
1 jam, 10 menit
Maskapai | Waktu Keberangkatan | Waktu Kedatangan | Bandara Asal | Bandara Tujuan | |
|---|---|---|---|---|---|
Trinity Airways | 21.35 | 00.35 (+1 days) | Tokyo (NRT) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Air Seoul | 21.40 | 23.30 | Osaka (KIX) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Asiana Airlines | 22.30 | 07.40 (+1 days) | Jakarta (CGK) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Trinity Airways | 23.00 | 06.35 (+1 days) | Singapura (SIN) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Parata Air | 23.00 | 05.20 (+1 days) | Da Nang (DAD) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Jeju Air | 23.05 | 07.10 (+1 days) | Bali / Denpasar (DPS) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Korean Air | 23.40 | 07.05 (+1 days) | Kota Ho Chi Minh (SGN) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Asiana Airlines | 23.50 | 05.45 (+1 days) | Hanoi (HAN) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Korean Air | 23.55 | 07.15 (+1 days) | Kuala Lumpur (KUL) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Korean Air | 23.55 | 06.55 (+1 days) | Bangkok (BKK) | Seoul (ICN) | Pesan penerbangan |
Seoul adalah ibu kota Korea Selatan dan kota yang paling sering dipilih wisatawan Indonesia untuk kunjungan pertama ke Korea. Istana peninggalan dinasti Joseon berdiri tidak jauh dari gedung pencakar langit, pasar tradisional tetap ramai sampai malam, dan budaya pop Korea terasa di hampir setiap sudut jalan. Siapa pun yang sedang mencari tiket pesawat ke Korea hampir pasti akan mendarat di sini, entah untuk liburan musim semi, belanja kosmetik, atau urusan kantor. Halaman ini membantu Anda merencanakan penerbangan menuju Seoul dari Jakarta, Surabaya, dan kota lain di Indonesia.
Seoul punya dua bandara besar dengan peran yang berbeda. Bandara Internasional Incheon (ICN) adalah gerbang utama untuk penerbangan jarak jauh, termasuk hampir semua penerbangan dari Indonesia. Bandara Gimpo (GMP) berada di dalam kota dan lebih banyak melayani rute domestik seperti Jeju dan Busan, ditambah beberapa rute regional jarak dekat di Asia Timur.
Incheon dibangun di Pulau Yeongjong, bagian dari Kota Incheon di pesisir barat Seoul. Posisinya cukup jauh dari pusat kota, jadi sisihkan waktu lebih untuk perjalanan darat setelah mendarat. Gimpo terletak di distrik Gangseo, sisi barat Seoul, sehingga jaraknya ke kawasan pusat kota jauh lebih dekat.
Incheon memiliki dua terminal penumpang, Terminal 1 dan Terminal 2. Keduanya berjauhan dan dihubungkan bus antarterminal gratis. Setiap maskapai beroperasi dari salah satu terminal, jadi periksa nama terminal di e-tiket sebelum berangkat ke bandara saat pulang. Di Gimpo, terminal domestik dan terminal internasional menempati dua gedung terpisah.
Kereta AREX (Airport Railroad Express) menghubungkan Incheon dengan Gimpo dan Stasiun Seoul, dengan pilihan layanan ekspres tanpa henti atau kereta komuter yang berhenti di tiap stasiun. Bus limusin bandara berangkat ke kawasan menginap utama seperti Myeongdong, Jongno, dan Gangnam. Taksi tersedia di depan terminal. Dari Gimpo, jaringan kereta bawah tanah langsung membawa Anda ke berbagai sudut kota. Kartu T-money bisa dipakai untuk kereta, bus, dan sebagian taksi.
Dari Jakarta tersedia pilihan penerbangan langsung ke Seoul Incheon. Dari kota yang belum punya rute langsung, Anda biasanya transit sekali di kota hub Asia. Di hasil pencarian Traveloka, aktifkan filter jumlah transit dan pilih langsung untuk melihat penerbangan tanpa singgah saja. Jika opsi langsung tidak cocok dengan jadwal Anda, bandingkan juga penerbangan satu transit, karena waktu tempuh total dan harga keduanya sering berbeda cukup jauh.
Soal memilih bandara, cari tujuan Seoul untuk melihat semua bandara sekaligus. Untuk perjalanan dari Indonesia, Incheon hampir selalu menjadi bandara kedatangan. Gimpo baru relevan jika Anda melanjutkan perjalanan domestik ke Jeju atau Busan, atau datang dari kota tetangga seperti Tokyo dan Osaka. Kalau harus pindah dari Incheon ke Gimpo, AREX menghubungkan kedua bandara tanpa perlu keluar ke pusat kota. Rencana lengkapnya bisa dilihat di halaman tiket pesawat ke Seoul Incheon dan tiket pesawat ke Seoul Gimpo.
