
57 menit
Santiago adalah ibu kota sekaligus kota terbesar Chili, terbentang di lembah tengah negeri itu dengan dinding Pegunungan Andes di sisi timurnya. Kota ini menjadi pusat pemerintahan, bisnis, dan budaya Chili, sekaligus titik awal perjalanan ke kebun anggur, pantai Pasifik, dan resor ski. Penerbangan menuju Santiago de Chile biasanya dipilih wisatawan yang ingin menjelajahi Amerika Selatan dari kota yang tertata, aman untuk pemula, dan mudah dijadikan basis.
Bandara internasional utama kota ini adalah Arturo Merino Benítez dengan kode SCL. Ini adalah bandara tersibuk di Chili dan pintu masuk sebagian besar penerbangan internasional ke negara tersebut, termasuk sambungan dari Asia, Oseania, Eropa, dan Amerika Utara.
Bandara berada di komune Pudahuel, di sisi barat laut wilayah metropolitan Santiago. Letaknya di luar pusat kota, sehingga perjalanan ke kawasan Providencia atau Las Condes melewati jalan tol perkotaan. Lalu lintas bisa padat pada jam berangkat dan pulang kerja, jadi sisihkan waktu lebih jika Anda punya jadwal penting.
Penerbangan internasional dan domestik dilayani di gedung terminal yang terpisah. Perhatikan terminal yang tertera di e-tiket Anda, terutama bila melanjutkan perjalanan ke kota lain di Chili seperti Punta Arenas atau Calama. Area kedatangan internasional dilengkapi penukaran uang, loket operator seluler, dan konter transportasi resmi.
Bus bandara berangkat rutin menuju stasiun dan terminal bus di pusat kota, dan menjadi pilihan hemat bagi yang membawa bagasi ringan. Taksi resmi dan layanan transfer bisa dipesan di konter kedatangan dengan tarif yang jelas di muka, sementara aplikasi ride-hailing juga banyak dipakai. Hindari menerima tawaran tumpangan dari orang yang mendekati Anda di aula kedatangan.
Dari Indonesia, perjalanan ke Santiago umumnya melibatkan satu atau dua kali transit di kota penghubung besar di Asia, Oseania, Timur Tengah, Eropa, atau Amerika. Gunakan filter jumlah transit dan waktu transit di hasil pencarian untuk membandingkan rute yang realistis bagi Anda. Rute dengan jeda transit panjang kadang lebih nyaman untuk beristirahat, sementara rute dengan satu pemberhentian cocok bila Anda ingin cepat tiba.
Jika Anda sedang berkeliling Amerika Selatan, Santiago juga mudah dicapai dengan penerbangan regional dari Lima, Buenos Aires, atau São Paulo. Perhatikan pula nama kota saat memesan: ada kota lain bernama Santiago di Spanyol dan Republik Dominika, jadi pastikan tujuan Anda tertulis SCL.
Santiago berada di belahan bumi selatan, sehingga musimnya berkebalikan dengan wilayah utara. Musim panas jatuh sekitar Desember hingga Februari dengan hari yang kering dan terik, cocok untuk wisata kota dan kebun anggur. Musim dingin sekitar Juni hingga Agustus membawa udara sejuk dan salju di pegunungan, masa favorit bagi pencinta ski di resor sekitar Farellones dan Valle Nevado.
Musim semi dan musim gugur sering menjadi pilihan paling seimbang karena cuacanya nyaman dan keramaian lebih rendah. Bagi yang berangkat dari Indonesia, kursi ke Amerika Selatan cepat terisi ketika libur sekolah, Lebaran, dan pergantian tahun tiba. Kalau tanggal Anda jatuh di periode itu, buka grafik harga per bulan di halaman ini dan mulailah mencari jauh hari.
Bukit ini menjulang di tengah kota dan bisa didaki dengan jalan kaki, sepeda, atau kereta gantung. Dari puncaknya, Anda melihat hamparan Santiago dengan barisan Andes di belakangnya, pemandangan yang paling jernih setelah hujan membersihkan udara.
Plaza de Armas adalah alun-alun bersejarah yang dikelilingi katedral dan bangunan kolonial. Tak jauh dari sana berdiri La Moneda, istana kepresidenan yang menjadi saksi banyak babak penting sejarah Chili dan bisa dilihat dari alun-alun di depannya.
Taman berbukit Santa Lucía dipenuhi tangga batu, air mancur, dan teras dengan panorama kota. Di kakinya, Barrio Lastarria menawarkan jalan-jalan berbatu, galeri, toko buku, dan kafe yang ramai hingga malam.
Kawasan berwarna-warni ini dikenal dengan mural, restoran, dan kehidupan malamnya. Di sini juga berdiri La Chascona, rumah penyair Pablo Neruda yang kini terbuka untuk pengunjung.
Banyak pengunjung menyempatkan perjalanan sehari ke kota pelabuhan Valparaíso yang rumah-rumahnya menempel di lereng bukit. Lembah Maipo dan Casablanca di sekitar Santiago juga terkenal dengan kebun anggurnya yang bisa dikunjungi dengan tur harian.
Providencia adalah pilihan serba praktis dengan jalur metro, restoran, dan suasana yang tenang di malam hari. Las Condes dan Vitacura cocok untuk pelancong bisnis karena dekat perkantoran modern dan pusat perbelanjaan. Lastarria dan Bellavista menarik bagi yang ingin dekat kafe, seni, dan kehidupan malam, sedangkan kawasan Centro memudahkan akses ke situs bersejarah dengan pilihan penginapan yang lebih beragam.
Pastel panggang berisi daging cincang, bawang, telur rebus, dan buah zaitun ini adalah camilan nasional Chili. Anda akan menemukannya di toko roti hingga restoran keluarga, terutama menjelang hari libur nasional di bulan September.
Hidangan panggang ini berlapis isian daging dan ayam di bawah adonan jagung manis yang dihaluskan. Rasanya gurih sekaligus manis, dan biasanya disajikan dalam mangkuk tanah liat yang masih panas.
Versi hot dog ala Chili ini ditumpuk dengan alpukat, tomat, dan mayones dalam porsi besar. Completo adalah makanan jalanan favorit warga Santiago untuk makan siang cepat.
Sup bening berisi potongan daging, labu, kentang, dan jagung ini menghangatkan badan saat musim dingin. Setiap keluarga Chili punya versi cazuela sendiri, dan hidangan ini sering muncul di menu makan siang harian.
Siap menjelajahi ibu kota Chili? Bandingkan pilihan rute ke Santiago di Traveloka, aktifkan Price Alert untuk memantau pergerakan harga, dan gunakan Easy Reschedule jika rencana Anda berubah. Jika yang Anda cari adalah Santiago lain, lihat halaman Santiago de Compostela di Spanyol atau Santiago de los Caballeros di Republik Dominika.

