Kelebihan: - lokasi pusat, dekat bandara, jembatan naga, tempat wisata. Terletak di jalan utama, mudah ditemukan. - pemandangan bagus, menghadap ke jembatan naga, pemandangan sungai dan kota - pembersihan setiap hari ok, air minum gratis - Dapat memesan makanan untuk dibawa ke kamar - cukup tenang, tidak terganggu oleh kamar sebelah - saat berangkat Staf membawa barang bawaan untuk saya dan menunggu mobil tiba di rumah saya. Oke, kontra: - Secara pribadi, menurut saya hotel ini cukup kuno dan tua, dengan lantai bata, peralatan dan furnitur klasik dari zaman dahulu. - Secara keseluruhan, lengkap. Minusnya tidak ada AC dan pencahayaan sangat lemah. Airnya menggunakan energi matahari. Saya belum pernah menginap di hotel tanpa keran air panas dan dingin jadi cukup kecewa. Dinginnya malam membuat saya tidak bisa mandi. Pada siang hari, saat matahari terbit, tidak terasa hangat. Saat saya pergi beberapa hari, sering turun hujan pada sore hari. Kamar selalu gelap, tidak luas dan terang, lampunya bikin ngantuk dan pusing.. lampu kecil dekat cermin wastafel rusak. - Lorong hotel tidak menyala. Kalau dibuka, cahayanya sangat lemah. - Harga sekitar 400k dengan bathtub dan tanpa sarapan. Dengan harga segitu dan fasilitas secara keseluruhan, menurut saya tidak terlalu murah. - TV kuno, saluran berita buram dan hanya sedikit, film permainan pedang dari beberapa dekade, bukan TV kabel Netflix seperti beberapa model saat ini. Secara umum, saya tidak akan kembali, semua orang dapat merujuk pada pengalaman saya dan memilih.