan dalam kaldu dan susu hingga lembut seperti risotto, lalu disajikan dengan ayam panggang di atasnya. Saleeg adalah hidangan rumahan khas Hijaz yang cocok untuk perut yang lelah setelah perjalanan.
Kacang fava yang dimasak dengan minyak zaitun, jintan, dan lemon ini menjadi sarapan favorit warga Jeddah. Pasangannya adalah tamees, roti pipih besar bertabur wijen yang baru keluar dari oven.
Nasi berbumbu rempah dengan daging kambing atau ayam ini adalah hidangan nasional Arab Saudi. Porsinya besar dan biasanya disajikan di nampan lebar untuk dimakan bersama keluarga atau rombongan.
Merencanakan umrah atau perjalanan ke Arab Saudi? Bandingkan jadwal dan harga tiket pesawat ke Jeddah di Traveloka, pilih rute langsung atau transit yang sesuai, lalu bayar dengan metode lokal atau PayLater. E-tiket langsung terkirim, dan Easy Reschedule membantu bila jadwal berubah.

