My Bom adalah akomodasi di lokasi yang baik, tepatnya berada di Seogwipo.
Selengkapnya







Pulau Jeju, permata wisata Korea Selatan, memukau dengan keindahan alamnya yang memukau, mulai dari pantai berpasir putih hingga gunung berapi yang megah. Di tengah pesona ini, terletak My Bom, sebuah penginapan yang menawarkan pengalaman menginap tak terlupakan di Seogwipo-si. Artikel ini akan memandu Anda menjelajahi segala hal tentang My Bom, mulai dari fasilitasnya yang nyaman hingga daya tarik wisata di sekitarnya, serta memberikan panduan perjalanan lengkap bagi wisatawan Indonesia.
My Bom bukan sekadar tempat menginap; ini adalah pintu gerbang menuju petualangan tak terlupakan di Pulau Jeju. Penginapan ini menawarkan kombinasi sempurna antara kenyamanan, lokasi strategis, dan akses mudah ke berbagai atraksi populer. Berikut adalah beberapa alasan mengapa My Bom menjadi pilihan ideal:
My Bom berkomitmen untuk memberikan pengalaman menginap yang tak terlupakan. Beberapa fasilitas unggulan yang dapat Anda nikmati meliputi:
Lokasi strategis My Bom di Seogwipo-si memungkinkan Anda untuk dengan mudah menjelajahi berbagai destinasi wisata populer di Pulau Jeju. Berikut adalah beberapa tempat yang wajib Anda kunjungi:
Air Terjun Cheonjeyeon adalah salah satu keajaiban alam Pulau Jeju yang paling terkenal. Terdiri dari tiga tingkatan air terjun yang indah, tempat ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan dan suasana yang tenang. Anda dapat berjalan-jalan di sepanjang jalur setapak yang mengelilingi air terjun, menikmati keindahan alam sekitarnya.
Gunung Hallasan, gunung tertinggi di Korea Selatan, adalah pusat dari Taman Nasional Hallasan. Bagi para pendaki dan pecinta alam, mendaki Gunung Hallasan adalah pengalaman yang tak terlupakan. Taman nasional ini menawarkan berbagai jalur pendakian dengan tingkat kesulitan yang berbeda, serta pemandangan alam yang spektakuler, termasuk kawah gunung berapi dan hutan yang rimbun.
Pantai Jungmun Saekdal adalah pantai yang indah dengan pasir berwarna-warni dan air laut yang jernih. Pantai ini sangat populer di kalangan wisatawan karena keindahan alamnya yang memukau. Anda dapat bersantai di pantai, berenang, atau mencoba berbagai aktivitas air seperti selancar dan snorkeling.
Desa Seongeup Folk adalah desa tradisional yang melestarikan budaya dan sejarah Pulau Jeju. Di desa ini, Anda dapat melihat rumah-rumah tradisional Jeju yang terbuat dari batu vulkanik, serta mempelajari tentang kehidupan masyarakat Jeju di masa lalu. Desa ini juga menawarkan berbagai pengalaman budaya, seperti mencoba makanan tradisional dan mengikuti kelas kerajinan tangan.
Bagi pecinta boneka beruang, Museum Teddy Bear adalah tempat yang wajib dikunjungi. Museum ini menampilkan koleksi boneka beruang dari berbagai negara dan periode waktu. Anda dapat melihat berbagai jenis boneka beruang, mulai dari yang klasik hingga yang modern, serta mempelajari sejarah boneka beruang.
Jeongbang Waterfall adalah satu-satunya air terjun di Asia yang airnya langsung jatuh ke laut. Pemandangan air terjun yang megah ini sangat memukau, terutama saat matahari terbit atau terbenam. Anda dapat menikmati keindahan air terjun dari dekat, serta mengambil foto-foto yang indah.
Jusangjeolli Cliff adalah formasi batuan vulkanik yang unik dan menakjubkan. Batuan ini terbentuk akibat pendinginan lava yang cepat, menghasilkan bentuk-bentuk heksagonal yang khas. Pemandangan tebing yang indah ini sangat populer di kalangan wisatawan dan fotografer.
Seongsan Ilchulbong, atau Puncak Matahari Terbit, adalah kawah gunung berapi yang terletak di ujung timur Pulau Jeju. Mendaki ke puncak ini adalah pengalaman yang menantang namun memuaskan, karena Anda akan disuguhi pemandangan matahari terbit yang spektakuler. Pemandangan dari puncak ini sangat indah, terutama saat cuaca cerah.