Seoul punya empat musim yang jelas. Musim semi dari Maret sampai Mei membawa udara sejuk, dan bunga sakura biasanya mekar sekitar awal April. Musim panas terasa panas dan lembap, dengan musim hujan sekitar akhir Juni hingga Juli. Musim gugur dari September sampai November sering disebut waktu paling nyaman, dengan langit cerah dan daun berwarna merah keemasan. Musim dingin dari Desember sampai Februari sangat dingin dan kadang bersalju, cocok bagi yang ingin merasakan salju pertama kali.
Permintaan tiket dari Indonesia naik pada libur sekolah pertengahan tahun, masa libur Lebaran, serta Natal dan Tahun Baru. Musim sakura juga ramai peminat, sehingga tiket untuk awal April cepat terisi. Di Korea sendiri, libur Seollal dan Chuseok membuat transportasi dalam negeri padat dan sebagian toko tutup. Polanya sederhana: pesan jauh hari untuk periode ramai, lalu cek grafik harga per bulan di halaman ini untuk melihat kapan tarif ke Seoul cenderung lebih bersahabat.
Gyeongbokgung adalah istana terbesar dinasti Joseon, lengkap dengan upacara pergantian penjaga di gerbang utamanya. Banyak pengunjung menyewa hanbok untuk berfoto di sini. Setelahnya, telusuri gang-gang Bukchon Hanok Village yang dipenuhi rumah kayu tradisional yang masih dihuni warga.
Myeongdong adalah pusat belanja yang tidak pernah sepi, terkenal dengan toko kosmetik dan perawatan kulit Korea. Menjelang sore, jalan utamanya berubah menjadi deretan gerobak jajanan kaki lima. Katedral Myeongdong yang bergaya gotik berdiri di ujung kawasan ini.
Menara di puncak Namsan ini menawarkan pemandangan kota ke segala arah, terutama indah saat malam. Anda bisa naik kereta gantung atau berjalan kaki melalui jalur hutan. Pagar gembok cinta di dekat menara menjadi salah satu spot foto favorit.
Kawasan di sekitar Universitas Hongik ini hidup dengan musisi jalanan, kafe unik, dan butik anak muda. Suasananya paling seru di akhir pekan. Tidak jauh dari sini ada Yeonnam-dong dengan taman memanjang bekas rel kereta.
Sungai Han membelah Seoul, dan tepiannya dipenuhi taman publik seperti Yeouido dan Banpo. Warga lokal datang untuk bersepeda, piknik, atau memesan ayam goreng antar. Di Banpo, air mancur pelangi di jembatan menjadi tontonan pada malam hari selama musim hangat.
Myeongdong dan Jung-gu cocok untuk kunjungan pertama karena dekat banyak tempat wisata dan halte bus limusin bandara. Hongdae dan Mapo lebih santai, ramah kantong, dan berada di jalur AREX. Insadong dan Jongno pas bagi yang ingin dekat istana dan suasana tradisional. Gangnam menawarkan kawasan modern yang rapi untuk perjalanan bisnis atau belanja kelas atas. Itaewon menjadi pilihan banyak wisatawan Muslim karena dekat Masjid Pusat Seoul dan restoran halal, sementara Dongdaemun cocok bagi pemburu belanja grosir hingga dini hari.
Nasi hangat dengan sayuran, telur, dan saus cabai gochujang yang diaduk sebelum disantap. Versi dolsot disajikan dalam mangkuk batu panas sehingga nasi di dasarnya menjadi kerak renyah.
Kue beras kenyal dalam saus pedas manis yang mudah ditemukan di pasar dan warung kaki lima. Kawasan Sindang-dong bahkan punya deretan kedai yang khusus menyajikan tteokbokki.
Irisan daging sapi yang dimarinasi kecap, bawang putih, dan buah pir, lalu dipanggang atau ditumis. Rasanya manis gurih dan disukai hampir semua lidah, termasuk anak-anak.
Pancake manis berisi gula merah, kayu manis, dan kacang yang digoreng di atas wajan datar. Jajanan ini paling nikmat dimakan hangat di jalanan saat udara dingin. Bagi wisatawan Muslim, perhatikan bahwa daging babi umum di kuliner Korea, jadi cari restoran bersertifikat halal atau ramah Muslim, terutama di sekitar Itaewon.
Seoul selalu punya alasan untuk dikunjungi lagi, dari sakura di musim semi sampai salju di musim dingin. Bandingkan penerbangan menuju Seoul di Traveloka, pasang Price Alert untuk tanggal pilihan Anda, lalu lengkapi perjalanan dengan hotel di Seoul dan aktivitas di Seoul dalam satu aplikasi.

