Promo Jadi Partner TravelokaSimpanPesanan Saya
IDR
Pay
Payment

Login to your account

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:

Log In ke Akun Anda

Belum punya akun?
Daftar
Atau masuk dengan:
1
2
  1. Hotel>
  2. Indonesia (44735 Hotel)>
  3. Provinsi Jambi (127 Hotel)>
  4. Sarolangun (1 Hotel)>
  5. Pusat Kota Sarola... (1 Hotel)

Hotel di Pusat Kota Sarolangun

Sarolangun, Indonesia · 1 hotel tersedia

Pergi untuk perjalanan bisnis
Jika Anda mencentang kotak ini, Anda dapat melihat akomodasi yang cocok untuk perjalanan bisnis.
Bayar saat Check-in
Traveloka Best Price Guarantee

Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar Pusat Kota Sarolangun

Apa saja objek wisata terpopuler di Pusat Kota Sarolangun?

Objek wisata terpopuler di Pusat Kota Sarolangun adalah Masjid Jamiatul Muslim Sungai Baung, RM.Dendeng Betokok, Terminal Sribulan Sarolangun

Berapa banyak hotel yang ada di Pusat Kota Sarolangun?

Saat ini, ada sekitar 1 hotel yang dapat kamu pesan di Pusat Kota Sarolangun

Tentang

Sarolangun adalah ibu kota dari Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Sarolangun merupakan Kabupaten pemekaran pada 1999, antara Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Bangko yang sekarang berubah nama menjadi Kabupaten Merangin. Luas wilayahnya Sarolangun  yaitu 6.174 kilometer persegi dengan populasi 246.245 penduduk.

Walau Sarolangun terbilang kabupaten yang cukup kecil, pembangunan seperti penginapan, hotel-hotel berbintang, dan ruko sudah tersedia banyak di sana. Infrastruktur jalannya sudah bagus dan jalan utama lintas Sumatera sangat luas dan bersih.

Di Kabupaten Sarolangun, terdapat pertambangan minyak milik Pertamina dan pertambangan batu bara milik India. Faktor inilah yang membuat Kabupaten Sarolangun menjadi hidup dan berkembang. Anda tak perlu khawatir, meski di Kabupaten Sarolangun terdapat banyak pertambangan, namun tidak akan menimbulkan polusi yang berlebihan karena pertambangan-pertambangan ini jauh dari pemukiman penduduk.

Kabupaten Sarolangun diapit oleh Sumatera Barat dan Palembang. Anda akan banyak menemukan rumah makan Padang dan rumah makan khas Palembang di Kabupaten Sarolangun. Uniknya rasa makanan yang tersedia sudah disesuaikan dengan lidah orang Sarolangun.

Kabupaten Sarolangun memiliki beragam potensi wisata mulai dari objek wisata alam, ziarah, budaya, dan sejarah. Beragam potensi wisata ini tersebar di berbagai kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun, sedangkan sebagian objek wisata lainnya masih menunggu pembenahan Pemerintah.

Sejarah Sarolangun

Sarolangun, dulunya bernama Desa Ujung Tanjung Saribulan. Menurut dongeng masyarakat Jambi, nama ‘Sarolangun’ berasal dari orang Desa Sora yang ingin bermalam di Desa Ujung Tanjung Saribulan. Dalam bahasa dusun itu, kata ‘bermalam dan berpindah’ disebut ‘melangun’. Adanya pristiwa tersebut, membuat Desa Ujung Tanjung Saribulan berganti nama menjadi Suro Melangun. Pengaruh logat dan cara mengeja orang-orang desa, mengubah penyebutan Suro Melangun menjadi Sarolangun.

Dalam konstelasi perjuangan, Kabupaten Sarolangun memiliki andil yang cukup besar dalam perjuangan melawan kolonial Belanda dan Jepang. Kisah heroik perjuangan rakyat Sarolangun, hingga saat ini masih terpatri di kalangan masyarakat. Berbagai peninggalan kolonial Belanda masih tersisa di Sarolangun hingga sekarang. 

Objek Wisata di Sarolangun

Beberapa tempat wisata di Kabupaten Sarolangun yang harus Anda kunjungi adalah:

Jembatan Beatrix

Jembatan Beatrix diambil dari nama putri ratu Belanda, Wilhelmina yang baru lahir pada masa silam, yaitu Putri Beatrix. Jembatan beatrix merupakan salah satu saksi bisu perjuangan rakyat Sarolangun melawan Belanda dan Jepang. Jembatan dengan bangunan khas Eropa ini masih berdiri kokoh hingga saat ini. Jembatan Beatrix dibangun sekitar 1923 oleh pemerintah kolonial Belanda dengan cara kerja paksa yang mengerahkan ratusan rakyat Sarolangun. Dengan panjang sekitar 250 meter, jembatan ini menghubungkan dua desa yang berseberangan, yaitu Desa Sri Pelayang dan Keluarahan Pasar Sarolangun. Jembatan beatrix menjadi pilihan wisata di Kabupaten Sarolangun yang cocok dikunjungi pada sore hari.

Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD)

Objek wisata ini merupakan salah satu dari empat taman nasional yang ada di Provinsi Jambi. Taman Nasional Bukit Duabelas memiliki luas 16.763 hektar. Taman nasional ini dihuni oleh masyarakat asli suku Kubu atau orang rimba dengan jumlah sekitar 1.000 jiwa. Masyarakat asli suku Kubu hidup berpindah-pindah di dalam hutan rimba layaknya di dunia masa lampau. Selain itu, lokasi ini kaya akan flora, fauna, dan sumber air panas yang mana dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit oleh masyarakat setempat. Wisata Taman Nasional Bukit Duabelas berada di Kecamatan Pauh, 40 kilometer dari Kabupaten Sarolangun. Perjalanan dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. 

Sungai Batang Asai

Objek wisata ini merupakan kawasan wisata petualangan arung jeram dengan arus sungai yang deras dan bebatuan tajam yang besar. Objek wisata ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi Anda yang berjiwa petualang.

Sungai Batang Asai cocok untuk rafting dan canoing. Sungai ini juga pernah digunakan sebagai arena pertandingan arung jeram, baik nasional maupun internasional. Untuk menunjang kegiatan ini, fasilitas wisata yang ada di tempat ini terbilang lengkap, seperti hotel atau penginapan, tempat makan, dan moda transportasi. 

Arung jeram Batang Asai ini berlokasi di Desa Tambak Ratu, Kecamatan Batang Asai yang berjarak sekitar 110 kilometer dari Kabupaten Soralangun. Perjalanan menuju  wisata ini dapat ditempuh melalui jalan darat maupun Sungai Batang Asai dengan menggunakan perahu tempek. 

Air Terjun Simpang Narso dan Air Terjun Seluro

Di Kecamatan Batang Asai, terdapat beberapa wisata air terjun, di antaranya adalah Air Terjun Simpang Narso dan Air Terjun Seluro. Objek wisata ini merupakan kawasan wisata tirta dengan panorama yang asri. Air Terjun Simpang Narsono berada di Kecamatan Batang Asai, 92 kilometer dari Kota Sarolangun. Tepatnya, Air Terjun Simpang Narso terletak di Desa Simpang Narso, sedangkan Air Terjun Seluro terletak di Desa Raden Anom.

Air Terjun Simpang Narso dan Air Terjun Seluro merupakan air terjun yang cukup tinggi dibanding air terjun lain yang ada di kawasan ini. Air Terjun Simpang Narso memiliki ketinggian 45 meter, sedangkan Air Terjun Seluro 25 meter. Kedua air terjun ini dikelilingi oleh hutan yang masih lebat dan rindang.

Danau Kaco

Danau Kaco berlokasi di Dusun Renah Pisang, Kecamatan Batang Asai, Desa Sungai Karadak. Danau ini berjarak 92 kilometer dari Kota Sarolangun. Danau Kaco memiliki luas sekitar 3 hektar. Untuk mencapai danau ini, perjalanan harus ditempuh dengan perahu tempek (motor tempel) yang menelusuri Sungai Batang Asai selama 2,5 jam, kemudian diteruskan dengan berjalan kaki sekitar 3 jam.

Sekitar 1 kilometer sebelum sampai di pinggir danau, Anda akan melihat pemandangan hamparan batu kaca yang mengeluarkan cahaya gemerlap karena terkena cahaya matahari. Danau ini dikelilingi oleh hutan lebat dan sungai-sungai kecil yang mengalir dari beberapa bukit, seperti Bukit Selasih, Bukit Gundul, dan Bukit Gunung Gedang. Selain itu, Anda bisa meliht batu-batuan berwarna hitam berbentuk kaco yang dikelilingi sebuah anak sungai dengan batunya yang berwarna putih. Masyarakat menyebut sungai tersebut Sungai Putih.

Wisata Kuliner di Sarolangun

Bagi Anda pencinta makanan Palembang, mungkin sudah tak asing lagi dengan tempoyak. Kabupaten Sarolangun yang terbelah oleh Sungai Tembesi ini memiliki kuliner tradisional berupa tempoyak. Tempoyak merupakan makanan fermentasi  yang terbuat dari buah durian yang di simpan selama jangka waktu tertentu yang disantap dengan cara dimakan langsung bersama nasi, digulai, atau ditumis terlebih dahulu sesuai selera. Meskipun tempoyak banyak terdapat di tempat lain seperti, Palembang dan Riau, namun tempoyak dari Kabupaten Sarolangun ini mempunyai rasa sangat khas yang wajib Anda coba.

Tips Berwisata di Sarolangun

  • Kabupaten Sarolangun merupakan jalur utama lintas Sumatera, namun masih banyak peliharaan warga yang dilepaskan begitu saja, seperti kambing dan domba di jalan raya. Hal ini menyebabkan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sarolangun. Jika Anda membawa kendaraan pribadi, berhati-hatilah saat berjalan-jalan di Kabupaten Sarolangun.

Hotel di Pusat Kota Sarolangun Lainnya

Perlu Bantuan?