peringatan

6 Hal Penting Sebelum Membuka Kembali Restoranmu

Sejak Maret 2020, banyak restoran di seluruh dunia menutup restoran mereka untuk dine-in dikarenakan penyebaran Covid-19. Berbagai hal telah dilakukan oleh restoran untuk dapat bertahan pada kondisi pandemi ini, salah satunya dengan menjual frozen food, delivery dan take away. Dengan mulai melandainya kurva persebaran di beberapa daerah di Indonesia, ada kemungkinan beberapa daerah akan mulai melonggarkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan restoran dapat kembali beroperasi.

Namun, pembukaan kembali restoran tidak berarti bahwa segalanya akan kembali seperti saat sebelum pandemi. Diperkirakan akan ada kenormalan baru (new normal) dimana konsumen akan sangat memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan di berbagai bidang, termasuk kuliner dan restoran.


Setidaknya ada 6 hal penting yang harus banget kamu perhatian saat mempersiapkan rencana pembukaan kembali restoranmu. Nomor 4 paling seru!


1. Regulasi yang berlaku

Pastikan bahwa regulasi tempat restoranmu beroperasi memang memperbolehkan pemilik bisnis untuk membuka kembali restorannya! Jangan sampai, setelah restoranmu kembali beroperasi harus ditutup paksa oleh otoritas keamanan setempat. Perhatikan juga aturan dan anjuran jam operasionalnya ya.


2. Manajemen restoran

Lakukan penyesuaian pada jumlah, tugas, dan pembagian jadwal sesuai dengan jam operasional yang baru. Komunikasikan strategi dan rencana teknis pembukaan kembali restoran kepada karyawan. Pastikan juga, kita sebagai pemilik bisnis bisa membantu karyawan kita untuk memahami pentingnya patuh pada pemberlakuan cara kerja yang baru.


3. Cek kembali inventaris

Buang bahan-bahan yang telah kedaluwarsa. Lakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan-bahan dipasar, jika diperlukan lakukan penyesuaian pada menu.

Selain bahan-bahan masakan dan minuman, pastikan untuk membeli peralatan kebersihan untuk mendukung protokol kesehatan, seperti masker, sarung tangan, sabun cuci tangan dan hand sanitizer .


4.Marketing

Tentunya, bukan cuma kamu yang kangen untuk kembali buka restoran, tapi para pelangganmu juga pasti sudah menanti-nanti kapan mereka bisa makan nikmat lagi. Manfaatkan marketing channels yang kamu miliki untuk menginformasikan pembukaan kembali restoranmu. Media sosial, Whatsapp, website dan pastinya, halaman restoranmu di Traveloka Eats menjadi prioritas utama.

Kamu bisa mencari foto-foto momen makan di restoran sebelum pandemi, atau bahkan mengajak pelanggan setiamu untuk jadi yang pertama mencicipi kembali makanan di restoranmu! Jangan lupa juga untuk menginformasikan jadwal operasional yang baru dan berbagai promo menarik lainnya, begitu juga halnya dengan informasi seputar pemberlakuan protokol kesehatan di restoranmu.


5. Protokol kesehatan

Untuk memberikan rasa tenang bagi pelangganmu, penting bagi kita untuk menyiapkan pemberlakukan beberapa protokol kesehatan.

Pastikan jarak antar meja minimal 1 meter

Susun ulang denah restoranmu sesuai kebutuhan ini, atau bahkan, mulai eksplorasi siapa tahu ada area outdoor yang bisa kamu manfaatkan!

Lakukan pengecekan suhu tubuh

Protokol kesehatan ini penting bukan hanya bagi pelanggan, tapi juga untuk karyawanmu. Pastikan pengecekan suhu tubuh bagi setiap orang yang masuk ke area makan, dan jika ada orang yang suhu tubuhnya di atas 37.5 derajat Celsius, sebaiknya tidak diizinkan untuk masuk.

Sediakan hand sanitizer pada pintu masuk

Tahukah kamu, sekarang ini di pasaran ada dispenser untuk hand sanitizer yang menggunakan sensor, lho. Jadi, kita tidak perlu memencet alatnya, cairan hand sanitizer akan otomatis keluar ketika kamu meletakkan tanganmu di bawah alat ini.

Penggunaan masker pada karyawan

Pastikan karyawanmu selalu menggunakan masker saat bekerja. Setelah selesai penggunaan segera bersihkan masker, bisa menggunakan disinfestikan ataupun dengan mencucinya.

Pembersihan furniture dengan alkohol 60%-75%

Membersihkan meja, kursi, toilet, dan meja kasir, tentu menjadi rutinitas kebersihan bahkan sebelum pandemi ini. Bedanya, sekarang gunakanlah alkohol atau cairan disinfektan 60-75% yang sesuai dengan permukaan furniture. Lakukan ini secara rutin satu jam sekali untuk memberikan rasa tenang bagi pelanggan.


6. Pemanfaatan teknologi

Di masa yang serba contactless ini, ada beberapa teknologi yang bisa kamu pertimbangkan.

Buku menu digital

Buku menu digital dapat dipertimbangkan untuk menggantikan penggunaan buku menu fisik yang digunakan secara bergantian dari satu pelanggan ke pelanggan lain. Selain lebih higienis, pastinya lebih praktis!

Pembayaran digital (contactless payment)

Sebisa mungkin kurangi pembayaran dengan uang tunai karena uang tunai merupakan salah satu media penyebaran kuman. Gunakan pembayaran digital sebagai langkah untuk mengurangi kontak interaksi yang perlu dilakukan oleh pelanggan, seperti penggunaan Traveloka Eats.


Unduh panduan lengkapnya di sini!


Sumber referensi:
  • Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) - Buku Panduan Pencegahan Normal Baru Hotel dan Restoran Dalam Pencegahan COVID-19
  • Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) - BPOM New Normal - Serba Covid, cegah Covid-19 sehat untuk semua
  • World Health Organization (WHO)
Perlu Bantuan?