Saat saya check-in, sprei dan blanket memang tidak ada di kamar. Karena saya hanya menggunakan hostel ini sebagai tempat transit dan tidak menggunakan tempat tidur, saya tidak terlalu mempermasalahkannya saat itu. Namun, setelah saya check-out, saya menerima pesan yang berbunyi, "kok tidak ada ya?". Pesan tersebut membuat saya merasa seolah-olah saya dicurigai atau disalahkan, sehingga saya merasa sangat tidak nyaman. Padahal, memastikan semua perlengkapan kamar sudah lengkap sebelum menerima tamu adalah tanggung jawab pihak hostel. Selain itu, menurut saya, cara penyampaian pesan tersebut juga terlalu kasual untuk ditujukan kepada pelanggan. Yang lebih mengecewakan lagi, pesan tersebut dikirim sekitar pukul 01.00 dini hari, padahal masalah ini tidak bersifat mendesak. Setelah saya segera menjelaskan bahwa sprei dan blanket memang tidak ada sejak saya check-in, saya juga tidak langsung menerima tanggapan dari pihak hostel. Sebenarnya, saya puas dengan kualitas kamar, kebersihan, dan pelayanan yang saya terima selama menggunakan hostel ini. Mengingat harganya, saya merasa hostel ini memiliki nilai yang sangat baik. Oleh karena itu, saya sangat kecewa karena pengalaman yang awalnya baik justru berakhir dengan penanganan seperti ini setelah saya meninggalkan hostel. Saya berharap ke depannya pihak hostel dapat memeriksa kelengkapan kamar sebelum tamu check-in serta lebih memperhatikan cara, waktu, dan etika dalam menghubungi pelanggan.