Loveland adalah taman patung erotis yang unik dan menarik. Taman ini menampilkan berbagai patung yang menggambarkan cinta dan seksualitas, serta menawarkan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung. Loveland adalah tempat yang populer bagi pasangan dan wisatawan yang ingin merasakan sesuatu yang berbeda.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan tradisi Haenyeo, penyelam wanita yang mencari hasil laut tanpa menggunakan alat bantu pernapasan modern. Mereka adalah simbol ketahanan dan warisan budaya Pulau Jeju. Anda dapat mengunjungi desa-desa nelayan untuk melihat mereka bekerja atau mengunjungi museum untuk mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan mereka.
Pulau Jeju terkenal dengan hidangan lautnya yang segar dan lezat. Berikut adalah beberapa tips kuliner yang bisa Anda coba di sekitar My Bom:
Berikut adalah panduan perjalanan lengkap bagi wisatawan Indonesia yang berencana mengunjungi My Bom dan Pulau Jeju:
Wisatawan Indonesia yang ingin mengunjungi Korea Selatan memerlukan visa. Anda dapat mengajukan permohonan visa ke Kedutaan Besar Republik Korea atau Konsulat Jenderal Republik Korea di Indonesia. Pastikan paspor Anda masih berlaku setidaknya enam bulan sejak tanggal kedatangan. Selain itu, siapkan dokumen pendukung seperti tiket pesawat pulang-pergi, konfirmasi pemesanan hotel, dan bukti keuangan yang cukup.
Bandara Internasional Jeju (CJU) adalah pintu gerbang utama ke Pulau Jeju. Dari bandara, Anda dapat menggunakan taksi, bus, atau menyewa mobil untuk menuju My Bom. Di dalam Pulau Jeju, Anda dapat menggunakan bus umum, taksi, atau menyewa mobil untuk berkeliling. Menyewa mobil adalah pilihan yang baik jika Anda ingin menjelajahi pulau secara lebih fleksibel.
Bahasa Korea adalah bahasa resmi di Korea Selatan. Namun, di area wisata, Anda mungkin menemukan beberapa orang yang bisa berbahasa Inggris. Mempelajari beberapa frasa dasar bahasa Korea akan sangat membantu. Anda juga dapat menggunakan aplikasi terjemahan untuk berkomunikasi.
Mata uang resmi Korea Selatan adalah Won (KRW). Anda dapat menukar mata uang di bandara, bank, atau money changer. Kartu kredit dan debit diterima secara luas di sebagian besar tempat, tetapi ada baiknya membawa uang tunai untuk berjaga-jaga, terutama di pasar tradisional atau toko-toko kecil.
Pulau Jeju memiliki empat musim yang berbeda. Waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Jeju adalah pada musim semi (April-Mei) dan musim gugur (September-Oktober), ketika cuaca cerah dan suhu nyaman. Musim panas (Juni-Agustus) bisa sangat panas dan lembap, sementara musim dingin (Desember-Februari) bisa sangat dingin.
Korea Selatan adalah negara yang aman, tetapi tetaplah waspada terhadap barang-barang pribadi Anda. Hormati budaya dan adat istiadat setempat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Untuk pengalaman menginap yang mudah dan nyaman di My Bom, pesanlah melalui Traveloka. Traveloka menawarkan berbagai keuntungan:
Dengan booking hotel melalui Traveloka, Anda dapat merencanakan perjalanan Anda dengan mudah dan mendapatkan penawaran terbaik untuk penginapan di My Bom. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan Pulau Jeju dan menciptakan kenangan tak terlupakan. Dapatkan juga hotel murah dengan berbagai pilihan yang sesuai dengan anggaran Anda.
Segera rencanakan perjalanan Anda ke Pulau Jeju dan pesan penginapan Anda di My Bom melalui Traveloka. Nikmati pengalaman menginap yang nyaman dan tak terlupakan di jantung keindahan Pulau Jeju!
Properti ini tidak memiliki resepsionis.Informasi yang diberikan oleh properti mungkin diterjemahkan menggunakan sistem terjemahan otomatis.
Hotel only accepts guests with minimum age of 18
Fasilitas Populer | WiFi |
Waktu Check-In/Check-Out | Dari 15:00 - sampai 11:00 |
Kamar yang tersedia di My Bom | 8 |
Fasilitas lainnya di My Bom | Internet Kamar, WiFi gratis, Tempat parkir |



